Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENTINGNYA PELATIHAN ANAK: EPIK WE CUDAI MELAHIRKAN I LA GALIGO Fitriansal, Fitriansal; Ahmad Rizal Abdullah; Bungatang, Bungatang
Jurnal Vokatif: Pendidikan Bahasa, Kebahasaan, dan Sastra Vol. 1 No. 1 (2024)
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/vokatif.v1i1.1345

Abstract

Pentingnya nilai-nilai pelatihan dalam epik I La Galigo diharapkan menjadi referensi untuk penelitian lain dan menjadi pertimbangan dalam melaksanakan pengembangan pendidikan yang ada di Indonesia. Memberikan kesadaran tentang adanya nilai pelatihan yang terkandung pada kearifan lokal sebagai warisan yang dimiliki di Indonesia sehingga bisa memberikan sudut pandang pengembangan pendidikan di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode reflektif/refleksi dengan kajian hermenutika Schleiermacher tentang analisis teks dan rekontruksi teks Data yang digunakan sebagai objek kajian adalah naskah epik I La Galigo episode We Cudai Melahirkan I La Galigo. Data dianalasis sesuai dengan nilai-nilai pedagogik yakni pentingnya nilai pelatihan. Pada epik We Cudai Melahirkan I Lagaligo terdapat nilai pelatihan tentang penanaman keterampilan jasmani terhadap peserta didik atau anak.
Pengabdian Mahasiswa Asistensi Mengajar Program Kampus Merdeka di SMK Negeri 2 Barru: Indonesia Baso Riadi Husda; Aminuddin; Sudarmanto Jayanegara; Ahmad Rizal Abdullah; Dary Mochamad Rifqie; Dodi Saung
Vokatek : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 3: Issue 2 (Juni 2025)
Publisher : Sakura Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61255/vokatekjpm.v3i2.636

Abstract

Kegiatan asistensi mengajar di SMK 2 Negeri Barru merupakan program yang dilaksanakan sebagai bentuk penerapan ilmu dan keterampilan yang diperoleh selama masa studi di perguruan tinggi. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu proses belajar mengajar di sekolah serta memberikan pengalaman langsung bagi mahasiswa dalam mengajar dan berinteraksi dengan siswa di lingkungan pendidikan. Selama kegiatan ini, mahasiswa terlibat dalam berbagai kegiatan pembelajaran, seperti menyampaikan materi pelajaran, memberikan penjelasan tambahan, serta melakukan evaluasi terhadap pemahaman siswa. Kegiatan asistensi ini juga bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pedagogik mahasiswa, termasuk kemampuan dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi proses pembelajaran. Selain itu, kegiatan ini memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk berkolaborasi dengan guru dalam merancang strategi pembelajaran yang lebih efektif, serta membangun hubungan yang baik antara mahasiswa, guru, dan siswa. Dengan adanya kegiatan asistensi ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kualitas pendidikan di SMK 2 Negeri Barru, sekaligus mempersiapkan mahasiswa untuk menjadi pendidik yang lebih profesional di masa depan. Kegiatan ini juga diharapkan dapat memberikan feedback yang konstruktif baik bagi mahasiswa maupun bagi pihak sekolah untuk memperbaiki proses pembelajaran di kelas. Implementasi asistensi mengajar ini menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan antara dunia pendidikan tinggi dan pendidikan menengah dalam rangka menciptakan pendidikan yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan zaman.
PENTINGNYA PELATIHAN ANAK: EPIK WE CUDAI MELAHIRKAN I LA GALIGO Fitriansal, Fitriansal; Ahmad Rizal Abdullah; Bungatang, Bungatang
Jurnal Vokatif: Pendidikan Bahasa, Kebahasaan, dan Sastra Vol. 1 No. 1 (2024)
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/vokatif.v1i1.1345

Abstract

Pentingnya nilai-nilai pelatihan dalam epik I La Galigo diharapkan menjadi referensi untuk penelitian lain dan menjadi pertimbangan dalam melaksanakan pengembangan pendidikan yang ada di Indonesia. Memberikan kesadaran tentang adanya nilai pelatihan yang terkandung pada kearifan lokal sebagai warisan yang dimiliki di Indonesia sehingga bisa memberikan sudut pandang pengembangan pendidikan di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode reflektif/refleksi dengan kajian hermenutika Schleiermacher tentang analisis teks dan rekontruksi teks Data yang digunakan sebagai objek kajian adalah naskah epik I La Galigo episode We Cudai Melahirkan I La Galigo. Data dianalasis sesuai dengan nilai-nilai pedagogik yakni pentingnya nilai pelatihan. Pada epik We Cudai Melahirkan I Lagaligo terdapat nilai pelatihan tentang penanaman keterampilan jasmani terhadap peserta didik atau anak.
Strategi Retorika Mahasiswa Berbasis Tradisi Budaya Makassar dalam Pembelajaran Bahasa dan Sastra Dedi Gunawan Saputra; Filawati Filawati; Nur Hasbi; Rahmi Mardatillah; Ahmad Rizal Abdullah
JURNAL RISET RUMPUN ILMU PENDIDIKAN Vol. 5 No. 1 (2026): April: JURRIPEN : Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurripen.v5i1.7782

Abstract

This study aims to (1) identify and describe the forms of rhetorical strategies used by students in language and literature learning, and (2) analyze the reflection and implementation of elements of Makassar cultural traditions in these rhetorical strategies. This study uses a qualitative approach with descriptive methods. Data collection techniques are carried out through direct observation of the learning process and in-depth interviews with students as research subjects. The data obtained are analyzed through the stages of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study indicate that students apply several main rhetorical strategies, such as the use of metaphors, similes, symbolic expressions, and local idioms that represent the values ​​of siri' na pacce, namely the concepts of self-esteem, solidarity, and empathy in Makassar culture. These culture-based rhetorical strategies are proven to be able to increase the effectiveness of academic communication, enrich language expression, and strengthen students' awareness and understanding of local cultural identity in the context of language and literature learning in higher education.