Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Transformasi Digital dalam Manajemen Pendidikan Islam: Strategi Adaptasi di Era Society 5.0 Aliadi Joko Susanto; Hardi Selamat Hood; Sudirman Anwar
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.5765

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi digital dalam manajemen pendidikan Islam dan strategi adaptasi yang diperlukan di era Society 5.0. Pendekatan yang digunakan adalah studi pustaka (library research) dengan metode analisis deskriptif-analitis. Sumber data meliputi karya-karya akademik tentang transformasi digital, manajemen pendidikan Islam, dan era Society 5.0 dari jurnal ilmiah terindeks dan buku referensi. Hasil analisis menunjukkan bahwa transformasi digital dalam manajemen pendidikan Islam menghadapi tiga tantangan utama, yakni keterbatasan infrastruktur teknologi, resistensi budaya terhadap perubahan, dan kesenjangan kompetensi digital sumber daya manusia. Strategi adaptasi yang efektif melibatkan empat dimensi, yaitu penguatan infrastruktur digital, pengembangan kompetensi digital berbasis nilai Islam, transformasi budaya organisasi, dan integrasi nilai spiritual dengan inovasi teknologi. Penelitian ini juga menemukan bahwa kepemimpinan transformasional yang mengintegrasikan visi spiritual dan digital merupakan faktor kunci keberhasilan transformasi. Implikasi penelitian ini memberikan kontribusi teoretis bagi pengembangan model transformasi digital berbasis nilai Islam dan kontribusi praktis bagi pengelola lembaga pendidikan Islam dalam merumuskan strategi adaptasi yang kontekstual di era Society 5.0
Rekonstruksi Evaluasi Program Pendidikan Islam Berbasis Outcome: Menuju Model yang Adaptif dan Kontekstual Zulkifli; Parida; Sudirman Anwar
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 3 No 2 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v3i2.5734

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merekonstruksi model evaluasi program pendidikan Islam berbasis outcome yang adaptif dan kontekstual melalui analisis kritis terhadap praktik evaluasi yang berjalan dan pengembangan kerangka evaluasi baru yang responsif terhadap tuntutan pendidikan kontemporer. Pendidikan Islam di Indonesia menghadapi tantangan fundamental dalam mengharmoniskan orientasi normatif-ideologis dengan tuntutan efektivitas berbasis capaian hasil (outcome) yang terukur dan bermakna. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research) yang mengkaji secara sistematis berbagai literatur ilmiah terkait Outcome-Based Education (OBE), evaluasi program pendidikan Islam, model CIPP, dan paradigma evaluasi inklusif. Sumber data meliputi artikel jurnal ilmiah terindeks, buku akademik, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan. Teknik analisis data menggunakan analisis konten kualitatif dengan model interaktif Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rekonstruksi evaluasi program pendidikan Islam berbasis outcome memerlukan integrasi tiga dimensi utama: (1) adopsi kerangka Outcome-Based Education yang disesuaikan dengan karakteristik pendidikan Islam; (2) penerapan model evaluasi komprehensif yang mengombinasikan pendekatan CIPP dengan penilaian adaptif; dan (3) inkorporasi paradigma inklusivitas dalam seluruh siklus evaluasi. Tantangan utama mencakup resistensi terhadap perubahan paradigma evaluasi, keterbatasan kapasitas evaluator, dualisme orientasi pendidikan Islam, serta minimnya instrumen evaluasi yang kontekstual. Model evaluasi yang diusulkan menekankan prinsip adaptivitas, kontekstualitas, partisipasi multipihak, dan keberlanjutan sebagai fondasi bagi peningkatan mutu pendidikan Islam yang berkelanjutan
Kepemimpinan Digital Dalam Pendidikan Islam Di Era Society 5.0: Analisis Strategi Dan Tantangan Pauzi; Rahayu Mega Sari; Ilham Andika Putra; Sudirman Anwar
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 3 No 2 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v3i2.5736

Abstract

Kepemimpinan digital merupakan kompetensi strategis yang sangat dibutuhkan oleh pemimpin lembaga pendidikan Islam dalam menghadapi dinamika era Society 5.0 yang ditandai oleh konvergensi antara teknologi canggih dan sentuhan kemanusiaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis secara komprehensif praktik kepemimpinan digital dalam pengelolaan pendidikan Islam di era Society 5.0, termasuk strategi yang diterapkan dan tantangan yang dihadapi oleh para pemimpin madrasah dan lembaga pendidikan Islam. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research), penelitian ini mengkaji dan mensintesis literatur ilmiah terkini dari jurnal terindeks nasional dan internasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan digital di era Society 5.0 memerlukan integrasi antara kompetensi teknologis dan kepekaan terhadap nilai-nilai kemanusiaan serta keislaman. Strategi kepemimpinan digital yang efektif mencakup pembangunan visi digital-Islami yang integratif, pengembangan kompetensi digital bagi seluruh sivitas akademika, pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan mutu layanan pendidikan, serta penguatan kolaborasi ekosistem pendidikan digital. Temuan ini juga mengungkapkan bahwa tantangan utama meliputi kesenjangan digital antara lembaga pendidikan Islam perkotaan dan pedesaan, resistensi terhadap perubahan, kekhawatiran tentang erosi nilai-nilai Islam, serta kebutuhan model kepemimpinan yang mampu mengharmoniskan inovasi teknologi dengan tradisi keilmuan Islam. Studi ini merekomendasikan pengembangan kerangka kepemimpinan digital yang kontekstual untuk pendidikan Islam yang menempatkan kemanusiaan dan nilai-nilai Islam sebagai sentral dalam setiap proses transformasi digital