Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penggunaan Metode Quantum Teaching Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) Rindi Atika; Agustri Regita Cahyani; Dian Puspita Sari; Fadhilah Izzah Khairunnisa; Ida Arba’a Chodijah; Dwi Noviani
Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI) Vol. 1 No. 1 (2023): Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI)
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/pjpi.v1i1.133

Abstract

Dalam perkembangannya, model, pendekatan, strategi, dan metode pembelajaran yang digunakan dalam pembelajaran PAI khususnya di lembaga pendidikan formal hanya bersifat operasional dan teknis sehingga materi pembelajaran PAI mengalami involusi atau penyampaian materi PAI yang statis dan monoton. Pendekatan, strategi dan metode PAI harus saling terkait dengan visi, materi, kurikulum, sarana prasarana, dan evaluasi pendidikan agar diperoleh kualitas yang optimal, sehingga pembelajaran PAI yang dilaksanakan di lembaga pendidikan formal dan nonformal mampu memberikan landasan teori bagi konsep PAI agar pembelajaran PAI mengalami perkembangan dan transformasi menjadi lebih baik. Model penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan, data penelitian berasal dari sumber primer dan data sekunder. Kemudian data diolah dengan analisis isi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penerapan quantum teaching dalam pembelajaran PAI dapat dilihat pada 8 keunggulan utama yang ada pada quantum teaching, 8 kunci memberikan cara yang bermanfaat untuk mendapatkan keharmonisan dan kerjasama. 8 kunci menetapkan kerangka kerja untuk lingkungan yang saling mendukung dan percaya di mana setiap siswa dihargai dan dihormati. Sehingga pembelajaran dapat berlangsung tanpa adanya ancaman. 8 kunci keunggulan adalah Integritas (kejujuran), kegagalan awal kesuksesan, berbicara dengan niat baik, hidup saat ini, komitmen, tanggung jawab, fleksibel dan seimbang
Cultivation of Religious Moderation Values through Ngidang Tradition in Kelurahan 1 Ulu Palembang Achmad Fadil; Ani Marlia; Muhammad Ghazali; Dwi Setiawati; Agustri Regita Cahyani; Syarnubi, Syarnubi; Muhamad Fauzi; Septia Fahiroh
Tadrib: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 11 No 2 (2025): Tadrib: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan UIN Raden Fatah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/tadrib.v11i2.25012

Abstract

This research discusses the "Cultivation of Religious Moderation Values through the Ngidang Tradition in Kelurahan 1 Ulu Palembang." Amid growing religious exclusivism and cultural erosion, this study addresses the lack of scholarly attention on how local traditions can serve as a medium for promoting religious moderation. The Ngidang tradition is explored as a cultural approach to instill religious moderation through local arts in Palembang, specifically in 1 Ulu Village. The research focuses on how Majelis Ta’lim An Nur utilizes this tradition to cultivate values such as I'tidal (fairness), Tasamuh (tolerance), Asy-Syura (deliberation), I'tiraf al-'Urf (cultural appreciation), and Al-Qudwah (leadership). Employing a qualitative method, data were collected through observation, interviews, and documentation, then analyzed using Miles and Huberman's interactive model. The findings reveal that the Ngidang tradition remains preserved and actively practiced by the local community, supported by economic motives and government initiatives. However, challenges persist, including social prestige, limited cultural awareness, and economic constraints. This research makes a theoretical contribution to the discourse on integrating indigenous culture in fostering religious moderation, emphasizing its relevance in contemporary pluralistic societies.