Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Peran Keterlibatan Orang Tua Dalam Proses Pendidikan Anak Di Sma (Studi Kasus: Siswa SMA Swasta Sidorame Medan) Sitompul, Adelia; Pardede, Sanggam; Sari, Nova Yunita
PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 4 No. 1 (2025): Desember
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/pijar.v4i1.1113

Abstract

Fenomena rendahnya keterlibatan orang tua dalam pendidikan anak masih terlihat di SMA Swasta HKBP Sidorame Medan, seperti kurangnya partisipasi dalam kegiatan sekolah dan komunikasi dengan guru. Kondisi ini memengaruhi dukungan yang diterima siswa, baik akademik maupun pembentukan karakter. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran keterlibatan orang tua dalam proses pendidikan anak. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan studi kasus, melibatkan orang tua, guru, dan siswa melalui wawancara, observasi, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan orang tua berperan penting dalam keberhasilan belajar anak, baik melalui bimbingan di rumah, komunikasi dengan sekolah, maupun partisipasi dalam kegiatan sekolah. Namun, tingkat keterlibatan masih bervariasi karena dipengaruhi pekerjaan, waktu, dan pemahaman pendidikan. Semakin tinggi keterlibatan orang tua, semakin positif dampaknya bagi proses pendidikan anak
The Role Of Parental Involvement In The Education Process Of Children In High School Sitompul, Adelia; Pardede, Sanggam; Siahaan, Nova Yunita Sari
Jurnal Pendidikan, Sains Sosial, dan Agama Vol. 9 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan, Sain Sosial, dan Agama
Publisher : STABN RADEN WIJAYA WONOGIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/pssa.v9i1.2343

Abstract

The phenomenon of low parental involvement in children’s education is still evident at HKBP Sidorame Private Senior High School Medan, such as limited participation in school activities and communication with teachers, which affects both academic support and character development of students. This study aims to examine the role of parental involvement in the educational process using a qualitative approach with a case study method, involving parents, teachers, and students through interviews, observations, and documentation. The findings show that parental involvement plays an important role in students’ learning success, through home guidance, communication with the school, and participation in school activities, yet the level of involvement varies due to factors such as occupation, time availability, and awareness of education. The greater the parental involvement, the more positive the impact on the educational process of students at school
Penguatan Kompetensi Wirausaha Berbasis Ekonomi Kreatif dan Nilai PPKN pada Siswa SMA Siahaan, Monalisa Marta; Marpaung, Rince; Sitompul, Adelia; Sinambela, Martogu
Jurnal Pengabdian Negeri Vol. 2 No. 4 (2025): Desember, 2025
Publisher : CV. Austronesia Akademika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69812/jpn.v2i4.210

Abstract

Rendahnya tingkat kompetensi kewirausahaan serta lemahnya pemahaman integritas di kalangan siswa SMA menunjukkan perlunya penguatan pembelajaran yang mengintegrasikan keterampilan ekonomi kreatif dengan nilai-nilai Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN). Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan produksi, literasi pemasaran digital, dan karakter kewirausahaan siswa melalui pelatihan berbasis pengalaman. Metode menggunakan participatory community engagement dengan tahapan observasi dan need assessment, sosialisasi, workshop interaktif, pendampingan praktik, pembentukan kelompok usaha, penerapan promosi melalui media sosial/marketplace sekolah, serta evaluasi triangulatif memakai pre-test post-test, observasi kinerja, dan portofolio. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan dasar kewirausahaan dari 42% menjadi 86%, pemahaman ekonomi kreatif dari 38% menjadi 82%, pengetahuan pemasaran digital dari 30% menjadi 80%, serta pemahaman etika bisnis berbasis PPKN dari 45% menjadi 90%. Siswa mampu menghasilkan produk kreatif yang layak jual (misalnya pouch, stiker, dan kerajinan daur ulang), menyusun identitas merek sederhana, membuat konten promosi, dan melakukan pencatatan keuangan dasar. Pada fase implementasi, tercatat 57 produk terjual dengan pendapatan kelompok berkisar Rp25.000–Rp75.000, disertai peningkatan kepercayaan diri dalam presentasi produk. Secara sikap, siswa menunjukkan penguatan kejujuran, tanggung jawab, kerja sama, serta praktik anti-plagiarisme (82% desain orisinal). Program ini efektif memperkuat kompetensi kewirausahaan sekaligus karakter berintegritas, sehingga berpotensi direplikasi sebagai model pembelajaran berkelanjutan di sekolah. Integrasi nilai PPKN difokuskan pada kejujuran transaksi, harga yang adil, penghormatan hak kekayaan intelektual, dan etika komunikasi digital, sehingga selaras dengan Profil Pelajar Pancasila serta mendukung penguatan P5 dan budaya wirausaha sekolah secara konsisten berkelanjutan
Strengthening Entrepreneurial Competencies Based on Creative Economy and Civic Education Values among High School Students Siahaan, Monalisa Marta; Marpaung, Rince; Sitompul, Adelia; Sinambela, Martogu
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 11 (2026): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i11.3806

Abstract

The low level of entrepreneurial competence and the weak understanding of integrity among high school students indicate an urgent need to develop a learning model that integrates creative economy skills with the values of Civic Education (PPKN). This community service program aims to improve students’ entrepreneurial knowledge, skills, and character through creative economy training combined with the reinforcement of ethical and integrity-based values. The method used includes initial observation, needs assessment, workshop-based training, practical mentoring, the application of digital marketing, and evaluation through pre-tests and post-tests. The results show a significant increase in students’ understanding of entrepreneurial concepts, their ability to produce creative products, their digital marketing skills, and their application of integrity values in business practices. In addition, students succeeded in producing marketable products and demonstrated behavioral changes in honesty, responsibility, and teamwork. Overall, the program proved effective in improving students’ entrepreneurial competencies while strengthening character based on PPKN values, making it a potential sustainable learning model for schools.