Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Jajanan Sehat Layak Konsumsi di Sekolah Dasar Nurul Hasaniah Rahmawati, Laila; Sianturi, Rosari Br; Simatupang, Naila Syahira; Zahiyyah, Nailah; Salsabila, Annisa; Sabrina, Dian; Mutia, Enzela; Salsabila, Hilwa; Fadilah, Siti; Amanda, Widia; Fauzani, Nabila; Barus, Ulian; Sultani, Dalmi Iskandar; Sutarini, Sutarini
Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8 No 2 (2024): Amaliah Jurnal: Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPI UMN AL WASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/ajpkm.v8i2.3997

Abstract

Makanan jajanan yang sehat dan baik dikonsumsi terutama bagi anak sekolah dasar adalah makanan jajanan yang tidak hanya memenuhi standard gizi, tetapi juga memenuhi standard kesehatan. Dari hasil penelitian tim PKM yang dilaksanakan terhadap 25 responden pada tanggal 29 November 2024 di SD Nurul Hasaniah Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, maka dapat diambil kesimpulan yaitu: Pengetahuan siswa tentang Pengetahuan siswa tentang jajanan sehat yang layak konsumsi sesudah diberikan edukasi sebagian besar berubah menjadi kategori baik. Ada pengaruh yang bermakna positif dari edukasi tentang jajanan sehat terhadap tingkat pengetahuan anak dalam memilih jajanan yang sehat dan tidak sehat.
Pola Asuh Keluarga Sebagai Solusi Holistik dalam Menangani Malnutrisi pada Anak salsabila, hilwa; Sundari, Iin
Takammul : Jurnal Studi Gender dan Islam Serta Perlindungan Anak Vol. 15 No. 1 (2026): Takammul
Publisher : Pusat Studi Wanita UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/gcksk853

Abstract

Masalah malnutrisi pada anak, baik dalam bentuk stunting maupun obesitas, masih menjadi krisis kesehatan masyarakat yang krusial secara global. Fenomena ini bukan sekadar masalah gangguan asupan makanan secara fisik, melainkan bergantung juga pada kualitas pola asuh saat proses pemberian makan anak. Prevalensi stunting pada balita di Indonesia masih sebesar 21,5% pada tahun 2023. Sedangkan epidemi obesitas anak meningkat tajam sekitar 41 juta. Kegagalan dalam fungsi afektif keluarga terbukti meningkatkan risiko gizi kurang hingga 3,2 kali lipat. Sekitar 50% orang tua gagal mengenali status berat badan berlebih pada anaknya. Kajian literatur ini bertujuan untuk menganalisis secara sistematis hubungan antara berbagai dimensi pola asuh keluarga terhadap perilaku makan anak dan status gizi anak guna merumuskan intervensi gizi yang lebih holistik. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan menganalisa data dari berbagai artikel ilmiah primer yang dikumpulkan melalui ScienceDirect, PubMed, dan Google Scholar. Hasil penelitian menujukkan bahwa pola asuh keluarga yang terbagi menjadi gaya pengasuhan umum, praktik pemberian makan spesifik, dan keberfungsian keluarga berdampak kepada perilaku makan dan status gizi anak. Kajian ini menyimpulkan bahwa kebijakan status gizi anak memerlukan pergeseran fokus dari asupan gizi fisik menuju penguatan fungsi afektif dan dukungan psikososial dalam sistem keluarga.