Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DALAM MEMBANGUN KEMAMPUAN LITERASI MEMBACA PADA SISWA KELAS IV SDN LABANG KABUPATEN BANGKALAN Argatya Abid Nur Fadhlurrahman; Muyessaroh, Aris; Rania, Nabila Putri; Muyessaroh, Asri Istiqomaturrobiah; Danu Pratama Putra; Ahmad Sudi Pratikno
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 3 (2025): Volume 10 No3 September, 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i3.31855

Abstract

This research aims to describe students' literacy level in Indonesian language learning. The research method used was descriptive qualitative research. The research subjects included fourth grade students and teachers. The population of this study was 34 students with 17 male students and 17 female students in grade IV. Data collection techniques used observation, questionnaires, and interviews, while the research instruments used observation sheets, questionnaire sheets, and interview sheets. The results of this study were that there were 6 students who could read fluently, 26 students who could read but not fluently, and 2 students could not read.
Implementasi Program 3S (Senyum, Sapa, Salam) dalam Membangun Karakter Siswa Berbasis Kearifan Lokal Madura di SDN Kraton 1 Bangkalan Janis Sifalin; Yusuf uchtar Hasan YM; Danu Pratama Putra; NIlamsari Damayanti Fajrin; Erna Dwi Lestari
Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 31 No. 2 (2025): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/paradigma.v31i2.2691

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Program 3S (Senyum, Sapa, Salam) dalam membangun karakter siswa berbasis kearifan lokal Madura di SDN Kraton 1 Bangkalan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi, yang kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Program 3S tidak hanya menjadi rutinitas harian, tetapi juga merupakan strategi sekolah untuk menanamkan nilai-nilai kesopanan, hormat, dan penghargaan terhadap orang lain yang sejalan dengan budaya Madura seperti "tengka'" (sopan santun), "andhap asor" (rendah hati), dan penghormatan terhadap guru. Program ini diterapkan secara konsisten oleh guru, kepala sekolah, serta seluruh warga sekolah sehingga menciptakan lingkungan yang ramah, komunikatif, dan berkarakter. Integrasi nilai-nilai budaya Madura seperti Bhupa', Bhâbhu', Ghurû, Rato terbukti memperkuat efektivitas program dalam membentuk karakter siswa. Namun demikian, penelitian juga menemukan beberapa hambatan seperti kurangnya konsistensi sebagian siswa dan pengaruh lingkungan luar sekolah. Temuan ini menunjukkan bahwa implementasi Program 3S berbasis kearifan lokal mampu menjadi model efektif dalam pembentukan karakter siswa sekolah dasar, khususnya di wilayah dengan kekhasan budaya kuat seperti Madura.