Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PROBLEMATIKA PEMUDA ISLAM: KAJIAN STRATEGIS DAKWAH YANG EFEKTIF Deni Rahman; Daud Rasyid; Imam Santoso; Yusnita Yusfik; Wawan Hermawansyah; Syifa Nurlatifah
Al-Idaroh: Media Pemikiran Manajemen Dakwah Vol 5 No 1 (2025): Maret, Al-Idaroh: Media Pemikiran Manajemen Dakwah
Publisher : Program Studi Manajemen Dakwah Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam Institut Agama Islam (IAI) Al-Azhaar Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53888/alidaroh.v5i1.835

Abstract

This article aims to examine the potential, issues, and strategic role of young Muslims in preaching, both as subjects and objects. Youth have a central position as agents of social and spiritual change, but they also face internal issues such as a crisis of Islamic identity and a lack of religious understanding, as well as external issues such as the influence of globalization, social media, and economic challenges. The methodology used is literature study with a qualitative approach. Data is obtained through analysis of relevant literature, including the Qur'an, hadith, academic books, and journal articles. This approach aims to deeply explore the potential of young people, identify the issues they face, and formulate practical preaching-based solutions. Findings show that youth have the ability to utilize digital media, art, and popular culture as effective preaching tools. As objects of preaching, they require relevant, dynamic, and dialogue-based approaches to strengthen faith and religious understanding. Synergy between family, educational institutions, scholars, and the community is essential to support the holistic development of young people. Innovative and contextual preaching is expected to strengthen the Islamic identity of youth while also addressing the challenges of modern times. With the right approach, young Muslims can be empowered to become a generation of faith, morality, and positive contribution to society.
PROTOTIPE SISTEM INFORMASI ABSENSI MENGGUNAKAN GEOLOCATION BERBASIS WEB (STUDI KASUS: CV. MITRA CONSULTANT ENGINEERING) Rudi Budi Agung; Pandu Nuraji Wijaya; Kikim Mukiman; Wawan Hermawansyah
Jurnal Teknologi Informasi dan Digital Vol. 4 No. 1 (2026): Teknologi Informasi dan Digital
Publisher : LPPM Universitas Bani Saleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65624/kjmp9226

Abstract

Proses absensi karyawan yang manual sering mengalami kekurangan akurasi, efisiensi, dan rentan terhadap kecurangan, terutama di perusahaan yang memiliki aktivitas lapangan seperti CV. Mitra Consultant Engineering. Teknologi berbasis web dengan fitur geolocation dan validasi foto (selfie) diusulkan sebagai solusi inovatif guna meningkatkan keandalan pencatatan kehadiran secara real-time dan otomatis. Tujuan penelitian ini adalah merancang dan membangun prototipe sistem absensi berbasis web yang memanfaatkan teknologi geolocation dan selfie untuk memastikan kehadiran di lokasi yang telah ditentukan serta mengurangi potensi kecurangan. Metode yang digunakan meliputi analisis kebutuhan, perancangan menggunakan UML, pembangunan sistem menggunakan framework Laravel dan React.js, serta pengujian dengan teknik black box testing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan mampu melakukan validasi lokasi dan verifikasi identitas secara akurat, serta mempermudah proses rekapitulasi data absensi. Kesimpulannya, sistem ini layak digunakan di lingkungan kerja profesional untuk meningkatkan efektivitas, transparansi, dan keamanan pencatatan kehadiran karyawan
PROTOTYPE SISTEM INFORMASI PENGELOLAAN SURAT MASUK DAN SURAT KELUAR (STUDI KASUS: KANTOR  KECAMATAN BANTARGEBANG KOTA BEKASI) Wawan Hermawansyah; Mawaddah Amalia Candra
Jurnal Teknologi Informasi dan Digital Vol. 4 No. 1 (2026): Teknologi Informasi dan Digital
Publisher : LPPM Universitas Bani Saleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65624/am7hrr90

Abstract

Sistem pengarsipan surat di Kantor Kecamatan Bantargebang saat ini masih dilakukan secara manual menggunakan buku besar, yang mengakibatkan proses administrasi memakan waktu lama dan berisiko tinggi terhadap kehilangan atau kerusakan dokumen. Penelitian ini bertujuan untuk membangun prototipe sistem informasi pengelolaan surat masuk dan surat keluar berbasis web guna meningkatkan efisiensi dan keamanan pengarsipan. Metode pengembangan yang digunakan adalah metode prototype yang mencakup tahapan komunikasi, perencanaan cepat, pemodelan desain menggunakan UML (use case, activity, sequence, dan class diagram), pembangunan prototipe, hingga tahap umpan balik pengguna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi yang dibangun menggunakan bahasa pemrograman PHP dan basis data MySQL berhasil mengintegrasikan data admin, bagian, serta arsip surat secara digital melalui tabel tb_admin, tb_bagian, tb_suratmasuk, dan tb_suratkeluar. Fitur-fitur utama seperti manajemen surat, disposisi digital, dan sistem pengambilan nomor surat berfungsi dengan baik sesuai hasil pengujian menggunakan metodologi Black Box Testing. Implementasi sistem ini terbukti dapat mempercepat proses pengarsipan, mengoptimalkan penggunaan ruang, dan memberikan solusi digital yang lebih aman bagi Kantor Kecamatan Bantargebang dibandingkan sistem manual sebelumnya.
PENINGKATAN KOMPETENSI GURU RAUDHATUL ATHFAL (RA) DALAM MENANGANI ANAK DISABILITAS FISIK MELALUI MODEL ATIK Sri Watini; Siti Roimah; Cindy Maurellia; Resi Lovita; Siti Khuwaida Zilaniah Al Mumtazah; Yunita Yunita; Wawan Hermawansyah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 9 (2026): MARTABE : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i9.%p

Abstract

Guru Raudhatul Athfal (RA) di Kabupaten Garut memiliki kompetensi terbatas dalam menangani anak disabilitas fisik, terutama dalam merancang pembelajaran adaptif dan menumbuhkan kepercayaan diri di kelas inklusif. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru RA melalui Model ATIK (Amati-Tiru-Kerjakan) dalam workshop terstruktur. Metode Drills and Practice diterapkan dalam tiga tahap: persiapan, workshop, serta pendampingan dan evaluasi daring. Peserta terdiri dari 75 guru RA anggota IGRA Garut. Data dikumpulkan melalui kuesioner pretest-posttest, lembar observasi, dan kuesioner tanggapan peserta, lalu dianalisis secara deskriptif dengan membandingkan nilai rata-rata dan persentase pemahaman guru sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman guru, dengan nilai rata-rata naik dari 58,40% pada pretest menjadi 82,15% pada posttest (kenaikan 23,75 poin persentase). Observasi membuktikan guru berhasil melalui ketiga tahapan ATIK, dan tanggapan peserta sangat positif. Model ATIK terbukti efektif sebagai kerangka praktis bagi guru dalam merancang strategi penanganan anak disabilitas fisik, serta memberikan kontribusi nyata terhadap penguatan pendidikan inklusif di Indonesia. Program ini direkomendasikan untuk direplikasi di lembaga PAUD lain dengan penyesuaian terhadap karakteristik lokal dan kebutuhan spesifik anak disabilitas.
Analisis dan Pengujian Perangkat Lunak Sistem Informasi Pembayaran Sekolah dengan Metode Pengukuran Kualitas SQuaRE Rahman Abdillah; Rudi Hermawan; Wawan Hermawansyah; Dwi Puspita Agustin; Ibnu Adkha; Nur Alam
Jurnal Penelitian Rumpun Ilmu Teknik Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Penelitian Rumpun Ilmu Teknik
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/juprit.v4i1.4834

Abstract

Software quality testing is a crucial stage in the development of information systems to ensure their reliability and functionality. This study aims to analyze and test the software quality of the School Payment Information System using the Software Product Quality Requirements and Evaluation (SQuaRE) method. This method refers to the ISO/IEC 25000 standard, which measures various aspects of software quality, including functionality, reliability, efficiency, compatibility, usability, security, maintainability, and portability. The aim of this research was conducted through a series of tests by collecting data from system specifications, test designs, and user feedback. The test results indicate that the evaluated information system meets most of the quality indicators based on the SQuaRE standard, with some aspects still requiring improvement, particularly in terms of usability and system efficiency. This evaluation provides deeper insights into the effectiveness of applying the SQuaRE method in software testing and offers recommendations for improving system quality. Thus, the implementation of the SQuaRE method is expected to enhance the reliability and efficiency of the school payment information system, thereby supporting more effective and accurate financial management in schools.
Pemetaan Spasial Peluang Karir Berdasarkan Angkatan Kerja di Pulau Jawa dengan DBSCAN Rahman Abdillah; Falah Fahrurozi; Wawan Hermawansyah; Ibnu Adkha; Dewi Ayu Puspitawati; Nur Alam
Merkurius : Jurnal Riset Sistem Informasi dan Teknik Informatika Vol. 4 No. 4 (2026): Juli: Merkurius : Jurnal Riset Sistem Informasi dan Teknik Informatika
Publisher : Asosiasi Riset Teknik Elektro dan Informatika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/merkurius.v4i4.1830

Abstract

This study aims to map the distribution of job opportunities and identify epicenter and crisis regions across 119 regencies/cities in Java based on the comparison between job vacancy availability and open unemployment. Primary data consisting of 36,058 job vacancies scraped from the Jobstreet, Glints, and Kalibrr platforms in August 2026 were fused with secondary open unemployment data from Statistics Indonesia (BPS) through spatial join, then converted into a Job Opportunity Index. Spatial clustering was performed using the Density-Based Spatial Clustering of Applications with Noise (DBSCAN) algorithm with epsilon 0.40 and MinPts 3, and evaluated using the Silhouette Coefficient and Davies-Bouldin Index (DBI). The results formed two main clusters: Cluster 1 (Jabodetabek and the western corridor) covering 22 regions with 24,078 vacancies and Cluster 0 (mainland Java) covering 93 regions with 11,978 vacancies, plus 4 isolated regions (Cluster −1) as red zones of extreme job deficits with 2 vacancies. Model validity was good, with a DBI of 0.5227 and a Silhouette of 0.4774. The implication is a Web GIS-based decision support system that governments can use to equalize investment programs and that can serve as a spatial job-search navigation guide for job seekers.