Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

The Influence of Social Media Tourism Campaigns and Influencer Partnerships in Building Brand Equity of Destinations in East Java Tita Rosalina; Rella Dwi Respati; Raden Asri Kartini
West Science Interdisciplinary Studies Vol. 3 No. 02 (2025): West Science Interdisciplinary Studies
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsis.v3i02.1700

Abstract

This study examines the impact of social media tourism campaigns and influencer partnerships on building destination brand equity in East Java. Using a quantitative research design, data were collected from 70 respondents through a structured questionnaire with items measured on a five-point Likert scale. Statistical analysis, conducted with SPSS version 25, revealed that both social media campaigns and influencer partnerships significantly and positively influence destination brand equity, with 68% of the variance explained by these variables. The findings highlight the synergistic effect of these strategies in enhancing brand awareness, perceived quality, and loyalty. Practical implications suggest integrating these approaches for effective tourism marketing.
UTILIZING TANGERANG AS A TRANSIT CITY THROUGH THE “TANGERANG CITY TOUR” TOURISM PACKAGE TO BOOST THE LOCAL ECONOMY Rella Dwi Respati; Atik Atikah
International Research of Multidisciplinary Analysis Vol. 4 No. 5 (2026): International Research of Multidisciplinary Analysis
Publisher : Nindikayla Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57254/irma.v4i5.62

Abstract

This study aims to explore the potential of Tangerang City as a transit destination through the “Tangerang City Tour” package and its impact on improving the local economy. The research method employed is a qualitative approach, with data collected through interviews, observations, and literature reviews. The analysis results indicate that Tangerang City has significant potential to be developed as a transit tourism destination, thanks to its strategic location and the diversity of attractions it offers. However, challenges such as inadequate infrastructure, insufficient promotion, and limited community capacity within the tourism industry must be addressed. Proposed recommendations include infrastructure development, more effective marketing strategies, and training for local businesses. With these steps, it is hoped that Tangerang City can enhance its tourism appeal and make a significant contribution to the local economy. This study is expected to serve as a reference for the development of more sustainable tourism policies in Tangerang City
The Effect of Influencer Marketing on Generation Z’s Decision to Visit Tourist Destinations in Bandung Aris Gumilar; Ikhfi Imaniah; Rella Dwi Respati
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 5 No 05 (2026): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v5i05.3664

Abstract

Pertumbuhan pesat teknologi digital dan media sosial telah mengubah cara wisatawan mencari informasi dan membuat keputusan terkait perjalanan. Di kalangan Generasi Z, Electronic Word of Mouth (e-WOM) dan Influencer Marketing telah menjadi sumber informasi penting yang memengaruhi persepsi dan niat perilaku terhadap destinasi wisata. Studi ini bertujuan untuk meneliti pengaruh Electronic Word of Mouth dan Influencer Marketing terhadap keputusan Generasi Z untuk mengunjungi destinasi wisata di Bandung. Pendekatan penelitian kuantitatif digunakan dengan metode survei. Data dikumpulkan dari 150 responden Generasi Z melalui kuesioner terstruktur yang diukur menggunakan skala Likert lima poin. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan SPSS versi 25, termasuk pengujian validitas, pengujian reliabilitas, pengujian asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, analisis koefisien determinasi, uji-t, dan uji-F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Electronic Word of Mouth memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan kunjungan. Influencer Marketing juga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan kunjungan. Secara simultan, Electronic Word of Mouth dan Influencer Marketing secara signifikan memengaruhi keputusan Generasi Z untuk mengunjungi destinasi wisata di Bandung. Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,661 menunjukkan bahwa 66,1% variasi dalam keputusan kunjungan dapat dijelaskan oleh dua variabel independen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ulasan online positif, rekomendasi, dan konten yang dihasilkan oleh influencer memainkan peran penting dalam membentuk keputusan perjalanan di kalangan Generasi Z. Oleh karena itu, pengelola dan pemasar destinasi wisata harus memperkuat strategi pemasaran digital melalui pengelolaan ulasan online yang efektif dan kolaborasi dengan influencer media sosial yang relevan untuk meningkatkan daya tarik destinasi dan minat pengunjung.
Pengaruh Social Media Virality dan FOMO (Fear of Missing Out) terhadap Spontaneous Travel Intention pada Wisata Viral di Jawa Barat Raden Asri Kartini; Eko Sudarmanto; Isaghoji Isaghoji; Padlun Fauzi; Rella Dwi Respati
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 5 No 04 (2026): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v5i04.3354

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh viralitas media sosial dan Fear of Missing Out (FOMO) terhadap niat perjalanan spontan menuju destinasi wisata viral di Jawa Barat. Meningkatnya popularitas platform media sosial telah mengubah cara orang menemukan dan menanggapi konten wisata, membuat keputusan perjalanan semakin impulsif dan didorong oleh emosi. Dalam konteks ini, wisata viral muncul sebagai fenomena di mana destinasi dengan cepat mendapatkan perhatian publik melalui paparan digital, sementara FOMO memperkuat keinginan individu untuk berpartisipasi dalam pengalaman yang sedang tren. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif menggunakan metode survei. Data dikumpulkan dari 150 responden yang dipilih melalui purposive sampling, dengan kriteria termasuk pengguna media sosial aktif yang familiar dengan konten wisata viral di Jawa Barat. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner skala Likert, dan data dianalisis menggunakan SPSS versi 25 melalui analisis validitas, reliabilitas, asumsi klasik, regresi linier berganda, uji-t, uji-F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa viralitas media sosial memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap niat perjalanan spontan, dan FOMO juga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap niat perjalanan spontan. Secara bersamaan, kedua variabel tersebut secara signifikan memengaruhi niat perjalanan spontan. Koefisien determinasi menunjukkan bahwa viralitas media sosial dan FOMO menjelaskan sebagian besar varians dalam niat perjalanan spontan. Hasil ini menunjukkan bahwa perilaku perjalanan spontan di era digital sangat dipengaruhi oleh paparan teknologi dan tekanan psikologis. Studi ini berkontribusi pada literatur pariwisata dan perilaku konsumen dengan menjelaskan bagaimana viralitas digital dan respons emosional secara bersamaan memengaruhi niat perjalanan, khususnya dalam konteks pariwisata viral di Jawa Barat.