Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Penerapakan Pembelajaran Tematik Kelas 3 SDN Gempol Sari Kecamatan Sepatan Timur Kabupaten Tangerang Ahmad Arif Fadilah; Aris Gumilar; Ulfatul Azizah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.119 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v6i2.4568

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang bagaimana guru menerapkan pembelajaran tematik mulai dari perencanaan, pelaksanaan, penilaian dan juga hambatan-hambatan apa saja yang ditemui oleh guru kelas 3 SDN Gempol Sari Kecamatan Sepatan Timur Kabupaten Tangerang dalam menerapkan pembelajaran tematik. Penelitian ini dilaksanakan di kelas 3 SDN Gempol Sari Kecamatan Sepatan Timur Kabupaten Tangerang. Jenis Penelitan ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian guru kelas 3. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam penerapan pembelajaran tematik guru masih menemukan hambatan perencanaan yaitu dalam menciptakan pembelajaran yang berpusat pada siswa dan kurangnya alat bantu mengajar juga menjadi faktor penghambat dalam pelaksanaan pembelajaran tematik Kelas 3 SDN Gempol Sari Kabupaten Tangerang.
STEM EDUCATION AND THE GENDER GAP: STRATEGIES FOR ENCOURAGING GIRLS TO PURSUE STEM CAREERS Warsito Warsito; Nur Choiro Siregar; aris gumilar; Roslinda Rosli
Prima: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7, No 2 (2023): PRIMA : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : FKIP Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/prima.v7i2.8411

Abstract

Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) are becoming increasingly important in today's society as they drive innovation and shape the future of the global economy. However, there is a persistent gender gap in STEM education and careers, with women significantly underrepresented in these fields. This gender gap can be attributed to various factors, including societal stereotypes, a lack of role models, and inadequate support systems for girls and women interested in pursuing STEM careers. This study aims to understand why women tend to avoid STEM careers and how to encourage women to be more involved in STEM fields. This study uses qualitative methods with interview collection techniques. The results of the study show that there are several aspects for women to be involved in STEM (1) initial exposure to the STEM field, (2) providing positive role models for women, (3) creating an inclusive and supportive learning environment, and (4) working actively to eliminate gender bias and stereotypes. Encouraging girls and young women to pursue STEM fields is critical as it not only helps create a more diverse and inclusive workforce but also opens up opportunities for innovation and advancement. Studies have shown that exposing girls to STEM fields at an early age can significantly impact their interest and confidence. In addition, they have access to positive female role models. They are creating an inclusive and supportive learning environment for girls in STEM fields. In conclusion, addressing the STEM gender gap and encouraging girls to pursue STEM careers is critical to creating a diverse and inclusive workforce, driving innovation and progress. 
Hubungan Motivasi Belajar dan Perhatian Orang Tua dengan Kesiapan Belajar Siswa/I Mi Al-Maghfiroh Kota Tangerang Suhaemi Suhaemi; Aris Gumilar; Sunardin Sunardin
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara motivasi belajar dan perhatian orang tua dengan kesiapan belajar siswa kelas V MI Al-Maghfiroh Kota Tangerang tahun ajaran 2022/2023. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V MI Al-Maghfiroh Kota Tangerang tahun ajaran 2022/2023. Objek penelitian ini adalah motivasi belajar, perhatian orang tua dan kesiapan belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan expostfacto. Penelitian ini meneliti populasi yaitu seluruh siswa kelas V MI di MI Al-Maghfiroh Kota Tangerang yang terdiri dari siswa kelas VA dan VB MI Al-Maghfiroh Kota Tangerang yang berjumlah 66 siswa. Data diperoleh melalui daftar skala motivasi belajar, perhatian orang tua dan kesiapan belajar siswa. Penelitian ini menggunakan statistik non parametris, dan merupakan penelitian populasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji hipotesis (korelasi product moment). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tingkat kesalahan 5%, besarnya korelasi antara motivasi belajar dan perhatian orang tua terhadap kesiapan belajar (rhitung) sebesar 0,565 dengan rtabel sebesar 0,239. Karena rhitung ? rtabel maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang positif antara motivasi belajar dan perhatian orang tua secara bersama-sama dengan kesiapan belajar siswa.
Analisis Kemampuan Literasi Sains Pada Siswa Kelas V Di SDN Tajur 2 Kota Tangerang Syafira Priangle; Sa’odah Sa’odah; Aris Gumilar
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 3 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i3.2553

Abstract

Literasi sains dipandang sebagai multidimensional yang artinya bahwa literasi sains tidak sekedar hanya pemahaman terhadap pengetahuan sains, namun dapat meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi dan mengaitkan pemahaman pengetahuan yang diperolehnya dengan kehidupan sehari-hari. SDN Tajur 2 Kota Tangerang merupakan salah satu sekolah yang menerapkan literasi sains. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan: (1) keterampilan literasi sains pada siswa kelas 5 SDN Tajur 2 Kota Tangerang, (2) upaya guru kelas agar siswa dapat menguasai keterampilan literasi sains dengan mudah dan baik. Penelitan ini menggunakan jenis penelitian deskriptif yang menggambarkan penelitian pada subjek yaitu siswa kelas 5 SDN Tajur 2 Kota Tangerang, dengan menggunakan metode pengumpulan data yaitu, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan metode penilitian kualitatif, dimana proses penelitian yang dilakukan secara wajar dan natural sesuai dengan kondisi objektif di lapangan tanpa adanya manipulasi
Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas V Pada Mata Pelajaran Matematika Di SD Negeri Rawarengas 2 Eka Aryanih; Aam Amaliyah; Aris Gumilar
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 7 No. 2 (2024): Mei - Agustus 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.7.2.2024.4106

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis siswa kelas V dalam pembelajaran matematika. Kemampuan siswa kelas V SD Negeri Rawarengas 2 untuk berpikir kritis menjadi fokus penelitian ini. Pendekatan penelitian deskriptif kualitatif digunakan dalam penelitian ini. Subjek penelitian ini adalah siswa SD Negeri Rawarengas 2 kelas VB. Siswa yang termasuk dalam kategori memiliki kemampuan berpikir kritis tinggi, kemampuan berpikir kritis sedang, dan kemampuan berpikir kritis rendah termasuk di antaranya. Dalam penelitian ini, tes, wawancara, dan dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan data. Siswa dengan kemampuan berpikir kritis tinggi memenuhi semua indikator berpikir kritis, siswa dengan kemampuan berpikir kritis sedang memenuhi tiga indikator berpikir kritis, dan siswa dengan kemampuan berpikir kritis rendah hanya memenuhi satu indikator berpikir kritis. Penelitian ini disarankan bagi guru, siswa dan penelitian selanjutnya dalam kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran matematika.
Impact of a STEAM-SDGs-Based Virtual Reality Mathematics Learning Model on Students’ Critical Thinking and Creativity Nur Choiro Siregar; Roslinda Rosli; Warsito Warsito; Aris Gumilar
STEAM Journal For Elementary School Education Vol. 2 No. 01 (2026): STEAM Journal for Elementary School Education
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/sjese.2.01.2026.4

Abstract

The integration of STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics) and Sustainable Development Goals (SDGs) in higher education has gained increasing attention as a strategy to foster essential 21st-century competencies. In mathematics learning, the use of Virtual Reality (VR) offers immersive and interactive experiences that may enhance higher-order thinking skills. However, empirical evidence examining the impact of a STEAM-SDGs-based VR learning model on students’ critical thinking and creativity remains limited. This study aims to investigate the effect of a STEAM-SDGs-based VR mathematics learning model on students’ critical thinking and creativity. A quantitative research design was employed. The study collected data through structured questionnaires administered to 100 students at Universitas Muhammadiyah Tangerang. The proposed research model was analyzed using Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) with SmartPLS version 3 to evaluate both measurement and structural models. The findings indicate that the STEAM-SDGs-based VR learning model has a significant positive effect on students' critical thinking and creativity. The immersive VR environment, combined with interdisciplinary STEAM integration and SDGs-oriented problem contexts, contributes to improved analytical reasoning, idea generation, and innovative problem-solving skills. This research provides empirical support for integrating STEAM, the SDGs, and Virtual Reality into mathematics education at the higher education level. The study contributes to the development of innovative, technology-enhanced learning models that promote critical thinking and creativity, offering practical implications for educators and policymakers seeking to strengthen 21st-century competencies in university settings.
The Effect of Influencer Marketing on Generation Z’s Decision to Visit Tourist Destinations in Bandung Aris Gumilar; Ikhfi Imaniah; Rella Dwi Respati
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 5 No 05 (2026): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v5i05.3664

Abstract

Pertumbuhan pesat teknologi digital dan media sosial telah mengubah cara wisatawan mencari informasi dan membuat keputusan terkait perjalanan. Di kalangan Generasi Z, Electronic Word of Mouth (e-WOM) dan Influencer Marketing telah menjadi sumber informasi penting yang memengaruhi persepsi dan niat perilaku terhadap destinasi wisata. Studi ini bertujuan untuk meneliti pengaruh Electronic Word of Mouth dan Influencer Marketing terhadap keputusan Generasi Z untuk mengunjungi destinasi wisata di Bandung. Pendekatan penelitian kuantitatif digunakan dengan metode survei. Data dikumpulkan dari 150 responden Generasi Z melalui kuesioner terstruktur yang diukur menggunakan skala Likert lima poin. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan SPSS versi 25, termasuk pengujian validitas, pengujian reliabilitas, pengujian asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, analisis koefisien determinasi, uji-t, dan uji-F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Electronic Word of Mouth memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan kunjungan. Influencer Marketing juga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan kunjungan. Secara simultan, Electronic Word of Mouth dan Influencer Marketing secara signifikan memengaruhi keputusan Generasi Z untuk mengunjungi destinasi wisata di Bandung. Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,661 menunjukkan bahwa 66,1% variasi dalam keputusan kunjungan dapat dijelaskan oleh dua variabel independen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ulasan online positif, rekomendasi, dan konten yang dihasilkan oleh influencer memainkan peran penting dalam membentuk keputusan perjalanan di kalangan Generasi Z. Oleh karena itu, pengelola dan pemasar destinasi wisata harus memperkuat strategi pemasaran digital melalui pengelolaan ulasan online yang efektif dan kolaborasi dengan influencer media sosial yang relevan untuk meningkatkan daya tarik destinasi dan minat pengunjung.
Policy Asymmetry and Persistence: Street Vendor Governance in Tangerang Regency Dini Nuraini Mahalli; Ahmad Ahmad; Tri Cahya Indra Permana; Aris Gumilar
Indonesian Journal of Law and Policy Studies Vol. 4 No. 2 (2023): Indonesian Journal of Law and Policy Studies
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/ijlp.v4i2.15958

Abstract

This inquiry examines the application of Regional Regulation No. 08 of 2015 on Structuring and Empowerment of Pedagang Kaki Lima (PKL) or Street Vendors in Tangerang Regency, with the critical case of Pasar Ceplak, Sukamulya District. Drawing on a qualitative descriptive approach, specifically a case study, this research highlights structural and operational constraints obstructing the implementation of the policy’s dual objectives by using the theory of policy implementation, as articulated by Van Metter and Van Horn. These findings demonstrate that their implementation has been consistently suboptimal, namely PKL persistence in unauthorized locations, and pervasive failures in planned relocation efforts. Such shortfalls are largely due to a dire lack of strategic resources, and the insufficient provision of alternative trading zones in the relevant departments which can reduce the economic risk to PKL. Moreover, through analyzing data, ineffective communication results in information asymmetry and the adoption of a punitive enforcement approach which is both systemic and entrenched rather than an empowerment strategy. Consequently, this study reveals that the policy is riddled with severe operational asymmetry, whereby vendors’ socio economic rationalities routinely contradict the regulatory mandate, calling for an immediate shift to participatory and spatially integrated systems of governance to enable sustainable urban order as well as micro-enterprises to grow.
Progressive Law Analysis of Injustice in Asset Value Requirements for Construction Services Misno Misno; Ahmad Ahmad; Istiqomah Istiqomah; Aris Gumilar
Indonesian Journal of Law and Policy Studies Vol. 5 No. 2 (2024): Indonesian Journal of Law and Policy Studies
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/ijlp.v5i2.15962

Abstract

The Minister of Public Works and Housing Regulation No. 8 of 2022 establishes an asset value requirement of IDR 5 billion for M2 qualification in the installation sector, consequently marginalizing 88% of small-scale construction service enterprises. This research employs qualitative methodologies incorporating juridical-normative and juridical-empirical approaches to analyze the regulatory injustice through the lens of Satjipto Rahardjo's Progressive Law Theory. Data were collected through in-depth interviews with 25 respondents representing diverse stakeholder categories. The findings demonstrate that asset value requirements lack adequate philosophical, juridical, and sociological foundations for the installation sector, which functions as a knowledge intensive industry. The regulatory implementation engenders distributive, procedural, and interactional injustice, contradicting the fundamental principle of "law for humanity." The regulation has resulted in the displacement of 131,000 employment positions and a 64.3% reduction in government project accessibility, without establishing any empirically validated correlation between asset value and technical competency. This study recommends an implementation moratorium and the development of competency-based qualification models more consonant with the installation industry's distinctive characteristics.
Legal Hermeneutics as a Method 0f Rechtsvinding In Judicial Practice Vantriano Oktavian Garat; Gamal Abdul Nasil; Rijal Ibnu Sani; Aris Gumilar
Indonesian Journal of Law and Policy Studies Vol. 5 No. 1 (2024): Indonesian Journal of Law and Policy Studies
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/ijlp.v5i1.15964

Abstract

Legal certainty and justice constitute fundamental objectives of law enforcement. However, statutory provisions are often incomplete and unable to fully anticipate concrete legal events. In such circumstances, judges are required to engage in legal discovery (rechtsvinding). This study examines legal hermeneutics as a philosophical and methodological foundation for legal interpretation in judicial practice. Using normative legal research with a conceptual approach, this article argues that legal hermeneutics enables judges to bridge the gap between legal texts and social realities through a dialogical process between text, context, and contextualization. The hermeneutic circle, fusion of horizons, and pre-understanding play central roles in shaping judicial reasoning. The case of Marbury v. Madison (1803) demonstrates how hermeneutic reasoning contributes to creative legal development. Legal hermeneutics thus provides an alternative paradigm beyond strict legal positivism, enabling a balanced realization of legal certainty, utility, and justice.