Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Simbol dan Makna Walassuji dalam Adat Pernikahan Masyarakat Bugis Sunarni Yassa; Megawati Megawati
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i1.1148

Abstract

Konsep Walassuji ditempatkan secara horizontal dengan dunia tengah. Masyarakat Bugis memandang dunia sebagai sebuah kesempurnaan yang meliputi empat persegi penjuru mata angin, yaitu timur, barat, utara, selatan. Secara makro, alam semesta adalah satu kesatuan yang tertuang dalam sebuah simol aksara Bugis-Makassar, yaitu, „sa‟ yang berarti seua artinya tunggal atau Esa. Begitu pula secara mikro, manusia adalah sebuah kesatuan yang diwujudkan dalam sulapa’ eppa. Berawal dari mulut manusia segala sesuatu dinyatakan, diaplikasikan, dalam perbuatan, dan mewujudkan gambaran jati diri manusia. Walasuji selain digunakan sebagai pagar atau baruga yang biasanya dilihat depan rumah mempelai. Walasuiji juga dapat digunakan sebagai wadah buah dalam hajatan pernikahan, juga digunakan sebagai wadah sesajen yang beriisikan makanan yang telah diolah lalu diberikan kepada dewata Walasuiji juga dapat digunakan sebagai wadah buah dalam hajatan pernikahan, juga digunakan sebagai wadah sesajen yang beriisikan makanan yang telah diolah lalu diberikan kepada dewata. Walasuji sebagai pagar bambu dalam acara pernikahan dan berbentuk belah ketupat atau sulapa eppa yang merupakan bentuk mistis kepercayaan Bugis-Makassar klasik yang menyimbolkan susunan semesta seperti, api, air, angin, tanah. Kemudian metode pengumpulan data, yakni observasi dan wawancara, selanjutnya melakukan interpretasi data
Sisemba’ Toraja, Olahraga Tradisional dan Sportivitas serta Kontribusinya terhadap Nilai Moral Sunarni Yassa; Megawati Megawati; Jusrianto Jusrianto
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i3.1932

Abstract

Penelitian ini mengkaji Sisemba’, olahraga tradisional Toraja, yang melibatkan permainan adu kaki, dan hubungannya dengan sportivitas serta nilai moral. Sisemba’, lebih dari sekadar permainan, merupakan bagian dari warisan budaya yang sarat dengan nilai-nilai luhur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana Sisemba’ membentuk dan memperkuat sportivitas dan nilai moral dalam masyarakat Toraja. Melalui analisis mendalam terhadap praktik Sisemba’, diharapkan dapat terungkap kontribusi olahraga tradisional ini terhadap pembentukan karakter dan perilaku moral individu, serta dampaknya terhadap pelestarian nilai-nilai budaya.