Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Model Integratif Pengembangan Pendidikan Ekonomi Kreatif Berbasis Transformasi Digital dan Ekosistem Kolaboratif Laurensius Reinald Diansilves Due; irene Putri Jauri; Ellyzabeth Siswardani; Retno Hernawati
Journal Management SMC Vol 4 No 1 (2026): Jurnal Manajemen Pariwisata dan Logistik (JMPL)
Publisher : Sekolah Tinggi Manajemen Pariwisata dan Logistik Lentera Mondial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3333/jmpl.v12i1.130

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengembangan ekonomi kreatif dalam perspektif transformasi digital, orientasi kewirausahaan, pendidikan kewirausahaan, dan pemberdayaan komunitas. Kajian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan yang bersumber dari jurnal terindeks dan dokumen kebijakan relevan, kemudian dianalisis melalui analisis isi dan tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa transformasi digital menjadi fondasi strategis dalam meningkatkan daya saing usaha kreatif, sementara orientasi kewirausahaan yang inovatif, proaktif, dan berani mengambil risiko berkontribusi terhadap peningkatan kinerja usaha, terutama ketika didukung kapabilitas digital. Pendidikan kewirausahaan berbasis praktik efektif membangun kompetensi dan intensi berwirausaha, meskipun kolaborasi dengan industri masih perlu diperkuat. Selain itu, pemberdayaan komunitas dan sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif yang inklusif dan berkelanjutan. Penelitian ini merekomendasikan penguatan literasi digital, dukungan kebijakan terintegrasi, serta kolaborasi antaraktor untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif yang berdaya saing.
Analisis Ciri-Ciri Produk Kreatif dalam Meningkatkan Daya Saing UMKM di Pasar Global Laurensius Reinald Diansilves Due; Irene Putri Jauri; Antonius Juniarto
Journal Management SMC Vol 4 No 1 (2026): Jurnal Manajemen Pariwisata dan Logistik (JMPL)
Publisher : Sekolah Tinggi Manajemen Pariwisata dan Logistik Lentera Mondial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3333/jmpl.v12i1.135

Abstract

Penelitian ini menganalisis peran ciri-ciri produk kreatif dalam meningkatkan daya saing UMKM di pasar global melalui kajian literatur sistematis. Sebanyak 32 artikel terpilih dari 120 artikel awal, diterbitkan dalam lima tahun terakhir dan terindeks SINTA maupun Scopus, dianalisis untuk mengidentifikasi indikator utama produk kreatif dan hubungannya dengan keunggulan kompetitif. Hasil kajian menunjukkan bahwa inovasi produk, kebaruan, diferensiasi desain, nilai tambah fungsional, integrasi budaya, dan kreativitas branding secara signifikan meningkatkan daya saing UMKM. Inovasi dan diferensiasi menjadi faktor dominan, sementara integrasi budaya dan nilai tambah memperkuat posisi produk di pasar global. Kajian ini menegaskan pentingnya kapabilitas internal UMKM serta dukungan ekosistem untuk memaksimalkan strategi kreatif. Temuan penelitian ini memperkuat perspektif Resource-Based View dan Dynamic Capabilities dalam membangun keunggulan kompetitif berkelanjutan.
FAKTOR - FAKTOR PENENTU PENERAPAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI BERBASIS CLOUD DAN IMPLIKASINYA TERHADAP EFISIENSI OPERASIONAL USAHA UMKM Leonard Siahaan; Laurensius Reinald Diansilves Due
Journal Management SMC Vol 4 No 2 (2026): Jurnal Manajemen Pariwisata dan Logistik (JMPL)
Publisher : Sekolah Tinggi Manajemen Pariwisata dan Logistik Lentera Mondial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3333/s26g7570

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor determinan yang memengaruhi penerapan sistem informasi akuntansi berbasis cloud (Cloud AIS) pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta menguji implikasinya terhadap efisiensi operasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah pelaku UMKM di wilayah Jabodetabek. Data primer diolah menggunakan teknik Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Squares (SmartPLS) untuk menguji hubungan kausalitas antar variabel. Hasil analisis menunjukkan bahwa Persepsi Kemudahan (PK), Persepsi Kemanfaatan (PKm)  dan Dukungan Lingkungan (DL) berpengaruh positif dan signifikan terhadap penggunaan sistem informasi akuntansi berbasis cloud (Cloud AIS). Di antara determinan tersebut, persepsi kemanfaatan ditemukan sebagai pendorong paling dominan bagi penerapan sistem informasi akuntansi berbasis cloud. Lebih lanjut, penggunaan sistem informasi akuntansi berbasis cloud terbukti secara empiris meningkatkan efisiensi operasional UMKM secara signifikan. Temuan ini memberikan kontribusi praktis bagi pemilik UMKM untuk memprioritaskan digitalisasi akuntansi guna mencapai keunggulan operasional. Selain itu, pembuat kebijakan dapat menggunakan hasil ini untuk merancang program dukungan literasi digital yang lebih tepat sasaran di kawasan perkotaan yang memiliki kepadatan penduduk tinggi dan infrastruktur modern.
Repricing Kawasan Industri Subang dan Respons Pasar Modal: Analisis Informasi Akuntansi PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) Laurensius Reinald Diansilves Due
Journal Management SMC Vol 4 No 2 (2026): Jurnal Manajemen Pariwisata dan Logistik (JMPL)
Publisher : Sekolah Tinggi Manajemen Pariwisata dan Logistik Lentera Mondial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3333/w49xp951

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis respons pasar modal terhadap informasi akuntansi dan prospek fundamental PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) di tengah fase repricing kawasan industri Subang. Metode yang digunakan bertumpu pada analisis kinerja keuangan, valuasi multiple, serta pelacakan akumulasi arus dana institusional (smart money) hingga kuartal pertama tahun 2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SSIA mencatatkan pemulihan fundamental yang signifikan, ditandai dengan pertumbuhan pendapatan sebesar 35% Year-on-Year (YoY) dan lonjakan EBITDA sebesar 649% YoY pada 1Q26. Katalis struktural utama berasal dari akselerasi Subang Smartpolitan dengan target marketing sales 135 hektar pada 2026, kehadiran BYD sebagai anchor tenant, dan masuknya investasi Djarum Group senilai Rp 3,1 triliun. Lebih lanjut, pengembangan kawasan industri ini diyakini akan menciptakan ekosistem kolaboratif yang berdampak pada transformasi ekonomi lokal. Dari perspektif pasar modal, pemulihan kinerja akuntansi ini direspons melalui akumulasi agresif oleh investor institusi yang berdampak pada penyusutan Single Investor Identification (SID) ritel dari 33.890 menjadi 30.275, serta pengetatan free float saham. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa data akuntansi yang solid dan akumulasi institusional mengonfirmasi tren bullish menuju target nilai intrinsik Rp2.000.
Strategi Peningkatan Kinerja Customer Service Representative Untuk Meningkatkan Kepuasan Pelanggan Titin Maryatin; Laurensius Reinald Diansilves Due
Permana : Jurnal Perpajakan, Manajemen, dan Akuntansi Vol. 17 No. 3 (2025): Special Issue
Publisher : Faculty of Economics and Business, University of Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/permana.v17i3.1634

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan merumuskan strategi peningkatan kinerja Customer Service Representative (CSR) dalam menangani keluhan serta meningkatkan kepuasan pelanggan di PT Roto Rooter Perkasa. Peran CSR menjadi sangat krusial sebagai garda terdepan dalam menjaga reputasi jangka panjang perusahaan di tengah ketatnya persaingan bisnis jasa plumbing dan ducting. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus berdasarkan pengamatan langsung selama empat bulan di Divisi Produksi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, studi dokumentasi, dan wawancara mendalam bersama Supervisor Operasional. Hasil penelitian dengan menggunakan alat analisis Diagram Fishbone mengidentifikasi beberapa kendala utama, yaitu kurang optimalnya penerapan Standard Operating Procedure (SOP) akibat alur birokrasi yang panjang, keterbatasan infrastruktur teknologi pada sistem aplikasi internal Structured Query Language (SQL), serta format laporan harian yang belum terstruktur secara sistematis. Hambatan-hambatan tersebut mengakibatkan pelayanan bervariasi dan penyelesaian keluhan sering kali melebihi target waktu ideal 2x24 jam. Strategi peningkatan kinerja yang direkomendasikan mencakup penyederhanaan alur birokrasi SOP pelayanan, pelaksanaan program pelatihan integratif dan sesi troubleshooting bulanan untuk sistem SQL, standardisasi format laporan tracking performa, serta penegasan batasan jam kerja operasional guna mencegah terjadinya kelelahan kerja (burnout). Implementasi perbaikan menyeluruh ini diharapkan mampu mengoptimalkan efektivitas kerja CSR dan meningkatkan kepuasan pelanggan secara berkelanjutan.
Fungsi Kesekretarisan Dalam Mendukung Pengendalian Internal Berbasis Software Accurate: Studi Kualitatif Pada Divisi Accounting Auditor Di PT Sumber Nelayan Indonesia Mesi Sitanggang; Laurensius Reinald Diansilves Due
Permana : Jurnal Perpajakan, Manajemen, dan Akuntansi Vol. 17 No. 3 (2025): Special Issue
Publisher : Faculty of Economics and Business, University of Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/permana.v17i3.1635

Abstract

Digitalisasi administrasi dan penggunaan sistem informasi akuntansi menuntut organisasi memiliki data yang akurat, lengkap, tepat waktu, dan terverifikasi. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis kendala dalam pelaksanaan fungsi kesekretarisan melalui aktivitas administrasi dalam mendukung pengendalian internal berbasis Software Accurate pada Divisi Accounting Auditor di PT Sumber Nelayan Indonesia serta menganalisis upaya penyelesaiannya berdasarkan akar penyebab permasalahan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur dengan General Manager, Internal Auditor, Accounting Junior, dan pengguna Accurate, serta dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Fishbone Analysis digunakan sebagai alat bantu untuk mengidentifikasi akar penyebab berdasarkan faktor Man, Method, Machine, Material, Management, dan Environment. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan lima kendala utama, yaitu selisih stok persediaan, selisih kas, kesalahan input transaksi, ketidaklengkapan dokumen pendukung, dan ketidaksesuaian data produksi dengan data dalam Accurate. Faktor dominan berasal dari kurang optimalnya verifikasi administrasi, ketelitian penginputan, kepatuhan terhadap prosedur, dan koordinasi antarunit kerja. Perbaikan dilakukan melalui verifikasi dokumen, rekonsiliasi berkala, penguatan koordinasi, edukasi pengguna sistem, dan monitoring manajemen. Penelitian menyimpulkan bahwa fungsi kesekretarisan melalui aktivitas administrasi berperan strategis dalam memperkuat pengendalian internal berbasis Software Accurate.
FAKTOR - FAKTOR PENENTU PENERAPAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI BERBASIS CLOUD DAN IMPLIKASINYA TERHADAP EFISIENSI OPERASIONAL USAHA UMKM Leonard Siahaan; Laurensius Reinald Diansilves Due
Journal Management SMC Vol 4 No 2 (2026): Jurnal Manajemen Pariwisata dan Logistik (JMPL)
Publisher : Sekolah Tinggi Manajemen Pariwisata dan Logistik Lentera Mondial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3333/s26g7570

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor determinan yang memengaruhi penerapan sistem informasi akuntansi berbasis cloud (Cloud AIS) pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta menguji implikasinya terhadap efisiensi operasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah pelaku UMKM di wilayah Jabodetabek. Data primer diolah menggunakan teknik Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Squares (SmartPLS) untuk menguji hubungan kausalitas antar variabel. Hasil analisis menunjukkan bahwa Persepsi Kemudahan (PK), Persepsi Kemanfaatan (PKm)  dan Dukungan Lingkungan (DL) berpengaruh positif dan signifikan terhadap penggunaan sistem informasi akuntansi berbasis cloud (Cloud AIS). Di antara determinan tersebut, persepsi kemanfaatan ditemukan sebagai pendorong paling dominan bagi penerapan sistem informasi akuntansi berbasis cloud. Lebih lanjut, penggunaan sistem informasi akuntansi berbasis cloud terbukti secara empiris meningkatkan efisiensi operasional UMKM secara signifikan. Temuan ini memberikan kontribusi praktis bagi pemilik UMKM untuk memprioritaskan digitalisasi akuntansi guna mencapai keunggulan operasional. Selain itu, pembuat kebijakan dapat menggunakan hasil ini untuk merancang program dukungan literasi digital yang lebih tepat sasaran di kawasan perkotaan yang memiliki kepadatan penduduk tinggi dan infrastruktur modern.
Repricing Kawasan Industri Subang dan Respons Pasar Modal: Analisis Informasi Akuntansi PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) Laurensius Reinald Diansilves Due
Journal Management SMC Vol 4 No 2 (2026): Jurnal Manajemen Pariwisata dan Logistik (JMPL)
Publisher : Sekolah Tinggi Manajemen Pariwisata dan Logistik Lentera Mondial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3333/w49xp951

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis respons pasar modal terhadap informasi akuntansi dan prospek fundamental PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) di tengah fase repricing kawasan industri Subang. Metode yang digunakan bertumpu pada analisis kinerja keuangan, valuasi multiple, serta pelacakan akumulasi arus dana institusional (smart money) hingga kuartal pertama tahun 2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SSIA mencatatkan pemulihan fundamental yang signifikan, ditandai dengan pertumbuhan pendapatan sebesar 35% Year-on-Year (YoY) dan lonjakan EBITDA sebesar 649% YoY pada 1Q26. Katalis struktural utama berasal dari akselerasi Subang Smartpolitan dengan target marketing sales 135 hektar pada 2026, kehadiran BYD sebagai anchor tenant, dan masuknya investasi Djarum Group senilai Rp 3,1 triliun. Lebih lanjut, pengembangan kawasan industri ini diyakini akan menciptakan ekosistem kolaboratif yang berdampak pada transformasi ekonomi lokal. Dari perspektif pasar modal, pemulihan kinerja akuntansi ini direspons melalui akumulasi agresif oleh investor institusi yang berdampak pada penyusutan Single Investor Identification (SID) ritel dari 33.890 menjadi 30.275, serta pengetatan free float saham. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa data akuntansi yang solid dan akumulasi institusional mengonfirmasi tren bullish menuju target nilai intrinsik Rp2.000.