Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pemanfaatan Limbah Plastik Sebagai Material Pembuatan Paving Block Galang Eko Prakosa; Alvino Fikri Maulana; Totok Apriyanto; Tenardhy Aryarama Wijaya
Jurnal Teknik Indonesia Vol 6, No 2 (2025): JTI (Jurnal Teknik Indonesia)
Publisher : Universitas Darul Ulum Islamic Centre Sudirman GUPPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61689/jti.v6i2.800

Abstract

Paving block berbahan limbah plastik sekarang ini banyak digunakan sebagai pekerasan jalan dikarenakan masalah sampah plastik semakin meningkat seiring bertambahnya hari terutama plastic jenis LDPE dan PP, Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kekuatan tekan paving block dan permabilitas paving block yang terbuat dari campuran limbah plastik berjenis LDPE dan PP, Hasil penelitian menunjukan bahwa semakin banyak penambahan Plastik berjenis LDPE dan PP pada pencampuran paving block akan menghasilkan kualitas kuat tekan yang besar serta permabilitas yang kecil dikarenakan rongga pada paving block semakin tertutup dengan pencampuran plastik. Bentuk yang akan kami teliti adalah paving block berbentuk balok dengan ukuran Panjang 21 cm x Lebar 11 cm x Tinggi 6 cm dengan pembuatan alat benda uji menggunakan mesin press. Kami membuat 2 macam benda uji dengan campuran benda uji A yaitu pasir 80% : 20% plastik dan benda uji B dengan pasir 90% : 10% plastik. Untuk benda uji dengan variasi campuran tersebut tidak memenuhi persyaratan SNI 03-0691-1996 dikarenakan mutu yang dihasilkan sangat rendah dan tidak masuk dalam klasifikasi SNI. Nilai kuat tekan yang terbaik pada benda uji ini ditemukan pada umur rencana 28 hari setelah pembuatan, kuat tekan tertinggi mencapai 2,5 Ton atau setara 1,082 MPa.
PERENCANAAN GEDUNG 4 LANTAI PONDOK PESANTREN AL-HIKMAH UNGARAN Luthfiana Vidya Pratiwi Kurniawan; Dini Anjani; Agung Hari Wibowo; Tenardhy Aryarama Wijaya
Jurnal Teknik Indonesia Vol 6, No 1 (2025): JTI (Jurnal Teknik Indonesia)
Publisher : Universitas Darul Ulum Islamic Centre Sudirman GUPPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61689/jti.v6i1.704

Abstract

Ungaran merupakan salah satu wilayah dengan dengan jumlah santri yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Untuk memenuhi kebutuhan prasarana maka perlu adanya pembangunan pondok pesantren guna menunjang kegiatan pembelajaran. Tugas akhir ini bertujuan untuk merencanakan bangunan gedung pondok pesantren 4 lantai dengan sistem rangka pemikul momen khusus (SPRMK) di wilayah Ungaran. Perencanaan gedung pondok pesantren ini mengacu pada peraturan Standar Nasional Indonesia (SNI) terbaru, yaitu SNI 1726-2019, SNI 2847-2019, SNI 1727-2020 dan SNI 8460-2017. Perencanaan gedung pondok pesantren 4 lantai ini meliputi plat, balok, kolo, sloof, dan pondasi. Lokasi gedung berada di Jalan Moh Yamin Kuncen Ungaran Timur, dengan klasifikasi situs tanah keras (SC) dengan faktor modifikasi respons (R) = 8. Menggunakan mutu beton (f’c) = 25 MPa, mutu tulangan longitudinal (fy) = 400 MPa dan tulangan geser (fyt) = 280 MPa. Hasil perencanaan diperoleh tebal pelat atap 100 mm, pelat lantai 120 mm, balok utama 400/700 mm dan 300/600 mm, balok anak 250/500 mm dan 200/400 mm, kolomberukuran 600/600 mm dan 500/500 mm. Struktur bawah menggunakan pondasi bore pile sedalam 6000 mm dengan diameter 500 mm. Alat bantu yang digunakan dalam perencanaan ini adalah SAP2000, AutoCad, Allpile, PCA Coloumn, dan Microsoft Office.
Desain Penanganan Longsor Di Ruas Jalan Patikraja – Rawalo KM. 16+900 Kab. Banyumas Agung Hari Wibowo; Ratih Pujiastuti; Tenardhy Aryarama Wijaya; Hikmah Monica; Alif Agus Tiyanto
Jurnal Teknik Indonesia Vol 7, No 1 (2026): JTI (Jurnal Teknik Indonesia)
Publisher : Universitas Darul Ulum Islamic Centre Sudirman GUPPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61689/jti.v7i1.938

Abstract

Penelitian ini memfokuskan pada desain teknis dinding penahan tanah sebagai solusi penanganan longsor di Ruas Jalan Patikraja – Rawalo KM. 16+900, Kabupaten Banyumas. Ruas jalan ini, yang merupakan bagian dari Jalur Lintas Selatan Pulau Jawa dengan fungsi Jalan Arteri Primer, berdekatan dengan Sungai Serayu yang berpotensi menyebabkan gerusan. Metodologi meliputi pengumpulan data, analisis hidrologi, hidrolika, sedimentasi, gerusan, serta perancangan awal struktur pelindung. Data penyelidikan tanah, beban lalu lintas, dan karakteristik material digunakan untuk menentukan dimensi, stabilitas, dan perancangan tulangan dinding penahan tanah (DPT) tipe beton bertulang dengan fondasi bored pile. Hasil analisis menunjukkan perlunya fondasi bored pile diameter 60 cm dengan panjang 10 m, disertai tulangan pokok D19-100 pada bagian bawah dinding dan D16-100 pada bagian atas, serta tulangan lentur D22-100 untuk pile cap. Kontrol stabilitas guling, geser, dan daya dukung menjadi krusial dalam memastikan keamanan struktur.
Pengaruh Substitusi Agregat Halus Dengan Sebuk Kayu Terhadap Kuat Tekan Beton (Studi Kasus Campuran Beton 1:2:3) Febrian Adi Kurniawan; Rahaditya Gumilang; Abdullah Abdullah; Tenardhy Aryarama Wijaya
Jurnal Teknik Indonesia Vol 6, No 2 (2025): JTI (Jurnal Teknik Indonesia)
Publisher : Universitas Darul Ulum Islamic Centre Sudirman GUPPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61689/jti.v6i2.802

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan yang pesat menimbulkan ide-ide untuk menghasilkan sifat dan karakteristik beton menjadi lebih baik. Oleh karena itu muncul pemikiran untuk memanfaatkan limbah serbuk kayu yang dapat meningkatkan kekuatan beton sebagai salah satu campuran beton. Tujuan pada penelitian ini untuk mengetahui peningkatan atau penurunan akibat substitusi agregat halus dengan serbuk kayu jati dalam campuran beton. Serbuk kayu yang akan dicampurkan ke dalam beton yaitu sebesar 0,2% dan 0,4% dari berat total agregat halus. Penelitian ini menggunakan benda uji berbentuk silinder yang berukuran 150 mm x 300 mm, sebanyak 18 sampel benda uji. Perhitungan perencanaan penelitian ini menggunakan studi kasus campuran beton dengan perbandingan 1:2:3, yaitu 1 semen, 2 agregat halus, 3 agregat kasar. Pengujian yang dilakukan adalah kuat tekan beton berdasarkan SNI 1974-2011. Hasil pengujian diperoleh kuat tekan beton mengalami rentang peningkatan dari 1,13% hingga 8,36%. Substitusi agregat halus dengan serbuk kayu jati pada persentase 0,4% menghasilkan nilai kuat tekan beton yang lebih tinggi dibandingkan dengan persentase 0,2%. Pada variasi persentase Substitusi serbuk kayu jati sebesar 0,4% dari berat total agregat halus nilai kuat tekan beton meningkat sebesar 8,36% dengan nilai kuat tekan mencapai 17,532 MPa jika dibandingkan dengan nilai kuat tekan beton normal yang hanya mencapai 9,168 MPa.