Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Studi Penelitian Pengaruh Penambahan Limbah Serbuk Kuningan Terhadap Kuat Tekan Beton Tenardhy Aryarama Wijaya
JERA : Journal of Engineering Research and Application Vol 2 No 2 (2023): JERA : Journal of Engineering Research and Application
Publisher : Fakultas Teknik dan Rekayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Concrete is a structural element consisting of aggregate particles attached by a paste made from Portland cement and water. Brass powder waste is of particular concern, if left unchecked over time it will increase and accumulate, thus polluting the environment. One of its utilization is by making the waste as a concrete mixture material. This study aims to determine the compressive strength of normal concrete and concrete after adding brass powder at a percentage dose of 10% and 25% of the weight of fine aggregate. The method used in this study was an experimental method with a design concrete quality of 22 MPa, with 15 specimens. From the test results, the average compressive strength of normal concrete is 22.330 MPa. The average compressive strength of concrete with the addition of 10% brass powder by weight of fine aggregate was 20.962 MPa, decreased the compressive strength of concrete by 0.938%. The average compressive strength in concrete with the addition of brass powder of 25% by weight of fine aggregate is 23.736 MPa, experiencing an increase in compressive strength in concrete of 1.062% of the compressive strength in normal concrete
Pengaruh Penambahan Fiberglass Terhadap Kuat Tekan Beton (Studi Kasus Beton K-225) Satrio, Bahrul Huda Bagus; Setiaji, Prada; Apriyanto, Totok; Wijaya, Tenardhy Aryarama
Jurnal Teknik Indonesia Vol 7, No 1 (2026): JTI (Jurnal Teknik Indonesia)
Publisher : Universitas Darul Ulum Islamic Centre Sudirman GUPPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61689/jti.v7i1.700

Abstract

Beton memiliki berbagai macam keunggulan seperti harga relatif terjangkau kemudahan dalam proses pengerjaan dan perawatan, kekuatan yang tinggi, serta kemampuan untuk dapat dibentuk. Beton merupakan salah satu material utama yang sering digunakan dalam pembangunan bidang kontruksi seperti gedung, jalan, jembatan, dan lain sebagainya. Seiring berkembangan zaman terdapat banyak inovasi yang dapat digunakan pada beton salah satunya dengan menggunakan serat fiberglass. Fiberglass merupakan produk yang sangat serbaguna yang dapat dibuat dari kaca murni atau daur ulang yang diubah menjadi serat tipis yang berukuran diameter mulai dari 0,005 mm hingga 0,01 mm. dalam penelitian ini serat fiberglass sebagai bahan tambah yang diterapkan mencakup 3 variasi yaitu 0% ;0,4% ;0,8%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan atau penurunan akibat penambahan serat fiberglass pada kuat tekan beton. Benda uji dalam penelitian menggunakan silinder berukuran 150 mm dan tinggi 300 mm sebanyak 18 sampel dengan umur beton konversi 28 hari. Perhitungan perencanaan campuran beton mengacu pada Proyek Pembangunan Gedung sabhara polres termanggung dengan kuat rencana 18,67 MPa. Hasil penelitian ini menunjukan nilai rata-rata kuat tekan beton dengan penambahan fiberglass sebanyak 0%, 0,4%, 0,8% dengan nilai kuat tekan rata-rata yang didapat dari perhitungan nilai konversi ke umur 28 hari secara berurutan sebesar 19,45 MPa, 17,04 MPa, dan 14,95 MPa.
Desain Penanganan Longsor Di Ruas Jalan Patikraja – Rawalo KM. 16+900 Kab. Banyumas Wibowo, Agung Hari; Pujiastuti, Ratih; Wijaya, Tenardhy Aryarama; Monica, Hikmah; Tiyanto, Alif Agus
Jurnal Teknik Indonesia Vol 7, No 1 (2026): JTI (Jurnal Teknik Indonesia)
Publisher : Universitas Darul Ulum Islamic Centre Sudirman GUPPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61689/jti.v7i1.938

Abstract

Penelitian ini memfokuskan pada desain teknis dinding penahan tanah sebagai solusi penanganan longsor di Ruas Jalan Patikraja – Rawalo KM. 16+900, Kabupaten Banyumas. Ruas jalan ini, yang merupakan bagian dari Jalur Lintas Selatan Pulau Jawa dengan fungsi Jalan Arteri Primer, berdekatan dengan Sungai Serayu yang berpotensi menyebabkan gerusan. Metodologi meliputi pengumpulan data, analisis hidrologi, hidrolika, sedimentasi, gerusan, serta perancangan awal struktur pelindung. Data penyelidikan tanah, beban lalu lintas, dan karakteristik material digunakan untuk menentukan dimensi, stabilitas, dan perancangan tulangan dinding penahan tanah (DPT) tipe beton bertulang dengan fondasi bored pile. Hasil analisis menunjukkan perlunya fondasi bored pile diameter 60 cm dengan panjang 10 m, disertai tulangan pokok D19-100 pada bagian bawah dinding dan D16-100 pada bagian atas, serta tulangan lentur D22-100 untuk pile cap. Kontrol stabilitas guling, geser, dan daya dukung menjadi krusial dalam memastikan keamanan struktur.
Analisa Model Hidrologi dan Hidrolika di Area Lereng Kritis Ruas Jalan Patikraja – Rawalo, Banyumas Pujiastuti, Ratih; Wijaya, Tenardhy Aryarama; Wibowo, Agung Hari; Monica, Hikmah; Tiyanto, Alif Agus
Jurnal Teknik Indonesia Vol 7, No 1 (2026): JTI (Jurnal Teknik Indonesia)
Publisher : Universitas Darul Ulum Islamic Centre Sudirman GUPPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61689/jti.v7i1.950

Abstract

This study analyzes the hydrological and hydraulic characteristics of the Patikraja-Rawalo road section in Banyumas Regency, which is adjacent to the Serayu River and is prone to landslides. The main focus is on watershed delineation (DAS), design rainfall determination, flood discharge calculation, floodwater elevation determination, and scour depth. Using historical rainfall data and hydrological modeling (Nakayasu and HEC-HMS) and hydraulic modeling (HEC-RAS 2D), the 50-year design flood discharge is 2,217.80 m³/s and a maximum scour depth of 2.51 m. These results provide a crucial basis for designing retaining walls to ensure road stability.