Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Optimalisasi Peran Usaha Kesehatan Sekolah Dalam Mewujudkan Siswa Bebas Napza Di Smk Kesehatan PGRI Denpasar Ni Wayan Desi Bintari; Prihatiningsih, Diah; Purwanti, Ika Setya; Devhy, Ni Luh Putu; Widana, Anak Agung Gde Oka
Jurnal Abdimas ITEKES Vol 2 No 2 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jai.v2i2.474

Abstract

Peredaran dan penyalahgunaan NAPZA di Bali pada tahun 2018 dilaporkan mencapai 500 orang. Hal tersebut menjadi permasalahan serius yang perlu mendapatkan perhatian dari pemerintah, sekolah dan orang tua. Dalam mewujudkan siswa bebas NAPZA peran sekolah dalam memberikan promosi kesehatan sangat penting. Promosi kesehatan dapat dilakukan oleh kader kesehatan UKS sebagai contoh (role model) yang mampu menyampaikan terkait bahaya penyalahgunaan NAPZA kepada teman sebayanya. Upaya strategis tersebut dapat dilakukan dengan mengoptimalkan peran Usaha Kesehatan Sekolah atau UKS. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan kader kesehatan UKS SMK Kesehatan PGRI Denpasar terhadap bahaya penyalahgunaan NAPZA serta memberikan pengenalan terhadap pemeriksaan narkoba dengan metode strip test sehingga dapat membantu mengoptimalkan peran UKS dalam mewujudkan siswa bebas NAPZA. Pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan metode ceramah, diskusi dan demonstrasi pemeriksaan NAPZA oleh tim penyuluh kepada kader kesehatan SMK Kesehatan PGRI Denpasar sebanyak 20 orang pada 7-9 Desember 2022. Hasil pengabdian masyarakat ini diketahui terdapat peningkatan pengetahuan kader kesehatan UKS terhadap gambaran, dampak penyalahgunaan dan teknik pemeriksaan NAPZA. Berdasarkan hasil analisa statistik dengan uji Wilcoxon diketahui terdapat perbedaan tingkat pengetahuan peserta sebelum diberikan penyuluhan dan sesudah dilakukan penyuluhan dengan nilai signifikansi sebesar <0,001. Siswa kader kesehatan UKS SMK Kesehatan PGRI Denpasar juga mampu mempraktekkan secara berkelompok tahapan pemeriksaan NAPZA golongan amphetamine, morfin dan tetrahidrokanabinol dengan metode strip test melalui pendampingan tim penyuluh. Melalui pembekalan materi-materi tersebut kepada siswa diharapkan mampu mendukung optimalisasi peran UKS dalam mewujudkan siswa-siswi bebas NAPZA. Kata kunci : Narkoba, psikotropika, promosi kesehatan, strip test
Hubungan Keyakinan Manfaat dan Kemudahan Dengan Kelengkapan Pengisian Rekam Medis Devhy, Ni Luh Putu; Purwanti, Ika Setya; Faidah , Nurul
Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda (JIPIKI) Vol. 9 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Edisi Februari
Publisher : Akademi Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jipiki.v9i1.1328

Abstract

Confidence in convenience and confidence in the benefits of filling out medical records are important, if we feel confident about the benefits, automatically filling out medical records completely. Incomplete filling of medical records can cause harm to health services, if something unexpected happens. The medical record is said to be complete if all the indicators contained in the cheek list are filled out completely, the medical record is said to be incomplete if one indicator is not filled in, so there are still many hospitals that get incomplete scores below 100%. Based on this description, the purpose of this study is to determine the relationship between usefulness beliefs and convenience beliefs with the completeness of filling out medical records. This research is an observational study with a cross sectional study design. This research was conducted at Dharma Yadnya General Hospital, within a period of 3 months, namely, January 2022-March 2022, the population of this study were doctors and medical records. The sample selection used non-probability sampling method, for the selection of samples in the medical record using the accidential sampling method. Collecting data using a questionnaire and a cheek list completeness of filling out medical records. The results obtained in this study are that there is no relationship between the belief in the benefits and the belief in convenience with the completeness of filling out the medical record with a p value of 0.164 and a p value of 0.109. Based on the results of this study, even though the belief in the benefits and convenience is good, it does not mean that the health worker fills out the medical record completely, this of course requires consistency and time in filling out the medical record, if the hospital can provide SPO related to filling out the medical record.
Deteksi dini infeksi saluran kemih dan kesadaran napza di SMA PGRI 4 Denpasar Diah Prihatiningsih; Ni Wayan Desi Bintari; Ika Setya Purwanti; Anak Agung Gde Oka Widana
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i3.25919

Abstract

Abstrak Infeksi saluran kemih (ISK) adalah masalah kesehatan yang sering muncul akibat kebiasaan buruk dalam menjaga kebersihan diri, khususnya di area urogenital. Remaja berisiko lebih tinggi terkena ISK karena sering mengabaikan kebersihan pribadi. Selain itu, penyalahgunaan Napza (Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya) juga menjadi ancaman serius bagi remaja. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di SMA PGRI 4 Denpasar bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja tentang pencegahan ISK dan bahaya Napza. Program ini bekerja sama dengan SMA PGRI 4 Denpasar sebagai mitra utama dalam kegiatan edukasi, sosialisasi, dan demonstrasi pemeriksaan ISK dan Napza. Hasil pre-test menunjukkan bahwa 33,33% siswa memiliki pengetahuan cukup dan 50% memiliki pengetahuan kurang tentang ISK, sementara 50% siswa memiliki pengetahuan cukup dan 16,67% memiliki pengetahuan kurang tentang Napza. Setelah kegiatan, post-test menunjukkan peningkatan signifikan: 91,67% siswa memiliki pengetahuan baik tentang ISK (peningkatan 116%) dan 100% memiliki pengetahuan baik tentang Napza (peningkatan 67%). Peningkatan ini menunjukkan efektivitas program PKM dalam meningkatkan pemahaman siswa mengenai ISK dan Napza. Peningkatan pengetahuan ini berbanding lurus dengan peningkatan kesadaran siswa, karena pemahaman yang lebih baik biasanya meningkatkan kesadaran dan mendorong perubahan perilaku positif. Kesadaran siswa tentang pentingnya menjaga kebersihan dan menghindari penyalahgunaan Napza meningkat sejalan dengan pengetahuan mereka yang lebih baik setelah mengikuti program ini. Implikasi dari program ini menekankan pentingnya edukasi berkelanjutan dan keterlibatan berbagai pihak dalam upaya pencegahan masalah kesehatan remaja, serta pentingnya dukungan dari keluarga dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang mendukung kesehatan remaja.Kata kunci: pengetahuan; kesadaran; napza;  ISK; remaja Abstract Urinary tract infections (UTIs) are a common health issue often resulting from poor personal hygiene, especially in the urogenital area. Adolescents are at a higher risk of developing UTIs due to frequently neglecting personal hygiene. Additionally, substance abuse (narcotics, psychotropics, and other addictive substances) poses a serious threat to adolescents. The Community Service Program (PKM) at SMA PGRI 4 Denpasar aims to increase adolescents' knowledge and awareness of UTI prevention and the dangers of substance abuse. This program collaborates with SMA PGRI 4 Denpasar as the main partner in educational activities, socialization, and demonstrations of UTI and substance abuse screenings. Pre-test results showed that 33.33% of students had moderate knowledge and 50% had poor knowledge about UTIs, while 50% of students had moderate knowledge and 16.67% had poor knowledge about substance abuse. After the program, post-test results showed a significant improvement: 91.67% of students had good knowledge about UTIs (a 116% increase), and 100% had good knowledge about substance abuse (a 67% increase). This improvement indicates the effectiveness of the PKM program in enhancing students' understanding of UTIs and substance abuse. The increase in knowledge is directly proportional to an increase in students' awareness, as better understanding typically enhances awareness and encourages positive behavioral changes. Students' awareness of the importance of maintaining hygiene and avoiding substance abuse increased in line with their improved knowledge after participating in this program. The implications of this program emphasize the importance of continuous education and the involvement of various parties in preventing adolescent health issues, as well as the crucial role of family and community support in creating an environment that promotes adolescent health. Keywords: knowledge; awareness; substance abuse; UTIs; adolescents
Optimalisasi Kesehatan Remaja Melalui Deteksi Dini Infeksi Saluran Kemih Di Smk Kesehatan Bali Medika Bintari, Ni Wayan Desi; Prihatiningsih, Diah; Ika Setya Purwanti, Ika Setya Purwanti; Ni Luh Putu Devhy, Ni Luh Putu Devhy; Widana, A.A. G. Oka
Jurnal Abdimas ITEKES Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jai.v4i1.586

Abstract

Kelompok usia remaja merupakan periode masa transisi sehingga mempunyai permasalahan yang cukup kompleks. Adanya perubahan fisiologis serta perubahan hormon yang fluktuatif pada remaja menimbulkan adanya peningkatan resiko infeksi saluran kemih. Infeksi saluran kemih merupakan masalah kesehatan karena kebiasaan yang kurang baik dan bisa menjadi faktor terjadinya infeksi saluran kemih, seperti kurang menjaga personal hygiene yang baik khususnya pada sistem urogenitalia. Berdasarkan analisa situasi tersebut pengabdian masyarakat ini dilakukan di SMK Kesehatan Bali Medika pada Desember 2023 dengan tujuan memberikan edukasi terkait deteksi dini ISK pada remaja. Kegiatan pengabdian dilakukan melalui edukasi berupa ceramah dengan media audiovisual dan demonstrasi terkait deteksi ISK dengan pemeriksaan rapid test dipstick urine. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat meningkatkan pengetahuan siswa terkait gambaran umum, faktor resiko dan pencegahan kejadian ISK pada remaja yang ditunjukkan melalui peningkatan nilai post test siswa. Berdasarkan hasil pre test sebanyak 15% memiliki pengetahuan yang baik, 31% cukup dan 14% kurang. Setelah peserta diberikan edukasi terjadi peningkatan hasil post test dimana sebanyak 88% siswa telah memiliki pengetahuan yang baik dan 12% memiliki pengetahuan yang cukup. Selain itu siswa juga mendapatkan pengetahuan dan pengalaman terkait pemeriksaan screening ISK beserta pengelolaan spesimen yang baik untuk pemeriksaan tersebut. Kata kunci : Infeksi saluran kemih, Personal hygiene, Uji dipstick
PENGALAMAN DALAM PELAKSANAAN KLINIK BERHENTI MEROKOK DI KOTA DENPASAR: EXPERIENCE IN IMPLEMENTING THE SMOKING CESSATION CLINIC IN DENPASAR Prihatiningsih, Diah; Purwanti, Ika Setya; Devhy, Ni Luh Putu
Bali Medika Jurnal Vol 6 No 2 (2019): Bali Medika Jurnal Vol 6 No 2 Desember 2019
Publisher : Stikes Wira Medika Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36376/bmj.v6i2.85

Abstract

One habit that is commonly practiced by two out of three adult men in Indonesia is smoking, but this behaviour has the potential to cause chronic diseases. The Indonesian government has made various efforts to reduce the number of smokers in Indonesia. One of the efforts is to establish a Smoking Cessation Clinic in primary and referral health care facilities. This study uses qualitative research methods with descriptive phenomenological approach. This research was conducted in 4 smoking cessation clinics in Denpasar; Puskesmas I Denpasar Utara, Puskesmas I Denpasar Barat, Puskesmas I Denpasar Selatan, and Puskesmas I Denpasar Timur. Based on interviews and observations conducted by 4 respondents/participants, 3 big themes were founded, they were experience of the smoking cessation program in Denpasar, obstacles during the implementation of the smoking cessation clinic and suggestions for improving the implementation of the smoking cessation clinic. Participants perceive their understanding of the implementation of the smoking cessation clinic as a means to attract smokers who come to the Puskesmas for medical treatment and are then given information about the existence of a smoking cessation program. In this program counselling is given about the dangers of smoking so they want to stop smoking. The difficulties pf implementating the smoking cessation clinic is the lack of people who are willing to come to the smoking cessation clinic, a need to socialize the existence of a smoking cessation clinic and redirecting those who went to other polyclinics to visit the smoking cessation clinic. Keywords : Smoke, Smoking Cessation Clinic
Efektivitas Penggunaan Rekam Medis Elektronik Pendaftaran Rawat Jalan Di Rumah Sakit Tk. II Udayana Parwata, Made Mahesa Adi; Purwanti, Ika Setya; Aditya, Made Wahyu
Jurnal Yoga dan Kesehatan Vol 8 No 1 (2025)
Publisher : UHN IGB Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/jyk.v8i1.4009

Abstract

Permenkes No. 24 Tahun 2022 Pasal 45 menyebutkan bahwa seluruh fasilitas pelayanan kesehatan wajib menyelenggarakan Rekam Medis Elektronik (RME). Kebijakan ini diharapkan dapat mendorong perbaikan sistem manajemen rekam medis yang sebelumnya belum optimal. Berdasarkan studi awal, efektivitas pelayanan saat masih menggunakan rekam medis manual dinilai kurang optimal karena beberapa faktor. Setelah beralih ke RME, pelayanan menjadi lebih mudah dan meningkatkan efektivitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan RME pada pendaftaran rawat jalan di Rumah Sakit Tk. II Udayana, dilihat dari empat aspek: tugas dan fungsi, rencana/program, ketentuan dan peraturan, serta tujuan/kondisi ideal. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik wawancara dan observasi. Subjek penelitian terdiri dari lima orang, yaitu satu kepala rekam medis rawat jalan dan empat staf pendaftaran. Data diolah secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada aspek tugas dan fungsi, RME dinilai efektif karena petugas telah menjalankan tugasnya dengan baik. Pada aspek rencana/program, pelaksanaan juga efektif karena program telah tercapai, meskipun masih menunggu pembaruan dari tim IT. Pada aspek ketentuan dan peraturan, RME dinilai efektif karena telah tersedia SPO dan rumah sakit memiliki kebijakan menjaga kerahasiaan data. Pada aspek tujuan/kondisi ideal, RME memberikan manfaat bagi pengguna, meskipun kondisi ideal yang diharapkan belum sepenuhnya tercapai.
Gerakan Teman Sebaya Sadar Bahaya NAPZA : Edukasi, Pendampingan dan Pengenalan Rapid Test Urine di SMK Kesehatan Bali Khresna Medika Bintari, Ni Wayan Desi; Prihatiningsih, Diah; Widana, A.A.G. Oka; Purwanti, Ika Setya
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 2 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i2.1458

Abstract

Abuse of drugs, psychotropics, and other addictive substances among adolescents is a problem that requires attention and support from various parties. The peer model is one of the potential programs to be activated in the school environment in implementing peer counseling. Peers will act as role models who are able to convey information related to drug abuse to their peers. This community service was carried out at the Khresna Bali Medika Health Vocational School with an implementation period of December 2024-January 2025. The implementation of activities was in the form of providing education related to the types of drugs and their abuse, peers and health promotion that must be carried out related to drug abuse and rapid urine test examinations for early detection of drug abuse. The results of community service can increase students' knowledge regarding the types of drugs and their abuse and health promotion that can be carried out. The pre-test results showed that students' knowledge was good at 33.33%, sufficient at 25% and lacking at 41.67%. After being given education, all students (100%) already had good knowledge regarding the types and abuse of drugs and health promotion that can be carried out. In addition, students as potential peers have also been able to explain again the dangers of drug abuse to their peers in the simulation session. In this activity, a demonstration was also carried out regarding drug examinations using the strip test method which was followed by all community service participants.ABSTRAKPenyalahgunaan narkoba, psikotropika dan zat adiktif lainnya (NAPZA) di kalangan remaja merupakan permasalahan yang perlu perhatian dan dukungan dari berbagai pihak. Model teman sebaya merupakan salah satu program yang potensial digiatkan di lingkungan sekolah dalam pelaksanaan konseling sebaya. Teman sebaya akan berperan sebagai role model yang mampu menyampaikan informasi terkait penyalahgunaan NAPZA bagi rekan sebayanya. Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan di SMK Kesehatan Khresna Bali Medika dengan periode pelaksanaan Desember 2024- Januari 2025. Pelaksanaan kegiatan berupa pemberian edukasi terkait jenis NAPZA dan penyalahgunaannya, teman sebaya dan promosi kesehatan yang harus dilakukan terkait penyalahgunaan NAPZA dan pemeriksaan rapid test urine untuk deteksi dini penyalahgunaan narkoba. Hasil pengabdian masyarakat dapat meningkatkan pengetahuan siswa terkait jenis NAPZA dan penyalahgunaannya serta promosi kesehatan yang dapat dilakukan. Hasil pre test menunjukkan bahwa pengetahuan siswa baik sebanyak 33,33%, cukup sebanyak 25% dan kurang sebanyak 41,67%. Setelah diberikan edukasi seluruh siswa (100%) sudah memiliki pengetahuan yang baik terkait jenis dan penyalahgunaan NAPZA dan promosi kesehatan yang dapat dilakukan. Selain itu siswa sebagai calon teman sebaya juga sudah mampu menjelaskan kembali terkait bahaya penyalahgunaan NAPZA kepada rekan sesamanya pada sesi simulasi. Pada kegiatan ini juga dilakukan demonstrasi terkait pemeriksaan narkoba dengan metode strip test yang diikuti oleh seluruh peserta pengabdian. 
PENGALAMAN REMAJA YANG PERNAH MENYALAHGUNAKAN NAPZA Ni Wayan Desy Sucita Dewi; Ika Setya Purwanti
Jurnal Insan Cendekia Vol 7 No 2, Septemb (2020): Jurnal Insan Cendekia
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya kasus penyalahgunaan narkoba dari kalangan remaja. Remaja menjadi target penyalahgunaan napza karena masa remaja adalah masa pencarian identitas diri, perasaan penasaran dan ingin mencoba hal baru yang sangat besar. Saat ini di Indonesia banyak terjadi kasus tentang penyalahgunaan napza yang sangat mengancam generasi muda. Tingginya pengguna narkoba dari usia muda karena sejumlah faktor, diantaranya, keinginan untuk coba-coba lantaran diajak teman, gaya hidup yang bebas dan pergaulan yang tidak baik. Rasa ingin tahu terhadap narkotika dan psikotropika merupakan salah satu pendorong bagi seseorang untuk melakukan perbuatan yang menyimpang. Tujuan penelitian adalah untuk untuk mengetahui pengalaman remaja yang pernah menyalahgunakan NAPZA dan mampu mendeskripsikan arti dan makna pengalaman Remaja Yang Pernah Menyalahgunakan NAPZA. Metode: Desain penelitian mengunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi deskriptif. Sumber data penelitian ini adalah remaja yang pernah menyalahgunakan NAPZA. Partisipan berjumlah 5 orang yang dipilih dengan cara purposive sampling sesuai dengan kriteria inklusi. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara mendalam (in-depth interview). Hasil: Hasil mendapatkan 6 tema utama. Diskusi: Alasan pertama kali menyalahgunakan NAPZA, Pemahaman tentang NAPZA, Perasaan yang dialami saat menyalahgunakan NAPZA, Dampak dan masalah yang muncul saat menyalahgunakan NAPZA, Upaya yang dilakukan untuk mengatasa dampak dan masalah yang muncul saat menyalahgunakan NAPZA, Upaya eksternal yang diperoleh untuk mengatasi dampak dan masalah yang muncul saat menyalahgunakan NAPZA. Kata Kunci: Dampak, Penyalahgunaan NAPZA, Remaja
ANALYSIS OF THE COMPLETENESS OF FILLING IN ELECTRONIC MEDICAL RESUMES FOR INPATIENTS AT DHARMA YADNYA GENERAL HOSPITAL Ni Rai Ayu Tunggal Dewi; Ika Setya Purwanti; Made Wahyu Aditya
Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO) Vol. 2 No. 3 (2025): Vol. 2 No. 3 Edisi Juli 2025
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/micjo.v2i3.846

Abstract

People really need health services provided by hospitals, health homes and clinics. When registering for health services, each enrolling member will have his or her own medical history which must be seen at a medical clinic or health office. Hospitals must have comprehensive patient data in order to provide health services effectively. Documents regarding patient identity, examinations, treatment, procedures and other services are included in the medical record. In a health facility, implementation takes the form of an administrative order. Characteristics of medical records (General Patients or BPJS). The aim of this research is to determine the completeness of electronic medical resumes seen from fourth aspects, namely, completeness of identification, important reports, authentication and correct documentation . The method used in this research is quantitative analysis with a descriptive approach. The results of this research are that in the Identification component the percentage of completeness is 100% complete, in the Important Report component the percentage of completeness is 99%, in the Authentication component the percentage of completeness is 100%, and in the Correct Documentation component the percentage of completeness is 90%. Based on the results of research that has been carried out regarding completeness When filling out electronic medical resumes for patients in the Inpatients at RSU Dharma Yadnya, it can be concluded that there are still incompleteness in filling out inpatient electronic medical resumes and that the electronic medical resume components are filled in completely.
Implementasi Pengabdian Masyarakat Berbasis Kesehatan Dalam Upaya Pencegahan Penyakit Covid 19 di Desa Bedulu Gianyar Bali Ika Setya Purwanti; Ni Luh Putu Devhy; Diah Prihatiningsih; Ni Wayan Desi Bintari; A.A Gde Oka Widana5 Oka Widana
Jurnal Pengabdian UNDIKMA Vol. 1 No. 2 (2020): November
Publisher : LPPM Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jpu.v1i2.2844

Abstract

This service activity aims to increase citizen awareness of the importance of using masks and washing hands using soap and running water for at least 20 seconds.. This community service activity was held in Bedulu Village, Gianyar Bali in April 2020. The method of activity carried out is by distributing masks, vitamins, soap, disinfectant liquid and also leaflets/posters on how to prevent COVID 19. This poster will be posted in several strategic places so that it can be seen directly by the public. Participants in this community service activity were carried out by a team of STIKes WIra Medika Bali lectures and also assisted by students. As a result of this community service activity, the community knows how to wash their hands, how to use masks and can spray disinfectans in their home environment.