Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Zn–Catharanthus roseus and Cu–Catharanthus roseus Complexes as Green Organometallic Photosensitizers for DSSC Applications Qoriati, Yani; Al-Bari, Akhmad; Februyani, Nawafila; Faricha, Nely Alfiana Faricha Alfiana; Kamal, Ahmad Abil
Jurnal Kimia Fullerene Vol 10 No 2 (2025): Fullerene Journal Of Chemistry
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37033/fjc.v10i2.752

Abstract

The global energy crisis and climate change issues have driven the development of environmentally friendly renewable energy sources, one of which is the dye-sensitized solar cell (DSSC) utilizing natural pigment-based photosensitizers. Catharanthus roseus (tapak dara) was selected due to its abundance of secondary metabolites and its potential to be modified into Zn and Cu nanoparticles to enhance stability and efficiency. In this study, tapak dara leaf extract was obtained using ethanol through ultrasonic extraction, then synthesized into Zn and Cu nanoparticles with Zn:Cu ratios of 0:4, 1:3, 2:2, 3:1, and 4:0 via green synthesis. The resulting nanoparticles were deposited onto TiO₂ electrodes, with Pt used as the counter electrode in the DSSC. The cells were tested under 9 mW halogen light. The results revealed that the Zn:Cu ratio influenced crystallite size, morphology, and solar cell efficiency. XRD characterization confirmed the formation of ZnO and Cu phases with crystallite sizes ranging from 9 to 40 nm, while SEM analysis showed nanometer-sized particles with a tendency to agglomerate. The highest efficiency was achieved at a 3:1 ratio, reaching 120 × 10⁻⁴ %, indicating that Zn/Cu–tapak dara nanoparticles hold strong potential as effective photosensitizers.
Sosialisasi Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) Pada Tanaman Jagung Di Desa Nglampin Qoriati, Yani; Utsman, Ahmad Farid
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20724

Abstract

Pendahuluan: Jagung merupakan salah satu komoditas pertanian yang memiliki nilai strategis dalam mendukung ketahanan pangan dan perekonomian masyarakat pedesaan. Namun, produktivitas jagung sering mengalami penurunan akibat serangan organisme pengganggu tanaman (OPT). Studi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan petani desa Nglampin kecamatan Ngambon kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Indonesia dalam melakukan pengendalian OPT secara tepat. Metode: Persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil: Terjadi peningkatan pengetahuan dan pemahaman peserta dengan hasil peningkatan 90% berdasarkan nilai postest dan pretest. Survei hasil kepuasan sosialisasi didapatkan nilai persentase 85% dengan nilai sangat puas dan 15% menilai cukup puas. Kesimpulan: Sosialisasi ini efektif meningkatkan pengetahuan dan pemahaman petani tentang penyuluhan OPT pada tanaman jagung di desa Nglampin dengan dibuktikan pada hasil postest, pretest, dan survei kepuasan kegiatan.
PELATIHAN PEMBUATAN SABUN WAJAH SESUAI JENIS KULIT BAGI SANTRI PONDOK PESANTREN DI BOJONEGORO Akhmad Al-Bari; Romadhiyana Kisno Saputri; Yani’ Qoriati; Rika Amelia; Muhammad Habiburrohman
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 5 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i5.26670

Abstract

Abstrak: Remaja pada usia prapubertas atau pubertas rentan mengalami gangguan kulit seperti jerawat. Sekitar 84% santri Pondok Pesantren Adnan Al Charish mengalami gangguan kulit seperti jerawat kulit kering, gatal atau alergi dan infeksi kulit. Alternatif yang dapat dilaksanakan untuk menurunkan masalah kulit adalah dengan pembuatan sabun natural. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan santri terkait dengan kondisi kulit dan pembuatan sabun wajah sesuai dengan jenis kulit yang dimiliki. Mitra merupakan santri putri santri putri dengan usia 17-18 tahun yang berjumlah 40 santri. Metode pengabdian dilaksanakan dengan cara pemaparan materi tentang kondisi kulit yang dilanjutkan dengan diskusi, selanjutnya pelatihan pembuatan sabun wajah sesuai jenis kulit dilakukan dengan metode praktik langsung. Hasil kegiatan menunjukkan pengetahuan mitra yang dinilai dari nilai pre-post test mengalami peningkatan, saat post test pengetahuan pada kategori sangat baik naik sebesar 47,5% dan pada kategori baik naik sebesar 22,5%. Pengukuran keterampilan membuat sabun di akhir pelatihan menunjukkan 55% mitra memiliki keterampilan dalam kategori baik.Abstract: Adolescents at prepubertal or pubertal age are prone to skin disorders such as acne. About 84% of Adnan Al Charish Islamic Boarding School students experience skin disorders such as dry skin acne, itching or allergies and skin infections. An alternative that can be implemented to reduce skin problems is by making natural soap. Community service activities aim to increase the knowledge and skills of students related to skin conditions and making facial soap according to their skin type. Partners are female santri with the age of 17-18 years, totalling 40 santri. The method is carried out through a presentation on skin conditions, followed by a discussion. This is then followed by a hands-on training session on making facial soap tailored to different skin types.. The results of the activity show that partner knowledge assessed from the pre-post test scores has increased, when the post test knowledge in the excellent category increased by 47.5% and in the good category increased by 22.5%. Measurement of soap making skills at the end of the training showed 55% of partners had skills in the good category.