Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

EDUKASI PENGGUNAAN KOSMETIK YANG AMAN BAGI REMAJA DI SMK FARMASI CUT MEUTIA BANDA ACEH Rulia Meilina; Sahbainur Rezeki; Fauziah Andika; Siti Samaniyah; Periskila Dina Kali Kulla; Kesumawati Kesumawati; Syarifah Yanti Astryna; Indah Amelia Putri; Ecie Kesumawati; Nurfatin Nisa Nasri
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 6, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian pada masyarakat yang dilakukan bertujuan memberikan edukasi penggunaan kosmetik yang aman bagi remaja kepada siswa-siswi di SMK Farmasi Cut Meutia Kota Banda Aceh. Metode kegiatan pengabdian pada masyarakat  berupa sosialisasi edukasi penggunaan kosmetika pada remaja oleh tim pelaksana kegiatan. Hasil kegiatan sosilisasi ini memberikan pengetahuan kepada peserta tentang bahan kosmetika yang berbahaya dan bagaimana penggunaan kosmetika yang aman bagi remaja. Diharapkan melalui kegiatan ini remaja dapat bijak dalam memilih dan menggunakan kosmetik secara tepat.Kata Kunci: Edukasi, Kosmetika, Remaja.  The community service activities carried out aim to provide training on how to make dishwashing soap using lime to the community in Geudong Village, Delima subdistrict, Pidie Regency. This method of community service activities is a direct demonstration of how to make dishwashing soap from lime extract. As a result of this activity, the community will gain skills in making dishwashing soap using limes and it is hoped that with this skill, the community will be able to produce dishwashing soap and produce dishwashing soap to improve the family economy.Keyword: Education, Cosmetics, Youth.
MEMBERIKAN EDUKASI TENTANG PENCEGAHAN RESISTENSI ANTIBIOTIK DI SMK MUHAMMADIYAH BANDA ACEH Siti Samaniyah; Syarifah Yanti Astryna; Kesumawati Kesumawati; Rulia Meilina; Chairanisa Anwar; Ewisna Syah Fitri
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 6, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan antibiotik yang tidak rasional dapat meningkatkan resistensi bakteri. World Health Organization (WHO) telah memperingatkan tentang peningkatan resistensi antibiotik secara global menimbulkan ancaman yang signifikan dapat mengurangi kemanjuran antibiotik melawan infeksi bakteri. Masyarakat pada umumnya tidak mengetahui mengenai informasi penting tentang durasi, dosis dan cara penggunaan antibiotik. Maka dari itu, individu perluh memiliki pengetahuan tentang penggunaan antibiotik yang rasional. Pemberian edukasi tentang pencegahan resistensi antibiotik di SMK Muhammadiyah Banda Aceh berguna untuk memberikan informasi tentang penggunaan antibiotik yang dapat menyebabkan efek yang tidak diinginkan. Kegiatan edukasi ini dilaksanakan pada tanggal 06 Februari 2024, mulai pukul 11.00 s/d selesai. Kegiatan ini dilaksanakan secara tatap muka dengan para siswa di SMK Muhammadiyah Banda Aceh. Hasil dari kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan wawasan siswa tentang penggunaan antibiotik yang rasional dan pencegahan resistensi antibiotik.Kata Kunci: antibiotik, resistensi, lingkungan sekolah Use of antibioticswhich is irrationalcan increase bacterial resistance. World Health Organization (WHO) had warned about The global increase in antibiotic resistance poses a significant threatreduces the efficacy of antibiotics against bacterial infections.The public in general does not know important information about the duration, dosage and method of using antibiotics.Therefore, individuals need to have knowledge about the rational use of antibiotics. Providing education about preventing antibiotic resistance at SMK Muhammadiyah Banda Aceh is useful for providing information about the use of antibiotics which can cause undesirable effects. This educational activity will be held on February 06, 2024, starting at 11.00 until finished. This activity was carried out face to face with students at SMK Muhammadiyah Banda Aceh. The result of this activity is to increase students' knowledge and insight regarding the rational use of antibiotics and preventing antibiotic resistance.Keywords: antibiotic resistance
PENERAPAN PROGRAM EDUKASI KESEHATAN TENTANG CEGAH DIABETES (CERDIK) DALAM MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN PRILAKU SEHAT DI DAYAH MODERN DARUL ULUM BANDA ACEH Kesumawati Kesumawati; Syarifah Asyura; Nanda Fitriana; Ismiati Ismiati; Ella Frisella; Eva Susanna; Fitriliana Fitriliana; Murnia Suri; Siti Samaniyah
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 7, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes melitus (DM) merupakan sekelompok kelainan heterogen yang ditandai oleh kenaikan kadar glukosa dalam darah atau hiperglikemia. pada pasien DM, Sel-sel dalam tubuh berhenti berespon terhadap insulin atau pankreas berhenti memproduksi insulin, hal ini mengakibatkan hiperglikemia sehingga dalam waktu tertentu dapat menyebabkan komplikasi metabolik akut, selain itu dalam jangka panjang hiperglikemia menyebabkan komplikasi neuropatik. Diabetes sendiri memiliki 3 tipe yakni diabetes melitus tipe 1 yang mana terjadi ketika pankreas tidak dapat membuat cukup insulin untuk tubuh. Biasanya muncul npada usia anak-anak atau remaja, dan dapat didiagnosa pada pria maupun wanita. Kemudian diabetes melitus tipe 2 dimana umumnya 90-95% penderita berada pada usia di atas 40 tahun. Meskipun pankreas masih dapat membuat insulin, namun kualitasnya buruk dan tidak berfungsi dengan baik sehungga meningkatkan gula darah. Pasiennya tidak perlu suntikan insulin tapi harus mengkonsumsi obat oral atau tablet. Selanjutnya diabetes gestational dimana disebabkan perkembangan hormon pada wanita hamil yang menyebabkan resistensi insulin.Kata kunci : Diabetes Melitus, Cerdik, Obesitas, Hiperglikemia
PENGARUH POLA MAKAN SEIMBANG TERHADAP KESEHATAN TULANG PADA REMAJA DI DESA TIBANG KOTA BANDA ACEH Kesumawati Kesumawati; Syarifah Asyura; Eva Susanna; Fitriliana Fitriliana; Murnia Suri; Ismiati Ismiati; Rouzatun Nisa
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 7, No 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kesehatan tulang pada masa remaja merupakan faktor penting dalam mencegah osteoporosis dan gangguan muskuloskeletal di usia dewasa. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah penerapan pola makan seimbang yang mencukupi kebutuhan zat gizi, khususnya kalsium, fosfor, vitamin D, dan protein. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja tentang pengaruh pola makan seimbang terhadap kesehatan tulang di Desa Tibang, Banda Aceh. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan kesehatan, diskusi interaktif, serta evaluasi pengetahuan sebelum dan sesudah kegiatan melalui kuesioner. Sasaran kegiatan adalah remaja usia 12–18 tahun yang berdomisili di Desa Tibang. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman remaja mengenai pentingnya konsumsi makanan bergizi seimbang dan hubungannya dengan kesehatan tulang. Selain itu, peserta menunjukkan sikap yang lebih positif terhadap penerapan pola makan sehat dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam pembentukan perilaku hidup sehat pada remaja guna mendukung pertumbuhan dan kesehatan tulang yang optimal. Kata kunci: pola makan seimbang, kesehatan tulang, remaja, pengabdian masyarakat ________________________________________ Abstract Bone health during adolescence plays a crucial role in preventing osteoporosis and musculoskeletal disorders in adulthood. One effective effort to maintain bone health is the implementation of a balanced diet that meets nutritional requirements, particularly calcium, phosphorus, vitamin D, and protein. This community service activity aimed to improve adolescents’ knowledge and awareness regarding the effect of a balanced diet on bone health in Tibang Village, Banda Aceh. The methods included health education sessions, interactive discussions, and evaluation of participants’ knowledge before and after the activity using questionnaires. The target group consisted of adolescents aged 12–18 years living in Tibang Village. The results showed an improvement in adolescents’ understanding of the importance of balanced nutrition and its relationship with bone health. Participants also demonstrated a more positive attitude toward adopting healthy eating habits in their daily lives. This activity is expected to serve as an initial step in promoting healthy lifestyle behaviors among adolescents to support optimal growth and bone health. Keywords: balanced diet, bone health, adolescents, community service
DUKUNGAN DAN SOLIDARITAS CIVITAS AKADEMIKA FAKULTAS SOSIAL SAINS DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS UBUDIYAH INDONESIA TERHADAP PROBLEMATIKA PMI PENEMPATAN NEGARA MALAYSIA Murnia Suri; Fitriliana Fitriliana; Kesumawati Kesumawati; Muhammad Aqil
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG PENDIDIKAN Vol 7, No 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang menghadapi beragam permasalahan di luar negeri, khususnya di Malaysia, seperti status keimigrasian ilegal, pelanggaran kontrak kerja, hingga kekerasan dan eksploitasi, terus menjadi perhatian publik dan pemerintah. Menyikapi kompleksitas persoalan tersebut, civitas akademika Fakultas Sosial Sains dan Ilmu Pendidikan Universitas Ubudiyah Indonesia melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di KBRI Malaysia melalui koordinasi diplomatik, observasi lapangan, dialog humanis, serta pemberian edukasi dan konseling ringan bagi PMI. Kegiatan ini tidak hanya menghasilkan data faktual mengenai kondisi PMI, tetapi juga memperkuat rasa percaya diri dan solidaritas mereka, sekaligus meningkatkan pemahaman tentang hak-hak dasar serta pentingnya legalitas dokumen. Target capaian dari kegiatan ini adalah PMI memiliki kompetensi, lebih mandiri, dan mampu meng-upgrade soft skill sehingga memiliki posisi tawar di pasar kerja internasional, dengan indikator capaian berupa terselesaikannya permasalahan PMI, kemandirian pribadi, dan kemandirian ekonomi. Luaran yang dihasilkan mencakup laporan PKM, artikel ilmiah, policy brief, modul edukasi sederhana, dan video dokumentasi sebagai bahan advokasi dan edukasi publik. Kata Kunci: Pekerja Migran Indonesia, Pengabdian Masyarakat, KBRI Malaysia, Edukasi dan Konseling, Kemandirian Ekonomi.
EDUKASI KESADARAN MEMBANGUN KELUARGA SEHAT, TANGGUH DAN HUMANIS BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI DI DESA KAJHU KECAMATAN BAITUSSALAM KABUPATEN ACEH BESAR Murnia Suri; Fitriliana Fitriliana; Siti Samaniyah; Kesumawati Kesumawati; Ayyu Wahifa Safira
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG PENDIDIKAN Vol 7, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kondisi keluarga sehat, tangguh dan memiliki hidup yang lebih baik berdasarkan asas perikemanusiaan merupakan impian setiap manusia. Demikian pula dengan masyarakat gampong kajhu Kacamatan Baitussalam Kabupaten Aceh Besar. Masyarakat yang sebagaian besarnya memiliki mata pencaharian sebagai petani tambak, petani garam dan nelayan, terhalang oleh waktu dan tempat untuk mendapatkan informasi tentang kesehatan dan ketahanan keluarga serta keinginan untuk memiliki kehidupan yang lebih baik. Padahal di era digital yang perkembangannya terus berubah saat ini menuntut keluarga membekali dirinya dengan kemampuan yang sesuai dengan perkembangan teknologi terutama teknologi informasi. Teknologi ini meliputi segala hal yang berkaitan dengan proses, penggunaan sebagai alat penunjang, manupulasi dan pengelolaan informasi. Keinginan warga gampong Kajhu tersebut bersambut dengan agenda Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang digagas oleh para dosen Fakultas Sosial Sains dan Ilmu Pendididikan dan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI). PKM UUI melakukan edukasi kepada gampong Kajhu tentang teknologi informasi dasar di berbagai bidang teknik, kesehatan, ekonomi, pendidikan yang diselenggarakan selama satu hari bersama 76 orang warga setempat. Dari kegiatan tersebut didapatkan bahwa masyarakat Kajhu mendapatkan tambahan pengetahuan untuk perubahan hidup yang lebih baik. Para dosen UUI yang terlibat juga mendapatkan pengalaman langsung dengan masyarkat sebagai bentuk sumbangsih dan pengabdian ilmu.Kata kunci: pengabdian, edukasi, teknologi informasi
Formulasi Lip Balm Ekstrak Kulit Buah Jeruk Manis (Citrus sinensis L.) Sebagai Pelembab Bibir Kesumawati Kesumawati; Syarifah Raisy
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 12, No 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v12i1.5962

Abstract

ABSTRAK Kosmetik yang sering digunakan untuk melembabkan bibir yaitu lip balm. Fungsi lip balm yaitu untuk melindungi bibir dari kekeringan akibat paparan sinar matahari dan menjaga kelembaban bibir. Salah satu bahan alam yang kaya akan jumlah antioksidan yaitu kulit buah jeruk manis. Kulit buah jeruk manis mampu memberikan efek lembab bagi bibir karna mengandung zat yang dikenal sebagai sumber vitamin C, bertindak sebagai antioksidan yang dapat menetralkan radikal bebas. Mengetahui formulasi sedian lip balm dari ekstrak kulit buah jeruk manis (Citrus sinensis L.) yang efektif dalam melembabkan bibir. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental laboratorium. Lip Balm diformulasikan dengan K (-) tidak ada penambahan ekstrak, sedangkan pada F1 (6%), F2 (8%), F3 (10%) ada penambahan ekstrak kulit buah jeruk manis, kemudian tahap evaluasi formulasi lip balm dan data uji kelembaban lip balm sebagai pelembab bibir dianalisis menggunakan metode statistik berupa uji One Way Anova. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa seluruh formula memenuhi parameter sediaan yang baik dan tidak mengiritasi kulit. Hasil uji efektivitas kelembaban menggunakan alat skin analyzer pada kulit lengan bagian dalam panelis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kelembaban kulit sebelum dan sesudah diberikan perlakuan. Persentase kenaikan kelembaban untuk K(-), F1, F2, F3 dan K (+) berturut-turut adalah 38%, 39,44%, 43,22%, 44,22% dan 35,55%. Sediaan lip balm dari ekstrak kulit buah jeruk manis (Citrus sinensis L.) berpotensi sebagai pelembab bibir dan memenuhi standar parameter lip balm yang baik. Ekstrak kulit buah jeruk manis (Citrus sinensis L.) dapat diformulasikan sebagai lip balm dan lip balm ekstrak kulit buah jeruk manis (Citrus sinensis L.) memiliki efektivitas sebagai pelembab bibir. Kata Kunci: Kulit Buah Jeruk Manis, Lip Balm, Ekstrak, Pelembab Bibir ABSTRACT Cosmetics that are often used to moisturize lips are lip balm. The function of lip balm is to protect the lips from dryness due to sun exposure and maintain lip moisture. One natural ingredient that is rich in antioxidants is sweet orange peel. Sweet orange peel is able to provide a moisturizing effect on the lips because it contains a substance known as a source of vitamin C, which acts as an antioxidant that can neutralize free radicals. Knowing the formulation of lip balm from sweet orange peel extract (Citrus sinensis L.) which is effective in moisturizing the lips. The research method used is laboratory experimental. Lip Balm is formulated with K (-) without adding extracts, while in F1 (6%), F2 (8%), F3 (10%) there is the addition of sweet orange peel extract, then the lip balm formulation evaluation stage and moisture test data Lip balm as a lip moisturizer was analyzed using statistical methods in the form of the One Way Anova test. The evaluation results show that all formulas meet the parameters of a good preparation and do not irritate the skin. The results of the moisture effectiveness test using a skin analyzer on the panelists' inner arm skin showed that there was a difference in skin moisture before and after treatment. The percentage increase in humidity for K(-), F1, F2, F3 and K (+) are 38%, 39.44%, 43.22%, 44.22% and 35.55% respectively. Lip balm preparations from sweet orange peel extract (Citrus sinensis L.) have the potential as a lip moisturizer and meet the standard parameters of a good lip balm. Sweet orange (Citrus sinensis L.) peel extract can be formulated as a lip balm and sweet orange (Citrus sinensis L.) peel extract lip balm is effective as a lip moisturizer. Keywords: Sweet Orange Peel, Lip Balm, Extract, Lip Balm
FORMULASI DAN EVALUASI FISIK SEDIAAN CLAY MASK EKSTRAK DAUN KERSEN (Muntingia calabura L.) SEBAGAI PELEMBAP WAJAH Kesumawati Kesumawati; Herlina Putri
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5603

Abstract

Kulit kering merupakan salah satu permasalahan kulit yang sering terjadi akibat paparan sinar matahari berlebih, suhu, dan kelembapan udara yang ekstrem. Kondisi ini menyebabkan penurunan kadar air di lapisan kulit, sehingga kulit menjadi kasar dan kehilangan kelembapan. Masker wajah merupakan salah satu bentuk kosmetik topikal yang dapat digunakan untuk merawat dan melembapkan kulit. Daun kersen (Muntingia calabura L.) diketahui mengandung senyawa aktif seperti flavonoid, saponin, tanin, dan triterpenoid yang memiliki aktivitas antioksidan tinggi dan berpotensi sebagai bahan aktif dalam produk kosmetik alami. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan dan mengevaluasi sediaan clay mask yang mengandung ekstrak daun kersen sebagai pelembap wajah. Evaluasi dilakukan terhadap karakteristik fisik sediaan serta efektivitasnya dalam meningkatkan kelembapan kulit wajah. Metode yang digunakan ekstrak daun kersen diperoleh melalui metode maserasi dengan pelarut etanol 96%. Selanjutnya, ekstrak diformulasikan ke dalam sediaan clay mask dengan tiga konsentrasi: F1 (10%), F2 (15%), dan F3 (20%). Evaluasi dilakukan terhadap uji organoleptik, pH, homogenitas, waktu kering, viskositas, iritasi, uji hedonik, dan uji kelembapan kulit menggunakan skin analyzer. Analisis statistik dilakukan menggunakan uji one way ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga formula memiliki karakteristik fisik yang memenuhi standar, formulasi menunjukkan pH yang sesuai dengan pH kulit, homogenitas yang baik, dan tidak menyebabkan iritasi pada kulit. Uji kelembapan menunjukkan bahwa clay mask ekstrak daun kersen dapat meningkatkan kelembaban kulit, sementara uji kesukaan menunjukkan respon positif dari pengguna terhadap produk ini. Formula F3 (20%) menunjukkan peningkatan kelembapan kulit paling signifikan sebesar 46,79% dibandingkan formula lain (p < 0,05). Ekstrak daun kersen dapat diformulasikan menjadi clay mask yang stabil, aman, dan efektif dalam meningkatkan kelembapan kulit wajah. Dengan demikian, ekstrak daun kersen berpotensi dikembangkan sebagai bahan aktif dalam produk perawatan kulit berbasis bahan alami. Kata Kunci: Ekstrak Daun Kersen, Clay Mask, Karakteristik fisik, Pelembap wajah
FORMULASI EKSTRAK DAUN BENALU KOPI (Loranthus ferrugineus Roxb) SEBAGAI DASAR PEMBUATAN KRIM ANTIINFLAMASI Nasria Nasria; Zulia Ananda; Kesumawati Kesumawati; Eva Rosdiana; Siti Samaniyah
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.4452

Abstract

Abstrak Inflamasi adalah reaksi lokal jaringan terhadap infeksi atau cedera yang melibatkan mediator dan respons imun. Salah satu tumbuhan yang dapat digunakan untuk mengobati inflamasi yaitu tumbuhan benalu kopi (Loranthus ferrugineus Roxb). Sebagai upaya pemanfaatan benalu kopi yang lebih efektif, maka perlu dilakukan pengembangan menjadi suatu produk sediaan topikal, seperti krim antiinflamasi. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui apakah ekstrak daun benalu kopi (Loranthus ferrugineus Roxb) dapat dijadikan bahan dasar krim antiinflamasi. Metode Penelitian: True Experimental Laboratories dengan uji stabilitas sediaan krim meliputi uji organoleptis, homogenitas, daya sebar, daya lekat, pH, dan viskositas serta uji aktivitas antiinflamasi yang menggunakan mencit sebanyak 18 ekor yang dibagi ke dalam 6 kelompok perlakuan yang terdiri dari kontrol negatif, kontrol positif (krim hidrokortison), krim F1, krim F2, Krim F3 dan krim F4. Edema pada kulit punggung mencit di ukur pada interval jam ke-0 (setelah induksi karagenin 2%) dan jam ke-1 hingga ke-6 (setelah perlakuan). Data dianalisis menggunakan program SPSS dengan uji normalitas (Kolmogorov-Smirnov), uji homogenitas (Levene Test), dan uji statistik parametrik (One-Way ANOVA).  Hasil Penelitian: Krim ekstrak daun benalu kopi (Loranthus ferrugineus Roxb) F1, F2, F3 dan F4 memiliki mutu fisik yang sesuai dengan spesifikasi selama uji stabilitas. Krim ekstrak daun benalu kopi (Loranthus ferrugineus Roxb) dapat menurunkan edema pada kulit punggung mencit sebesar 12,5 % (F2), 14,3 % (F3) dan 25,0 % (F4). Data yang dihasilkan tidak terdistribusi normal dan tidak homogen (P<0,05) serta tidak terdapat perbedaan rata-rata edema kulit punggung mencit pada jam ke-0 hingga jam ke-6 setelah diberikan perlakuan (P<0,05). Kesimpulan: Ekstrak daun benalu kopi (Loranthus ferrugineus Roxb) dapat dijadikan sebagai dasar pembuatan krim antiinflamasi dan formulasi krim yang memiliki aktivitas antiinflamasi paling besar dibandingkan dengan formulasi yang lain adalah formulasi 4 (F4).Kata Kunci    : Daun Benalu Kopi, Krim, Edema, Antiinflamasi Abstract Inflammation is a local tissue reaction to infection or injury involving mediators and an immune response. One plant that can be used to treat inflammation is the coffee parasite leaves (Loranthus ferrugineus Roxb). In an effort to use coffee parasites more effectively, it is necessary to develop it into a topical product, such as an anti-inflammatory cream. Aims: To determine that coffee parasite leaves extract (Loranthus ferrugineus Roxb) can be used as a basic ingredient for anti-inflammatory cream. Methodology: True Experimental Laboratories with stability tests of cream preparations including organoleptic tests, homogeneity, spreadability, stickiness, pH and viscosity as well as anti-inflammatory activity tests using 18 mice divided into 6 treatment groups consisting of negative control, positive control ( hydrocortisone cream), F1 cream, F2 cream, F3 cream and F4 cream. Edema on the back skin of mice was measured at the 0th hour interval (after 2% carrageenin induction) and 1st to 6th hour (after treatment). The data were analyzed using the SPSS program with normality tests (Kolmogorov-Smirnov), homogeneity tests (Levene Test), and parametric statistical tests (One-Way ANOVA). Result: Coffee parasite leaves extract cream (Loranthus ferrugineus Roxb) F1, F2, F3 and F4 has physical quality that meets specifications during the stability test. Coffee parasite leaves extract cream (Loranthus ferrugineus Roxb) can reduce edema on the back skin of mice by 12.5% (F2), 14.3% (F3) and 25.0% (F4). The resulting data was not normally distributed and homogeneous (P<0.05) and there was no difference in the average back skin edema of mice from the 0th to the 6th hour after treatment (P<0.05). Conclusion: Coffee parasite leaves extract (Loranthus ferrugineus Roxb) can be used as a basis for making anti-inflammatory creams and the cream formulation that has the greatest anti-inflammatory activity compared to other formulations is formulation 4 (F4).Keywords: Coffee Parasite Leaves, Cream, Edema, Anti-inflammatoryÂ