Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

STUDY ON MORPHOMETRIC AND MERISTIC OF Trichogaster trichopterus IN THE FLOOD AREAS OF THE TAPUNG RIVER AND FAPERIKA DAM Eva Susanna; Windarti '; Ridwan Manda Putra
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Perikanan dan Ilmu Kelautan Vol 2, No 2 (2015): Wisuda Oktober Tahun 2015
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

A study aims to understand the morphological and meristical characteristics, relative growth and condition factor of Trichogaster trichopterus has been conducted on Juni to Agustus 2013. Twenty five fishes (56-84 mm TL and 3,63-6,52 gr) from the Tapung River and 29 fishes (55-102 mm TL and 2,00-15,18 gr) from the FAPERIKA Dam were collected and measured. There were 13 meristical and 25 morphological characteristics have been studied. Meristical characteristics of the fins of the Tapung’s fish were as follows: D. VI-VII, P.9-14, A.IX-XII. 30-36, C.16-22 and those of the dam fish were as follow D.V-VII, P. 9-12, A. IX-XII. 30-36, C.16-21. The number of scales in the frontal area of the dorsal fin was 22-27, in the lateral line was 32-41, above the lateral line was 11-14, below the lateral line was 13-16, around the body was 42-62 and around the base of the tail was 24. There were 5 types of relative growth patterns of the morfological characteristic measured from the Tapung’s fish and that of the FAPERIKA Dam was 1 types. Length-weight relationship of Trichogaster trichopterus from both sampling sites were isometric.Key words: Trichogaster trichopterus, flood areas, Tapung River, morphological characteristic, meristical characteristic
PENEGAKAN HUKUM PELAYANAN PUBLIK DIBIDANG KESEHATAN PADA RUMAH SAKIT UMUM DI KOTA BANDA ACEH Eva Susanna; Yusnaidi Kamaruzzaman
JOURNAL OF LAW AND GOVERNMENT SCIENCE Vol 9, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini tentang pelaksanaan penegakan hukum pelayanan publik dibidang kesehatan pada rumah sakit di Kota Banda Aceh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan kesehatan di Kota Banda Aceh ditentukan dari fasilitas dan sumber daya. Pada Rumah Sakit Umum daerah dr. Zainoel Abidin, secara rasio tenaga kesehatan dan jumlah fasilitas yang ada telah layak dan cukup.. Pengetahuan dan kemampuan yang relatif rendah dari kalangan profesi tenaga kesehatan berimplikasi pada tanggung jawab hukum/tanggung jawab profesional. Terkait pelayanan kesehatan di rumah sakit, pemerintah sendiri telah mengeluarkan kebijakan baru, yaitu diatur didalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2023 Tentang Kesehatan. Pasal 26 Undang-Undang ini membagi pelayanan kesehatan kedalam 2 (dua) bentuk, yaitu Pelayanan Kesehatan primer dan Pelayanan Kesehatan lanjutan, yang menjadi acuan bagi setiap rumah sakit umum untuk memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik dan taat kepada aturan hukum guna memenuhi asas-asas pemerintahan yang baik.Kata Kunci ; Penegakan Hukum, Pelayanan Publik, Pelayanan Kesehatan.This research is about the implementation of law enforcement of public services in the health sector at hospitals in Banda Aceh City. The research results show that the quality of health services in Banda Aceh City is determined by facilities and resources. At the Regional General Hospital dr. Zainoel Abidin, in terms of the ratio of health workers and the number of existing facilities is adequate and adequate. The relatively low knowledge and abilities of the health care profession have implications for legal/professional responsibilities. Regarding health services in hospitals, the government itself has issued a new policy, which is regulated in Law of the Republic of Indonesia Number 17 of 2023 concerning Health. Article 26 of this Law divides health services into 2 (two) forms, namely primary health services and secondary health services, which serve as a reference for every public hospital to provide better health services and comply with legal regulations in order to fulfill the principles good government.Keywords ; Law Enforcement, Public Service, Health Service.
PENERAPAN PROGRAM EDUKASI KESEHATAN TENTANG CEGAH DIABETES (CERDIK) DALAM MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN PRILAKU SEHAT DI DAYAH MODERN DARUL ULUM BANDA ACEH Kesumawati Kesumawati; Syarifah Asyura; Nanda Fitriana; Ismiati Ismiati; Ella Frisella; Eva Susanna; Fitriliana Fitriliana; Murnia Suri; Siti Samaniyah
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 7, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes melitus (DM) merupakan sekelompok kelainan heterogen yang ditandai oleh kenaikan kadar glukosa dalam darah atau hiperglikemia. pada pasien DM, Sel-sel dalam tubuh berhenti berespon terhadap insulin atau pankreas berhenti memproduksi insulin, hal ini mengakibatkan hiperglikemia sehingga dalam waktu tertentu dapat menyebabkan komplikasi metabolik akut, selain itu dalam jangka panjang hiperglikemia menyebabkan komplikasi neuropatik. Diabetes sendiri memiliki 3 tipe yakni diabetes melitus tipe 1 yang mana terjadi ketika pankreas tidak dapat membuat cukup insulin untuk tubuh. Biasanya muncul npada usia anak-anak atau remaja, dan dapat didiagnosa pada pria maupun wanita. Kemudian diabetes melitus tipe 2 dimana umumnya 90-95% penderita berada pada usia di atas 40 tahun. Meskipun pankreas masih dapat membuat insulin, namun kualitasnya buruk dan tidak berfungsi dengan baik sehungga meningkatkan gula darah. Pasiennya tidak perlu suntikan insulin tapi harus mengkonsumsi obat oral atau tablet. Selanjutnya diabetes gestational dimana disebabkan perkembangan hormon pada wanita hamil yang menyebabkan resistensi insulin.Kata kunci : Diabetes Melitus, Cerdik, Obesitas, Hiperglikemia
UPAYA MENINGKATKAN KESADARAN SISWA SMA NEGERI 16 KOTA BANDA ACEH TENTANG PENTINGNYA MENJAGA KESEHATAN Kesumawati Kesumawati; Eva Susanna; Syarifah Yanti Astryna; Murnia Suri; Ismiati Ismiati; Melda Sofia; Periskila Dina Kali Kulla
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 6, No 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Upaya meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya menjaga kesehatan, termasuk kebersihan lingkungan, makanan, dan gaya hidup, merupakan langkah krusial dalam menciptakan siswa yang lebih sehat. Kebersihan lingkungan yang baik dapat mencegah penyebaran penyakit, sedangkan pemilihan makanan yang sehat dapat mengurangi risiko penyakit kronis. Gaya hidup sehat juga berperan penting dalam kesehatan individu. Peningkatan kesadaran siswa dapat dilakukan melalui edukasi, kampanye, peran model, akses yang mudah, pendidikan kesehatan, dan kolaborasi. Siswa perlu memahami manfaat dari kebersihan lingkungan, makanan sehat, dan gaya hidup yang benar. Dengan pemahaman ini, diharapkan siswa dapat mengadopsi kebiasaan yang lebih sehat dan menciptakan perubahan positif dalam kesehatan mereka.Kata Kunci : Kesadaran, Kesehatan, Lingkungan, Gaya hidupEfforts to increase students awareness of the importance of maintaining health, including environmental hygiene, food, and lifestyle, are crucial steps in creating a healthier students. Good environmental hygiene can prevent the spread of diseases, while the choice of healthy food can reduce the risk of chronic illnesses. A healthy lifestyle also plays a significant role in individual health. Increasing students awareness can be achieved through education, campaigns, role models, easy access, health education, and collaboration. Students need to understand the benefits of environmental cleanliness, healthy food, and proper lifestyle. With this understanding, it is hoped that students can adopt healthier habits and create positive changes in their health.Keywords : Awareness, Health,  Environment, Lifestyle
PENERAPAN PROGRAM EDUKASI KESEHATAN TENTANG CEGAH DIABETES (CERDIK) DALAM MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN PRILAKU SEHAT DI DAYAH MODERN DARUL ULUM BANDA ACEH Kesumawati Kesumawati; Syarifah Asyura; Nanda Fitriana; Ismiati Ismiati; Ella Frisella; Eva Susanna; Fitriliana Fitriliana; Murnia Suri; Siti Samaniyah
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol. 7 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes melitus (DM) merupakan sekelompok kelainan heterogen yang ditandai oleh kenaikan kadar glukosa dalam darah atau hiperglikemia. pada pasien DM, Sel-sel dalam tubuh berhenti berespon terhadap insulin atau pankreas berhenti memproduksi insulin, hal ini mengakibatkan hiperglikemia sehingga dalam waktu tertentu dapat menyebabkan komplikasi metabolik akut, selain itu dalam jangka panjang hiperglikemia menyebabkan komplikasi neuropatik. Diabetes sendiri memiliki 3 tipe yakni diabetes melitus tipe 1 yang mana terjadi ketika pankreas tidak dapat membuat cukup insulin untuk tubuh. Biasanya muncul npada usia anak-anak atau remaja, dan dapat didiagnosa pada pria maupun wanita. Kemudian diabetes melitus tipe 2 dimana umumnya 90-95% penderita berada pada usia di atas 40 tahun. Meskipun pankreas masih dapat membuat insulin, namun kualitasnya buruk dan tidak berfungsi dengan baik sehungga meningkatkan gula darah. Pasiennya tidak perlu suntikan insulin tapi harus mengkonsumsi obat oral atau tablet. Selanjutnya diabetes gestational dimana disebabkan perkembangan hormon pada wanita hamil yang menyebabkan resistensi insulin.Kata kunci : Diabetes Melitus, Cerdik, Obesitas, Hiperglikemia
PENYULUHAN DAN PELATIHAN PEMBUATAN SPRAY ANTINYAMUK BERBAHAN ALAMI DARI DAUN KEMANGI (Ocimum basilicum) SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN GIGITAN Aedes aegypti DI DESA KLIENG MEURIA, KABUPATEN ACEH BESAR Kesumawati Kesumawati; Rulia Meilina; Syarifah Asyura; Ismiati Ismiati; Fitriliana Fitriliana; Eva Susanna; Rouzatun Nisa; Silmi Kaffah
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol. 8 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Penyakit ini disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Salah satu upaya pencegahan gigitan nyamuk adalah penggunaan repelan berbahan alami yang lebih aman dan ramah lingkungan. Daun kemangi (Ocimum basilicum) merupakan tanaman obat keluarga (TOGA) yang mengandung senyawa aktif seperti linalool, eugenol, dan metil chavicol yang berpotensi sebagai repelan alami terhadap nyamuk. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan daun kemangi sebagai bahan pembuatan spray antinyamuk alami. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, demonstrasi, praktik pembuatan spray antinyamuk berbahan minyak atsiri daun kemangi, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Kegiatan dilaksanakan di Balai Desa Klieng Meuria, Kabupaten Aceh Besar, dengan melibatkan 30 peserta yang terdiri atas ibu rumah tangga, kader PKK, kader Posyandu, dan masyarakat setempat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta dari rata-rata nilai pre-test sebesar 47% menjadi 94% pada post-test. Seluruh peserta juga mampu mempraktikkan pembuatan spray antinyamuk secara mandiri sesuai dengan prosedur yang telah diberikan. Antusiasme peserta selama kegiatan menunjukkan bahwa pemanfaatan tanaman obat keluarga sebagai bahan antinyamuk alami dapat diterima dengan baik oleh masyarakat. Kegiatan ini memberikan manfaat dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran masyarakat mengenai pencegahan DBD melalui pemanfaatan tanaman lokal. Spray antinyamuk berbahan daun kemangi dapat menjadi salah satu alternatif repelan alami yang aman, mudah dibuat, ekonomis, serta ramah lingkungan untuk membantu mengurangi risiko gigitan nyamuk Aedes aegypti.   Kata kunci: Aedes aegypti; daun kemangi (Ocimum basilicum), Demam Berdarah Dengue, pengabdian kepada masyarakat, spray antinyamuk.   Abstract Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) remains one of the major public health problems in Indonesia. The disease is caused by the dengue virus and transmitted through the bites of Aedes aegypti mosquitoes. One preventive approach to reduce mosquito bites is the use of natural repellents that are safer and more environmentally friendly than synthetic products. Basil (Ocimum basilicum) is a medicinal plant containing essential oil compounds such as linalool, eugenol, and methyl chavicol, which have the potential to act as natural mosquito repellents. This community service program aimed to improve community knowledge and skills in utilizing basil leaves as a natural mosquito repellent spray. The program employed educational counseling, demonstrations, hands-on training in preparing basil essential oil-based mosquito repellent spray, and evaluation through pre-test and post-test questionnaires. The activity was conducted at the Klieng Meuria Village Hall, Aceh Besar Regency, involving 30 participants consisting of housewives, PKK members, Posyandu cadres, and local community members. The results showed a significant improvement in participants' knowledge, with the average pre-test score increasing from 47% to 94% in the post-test. In addition, all participants were able to independently prepare the mosquito repellent spray according to the demonstrated procedure. The high level of participant engagement indicated that the utilization of medicinal plants as natural mosquito repellents was well accepted by the community. This community service activity successfully enhanced participants' knowledge, practical skills, and awareness regarding dengue prevention through the utilization of local medicinal plants. Basil leaf-based mosquito repellent spray can serve as a safe, economical, environmentally friendly, and easy-to-prepare natural alternative to help reduce the risk of Aedes aegypti mosquito bites.   Keywords: Aedes aegypti; basil (Ocimum basilicum); community service; Dengue Hemorrhagic Fever; natural mosquito repellent spray.
DINAMIKA PERCERAIAN DI ERA DIGITAL: PENGARUH MEDIA SOSIAL TERHADAP KETAHANAN RUMAH TANGGA Fitriliana; Lisnawati; Murnia Suri; Eva Susanna; Zawil Fadhli; Herawati; Firman
JOURNAL OF LAW AND GOVERNMENT SCIENCE Vol. 12 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah mengubah pola interaksi dalam kehidupan rumah tangga, termasuk di Aceh yang memiliki kekhasan dalam penerapan nilai-nilai hukum Islam. Kehadiran media sosial di satu sisi memberikan kemudahan dalam berkomunikasi, namun di sisi lain memunculkan persoalan baru yang berpotensi mengganggu keharmonisan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dinamika perceraian di era digital dengan menelaah pengaruh media sosial terhadap ketahanan rumah tangga dalam perspektif hukum Islam. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif, melalui wawancara dan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media sosial yang tidak terkendali dapat memicu konflik rumah tangga, seperti menurunnya kualitas komunikasi, munculnya kecemburuan, hingga terjadinya perselingkuhan. Dalam perspektif hukum Islam, kondisi tersebut bertentangan dengan tujuan pernikahan untuk mewujudkan keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah. Oleh karena itu, diperlukan kesadaran moral, penguatan nilai-nilai agama, serta pengendalian diri dalam penggunaan media sosial agar ketahanan rumah tangga tetap terjaga Kata Kunci: Perceraian, Media Sosial, Ketahanan Rumah Tangga, Hukum Islam, Aceh
PENYULUHAN WAWASAN KEBANGSAAN DAN BELA NEGARA GUNA MENINGKATKAN CINTA TANAH AIR DI DESA GELE Hasyimi Pradana; Zawil Fadhli; Fitriliana; Eva Susanna
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG PENDIDIKAN Vol. 8 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesadaran hukum mengenai wawasan kebangsaan dan kewajiban bela negara di tingkat perdesaan sering kali mengalami degradasi akibat masifnya arus digitalisasi dan pemahaman masyarakat yang cenderung militeristis. Tujuan: Penelitian hukum empiris (socio-legal) ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas kegiatan penyuluhan hukum dalam meningkatkan kesadaran hukum masyarakat, serta memetakan pola akulturasi nilai bela negara ke dalam struktur hukum adat yang hidup (living law) di Desa Gele, Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan yuridis sosiologis dengan subjek riset yang ditentukan melalui teknik purposive sampling, meliputi aparatur desa, lembaga adat, tokoh pemuda, dan warga masyarakat. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, serta penyebaran kuesioner pre-test dan post-test yang kemudian dianalisis menggunakan teori kesadaran hukum Soerjono Soekanto. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan indeks kesadaran hukum masyarakat pada empat aspek utama: pengetahuan hukum, pemahaman hukum, sikap hukum, dan perilaku hukum. Efektivitas penanaman nilai bela negara non-militer ini tercapai secara organik karena berhasil diintegrasikan dengan falsafah kepemimpinan tradisional masyarakat Gayo, yaitu Sarak Opat (Reje, Petue, Imem, dan Rakyat). Simpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan kesadaran hukum nasional di daerah otonom khusus akan mencapai efektivitas tertinggi apabila diakomodasikan melalui pintu revitalisasi kearifan lokal (local wisdom) yang dihormati oleh masyarakat setempat.