Claim Missing Document
Check
Articles

Membangun Pesona Alam: Studi Kualitatif Tentang Dampak Infrastruktur Wisata Terhadap Daya Tarik Wisatawan Di Kabupaten Padang Lawas Robiatul Adawiyah; Budi Gautama Siregar
JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora Vol. 2 No. 5 (2025): JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora
Publisher : CV. Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengaruh pembangunan infrastruktur wisata alam terhadap peningkatan daya tarik wisatawan di Kabupaten Padang Lawas. Wilayah ini memiliki potensi pariwisata yang besar dan diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya mereka yang berpenghasilan rendah hingga menengah dan masih bergantung pada sektor pertanian. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam terhadap 30 orang informan, observasi partisipatif, serta dokumentasi kebijakan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Temuan menunjukkan bahwa pengembangan infrastruktur seperti peningkatan kualitas jalan, penyediaan fasilitas penunjang seperti area parkir dan tempat istirahat, serta informasi wisata memiliki dampak positif terhadap kenyamanan dan minat wisatawan untuk berkunjung. Perbaikan aksesibilitas diketahui mampu mempersingkat waktu tempuh hingga 30%, sementara fasilitas penunjang turut meningkatkan tingkat kepuasan pengunjung dengan skor rata-rata 4,2 dari 5. Meski begitu, tantangan masih ditemukan dalam hal koordinasi antar pemangku kepentingan. Oleh sebab itu, penelitian ini menyarankan penguatan kerja sama lintas sektor, penetapan standar fasilitas minimal, dan strategi promosi yang terintegrasi guna mendukung pengembangan pariwisata berkelanjutan di daerah tersebut
Akad Salam dan Istishna: Studi Komparatif dalam Pembiayaan Produktif Syariah Juli Anda Mora Rangkuti; Budi Gautama Siregar
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39372

Abstract

Pembiayaan produktif berbasis syariah memegang peranan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang adil sekaligus berkelanjutan. Di antara instrumen yang digunakan, akad salam dan istishna’ menjadi pilihan utama karena keduanya melibatkan transaksi atas objek yang belum tersedia saat akad disepakati. Penelitian ini bertujuan membandingkan kedua akad tersebut dalam konteks pembiayaan produktif di Indonesia secara lebih menyeluruh, mengingat kajian komparatif yang komprehensif masih terbatas. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui studi literatur dan analisis konten terhadap regulasi OJK, fatwa DSN-MUI, serta publikasi ilmiah terbaru. Temuan menunjukkan adanya perbedaan signifikan dalam aspek mekanisme pembayaran, jenis objek, fleksibilitas waktu, dan sektor penerapan. Akad salam lebih cocok untuk sektor pertanian dan komoditas, sementara istishna’ lebih relevan pada manufaktur dan konstruksi. Studi ini diharapkan menjadi rujukan bagi pengembangan produk pembiayaan syariah yang lebih adaptif.
Dinamika PDRB dan IHK Kota Padangsidimpuan (2023–2024) dalam Perspektif Ekonomi Makro Islam Akmal Chairun Anwar Hasugian; Budi Gautama Siregar
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39639

Abstract

Kajian ini membahas keterkaitan antara permintaan agregat, penawaran agregat, dan kestabilan pasar dalam kerangka ekonomi makro Islam dengan menempatkan Kota Padangsidimpuan sebagai ilustrasi empiris periode 2023–2024. Model AD–AS digunakan sebagai perangkat analitis untuk membaca hubungan antara level harga, kapasitas produksi, serta dinamika variabel makro lain seperti inflasi, pengangguran, dan gejolak perekonomian. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif–kualitatif melalui telaah literatur dan pemanfaatan data sekunder berupa indikator PDRB dan IHK yang diterbitkan oleh BPS Kota Padangsidimpuan. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa interaksi antara sisi permintaan dan kapasitas penawaran tidak hanya menentukan pergerakan output serta harga, tetapi juga berpengaruh terhadap peluang kerja dan kerentanan terhadap turbulensi. Perspektif makro Islam menambahkan lapisan analitis dengan menilai keselarasan proses pasar terhadap nilai moral, larangan praktik spekulatif, serta pentingnya instrumen seperti zakat dan pembiayaan bagi hasil. Studi kasus Padangsidimpuan menegaskan bahwa pembacaan integratif antara model makro konvensional dan nilai-nilai Islam dapat memberikan pemahaman lebih utuh mengenai kondisi perekonomian daerah sekaligus menawarkan arah kebijakan yang lebih berkeadilan.
PERAN LITERASI KEUANGAN SYARIAH DAN FINANCIAL SELF-EFFICACY DALAM MEMBENTUK PERILAKU KEUANGAN MAHASISWA Dian Sahpitri; Budi gautama Siregar; Azwar Hamid; Aswadi Lubis
Jurnal Mahasiswa Akuntansi Samudra Vol 7 No 2 (2026)
Publisher : Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi. Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jmas.v7i2.14064

Abstract

This study aims to analyze the effects of Islamic financial literacy and financial self-efficacy on the financial behavior of students at the Faculty of Islamic Economics and Business, UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan. The study employs primary data collected through a questionnaire survey administered to 80 undergraduate students from the 2021 cohort. Data analysis was conducted using Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS) with the assistance of SmartPLS software. The results indicate that Islamic financial literacy has a positive and significant effect on students’ financial behavior, suggesting that a better understanding of Islamic financial principles and practices encourages more planned and responsible financial behavior. In addition, financial self-efficacy is also found to have a positive and significant influence on financial behavior, indicating that individuals’ confidence in their ability to manage personal finances plays an important role in daily financial decision-making. These findings provide practical implications for higher education institutions to strengthen Islamic financial literacy education and enhance students’ financial self-confidence as a strategy to promote healthy and sustainable financial behavior. Future studies are recommended to expand the sample size and incorporate additional variables to obtain a more comprehensive understanding of the determinants of students’ financial behavior.
Pengaruh Fintech dan Literasi Keuangan terhadap Kinerja UMKM dengan Peran Moderasi Digital Marketing Budi Gautama Siregar; Muhammad Salman; Aswadi Lubis; Difla Ulil Ilvi Khasanah
Jurnal Penelitian Ekonomi Akuntansi Vol 10 No 1 (2026)
Publisher : Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jensi.v10i1.14428

Abstract

This study aims to analyze the effect of financial technology, financial literacy, and digital marketing on the performance of MSMEs in Padangsidimpuan City using the Technology Acceptance Model approach. The research employs a quantitative method with Structural Equation Modeling based on Partial Least Square (SEM-PLS) as the analytical technique. The results indicate that financial technology has a positive and significant effect on MSME performance, although its contribution is relatively moderate. Meanwhile, financial literacy is found to be the most dominant variable in improving business performance, as strong financial management capabilities lead to more effective decision-making. Digital marketing also has a positive impact on MSME performance and acts as a moderating variable that strengthens the relationship between fintech, financial literacy, and business performance. Overall, the findings reveal that MSME performance is influenced not only by technology adoption but also by human resource capacity and digital marketing strategies. Therefore, synergy among fintech utilization, financial literacy enhancement, and digital marketing optimization is essential. The limitation of this study lies in its limited geographical scope and reliance on perception-based data. Future research is recommended to expand the study area and incorporate additional variables for more comprehensive results.
Peran Maqasid Syariah dalam Pembangunan Ekonomi Syariah Berkelanjutan Diah Mala Sari; Budi Gautama Siregar
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40263

Abstract

Pembangunan berkelanjutan merupakan tujuan yang sangat penting dalam pembangunan ekonomi global saat ini. Pembangunan berkelanjutan adalah sebagai pembangunan yang memenuhi kebutuhan saat ini tanpa mengorbankan kebutuhan generasi mendatang. Maqashid syariah merupakan tujuan utama syariat Islam yang berorientasi pada terciptanya kemaslahatan umat manusia. Dalam konteks ekonomi modern, konsep maqashid berorientasi pada keuntungan material, tetapi juga memperhatikan aspek sosial, lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran maqashid syariah dalam pengembangan ekonomi berkelanjutan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa maqashid syariah memiliki kontribusi besar dalam menciptakan sistem ekonomi yang adil, inklusif, dan berorientasi pada keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, kesejahteraan sosial, dan kelestarian lingkungan.
Kebijakan Moneter dalam Perspektif Ekonomi Islam Erni Wahyuni Gultom; Budi Gautama Siregar
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40540

Abstract

Kebijakan moneter merupakan Langkah strategis yang diambil langsung oleh otoritas moneter untuk mengatur variable ekonomi guna mencapai tujuan makroekonomi. Dalam perspektif ekonomi islam, kebijakan moneter ini tidak hanya berfokus pada stabilitas harga, pertumbuhan ekonomi, tetapi juga didasarkan pada prinsip-prinsip syariah yang menekankan keadilan, keberlanjutan, dan kesejahteraan Masyarakat secara menyeluruh. Berbeda dengan system konvensional yang menggunakan suku bunga sebagai instrument utama, ekonomi islam secara tegas mengharamkan riba, gharar, dan maisir. Kemudian uang dalam pandangan islam bukan komoditas yang dapat diperjualbelikann untuk keuntungan, melainkan alat tukar yang harus berputar mendukung kegiatan perekonomian. Oleh karena itu, instrument kebijakan moneter syariah dikembangkan sesuai prinsip ini, antara lain rasio Cadangan wajib, rasio bagi hasil, operasi pasar terbuka berbasis asset, serta suasi moral dan kebijakan makroprudensial yang mengarahkan pembiayaan ke sektor yang bermanfaat.
Model Penyaluran Zakat yang Efektif di BAZNAS Tapanuli Selatan Dina Chairunnisa; Budi Gautama Siregar
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40661

Abstract

Distribusi zakat yang efektif masih menjadi tantangan bagi lembaga pengelola zakat, termasuk BAZNAS Kabupaten Tapanuli Selatan. Penelitian ini bertujuan menganalisis model distribusi zakat yang diterapkan serta merumuskan model yang lebih efektif untuk meningkatkan pemberdayaan mustahik. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, laporan tahunan BAZNAS, dan data BPS periode 2019–2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa distribusi zakat masih didominasi pola konsumtif, sedangkan program produktif mulai berkembang melalui bantuan modal usaha dan pemberdayaan UMKM. Efektivitas distribusi berada pada kategori cukup baik dalam aspek ketepatan sasaran dan waktu, namun masih lemah dalam keberlanjutan program. Penelitian ini mengusulkan Model Distribusi Zakat Berbasis Pemberdayaan Terpadu (MPZPT) yang mengintegrasikan bantuan konsumtif, pelatihan, pendampingan, pemantauan, dan dana bergulir
Analisis Konseptual Literasi Keuangan Syariah dalam Pencegahan Investasi Fiktif: Kajian Literatur Nur Amanah Bunda; Budi Gautama Siregar
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40771

Abstract

Literasi keuangan syariah adalah kemampuan individu untuk memahami, mengelola, dan mengambil keputusan keuangan berdasarkan prinsip-prinsip Islam, seperti larangan riba, gharar, dan maysir (perjudian), serta penerapan keadilan dan transparansi dalam transaksi. Artikel ini bertujuan untuk membahas pentingnya literasi keuangan syariah dalam pencegahan investasi fiktif. Rendahnya tingkat literasi keuangan serta keterbatasan pemahaman masyarakat terhadap legalitas suatu produk investasi merupakan faktor utama yang menyebabkan tingginya angka kasus penipuan investasi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pustaka dengan pendekatan kualitatif untuk memahami, menafsirkan, dan mendeskripsikan fenomena spesifik berdasarkan literatur yang ada. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa literasi keuangan syariah membantu masyarakat memahami prinsip-prinsip syariah seperti larangan riba, gharar (ketidakjelasan), dan maysir (spekulasi/judi), sehingga mampu menilai kelayakan suatu investasi secara lebih kritis. Literasi keuangan syariah juga mendorong masyarakat memilih investasi yang transparan, memiliki dasar usaha yang jelas, serta memberikan manfaat ekonomi yang nyata. Dengan demikian, peningkatan literasi keuangan syariah menjadi salah satu strategi efektif dalam mengurangi risiko terjebak pada investasi fiktif dan memperkuat perlindungan masyarakat terhadap praktik penipuan investasi.
Pemikiran Ekonomi Al-Maqrizi Mara Husin Lubis; Budi Gautama Siregar
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.41078

Abstract

Penelitian ini akan berfokus pada pemikiran Al-maqrizi tentang uang dan inflasi dengan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Al-Maqrizi berada pada fase kedua dalam sejarah ekonomi Islam, sebuah fase yang mulai terlihat tanda-tanda melambatnya berbagai kegiatan intelektual yang inovatif dalam Dunia Islam. Dalam pada itu, Al-Maqrizi merupakan pemikir ekonomi Islam yang melakukan studi khusus tentang uang dan inflasi. Al-Maqrizi mengemukakan beberapa pemikiran tentang uang melalui penelaahan sejarah mata uang yang digunakan oleh umat manusia. Bagi Al-Maqrizi, mata uang mempunyai peran yang sangat penting dalam kehidupan umat manusia, baik pada masa sebelum maupun setelah kedatangan Islam, mata uang digunakan oleh umat manusia untuk menentukan berbagai harga barang dan biaya tenaga kerja. Dalam sejarah dan fungsi uang al-Maqrizi mengemukakan tentang penciptaan mata uang dengan kualitas buruk. Menurutnya, penciptaan mata uang dengan kualitas yang buruk (bad money) akan melenyapkan mata uang yang berkualitas baik (good money). Selanjutnya, dalam pemikiran ekonomi al-Maqrizi, beliau mengemukakan tentang teori inflasi dan ia telah mengklasifikasikan inflasi berdasarkan faktor penyebabnya ke dalam dua hal, yaitu inflasi yang disebabkan oleh faktor alamiah dan inflasi yang disebabkan oleh kesalahan manusia.