Claim Missing Document
Check
Articles

The Pengaruh BI-Rate dan Inflasi terhadap Indeks Harga Saham Jakarta Islamic Index di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode 2020–2024 Hasibuan, Afifah Khairani; Pulungan, Putri Hasanah; Siregar, Budi Gautama
Jurnal Ekonomi, Akutansi dan Manajemen Nusantara Vol. 4 No. 2 (2025): Edisi September - Desember 2025
Publisher : Utiliti Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jeama.v4i2.423

Abstract

Perkembangan pasar modal syariah di Indonesia menunjukkan kemajuan yang signifikan, seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya investasi yang sesuai dengan prinsip-prinsip Islam. Jakarta Islamic Index (JII) berperan sebagai barometer utama kinerja saham syariah, yang mencerminkan sensitivitas pasar terhadap kondisi makroekonomi nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh BI-Rate dan inflasi terhadap Indeks Harga Saham Jakarta Islamic Index (JII) di Bursa Efek Indonesia selama periode 2020-2024. Pendekatan yang digunakan bersifat kuantitatif dengan metode regresi linear berganda menggunakan data sekunder bulanan yang bersumber dari Bank Indonesia, Badan Pusat Statistik (BPS), dan Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh BI Rate dan inflasi terhadap Indeks Harga Saham Jakarta Islamic Index (JII) periode 2020–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan regresi linier berganda berdasarkan data sekunder bulanan dari Bank Indonesia, BPS, dan BEI. Hasil analisis menunjukkan bahwa BI Rate berpengaruh negatif signifikan terhadap JII dengan nilai β = -23,166; t = -6,730; p < 0,001. Inflasi berpengaruh positif signifikan terhadap JII dengan nilai β = 15,034; t = 5,268; p < 0,001. Secara simultan kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap JII (F = 29,075; p < 0,001). Kontribusi model sebesar 50,5%. Penelitian ini mengisi gap literatur terkait ketidakkonsistenan temuan terdahulu mengenai arah pengaruh inflasi dan suku bunga terhadap indeks saham syariah. Oleh karena itu, stabilitas kebijakan moneter dan pengendalian inflasi berperan penting dalam menjaga kinerja pasar modal syariah di Indonesia.
Membangun Pesona Alam: Studi Kualitatif Tentang Dampak Infrastruktur Wisata Terhadap Daya Tarik Wisatawan Di Kabupaten Padang Lawas Robiatul Adawiyah; Budi Gautama Siregar
JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora Vol. 2 No. 5 (2025): JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora
Publisher : CV. Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengaruh pembangunan infrastruktur wisata alam terhadap peningkatan daya tarik wisatawan di Kabupaten Padang Lawas. Wilayah ini memiliki potensi pariwisata yang besar dan diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya mereka yang berpenghasilan rendah hingga menengah dan masih bergantung pada sektor pertanian. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam terhadap 30 orang informan, observasi partisipatif, serta dokumentasi kebijakan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Temuan menunjukkan bahwa pengembangan infrastruktur seperti peningkatan kualitas jalan, penyediaan fasilitas penunjang seperti area parkir dan tempat istirahat, serta informasi wisata memiliki dampak positif terhadap kenyamanan dan minat wisatawan untuk berkunjung. Perbaikan aksesibilitas diketahui mampu mempersingkat waktu tempuh hingga 30%, sementara fasilitas penunjang turut meningkatkan tingkat kepuasan pengunjung dengan skor rata-rata 4,2 dari 5. Meski begitu, tantangan masih ditemukan dalam hal koordinasi antar pemangku kepentingan. Oleh sebab itu, penelitian ini menyarankan penguatan kerja sama lintas sektor, penetapan standar fasilitas minimal, dan strategi promosi yang terintegrasi guna mendukung pengembangan pariwisata berkelanjutan di daerah tersebut
Akad Salam dan Istishna: Studi Komparatif dalam Pembiayaan Produktif Syariah Juli Anda Mora Rangkuti; Budi Gautama Siregar
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39372

Abstract

Pembiayaan produktif berbasis syariah memegang peranan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang adil sekaligus berkelanjutan. Di antara instrumen yang digunakan, akad salam dan istishna’ menjadi pilihan utama karena keduanya melibatkan transaksi atas objek yang belum tersedia saat akad disepakati. Penelitian ini bertujuan membandingkan kedua akad tersebut dalam konteks pembiayaan produktif di Indonesia secara lebih menyeluruh, mengingat kajian komparatif yang komprehensif masih terbatas. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui studi literatur dan analisis konten terhadap regulasi OJK, fatwa DSN-MUI, serta publikasi ilmiah terbaru. Temuan menunjukkan adanya perbedaan signifikan dalam aspek mekanisme pembayaran, jenis objek, fleksibilitas waktu, dan sektor penerapan. Akad salam lebih cocok untuk sektor pertanian dan komoditas, sementara istishna’ lebih relevan pada manufaktur dan konstruksi. Studi ini diharapkan menjadi rujukan bagi pengembangan produk pembiayaan syariah yang lebih adaptif.
Dinamika PDRB dan IHK Kota Padangsidimpuan (2023–2024) dalam Perspektif Ekonomi Makro Islam Akmal Chairun Anwar Hasugian; Budi Gautama Siregar
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39639

Abstract

Kajian ini membahas keterkaitan antara permintaan agregat, penawaran agregat, dan kestabilan pasar dalam kerangka ekonomi makro Islam dengan menempatkan Kota Padangsidimpuan sebagai ilustrasi empiris periode 2023–2024. Model AD–AS digunakan sebagai perangkat analitis untuk membaca hubungan antara level harga, kapasitas produksi, serta dinamika variabel makro lain seperti inflasi, pengangguran, dan gejolak perekonomian. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif–kualitatif melalui telaah literatur dan pemanfaatan data sekunder berupa indikator PDRB dan IHK yang diterbitkan oleh BPS Kota Padangsidimpuan. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa interaksi antara sisi permintaan dan kapasitas penawaran tidak hanya menentukan pergerakan output serta harga, tetapi juga berpengaruh terhadap peluang kerja dan kerentanan terhadap turbulensi. Perspektif makro Islam menambahkan lapisan analitis dengan menilai keselarasan proses pasar terhadap nilai moral, larangan praktik spekulatif, serta pentingnya instrumen seperti zakat dan pembiayaan bagi hasil. Studi kasus Padangsidimpuan menegaskan bahwa pembacaan integratif antara model makro konvensional dan nilai-nilai Islam dapat memberikan pemahaman lebih utuh mengenai kondisi perekonomian daerah sekaligus menawarkan arah kebijakan yang lebih berkeadilan.
PERAN LITERASI KEUANGAN SYARIAH DAN FINANCIAL SELF-EFFICACY DALAM MEMBENTUK PERILAKU KEUANGAN MAHASISWA Dian Sahpitri; Budi gautama Siregar; Azwar Hamid; Aswadi Lubis
Jurnal Mahasiswa Akuntansi Samudra Vol 7 No 2 (2026)
Publisher : Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi. Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jmas.v7i2.14064

Abstract

This study aims to analyze the effects of Islamic financial literacy and financial self-efficacy on the financial behavior of students at the Faculty of Islamic Economics and Business, UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan. The study employs primary data collected through a questionnaire survey administered to 80 undergraduate students from the 2021 cohort. Data analysis was conducted using Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS) with the assistance of SmartPLS software. The results indicate that Islamic financial literacy has a positive and significant effect on students’ financial behavior, suggesting that a better understanding of Islamic financial principles and practices encourages more planned and responsible financial behavior. In addition, financial self-efficacy is also found to have a positive and significant influence on financial behavior, indicating that individuals’ confidence in their ability to manage personal finances plays an important role in daily financial decision-making. These findings provide practical implications for higher education institutions to strengthen Islamic financial literacy education and enhance students’ financial self-confidence as a strategy to promote healthy and sustainable financial behavior. Future studies are recommended to expand the sample size and incorporate additional variables to obtain a more comprehensive understanding of the determinants of students’ financial behavior.