Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Pengaruh Enabling Factors terhadap Perilaku Pencegahan Hipertensi pada Pra Lanjut Usia Berisiko di Puskesmas Tamalate Kota Makassar Hijrah Hijrah; Andi Asrina
Jurnal Manajemen Bisnis dan Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2024): Volume. 1 No.2 2024 October-Desember
Publisher : Edu Berjaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70817/jmbk.v1i2.10

Abstract

WHO berkomitmen untuk menurunkan tingkat hipertensi pada lansia dengan fokus pada pendidikan kesehatan yang kuat, promosi gaya hidup sehat, dan pemberian akses yang lebih baik terhadap layanan kesehatan. Meningkatkatnya kesadaran akan risiko hipertensi, masyarakat akan lebih cenderung mengadopsi gaya hidup sehat, termasuk diet yang seimbang dan olahraga teratur, serta akan lebih aktif dalam melakukan pemeriksaan tekanan darah rutin. Masyarakat yang telah berusia lansia, menjadi rentan mengalami penyakit hipertensi, akibat dari pembuluh arteri yang kurang fleksibel lagi Dalam tiga tahun terakhir, Puskesmas Tamalate memiliki jumlah pasien dengan hipertensi tertinggi. Tahun 2021, ada 11.963 kasus hipertensi; tahun 2022, ada 12.874 kasus; dan tahun 2023, dari Januari hingga September, ada 10.158 kasus hipertensi. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif yang dirancang sebagai studi cross-sectional. Teknik Pengumpulan sampel dilakukan menggunakan Teknik Sampling purposive terdiri dari 172 individu orang pra lanjut usia (45-59 tahun) yang berisiko mengalami hipertensi. Hasil Penelitian didapatkan tidak ada pengaruh faktor pemungkin/ enabling factors ketersediaan dan akses pelayanan kesehatan (Nd); Ada pengaruh sarana dan prasarana (0,026) terhadap perilaku pencegahan hipertensi pada pra lanjut usia berisiko. Perlu adanya kontribusi kepala dan seluruh jajaran staf Puskesmas Tamalate Kota Makassar agar sedapat mungkin menyediakan akses pelayanan kesehatan juga sarana prasarana yang menunjang kebutuhan dalam upaya pencegahan pra lansia terhadap risiko kejadian hipertensi.