Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JPMA

IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER PEDULI LINGKUNGAN MELALUI GREEN EDUCATION Sibarani, Elisabeth Fransiska; Wiryaningtyas, Dwi Perwitasari; Fauziyyah, Salma
Jurnal Pengabdian Masyarakat Applied Vol. 3 No. 2 (2024): JPMA Vol 3 No 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jpma.v3i2.53350

Abstract

Pembentukan karakter individu seyogianya dimulai sejak usia dini. Hal ini didasarkan pada premis bahwa karakter yang kuat akan melahirkan perilaku yang positif secara otomatis. Fokus utama tulisan ini adalah pada pentingnya menumbuhkan kesadaran akan lingkungan sekitar pada peserta didik. Mengingat lingkungan hidup merupakan salah satu aspek krusial dalam kehidupan manusia, maka perhatian terhadap isu lingkungan ini patut menjadi prioritas. Tulisan ini bertujuan untuk menginspirasi peserta didik agar lebih peduli terhadap lingkungannya. Metode yang diterapkan dalam program ini adalah penyuluhan dan praktik langsung. Data yang diperoleh melalui dokumentasi menunjukkan adanya peningkatan kesadaran lingkungan pada peserta didik, yang tercermin dalam berbagai inisiatif kecil yang mereka lakukan. Meskipun demikian, disadari bahwa program ini masih memiliki sejumlah kekurangan.
INISIATIF RUMAH HIJAU UNTUK MENUMBUHKAN KESADARAN MASYARAKAT DALAM MENJAGA KELESTARIAN LINGKUNGAN Sibarani, Elisabeth Fransiska; Almas Farah Dinna Dewi; Vanya Pinkan Maridelana; Rizky Atika Salsabila Ivabianca Putri; Salahuddin Rijal Arifin; Yustri Baihaqi; Eka Bambang Gusminto
Jurnal Pengabdian Masyarakat Applied Vol. 4 No. 1 (2025): JPMA Vol 4 No 1
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Kertonegoro memiliki potensi alam dan sumber daya manusia yang melimpah. Dengan lahan perkebunan yang luas dan mayoritas penduduknya sebagai petani, desa ini baru memaksimalkan lahan pertanian. Padahal, banyak pekarangan rumah yang belum dimanfaatkan secara optimal. Untuk mengatasi hal ini, dibentuklah program Rumah Hijau yang berpusat di Dusun Kertonegoro Selatan. Program ini bertujuan mendorong warga memanfaatkan pekarangan dengan menanam tanaman hortikultura sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan. Secara teknis, program ini membagikan bibit sayuran, seperti terong dan cabe berusia 4 minggu, kepada warga untuk ditanam di rumah masing-masing. Inisiatif ini diharapkan memberikan manfaat ekonomi, pemanfaatan lahan, dan pelestarian lingkungan. Program Rumah Hijau ini memiliki fungsi ganda, yaitu melestarikan lingkungan melalui penanaman dan menghasilkan produk yang dapat meningkatkan pendapatan masyarakat.