Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Aktivitas Ekstrak dan Fraksi Daun Mahoni (Swietenia Mahagoni (L.) jacq pada Sel Hena Diah Komala Sari
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 13 No 1 (2018): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang)
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.99 KB) | DOI: 10.36086/jpp.v13i1.85

Abstract

Di antara jenis kanker pada wanita, Kanker serviks atau leher rahim merupakan penyebab kematian yang terbesar pada wanita di negara-negara berkembang. Tanaman herbal dijadikan penelitian sangat berkembang luas untuk menjadi alternatif terapi yang dianggap lebih efektif dengan efek samping yang minimal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas ekstrak dan fraksi (Swietenia mahagoni (L.) Jacq.) pada sel hela. Penelitian ini menggunakan sel HeLa sebagai objek dan menggunakan beberapa konsentrasi dari ekstrak dan fraksi daun mahoni. Konsentrasi dari ekstrak etanol dan fraksi etil asetat memakai kadar konsentrasi 320µg/ml;160 µg/ml;80 µg/ml;40 µg/ml;20 µg/ml, sedangkan untuk fraksi etanol air dan fraksi n-heksan memakai kadar konsentrasi 160 µg/ml;80 µg/ml;40 µg/ml;20 µg/ml, untuk cisplatin memakai kadar dosis 200;100;50;25. Hasil yang didapatkan nilai IC ekstrak ethanol sebesar 236,33 µg/ml; fraksi n-heksan 130,05 µg/ml; fraksi etil asetat 63,5 µg/ml; fraksi ethanol air 164 µg/ml. Sehingga dari hasil IC 50 50 diketahui fraksi aktif dari daun mahoni adalah fraksi etil asetat. Setelah penelitian disimpulkan bahwa ekstrak dan fraksi daun mahoni memiliki aktivitas sitotoksik.
INVENTARISASI FUNGI MAKROSKOPIK DI HUTAN PELAWAN Widayanti, Gusti Ayu; Effendi , Zahrial; Diah, Komala Sari
Sriwijaya Bioscientia Vol 6 No 1 (2025)
Publisher : Biology Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24233/sribios.6.01.2025.461

Abstract

Indonesia merupakan Negara dengan sumberdaya genetik yang tinggi, salah satunya berasal dari Kingdom Fungi. Akan tetapi informasi terkait Fungi masih sedikit. Penelitian ini bertujuan mendata jenis-jenis fungi yang terdapat di Hutan Pelawan, Bangka Belitung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan survei langsung dilapangan dengan jelajah area Hutan Pelawan. Hasil penelitian ditemukan 12 Famili dan 20 genus dari total 27 spesies fungi makroskopik. Sebagian besar fungi tumbuh pada substrat pohon mati, ranting pohon mati, tanah, dan pohon. Beberapa spesies fungi diduga memiliki peranan sebagai obat seperti dari famili Ganodermataceae.
Kekerabatan Pacar Cina (Aglaia odorata) Berdasarkan Gen rbcL Menggunakan Metode BLAST dan Filogenetik Arifah, Nur; Pragustiandi, Guntur; Sari, Diah Komala
Sriwijaya Bioscientia Vol 6 No 1 (2025)
Publisher : Biology Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24233/sribios.6.01.2025.462

Abstract

Pacar Cina termasuk kedalam genus Aglaia yang merupakan genus yang cukup besar, sehingga terdapat beberapa karakteristik spesies didalamnya. Analisis kekerabatan Pacar Cina dengan spesies didalam genus Aglaia sendiri masih sedikit dilakukan, hal ini perlu dilakukan untuk melihat bagai mana kekerabatan yang ada antara Pacar Cina dan spesies lainnya didalam genus Aglaia. Beberapa gen yang biasa digunakan untuk melakukan analisis kekerabatan antar tumbuhan tingkat tinggi adalah Gen rbcL. Metode yang bisa digunakan untuk mencari beberapa spesies dalam Aglaia adalah metode Basic Local Alignment Search Tool (BLAST) di websiteNational Center for Biotechnology Information (NCBI) yang telah banyak digunakan untuk analisis molekuler dan rekonstruksi pohon filogenetik untuk melihat kekerabatan antar spesies. Hasil analisis menunjukkan bahwa bahwa analisis BLAST dan filogenetik menunjukkan bahwa sampel Pacar Cina memiliki kekerabatan yang dekat dengan Aglaia odorata dan dapat menjelaskan kekerabatan antara spesies-spesies yang ada didalamnya. Kata kunci: Aglaia odorata, rbcL Gene, Phylogenetic
Pemeriksaan Tekanan Darah di Kambang Iwak Park Kota Palembang dalam Upaya Pencegahan Penyakit Degeneratif Diah Komala Sari; Nur Arifah; Gusti Ayu Widayanti; Ina Aprillia; Muhammad Iqbal
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 9 No. 1
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jam.v9i1.5257

Abstract

Penyakit yang berkaitan dengan tekanan darah merupakan salah satau penyakit degeneratif yang saat ini sering tidak disadari masyarakat kehadirannya. Gangguan atau penyakit yang berkaitan dengan tekan darah umumnya terjadi pada lansia ataupun anak muda. Hal ini berkaitan dengan pola hidup dari masyrakat yang kurang sehat, keturunan ataupun konsumsi obat-obatan tertentu sehingga dapat menyebabkan penyakit degeneratif. Oleh karena itu pemeriksaan tekanan darah pada masyarakat sangat penting dilakukan sebagai deteksi dini penyakit degenerative dan edukasi mengenai penyakit degeneratif menjadi sangat penting dilakukan sebagai pencegahan agar masyarakat dapat menjaga pola hidup sehat. Pengabdian pada masyarakat ini dilakukan di sekitar lokasi Kambang Iwak dan bertujuan untuk melakukan pemeriksaan tekanan darah masyarakat yang melakukan aktifitas di sekitar Kambang Iwak dan memberikan edukasi kepada msyarakat mengenai penyakit hipertensi sebagai salah satu penyakit degenerative. Metode yang digunakan diantaranya adalah survey lokasi dan persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil dari kegiatan ini adalah masyarakat dapat mengetahui nilai tekanan darah dan mendapatkan edukasi mengenai hasil pengurkuran tekanan darah. Kegiatan pemeriksaan tekanan darah diikuti oleh 50 peserta dan 80% peserta memiliki nilai tekanan darah normal dan 20% penderita memiliki nilai tekanan darah yang cukup tinggi. Melalui pengabdian masyarakat ini, sangat membantu masyarakat sebagai upaya untuk deteksi dini mengenai penyakit hipertansi dan juga sebagai sarana edukasi untuk memberikan pengetahuan mengenai tekanan darah yang normal bagi tubuh serta deteksi dini dan pencegahan penyakit degeneratif. Sehingga melalui kegiatan ini, diharapakan mampu meningkatkan kesehatan masyarakat yang melakukan kegiatan didaerah Kambang Iwak Kota Palembang.
Pelaksanaan Pemeriksaan Gula Darah Sewaktu dan Edukasi Penyakit Diabetes di Kambang Iwak Park Kota Palembang Nur Arifah; Gusti Ayu Widayanti; Ina Aprillia; Diah Komala Sari; Muhammad Iqbal
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 9 No. 1
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jam.v9i1.5259

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit yang diindikasikan oleh kadar gula darah yang melebihi batas normal. Pada pemeriksaan gula darah sewaktu, batas gula darah dikatakan normal jika berada dikisaran 70 mg/dL hingga 200 mg/dL. Tingginya kadar gula darah dapat dipengaruhi oleh berbagai aspek seperti pola hidup yang tidak sehat seperti konsumsi gula yang berlebih ataupun faktor genetik. Penyakit diabetes melitus dapat memicu berbagai penyakit lainnya bagi penderita dan bila dibiarkan dapat berdampak buruk bagi kesehatan penderita. Beberapa kalangan masyarakat saat ini masih memiliki keterbatasan dalam melakukan diagnosis dikarenakan masih minimnya edukasi mengenai penyakit diabetes kepada masyarakat. Oleh karena itu perlu dilakukan pengecekan gula darah sewaktu dan edukasi mengenai penyakit diabetes melitus sebagai upaya skrining awal bagi peserta kegiatan dan tindakan pencegahan agar masyarakat lebih peduli dengan kesehatan khususnya mengenai kadar gula darah. Metode yang digunakan pada kegiatan ini diantaranya adalah tahap persiapan dan observasi lapangan yang dilakukan di Kambang Iwak Palembang, pelaksanaan dan evaluasi data. Hasil kegiatan yang diikuti oleh 50 orang peserta ini, menunjukkan hasil kadar gula darah normal untuk seluruh peserta yang mengikuti kegiatan pemeriksaan kadar gula darah. Kegiatan edukasi yang diberikan kepada masyarakat mengenai diabetes melitus juga berdampak baik terhadap pengetahuan peserta mengenai batas normal kadar gula darah dan pola hidup yang harus dijaga untuk menghindari penyakit diabetes melitus.
Annotated Checklist of the Macrofungi (Fungi: Dikarya) of Pelawan Forest, Bangka Island, Sumatra Widayanti, Gusti Ayu; Effendi, Zahrial; Sari, Diah Komala; Arifah, Nur; Swandi, Monica Kharisma; Asyavira, Gita Cindy; Iqbal, Muhammad
BIO PALEMBANICA Vol 2 No 1 (2025): Bio Palembanica
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan Kepustakaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/bio.v2i1.5299

Abstract

This study provides an annotated checklist of macrofungi in Pelawan Forest, Bangka Island, Indonesia. A total of 59 species of macrofungi from 22 families were documented, highlighting the presence of macrofungi in the area. The families Polyporaceae, Agaricaceae, and Marasmiaceae were the most diverse, accounting for over 50% of the total species recorded. The most common family found was Polyporaceae, with 13 species. Our findings indicate that Pelawan Forest has significant economic potential related to macrofungi, such as species used as food or medicine. This study can serve as a reference for developing effective conservation and management strategies for the forest ecosystem in Bangka Island. Keywords: Bangka Island, biodiversity, Indonesia, macrofungi, Pelawan Forest.
Notes on Humans as Prey of Reticulated Pythons Malayopython reticulatus (Serpentes: Pythonidae) in Indonesia Iqbal, Muhammad; Sari, Diah Komala; Arifah, Nur; Widayanti, Gusti Ayu; Aprillia, Ina
BIO PALEMBANICA Vol 2 No 1 (2025): Bio Palembanica
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan Kepustakaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/bio.v2i1.5385

Abstract

This study examines documented cases of humans being preyed upon or attempted to be preyed upon by Reticulated Pythons Malayopython reticulatus in Indonesia, spanning nearly a century from 1927 to 2025. Our study reveals 17 incidents, with snakes involved measuring between 5-8 meters in length. The victims' ages ranged from 13 to 90 years old, with 13 fatalities reported. Both males and females were affected, with 8 incidents involving men and 8 involving women. Sulawesi emerges as a hotspot for such encounters, accounting for a significant proportion of reported cases. This study highlights the importance of understanding human-python encounters and promoting a more harmonious coexistence between humans and wildlife in Indonesia. Keywords: human-wildlife coexistence, Indonesia, large snake, Malayopython reticulatus, Reticulated Python.
AKTIVITAS APOPTOSIS SEL HELA OLEH FRAKSI AKTIF MAHONI: STUDI FLOWCYTOMETRY Komala Sari, Diah; Ayu Widayanti, Gusti; Arifah, Nur
Jurnal Kesehatan dan Pembangunan Vol 15 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan dan Pembangunan
Publisher : LPPM STIKes Mitra Adiguna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52047/jkp.v15i2.427

Abstract

Cervical cancer is a leading cause of death among women, particularly in developing countries with limited access to conventional treatment (Sung, 2021). Modern cancer therapy strategies focus on inducing apoptosis, a programmed cell death process that suppresses tumor progression (Elmore, 2022). Medicinal plants such as Swietenia mahagoni, which contain flavonoids and limonoids with cytotoxic effects, are promising sources of pro-apoptotic agents (Abotaleb, 2018; Syame, 2022). This study aimed to evaluate the apoptotic activity of the ethyl acetate fraction of Swietenia mahagoni leaves against HeLa cervical cancer cells in vitro using flow cytometry (Shapiro, 2024). HeLa cells were treated at the IC?? concentration and stained with Annexin V-FITC/PI to detect apoptosis. Results showed 62.44% total apoptosis, close to that of cisplatin (71.28%) and significantly higher than the negative control (8.35%). These findings indicate strong pro-apoptotic potential of the fraction as a natural anticancer agent. Further research is recommended to identify the active compounds, confirm the molecular apoptosis pathway, and conduct in vivo tests for phytopharmaceutical development.
Histological of the Epididymis after Lead (Plumbum) Exposure in Albino Mice Mus musculus SARI, DIAH KOMALA; WIDAYANTI, GUSTI AYU; ARIFAH, NUR
BIO PALEMBANICA Vol 1 No 1 (2024): Volume 1 No 1
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan Kepustakaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/bio.v1i1.4281

Abstract

Lead or Plumbum (Pb) is a type of heavy metal-based chemicals that our body discontinue require for its proper functioning. When these chemicals enter the body in excessive amounts, they can harm the body's systems and increase the risk of cancer. Here we use albino mice Mus musculus. These small mammals often used in laboratorium research.This study to learn the effect of lead administration on the epididymal epithelium of albino Mus musculus mice. There are 18 mice divided into 3 treatment groups with 6 mice in each group (n=6). Every mouse in each group was given an intraperitoneal injection of Pb(NO³)² at a dose of 0 mgPb/kgBB, 5 mgPb/kgBBand 10 mgPb/kgBB. After 35 days, the treated mice were euthanized using the neck dislocation technique, and the epididymal epithelium was examined histologically. The findings of the study indicate that there was a reduction in the thickness of the epididymal epithelium, or thinning of the epididymal epithelium, in the group that received Pb when compared to the control group. The average tubule diameter in the control group was 7.125 mm, in 5 mbPb/kgBB it was 5.2083 mm, whereas in the 10 mgPb/kgBB treatment group, it was 4.3333 mm. This means that there was a significant difference in the thickness of the epididymal epithelium between the control group and the group given 5 mgPb/kgBB, 10 mgPb/kgBB. The results suggest that the administration of Pb is not safe for the epididymal epithelium at a dosage of 5mgPb/kgBB and 10 mgPb/kgBB
An Annotated Checklist of the Non-native Plants Species of Campus of Universitas Indo Global Mandiri, Palembang, Sumatra Aprillia, Ina; Nur Arifah; Gusti Ayu Widayanti; Diah Komala Sari
BIO PALEMBANICA Vol 1 No 2 (2024): Bio Palembanica
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan Kepustakaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/bio.v1i2.4722

Abstract

The research on the inventory of invasive alien species in the area of Universitas Indo Global Mandiri (UIGM) aims to identify the alien and invasive species present on campus, so that the potential impacts of their presence can be assessed. The method used in this activity is the exploration method, where the researcher will explore the area around the campus to collect data on plants. The results obtained from this research indicate that there are 77 plant species consisting of 40 families. The families with the highest number of species are Apocynaceae and Araceae (7 species). Among the species identified, there are 42 alien species, 26 native species, and 9 invasive species.