Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Analysis of Psychological Conditions and Cognitive Load after Aircraft Accident/Incident on Air Traffic Controller Situational Awareness Erwin Munda; Nunuk Praptiningsih; Rahmawati Sukra; Dhian Supardam; Aldela Ayu Titi Nurhawani
Asian Journal of Applied Education (AJAE) Vol. 5 No. 3 (2026): July 2026
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/ajae.v5i3.16601

Abstract

This study analyzes the effect of psychological conditions and cognitive load after aircraft accident/incident on situational awareness among Air Traffic Controllers at AirNav Indonesia Surabaya Branch. Using a quantitative survey design, data were collected from 60 respondents through Likert-scale questionnaires and analyzed using validity, reliability, correlation, classical assumption, multiple regression, t-test, F-test, and determination coefficient procedures. The results show that psychological conditions and cognitive load were moderate, while situational awareness was high. Both variables had no significant partial or simultaneous effect on situational awareness. These findings indicate that controller situational awareness may be more strongly shaped by experience, training, procedures, technology, organizational support, and safety culture.
PENGARUH AIR TRAFFIC SERVICE SURVEILLANCE SYSTEM TERHADAP PELAYANAN LALU LINTAS PENERBANGAN DI AIRNAV INDONESIA CABANG MEDAN Abdullah Ahmad Badawi Dalimunthe; Lina Rosmayanti; Rahmawati Sukra
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 7 No. 4 (2024): November 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v7i4.2294

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh ATS Surveillance System terhadap pelayanan lalu lintas penerbangan di Airnav Indonesia Cabang Medan, dengan data yang diproses di Politeknik Penerbangan Indonesia Curug, Tangerang. Menggunakan metode kuantitatif, penelitian ini melibatkan seluruh personel ATC dengan rating APS di cabang tersebut, dengan data yang dikumpulkan melalui observasi FMECA, kuesioner, dan studi dokumentasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel X (ATS Surveillance System) valid dan reliabel, dengan nilai Cronbach's Alpha 0.735 untuk variabel Y (Pelayanan Lalu Lintas Penerbangan). Korelasi Pearson sebesar 0.519 menunjukkan hubungan positif sedang antara kedua variabel, dan regresi linear sederhana menunjukkan pengaruh signifikan ATS Surveillance System terhadap Pelayanan Lalu Lintas Penerbangan, dengan koefisien beta 0.519 dan nilai signifikansi 0.000, menjelaskan 26.9% variasi (R² = 0.269). Uji Kolmogorov- Smirnov menunjukkan distribusi residual normal (signifikansi 0.516), dan uji linearitas menunjukkan hubungan linear signifikan (signifikansi 0.001). Berdasarkan kuesioner, tingkat pelayanan ATS Surveillance System berada pada kategori "baik" dengan skor 63%. Dilakukannya pemeliharaan/mantainance secara rutin dan terjadwal. Hal ini dilakukan untuk menjaga performa ATC Automation system dan mencegah munculnya bug pada ATS Surveillance System.
Pengembangan Prototipe Mock-Up Engine Pesawat Media Latihan Simulasi Penanggulangan Kebakaran Personel PKP-PK Bandar Udara Syaiful Hakim Ariyan Dinata; Imam Sonhaji; Rahmawati Sukra
Journal of Humanities Education Management Accounting and Transportation Vol. 3 No. 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/hemat.v3i2.9046

Abstract

Pelayanan Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PKP-PK) di bandar udara menghadapi tantangan belum optimalnya media latihan simulasi kebakaran engine pesawat. Penggunaan drum bekas membutuhkan waktu dan tenaga persiapan yang lama serta berisiko, sedangkan prototipe bertekanan terdahulu masih mengalami ketidakstabilan semburan api, kelemahan isolasi termal selang, serta bentuk fisik yang belum merepresentasikan engine pesawat. Penelitian ini dilakukan untuk menghadirkan sarana simulasi fisik yang aman, realistis, dan terkendali guna meningkatkan kesiapsiagaan operasional personel. Penelitian ini bertujuan untuk merancang, membangun, dan menguji tingkat kelayakan prototipe mock-up engine pesawat sebagai media latihan simulasi penanggulangan kebakaran bagi personel PKP-PK. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) Level 1 dengan model Borg and Gall yang disesuaikan, meliputi tahapan penelitian produk, perencanaan, pengembangan produk awal, uji fungsi terbatas, validasi ahli. Metode R&D Level 1 dipilih karena sangat tepat untuk mengidentifikasi kebutuhan spesifik, merancang prototipe awal, serta mengevaluasi kelayakan teknis melalui penilaian ahli sebelum diterapkan dalam skala luas. Hasil penelitian menghasilkan prototipe berbahan pelat besi silindris tebal 1,2 mm dengan sistem pembakaran LPG bertekanan yang dilengkapi spuyer nozzle burner, regulator, selang pelindung tahan panas, pemantik elektrik terintegrasi (step-up 400.000 V), serta penambahan roda untuk kemudahan mobilisasi. Hasil uji validasi oleh ahli materi menunjukkan persentase kelayakan sebesar 90,7% yang termasuk dalam kategori Sangat Layak. Disimpulkan bahwa prototipe mock-up engine pesawat sangat layak dan efisien digunakan sebagai media latihan simulasi kebakaran engine pesawat bagi personel PKP-PK di bandar udara secara terkendali. Penelitian lanjutan direkomendasikan untuk menambahkan sensor kebocoran gas, sistem pengatur tekanan otomatis, blower untuk pasokan udara, serta mengukur efektivitas peningkatannya terhadap kompetensi taktis personel secara kuantitatif.
Analisis Kebutuhan Akses dalam Penanganan Keadaan Darurat di Area Selatan Bandar Udara Internasional Yogyakarta Zidan Maulana Akbar; Suse Lamtiar Simbolon; Rahmawati Sukra
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol. 5 No. 2 (2026): September 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v5i2.9059

Abstract

Keterbatasan akses operasional kendaraan Airport Rescue and Fire Fighting (ARFF) di area selatan Bandar Udara Internasional Yogyakarta terjadi akibat belum tersedianya jalan penghubung yang melintasi saluran sungai atau parit serta emergency access gate pada pagar parimeter sisi selatan, sehingga kendaraan ARFF harus menempuh rute memutar melalui jalan parimeter maupun jalan provinsi di sisi utara. Kondisi tersebut menunjukkan adanya kesenjangan antara standar keselamatan penerbangan dengan implementasi akses darurat di lapangan sehingga perlu dikaji lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi akses operasional kendaraan ARFF beserta kendala yang dihadapi serta mengidentifikasi kebutuhan akses guna mendukung penanganan keadaan darurat di area selatan bandar udara tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus, dipilih karena mampu menghasilkan pemahaman mendalam terhadap kondisi akses operasional berdasarkan fakta di lapangan tanpa bermaksud menguji hipotesis. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam terhadap empat Operation Chief unit ARFF yang dipilih secara purposive sampling, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiadaan jalan penghubung dan emergency access gate menyebabkan kendaraan ARFF dari Fire Station 1 menuju jalan umum sisi selatan harus menempuh jarak 9,36 km (±4 menit 50 detik), jauh lebih panjang dibandingkan estimasi 0,78 km (±24 detik) apabila akses langsung tersedia. Berdasarkan temuan tersebut, penyediaan jalan penghubung yang terintegrasi dengan emergency access gate menjadi kebutuhan akses operasional utama untuk meningkatkan konektivitas serta efektivitas penanganan keadaan darurat di area selatan Bandar Udara Internasional Yogyakarta, dan disarankan menjadi bahan evaluasi pengelola bandar udara serta rujukan bagi penelitian lanjutan mengenai perencanaan teknis infrastruktur akses darurat.
Optimalisasi Penerapan Pushback and Start Management di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali Riani Riani; Nunuk Praptiningsih; Rahmawati Sukra
Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 3 (2026): September: Jurnal Multidisiplin Indonesia
Publisher : PT. ALHAFI BERKAH INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62007/joumi.v4i3.954

Abstract

I Gusti Ngurah Rai International Airport is one of the busiest airports in Indonesia, with high aircraft movement, particularly during peak hours. This condition may lead to ground congestion that affects the effectiveness of departure operations. One of the operational strategies implemented to address this issue is Pushback and Start Management (PSM). This study aimed to analyze the implementation of Pushback and Start Management and its effect on the effectiveness of departure operations at I Gusti Ngurah Rai International Airport. A quantitative approach was employed using a survey method through questionnaires distributed to Ground Controllers and Pilots. Data were analyzed using descriptive statistics, validity and reliability tests, normality testing, simple linear regression, t-test, F-test, and the coefficient of determination. The results showed that the implementation of Pushback and Start Management was categorized as high, with a mean score of 3.72. Simple linear regression analysis indicated that Pushback and Start Management had a positive and significant effect on the effectiveness of departure operations (p = 0.000 < 0.05). The coefficient of determination (R² = 0.498) indicated that Pushback and Start Management explained 49.8% of the variance in the effectiveness of departure operations. In conclusion, the implementation of Pushback and Start Management contributes significantly to improving the effectiveness of departure operations at I Gusti Ngurah Rai International Airport.