Oktavianus Rangga
Sekolah Tinggi Agama Kristen Arastamar Grimenawa Jayapura

Published : 12 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Penerapan Pelayanan Kasih Di GBI Pelita Imanuel (Suatu Perspektif Teologi Praktika): (Suatu Perspektif Teologi Praktika) Oktavianus Rangga; Roce Marsaulina; Ayu Sutrisna
JURNAL KADESI Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4. No. 2. 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Kadesi Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54765/ejurnalkadesi.v4i2.34

Abstract

Gereja dipanggil untuk melayani Tuhan Juruselamat-Nya dan memberitakan Injil tentang kedatangan Yesus Kristus sebagai Juruselamat. Dan hal ini gereja juga hadir menjalankan misinya untuk menerapkan kasih Kristus di tengah-tengah kesulitan. Gereja dalam dirinya menyadari akan adanya panggilannya di tengah-tengah dunia sepanjang zaman untuk mewujud kasih Allah melalui tindakan nyata. Penulis menggunakan metode kualitatif yang sacara langsung di lapangan (Penelitian lapangan) dan penulis menggunakan teknik pengumulan data melalui studi literatur baik dari buku, maupun jurnal. Pelayanan kasih merupakan sebuah sarana atau cara dari gembala kepada jemaat untuk dapat memberikan bimbingan. Pelayan kasih bukan sekedar kata, ataupun berbagi karena memiliki kelebihan secara ekonomi. Gereja bagian dalam pelaksanaan tugas tidak boleh berhenti hanya kepada mereka yang percaya (Galatia 6:10) tetapi juga di luar orang percaya (Roma 5:6-8). Jadi panggilan gereja adalah garam dan terang ditengah-tengah masyarakat (Matius 5:16). Hal inilah gereja terus mendampingi jemaatnya untuk menuntun disetiap kehidupan mereka menuju jalan kebenaran dan keselamatan. Gereja perlu melihat kebutuhan umat dari dua sudut pandang, yaitu kebutuhan spiritual dan kebutuhan material. Iman yang harus tercermin dalam tindakan praktis, seperti menjangkau mereka yang membutuhkan pertolongan.
Pembelajaran Agama Kristen Berbasis Pengalaman: Membangun Iman Melalui Narasi Hidup Rangga, Oktavianus
PEADA': Jurnal Pendidikan Kristen Vol. 5 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34307/peada.v5i2.216

Abstract

This article discusses an experiential Christian learning model that aims to build students' faith through a life narrative approach. This method utilizes real stories and personal experiences to help students internalize Christian values ​​and understand biblical teachings more deeply. The research was conducted using a qualitative approach, through literature studies and narrative content analysis from various sources, books and journal articles related to this method. The results show that the use of narratives in learning can enrich students' understanding of faith, encourage personal reflection, and strengthen community ties through group discussions. However, this approach also faces challenges, such as the diversity of students' experiences that can affect the way they live out Christian values. The active role of teachers as facilitators is needed to ensure that learning remains focused and in accordance with biblical principles. This article emphasizes that the experiential learning model can make a significant contribution to Christian religious education, especially in creating a more relevant, contextual, and transformative learning process in the modern era.
Unearthing Biblical Wisdom for Active Learning: An Interactive Model of Christian Education in the Age of Digital Technology Okta, Oktavianus Rangga; Yuliana, Dewi; Mailoor, Anastacia Jennifer Alexandrina
TELEIOS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Vol 4, No 2 (2024): Theology and Christian Education
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Transformasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53674/teleios.v4i2.179

Abstract

Amidst the rapid pace of technological development, the world of education has undergone major changes, including in the way Christianity is taught. Traditional teaching methods, which often focus on lectures and memorization, are now faced with new demands. Christian Religious Learning is not only intended to instill theological knowledge, but also to guide students in understanding and applying Bible teachings in their lives, both personally and socially. This study uses a qualitative method with a literature study approach to explore interactive learning models in Christian religious education in the digital era. Education in the Bible begins with the recognition that all true wisdom and knowledge comes from God. The wisdom of the Bible has strong relevance in dealing with contemporary issues, because the principles taught in the Bible are timeless. In a world that is constantly changing, biblical values such as justice, love, and forgiveness remain solid moral guidelines. Technology has provided wider access to Christian religious learning materials. Through the internet, Christians can access the Bible, daily devotions, sermons, and theological resources anytime and anywhere. This study shows that an interactive approach to Christian religious education significantly improves students' understanding and engagement with Bible teachings. Other findings confirm that integrating digital learning and biblical values not only improves cognitive learning outcomes but also deepens students’ spirituality. The findings of this study are based on the development of an innovative teaching paradigm that combines traditional Bible with digital technology innovations that have not previously been systematically applied in Christian education
Pengenalan Artificial Intelligence sebagai Asisten Digital dalam Penulisan Artikel Ilmiah bagi Dosen di STAK Arastamar Grimenawa Jayapura Ismail, Jeffrit Kalprianus; Gulo, Rezeki Putra; Rangga, Oktavianus
Jurnal PKM Setiadharma Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal PkM Setiadharma
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47457/jps.v6i1.567

Abstract

This Community Service Program was conducted at STAK Arastamar Grimenawa Jayapura from January 13-15, 2025. The background of this service stems from the need to enhance lecturers' competencies in utilizing AI technology as a digital assistant for academic writing. The program aims to introduce and train lecturers in using AI technology responsibly to produce high-quality scientific works that align with Christian values. The implementation method comprises five stages: observation, planning, training execution, academic study writing, and evaluation. The novelty of this service lies in integrating technical aspects of AI usage with Christian spiritual values in the context of academic writing at theological education institutions. The results show significant improvement in lecturers' ability to utilize AI applications to enhance grammar quality, originality, and structure of scientific articles while maintaining spiritual and academic integrity. This program successfully bridges academic needs with theological missions through ethical and responsible use of AI technology.
Integration of Christian Values with Local Wisdom in Digital Learning Media: Literature Review Rangga, Oktavianus; Gulo, Rezeki Putra
Harati: Jurnal Pendidikan Kristen Vol 5 No 1 (2025): HaratiJPK: April
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Kristen IAKN Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54170/harati.v5i1.843

Abstract

This research aims to examine the integration of Christian values with local wisdom through digital learning media within the context of Christian Religious Education (CRE). The problem addressed is the lack of learning media that contextually and relevantly accommodates Christian values and local culture in line with the development of digital technology. This research employs a descriptive qualitative method with a library research approach through a systematic review of relevant academic literature. The novelty of this research lies in the design of a conceptual model for digital media that combines Christian faith values such as love, justice, and service with local cultural elements like folklore, regional songs, and traditional symbols. The research findings indicate that this integration can enhance the relevance, participation, and understanding of Christian teachings among students, while simultaneously strengthening their cultural identity. These findings offer a theoretical contribution to the development of inculturation-based CRE literature and a practical contribution for Christian educators in the digital age.
Pendidikan Agama Kristen dan Realitas Virtual: Membangun Pengalaman Pembelajaran Iman yang Imersif di Dunia Digital Gulo, Rezeki Putra; Mbelanggedo, Nelci; Rangga, Oktavianus
REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen Vol. 3 No. 1 (2025): REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STAKPN Sentani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69748/jrm.v3i1.232

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi integrasi teknologi Realitas Virtual (VR) dalam Pendidikan Agama Kristen untuk memperkaya pengalaman spiritual peserta didik melalui pembelajaran imersif. Melalui metode library research, penelitian menganalisis literatur tentang peran teknologi realitas virtual dalam Pendidikan Agama Kristen untuk mengidentifikasi pendekatan pedagogis yang tepat dalam menghadapi tantangan teknologi digital. Novelty penelitian terletak pada fokus penggunaan realitas virtual untuk menciptakan simulasi tiga dimensi dari narasi Alkitab dan lingkungan spiritual yang memberikan kedalaman pengalaman iman yang sulit dicapai melalui media konvensional. Hasil penelitian menunjukkan realitas virtual dapat menjadi mediator efektif bagi Pendidikan Agama Kristen di era digital, meningkatkan keterlibatan peserta didik melalui pengalaman visual interaktif yang memvisualisasikan peristiwa-peristiwa Alkitab dan konsep teologis kompleks. Kesimpulannya, teknologi realitas virtual berpotensi memperkaya pembelajaran iman, namun penting diimbangi dengan praktik spiritual tradisional seperti doa, refleksi, dan keterlibatan komunitas agar nilai-nilai dasar Pendidikan Agama Kristen tetap terpelihara dalam proses pembelajaran.
Teologi Terjun Bebas: Bahaya Tafsir Alkitab Tanpa Konteks Rangga, Okta; Balukh, Semy Djulandy
Danum Pambelum: Jurnal Teologi dan Musik Gereja Vol 5 No 1 (2025): DPJTMG: Mei
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54170/dp.v5i1.837

Abstract

The phenomenon of interpreting the Bible without context is increasingly prevalent in the digital era, creating serious dangers for correct theological understanding. This problem is characterized by the congregation's lack of understanding of hermeneutical principles, the influence of individualism, and the impact of social media algorithms that accelerate the spread of erroneous interpretations. This study aims to identify the causes, impacts, and solutions to this phenomenon. The method used is a qualitative-descriptive approach with literature analysis such as theological books, the Bible and scientific journals. The results of the study indicate that the inability to understand the historical-grammatical context, neglect of church tradition, and low awareness of the theological unity of the Bible are the main root problems. This phenomenon contributes to the emergence of deviant teachings, a crisis of authority in interpreting the Bible, and divisions in the church community. The discussion highlights the importance of developing a hermeneutics curriculum, using digital media wisely, and forming a healthy Bible study community. Based on the formulated title, it shows that the dangers of interpreting without context can be minimized through systematic hermeneutical education and church development that is centered on the authority of God's word. This strategic effort is expected to strengthen the spiritual formation of the congregation and maintain the integrity of Christian teachings amidst the challenges of the digital era.
PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DALAM KONTEKS KEBERAGAMAN: PERSPEKTIF EFESUS 4:1-3 TENTANG KESATUAN DALAM KRISTUS Giban, Aten; Rangga, Oktavianus
Imitatio Christo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Vol. 1 No. 1 (2025): Jurnal Imitatio Christo - Edisi Januari
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Kristen Arastamar Grimenawa Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63536/imitatiochristo.v1i1.2

Abstract

Penelitian ini mengkaji pendekatan Pendidikan Agama Kristen (PAK) dalam konteks keberagaman dengan berlandaskan perspektif Efesus 4:1-3, yang menekankan kesatuan dalam Kristus. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pengajaran yang dapat memperkuat nilai kesatuan tanpa mengabaikan penghormatan terhadap keberagaman budaya, agama, dan sosial. Metodologi yang digunakan adalah kualitatif-deskriptif dengan pendekatan teologis dan pendidikan. Data diperoleh melalui studi literatur seperti, buku-buku dan Artikel jurnal ilmiah yang berkaitan dengan topik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip kesatuan dalam Kristus yang diajarkan dalam Efesus 4:1-3 dapat diimplementasikan melalui pengajaran berbasis dialog, kerjasama lintas budaya, dan pembelajaran partisipatif.  Penelitian ini juga menemukan bahwa pendekatan berbasis pengalaman hidup siswa mampu menciptakan pemahaman yang lebih mendalam tentang pentingnya kesatuan di tengah keberagaman. Novelty dari penelitian ini terletak pada penerapan prinsip kesatuan dalam Kristus sebagai landasan teologis untuk pendidikan multikultural dalam PAK, yang relevan dengan konteks sosial Indonesia yang majemuk. Penelitian ini menawarkan model pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada iman, tetapi juga membangun harmoni sosial di tengah pluralitas.
SPIRITUALITAS DALAM KURIKULUM UNTUK MENCIPTAKAN LINGKUNGAN BELAJAR YANG MEMUPUK IMAN DAN PENGETAHUAN Mewet, Mince; Rangga, Oktavianus
Imitatio Christo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Vol. 1 No. 2 (2025): Jurnal Imitatio Christo - Edisi Mei
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Kristen Arastamar Grimenawa Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63536/imitatiochristo.v1i1.8

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model integrasi spiritualitas dalam kurikulum guna menciptakan lingkungan belajar yang memupuk iman dan pengetahuan secara seimbang. Masalah utama yang diangkat adalah kurangnya pendekatan sistematis dalam mengintegrasikan dimensi spiritual ke dalam pendidikan formal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi pustaka untuk menganalisis teori dan praktik integrasi spiritualitas dalam kurikulum. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengembangan framework komprehensif yang memungkinkan implementasi spiritualitas secara holistik di berbagai tingkat pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum berbasis spiritualitas berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan psikologis, keterampilan berpikir kritis, dan penguatan karakter peserta didik. Studi ini merekomendasikan strategi adaptif dalam penerapan kurikulum berbasis spiritualitas, termasuk pelibatan komunitas, penguatan peran guru, serta pemanfaatan teknologi untuk mendukung refleksi dan pembelajaran berbasis iman.
Strategi Pembelajaran Berbasis Alkitab untuk Membentuk Karakter Anak Usia Dini Tea, Ditje; Rangga, Oktavianus
JURNAL KADESI Vol. 7 No. 2 (2025): Volume 7 Nomor 2
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Kadesi Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54765/ejurnalkadesi.v7i2.115

Abstract

Pembentukan karakter anak usia dini adalah fondasi utama dalam pendidikan dan perkembangan individu. Pada masa emas ini, nilai-nilai moral dan spiritual dapat ditanamkan dengan efektif, namun tantangan era modern seperti kemajuan teknologi dan degradasi moral menjadi ancaman serius. Tulisan ini bertujuan untuk merancang strategi pembelajaran yang berlandaskan Alkitab secara efektif guna membentuk karakter anak pada usia dini. Permasalahan utama yang diangkat adalah kurangnya metode pembelajaran yang mengintegrasikan prinsip-prinsip Alkitab secara interaktif dan relevan dengan kehidupan anak. Tulisan ini memakai pendekatan kualitatif berbasis riset pustaka dengan analisis tematik untuk mengidentifikasi nilai-nilai Alkitab dan strategi pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik perkembangan anak. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa penggunaan narasi Alkitab, permainan edukasi, serta aktivitas reflektif merupakan metode yang efektif dalam menanamkan nilai-nilai seperti kasih, kejujuran, dan tanggung jawab. Pendekatan ini juga menekankan keterlibatan aktif anak dalam proses pembelajaran serta kolaborasi antara guru, orang tua, dan komunitas. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi metode interaktif dan kontekstual dalam pembelajaran berbasis Alkitab yang dirancang khusus untuk anak usia. Pendekatan ini tidak hanya berfokus pada aspek kognitif, tetapi juga melibatkan dimensi emosional dan spiritual anak. Dengan strategi yang inovatif dan aplikatif, penelitian ini memberikan kontribusi signifikan dalam pembaruan paradigma pendidikan berbasis nilai-nilai kekal untuk menjawab tantangan era modern.