Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : JURNAL CITRA KEPERAWATAN

TINGKAT KECEMASAN IBU PADA TINDAKAN NEBULIZER ANAKNYA BERDASARKAN KARAKTERISTIK IBU DI RUANG ANAK RSUD RATU ZALECHA MARTAPURA TAHUN 2016 norliani, norliani; Zainab, Zainab; ramie, agustine
JURNAL CITRA KEPERAWATAN Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.496 KB)

Abstract

Respon kecemasan merupakan perasaan yang paling umum yang dialami oleh orang tua ketika ada masalah kesehatan pada anaknya. Orang tua juga akan merasa begitu cemas dan  takut terhadap kondisi anaknya dan jenis prosedur medis yang dilakukan. Salah satu tindakan keperawatan yang menimbulkan trauma bagi anak dan orang tua yaitu tindakan nebulizer. Peneliti melakukan studi pada 10 orang sampel yang hasilnya menunjukkan 7 dari 10 ibu menunjukkan kecemasan pada tindakan nebulizer anaknya seperti, gelisah, ekspresi wajah sedih, murung, sering  bertanya pada petugas kesehatan, bahkan menangis, banyak berzikir dan memberikan peringatan pada petugas kesehatan agar jangan sampai menyakiti anaknya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kecemasan Ibu pada tindakan nebulizer anaknya berdasarkan karakteristik ibu di ruang anak RSUD Ratu Zalecha Martapura. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, dengan jenis penelitian deskriptif.  Sampel penelitian ini adalah ibu yang menemani anaknya pada tindakan nebulizer yang berjumlah 36 orang menggunakan teknik accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan ibu yang tergolong usia tua cenderung mengalami kecemasan ringan sebanyak 8 responden 72,7%, tingkat pendidikan ibu dengan kategori pendidikan tinggi cenderung mengalami kecemasan sedang sebanyak 3 responden 60%, dan ibu yang pernah ada riwayat nebulizer dengan kategori sering mengalami kecemasan ringan sebanyak 8 responden 100%. Kepada tenaga keperawatan di ruang anak diharapkan dapat memberikan pelayanan keperawatan yang maksimal khususnya meminimalkan kecemasan yang dirasakan ibu dengan menjelaskan prosedur dan kegunaan tindakan nebulizer agar kecemasan ibu dapat diminimalkan.
PERILAKU CARING PERAWAT DALAM MERAWAT PASIEN DENGAN ULKUS DIABETIKUM BERDASARKAN KARAKTERISTIK PERAWAT DI RUANG PENYAKIT DALAM RSUD DR. H. MOCH ANSARI SALEH BANJARMASIN TAHUN 2016 mayasari, peni; SPN, endang; ramie, agustine
JURNAL CITRA KEPERAWATAN Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.113 KB)

Abstract

Perilaku caring perawat sangat dibutuhkan dalam melaksanakan asuhan keperawatan kepada pasien dengan ulkus diabetikum untuk mengatasi komplikasi lebih parah dan dapat mendukung pasien dari aspek psikologisnya. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan perilaku caring perawat dalam merawat pasien dengan ulkus diabetikum di Ruang Penyakit Dalam RSUD Dr. H. Moch Ansari Saleh Banjarmasin. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, dengan jenis penelitian deskriptif. Populasi penelitian ini adalah perawat yang bekerja di Ruang Penyakit Dalam (Ruang Safir dan Ruang Nilam) yang berjumlah 38 orang menggunakan teknik total sampling. Hasil penelitian terlihat bahwa sebagian besar perawat yang bekerja di Ruang Penyakit Dalam (Ruang Safir dan Ruang Nilam) memiliki perilaku caring sangat baik dengan jumlah 32 responden (84,2%). Sebagian besar memiliki perilaku caring sangat baik berada pada rentang usia dewasa awal sebanyak 27 responden (84,4%), mayoritas perawat perempuan sebanyak 24 responden (92,3%), tingkat pendidikan Ners sebanyak 7 responden (87,5%), mayoritas perawat memiliki tingkat pendidikan Diploma III sebanyak 22 responden (84,6%), lama kerja >3 tahun sebanyak 25 responden (83,3%). Perawat diharapkan terus menumbuhkan rasa kepedulian dan memiliki kepekaan terhadap respon klien, terus meningkatkan perilaku caring yang dimiliki agar dapat menunjang proses penyembuhan pasien dengan ulkus diabetikum
RIWAYAT KELUARGA PREEKLAMPSIA MENINGKATKAN KEJADIAN PREEKLAMPSIA Agustine Ramie; Fahreza Fahreza; mahdalena mahdalena
JURNAL CITRA KEPERAWATAN Vol 6 No 2 (2018): JURNAL CITRA KEPERAWATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (700.194 KB) | DOI: 10.31964/jck.v6i2.80

Abstract

Preeklampsia merupakan penyulit kehamilan yang akut dan dapat terjadi pada masa antenatal, intranatal, dan post partum. Kematian ibu di Provinsi Kalimantan Selatan pada tahun 2013 sebesar 47,2 % disebabkan oleh preeklampsia. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor yang berhubungan dengan kejadian preeklampsia di ruang bersalin RSUD Dr. H. Moch Ansari Saleh Banjarmasin. Metode penelitian menggunakan metode survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 189 ibu bersalin, dipilih menggunakan teknik systematic random sampling. Hasil penelitian sebanyak 24,3% responden mengalami preeklampsia, usia ibu pada kategori tidak aman sebanyak 75,1%, paritas tidak aman sebanyak 55%, responden yang memiliki riwayat keluarga dengan preeklampsia sebelumnya sebanyak 29,6%. Hasil analisis uji korelasi Spearman Rank menunjukkan tidak ada hubungan antara usia dengan kejadian preeklampsia (p=0,193, α: 0.05). Ada hubungan antara paritas dengan kejadian preeklampsia (p=0,024, α: 0.05). Ada hubungan yang signifikan antara riwayat keluarga dengan preeklampsia sebelumnya dengan kejadian preeklampsia (p=0,000, α: 0.05). Petugas pemberi layanan persalinan diharapkan dapat memberikan edukasi untuk meningkatkan pemahaman kepada ibu hamil dan keluarganya mengenai faktor-faktor penyebab terjadinya preeklampsia sehingga angka kejadian preeklampsia pada ibu masa kehamilan, persalinan, dan postpartum tidak terjadi dengan hasil akhir angka kematian ibu dapat ditekan. Kata Kunci: Preeklampsia, Usia, Paritas, Riwayat Keluarga dengan Preeklampsia.