Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

OPTIMALISASI PERAN KADER MELALUI EDUKASI KESEHATAN TENTANG SKRINING KANKER SERVIKS Fitri Ayatul Azlina; Yuliani Budiyarti; Agustine Ramie; Susanaria Alkai; Ruslinawati
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 1 No. 2: Februari 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (581.389 KB)

Abstract

Rendahnya kesadaran perempuan terhadap pencegahan kanker serviks, menjadi salah satu penyebab pentingnya dilakukan promosi kesehatan terutama saat pandemi COVID-19 saat ini. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk menangani masalah tersebut yaitu mengoptimalisasikan peran kader guna membantu tenaga kesehatan dalam mengupayakan peningkatan kesadaran perempuan akan pentingnya deteksi dini dan peningkatan cakupan angka pemeriksaan deteksi dini kanker serviks, sehingga kader harus memiliki pengetahuan yang cukup dan sikap yang baik guna mendukung terlaksananya upaya promotif dan preventif. Kegiatan ini bertujuan untuk mengoptimalisasikan pemberdayaan peran kader dalam meningkatkan self-awareness deteksi dini kanker serviks di masa pandemi COVID-19. Tahap kegiatan diawali pretest dengan memberikan kuesioner pengetahuan, sikap dan skrining tentang kanker serviks, kemudian memberikan materi edukasi, dilanjutkan sesi diskusi dan tanya jawab setelah penyampaian materi dan diakhiri dengan melakukan posttest untuk menilai pengetahuan dan sikap kader terhadap materi edukasi yang telah diberikan sebagai bentuk evaluasi kegiatan. Hasil dari kegiatan ini didapatkanadanya peningkatan pengetahuan dan perubahan sikap kader setelah diberikan edukasi. Hal dibuktikan dengan adanya peningkatan persentase variabel pengetahuan dari 69,48% menjadi 76,62% dan variabel sikap dari 77,20% menjadi 85,58%. Edukasi kesehatan merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengoptimalisasikan peran kader dalam meningkatkan self-awareness deteksi dini kanker serviks di masa pandemi COVID-19
Upaya Pencegahan Stunting Pada Wanita Usia Subur di Pinggiran Sungai Martapura Fitri Ayatul Azlina; Rieh Firdausi; Nana Astriana Hasibuan
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Cv. Utility Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1366.387 KB)

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi dalam waktu yang lama dan menjadi permasalahan nasional di Indonesia. Dampak yang ditimbulkan oleh stunting dapat bersifat jangka panjang karena berkaitan dengan kualitas generasi di masa mendatang. Upaya-upaya dilakukan untuk menekan dan mencegah kejadian stunting. Salah satu upaya yang dilakukan yakni melakukan edukasi kesehatan kepada wanita usia subur melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan informasi dan pemahaman kepada wanita usia subur mengenai stunting serta cara mencegah terjadinya stunting. Hal ini dilakukan karena perempuan bertanggung jawab terhadap kesehatannya pada dari masa remaja, masa kehamilan, dan pasca persalinan. Pengabdian masyarakat ini juga bagian dari kerja sama antara institusi perguruan tinggi dengan lintas sektor di Desa Sungai Rangas Ulu, Kecamatan Martapura Barat, Kabupaten Banjar. Kegiatan pengabdian masyarakat ini diikuti  sebanyak 53 orang wanita usia subur yang terdiri dari ibu hamil dan ibu menyusui serta wanita yang tidak sedang hamil maupun menyusui. Para warga antusias mengikuti kegiatan edukasi kesehatan tersebut. Kegiatan ini diharapkan  dapat meningkatkan informasi dan pengetahuan para wanita usia subur serta mampu berkontribusi secara nyata dalam mendukung upaya pemerintah menurunkan kejadian stunting.
IDENTIFIKASI RISIKO PENYEBAB KEKURANGAN ENERGI KRONIS (KEK) PADA IBU HAMIL DI WILAYAH PUSKEMAS KARANG INTAN 2, KABUPATEN BANJAR Fitri Ayatul Azlina; Devi Rahmayanti; Susanaria Alkai; Yuniar Darmayanti
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.17746

Abstract

Kekurangan Energi Kronis (KEK) merupakan masalah nutrisi yang terjadi pada ibu hamil dalam jangka waktu yang lama yang mana diukur dengan lingkar lengan atas kurang dari 23,5 cm dan indeks masa tubuh (IMT) <18,5 kg/m2. Hal tersebut tidak hanya mencerminkan status gizi, melainkan juga kesehatan dan kesejahteraan anak di masa mendatang. KEK dapat mengakibatkan berbagai permasalahan kesehatan baik pada ibu selama kehamilan maupun pada janin. Banyak faktor dan risiko yang dapat menyebabkan terjadinya KEK. Tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi risiko yang dapat menyebabkan kekurangan energi kronis pada ibu hamil di wilayah Puskesmas Karang Intan 2. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada bulan April sampai dengan bulan September 2022 di 13 Desa Wilayah Kerja Puskesmas Karang Intan 2, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan. Populasi dalam penelitian ini adalah sebanyak 46 ibu hamil dengan KEK. Metode pengambilan sampel menggunakan total sampling. Pengambilan data dilakukan oleh bidan desa yang berperan sebagai enumerator menggunakan alat ukur yakni kuesioner. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis univariat yaitu distribusi frekuensi. Hasil penelitian diperoleh bahwa ibu hamil yang memiliki risiko untuk menyebabkan KEK sebesar 23 orang (50%). Dengan demikian, sebagian ibu hamil yang mengalami KEK berisiko disebabkan oleh perubahan pola makan, pantangan makan, dan kurangnya ketersediaan informasi mengenai nutrisi. Peran tenaga kesehatan diperlukan untuk mengetahui faktor-faktor risiko yang dapat menyebakan KEK pada ibu hamil.
PKM Pendidikan Gizi “Isi Piringku” Pemberian Makanan Tambahan Lokal Pada Ibu Hamil Dengan Kekurangan Energi Kronik Devi Rahma Yanti; Mohamad Isa; Fitri Ayatul Azlina
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 3, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ilung.v3i1.9392

Abstract

Suatu kondisi dimana tidak tercukupinya energi seorang ibu hamil untuk kebutiuhannya dan janinnya karena asupan yang kurang dalam jangka waktu yang lama, inilah yang disebut dengan kekurangan energi kronis (KEK). Ibu hamil dengan masalah gizi dan kesehatan berdampak pada kesehatan dan keselamatan ibu dan bayi serta kualitas bayi yang dilahirkan. Berdasarkan studi epidemiologi, bayi BBLR mempunyai risiko kematian 20 kali lipat lebih besar di bandingkan dengan bayi yang lahir dengan berat badan normal.Perlu upaya yang komprehensif untuk menyelesaikan pemenuhan kebutuhan gizi yang optimal pada ibu hamil, diantaranya pemanfaatan bahan lokal disertai Pendidikan gizi bagi ibu hamil dan balita. Kementerian Kesehatan RI pada tahun 2018 telah menyusun Petunjuk Teknis Panduan Pengajaran Diit Dengan Pemanfaatan Bahan Lokal. Pengajaran dengan metode mencontohkan tentang diit ibu hamil merupakan suatu proses pemindahan informasi tentang nutrisi yang berguna bagi ibu hamil dengan mengedepankan prinsif lengkap dan sempurna. Metode pengajaran menggunakan alat peraga yang digunakan sehari-hari oleh ibu dan aktivitas yang sehari-hari dilaksanakan oleh ibu-ibu. Pendidikan gizi “Isi Piringku” Pemberian makanan Tambahan Lokal dilaksanakan dikegiatan Pengabdian Masyarakat, sinergi antara Universitas Lambung Mangkurat, Puskesmas, PKK Desa/ Kecamatan, dengan target sasaran Ibu Hamil dengan KEK. Pengabdian Masyarakat ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan pengetahuanibu hamil tentang asupan gizi pada ibu hamil dengan menggunakan bahan lokal yang dimiliki oleh wilayah Kecamatann Karang Intan.Kata kunci: Edukasi; Kekurangan Energi Kronik; ibu hamil
The Relationship between Nurse Knowledge and Completeness of Documentation of Integrated Patient Progress Notes (CPPT) at Ratu Zalecha Hospital, Martapura Endang Pertiwiwati; Noor Diani; Fitri Ayatul Azlina; Norsas Mita
Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 11, No 1 (2024): Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpkmi.v11i1.18480

Abstract

Knowledge is a very important domain in shaping a person's behavior, including in the nursing documentation process. A better level of knowledge of nurses will facilitate decision making when carrying out nursing documentation and increase the implementation of complete documentation. This study aims to determine the relationship between nurses' knowledge and the completeness of integrated patient progress record documentation (CPPT) at Ratu Zalecha Hospital, Martapura. This research uses non-experimental quantitative descriptive. The number of respondents was 87 executive nurses in the inpatient ward at Ratu Zalecha Hospital, Martapura, selected using a cluster random sampling technique. Data collection was carried out by distributing questionnaires and observing directly on the CPPT sheet. The research results show that the p value = 0.000, which means that H0 is rejected and Ha is accepted. So it can be concluded that there is a relationship between nurse knowledge and completeness of integrated patient progress record documentation (CPPT) at Ratu Zalecha Hospital, Martapura.
Factor analysis of women's low awareness in cervical cancer screening Azlina, Fitri Ayatul; Firdausi, Rieh; Marisa, Vena; Raudah, Siti Hizratul; Husna, Rezkia Asma’ul; Fatiniah, Nabillah
Media Keperawatan Indonesia Vol 7, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/mki.7.3.2024.202-212

Abstract

Cervical cancer is a type of cancer that causes high mortality and morbidity rates in women. Women's awareness of screening to prevent cervical cancer is still low. This study aims to analyze the factors that cause women's low awareness of cervical cancer screening. This research uses a correlational design with a cross sectional approach. The total sample was 94 people with the criteria being women aged 15 to 59 years, married, living with their husband, and domiciled in Sungai Rangas Ulu Village. The sampling technique used was purposive sampling. This study used questionnaire A in the form of demographic data and questionnaire B in the form of a questionnaire about knowledge, attitudes and satisfaction with health workers. Data collection was carried out in July-August 2023. in Sungai Rangas Ulu Village in West Martapura District, Banjar Regency. The research questionnaire was filled out directly by research respondents at their homes. The results of the Chi Square test obtained a p value of 0.038, which means there is a relationship between knowledge and attitude and the Chi Square test obtained a p value of 0.013, which means there is a significant relationship between satisfaction with health workers and attitude. The results of the multiple linear regression test obtained a sig level. of 0.000 that knowledge and satisfaction have a role in women's attitudes with a beta value of 0.575 as the most dominant factor influencing women's attitudes towards cervical cancer screening. Women's knowledge and satisfaction with health workers plays an important role in influencing women's attitudes towards cervical cancer screening.
THE RELATIONSHIP BETWEEN SELF-CONTROL AND THE TENDENCY OF NO MOBILE PHONE PHOBIA (NOMOPHOBIA) IN ADOLESCENTS AT SMAN 1 BANJARBARU Rahmah, Mutia; Aisyah, Ririn Noor; Ayatul Azlina, Fitri; Ririn Lestari, Dhian
Psychiatry Nursing Journal (Jurnal Keperawatan Jiwa) Vol. 7 No. 1 (2025): March 2025
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/pnj.v7i1.68139

Abstract

Introduction: Smartphones have become a necessary part of adolescent life. While they offer convenience, excessive use can lead to nomophobia, the fear of being away from smartphones. One of the efforts to overcome nomophobia is self-control. This study aimed to determine the relationship between self-control and the tendency of no mobile phobia (nomophobia) in adolescents at SMAN 1 Banjarbaru. Method: This study used a cross-sectional design. The technique used was stratified random sampling. The research sample amounted to 233 students of SMAN 1 Banjarbaru. The variables were self-control and the tendency of nomophobia (mobile phone phobia). Data were collected by questionnaire and Nomophobia questionnaire and analyzed by Spearman correlation test. Results: The findings revealed that 127 individuals (54.5%) had low self-control, while 126 individuals (54.1%) reported severe nomophobia. The p-value of 0.028 and the coefficient r -0.144 were obtained, indicating a negative relationship between self-control and the tendency of nomophobia among adolescents, with a weak strength of association. Conclusions: There is a relationship between self-control and the tendency for nomophobia (no mobile phone phobia) among adolescents at SMAN 1 Banjarbaru. Further research is needed to explore other factors that may influence nomophobia.
Self-Care Management dalam Intervensi Keperawatan Pada Kelelahan Postpartum: Tinjauan Literatu Azlina, Fitri Ayatul
Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 9 No 3 (2021): Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine and Health Science, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.597 KB)

Abstract

Fatigue is a common condition that is vulnerable and persistent in postpartum mothers. The incidence ofpostpartum mothers experiencing fatigue in Indonesia is quite high. Postpartum fatigue can cause a variety ofunpleasant symptoms and affect physical and psychological health. This can interfere with the role of themother in caring for herself and baby care and can be a predictor of depression. This literature review aims toidentify Self-Care Management strategies and nursing interventions in mothers with postpartum fatigue so thatthey can be used as a reference for nurses in carrying out nursing care. The method used in this review isliterature review based on appropriate keywords. Self-Care Management and nursing interventions carried outby nurses can be used as an effort to maintain optimal postpartum mother health and newborn care.
PENGGUNAAN MATERNAL EMERGENCY SCREENING (MES) SEBAGAI UPAYA DETEKSI DINI PADA KEGAWATDARURATAN KEHAMILAN Azlina, Fitri Ayatul
Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 6 No 1 (2018): Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine and Health Science, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (131.716 KB)

Abstract

Maternal mortality rate (MMR) in Indonesia is still high. Various programs that have been doneby the government try to decrease the AKI both promotively and preventively during pregnancyand before childbirth. Nurses play an important role in efforts to minimize and reduce MMRthrough various methods one of them with the utilization of information technology. Not onlynurses, pregnant women should play an active role in finding symptoms and risk factors duringpregnancy. Maternal Emergency Screening (MES) is an information technology design usingexpert systems that can facilitate pregnant women in identifying early risk factors in emergencyemergency and able to make decisions like an expert. The use of Maternal Emergency Screening(MES) provides an opportunity as an early screening system in finding risks of emergencypregnancy and helps nurses to take appropriate care measures in order to reduce MMR.
Tingkat Pengetahuan Sebagai Penentu Peran Keluarga dalam Pencegahan Pressure Injury pada Pasien Stroke Arif, Muhammad Nur; Aridamayanti, Bernadetta Germia; Azlina, Fitri Ayatul
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 16, No 1 (2025): Januari-Maret 2025
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf16144

Abstract

Stroke is the third leading cause of death and disability worldwide. Stroke causes weakness in the extremities, leading to immobilization, requiring prolonged bed rest. One complication of prolonged bed rest is pressure injury, which can be prevented with family involvement and good family knowledge. The purpose of this study was to determine the relationship between knowledge levels and the family's role in preventing pressure injuries in stroke patients. This study used a cross-sectional design, involving 30 families of stroke patients. Data were collected using a questionnaire and analyzed using the Spearman correlation test. The results showed a relationship between knowledge levels and the family's role in preventing pressure injuries, with a p-value of 0.001 and a correlation coefficient of 0.637. Furthermore, it was concluded that family knowledge levels are a determinant of the family's role in preventing pressure injuries in stroke patients.Keywords: stroke; pressure injury; prevention; knowledge; family role ABSTRAK Stroke adalah penyebab kematian dan disabilitas ketiga di dunia. Stroke menyebabkan kelemahan pada ekstremitas, yang menyebabkan imobilisasi, sehingga pasien harus beristirahat di tempat tidur cukup lama. Salah satu komplikasi dari tirah baring lama adalah pressure injury, yang dapat dicegah dengan peran keluarga dan pengetahuan keluarga yang baik. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dengan peran keluarga dalam pencegahan pressure injury pada pasien stroke. Rancangan penelitian ini adalah cross-sectional, yang melibatkan 30 keluarga  pasien stroke. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner, lalu dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dengan peran keluarga dalam pencegahan pressure injury dengan nilai p adalah 0,001, dengan koefisien korelasi adalah 0,637. Selanjutnya disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan keluarga merupakan determinan bagi peran keluarga dalam pencegahan pressure injury pada pasien stroke.Kata kunci: stroke; pressure injury; pencegahan; pengetahuan; peran keluarga