Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENGGUNAAN METODE ITIK DALAM MENGHAFAL AKSARA JAWA UNTUK MENINGKATKAN DAYA INGAT SISWA KELAS IV MI/SD Rizqiya Afifatun Ni'mah; Rani Agustin; Fayyadh Saifulloh; Muhammad Fikri Abdun Nasir
Jurnal Inovasi Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah (JIPMI) Vol. 2 No. 1 (2023): 2023
Publisher : LPPM STAI Syekh Jangkung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Provinsi Jawa Tengah mewajibkan adanya mata pelajaran bahasa Jawa sebagai muatan lokal wajib mulai jenjang MI/SD. Dalam mata pelajaran bahasa jawa ini memuat materi aksara jawa yang dianggap sulit dan rumit bagi siswa. Dalam hal tersebut guru harus menerapkan metode dan strategi yang tepat untuk memudahkan siswa dalam memahami dan menghafal aksara jawa . Tujuan dari penelitian ini yaitu dapat mengetahui pembelajaran aksara jawa dengan menggunakan metode ITIK (Ilmu Titen Kooperatif) dalam meningkatkan daya ingat siswa. Dalam penelitian ini menggunakan Metode penelitian deskriptif kualitatif. Untuk memperoleh data atau teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu dengan observasi lapangan. Hasil yang diperoleh yaitu dengan menggunakan metode ITIK siswa lebih mudah menghafal dan bisa memberi tanda setiap aksara berdasarkan cirinya dengan mudah. Selain itu, siswa dapat mengingat dengan cepat materi yang diberikan oleh guru dengan metode ITIK. Manfaat penelitian ini ditulis untuk memberi wawasan baru kepada pembaca mengenai penggunaan metode ITIK dalam menghafal dan memahami materi aksara jawa di MI/SD
Science Literacy Skills of Prospective Primary Education Teachers: Challenges in the 21st Century Sari, Rita; Indra Fajar Nurdin; Sigit Prasetyo; Lailla Hidayatul Amin; Daluti Delimanugari; Muhammad Fikri Abdun Nasir
International Journal of Basic Educational Research Vol. 2 No. 1 (2025): IJBER: International Journal of Basic Education Research
Publisher : Doctoral Program In Elementary Madrasah Teacher Education Faculty Of Tarbiyah And Education - UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ijber.v2i01.9541

Abstract

The low science literacy ability for Central Java Province is certainly related to educational institutions that produce prospective science teachers. The better and more mature the preparations are made, the more professional the graduates are produced. The purpose of this study is to reveal the phenomenon that occurs in an Islamic university in Surakarta as one of the producers of prospective MI teachers. The aspects measured include the essence of science and how to learn science. The data analysis technique uses descriptive statistics. The findings of this research are distinguished from three major challenges, namely (1) Specialization in the scientific field starts from the selection of science courses that are less accommodating to pay attention to the tendency of interest of prospective MI teachers, (2) the determination of courses should refer to the acquisition of science literacy assessments nationally and the rankings of PISA and TIMSS Indonesia, and (3) It is necessary to provide more intensive debriefing to prospective MI teachers about professionalism competencies.
Penerapan Model Kooperatif TGT Untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran PPKn Terhadap Siswa Kelas IV di MI NU Raudlatus Shibyan 02 KUDUS Meydella Umrotunnikmah; Lu’lu’ul Khusnah; Muhammad Fikri Abdun Nasir
Jurnal Inovasi Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Vol 4 No 1 (2025): 2025
Publisher : LPPM STAI Syekh Jangkung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63915/w2pbw149

Abstract

Untuk menjadikan pembelajaran PPKn lebih efektif dan menyenangkan bagi siswa, guru perlu menerapkan model pembelajaran yang beragam. Guru harus mampu menciptakan suasana belajar yang nyaman bagi siswa. Di samping itu, sarana dan prasarana yang ada harus dimanfaatkan secara maksimal oleh guru dan siswa selama proses pembelajaran. Guru juga perlu menggunakan desain, strategi pembelajaran, dan media yang sesuai dengan materi yang diajarkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) pada siswa kelas IV di MI NU Raudlatus Shibyan 02 Kudus. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Penelitian dilakukan pada siswa kelas IV di MI NU Raudlatus Shibyan 02 Kudus dengan menggunakan model pembelajaran TGT yang diterapkan oleh peneliti dalam materi hak dan kewajiban. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model TGT dapat meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran, serta meningkatkan hasil belajar PPKn siswa secara signifikan. Siswa menunjukkan peningkatan dalam aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap dalam mengikuti pembelajaran. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa model kooperatif TGT efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran PPKn pada siswa kelas IV di MI NU Raudlatus Shibyan 02 Kudus.
PENGGUNAAN METODE ITIK DALAM MENGHAFAL AKSARA JAWA UNTUK MENINGKATKAN DAYA INGAT SISWA KELAS IV MI/SD Rizqiya Afifatun Ni'mah; Rani Agustin; Fayyadh Saifulloh; Muhammad Fikri Abdun Nasir
Jurnal Inovasi Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Vol 2 No 1 (2023): 2023
Publisher : LPPM STAI Syekh Jangkung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Provinsi Jawa Tengah mewajibkan adanya mata pelajaran bahasa Jawa sebagai muatan lokal wajib mulai jenjang MI/SD. Dalam mata pelajaran bahasa jawa ini memuat materi aksara jawa yang dianggap sulit dan rumit bagi siswa. Dalam hal tersebut guru harus menerapkan metode dan strategi yang tepat untuk memudahkan siswa dalam memahami dan menghafal aksara jawa . Tujuan dari penelitian ini yaitu dapat mengetahui pembelajaran aksara jawa dengan menggunakan metode ITIK (Ilmu Titen Kooperatif) dalam meningkatkan daya ingat siswa. Dalam penelitian ini menggunakan Metode penelitian deskriptif kualitatif. Untuk memperoleh data atau teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu dengan observasi lapangan. Hasil yang diperoleh yaitu dengan menggunakan metode ITIK siswa lebih mudah menghafal dan bisa memberi tanda setiap aksara berdasarkan cirinya dengan mudah. Selain itu, siswa dapat mengingat dengan cepat materi yang diberikan oleh guru dengan metode ITIK. Manfaat penelitian ini ditulis untuk memberi wawasan baru kepada pembaca mengenai penggunaan metode ITIK dalam menghafal dan memahami materi aksara jawa di MI/SD
IMPLEMENTASI SEMBOYAN BHINEKA TUNGGAL IKA DI KALANGAN PELAJAR Alfina Zayyida; Novela Safitri; Nada Nailil Farah; Izzatissyarifa; Muhammad Fikri Abdun Nasir
Educational Journal of Bhayangkara Vol. 5 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/jhvm3449

Abstract

Semboyan Bhinneka Tunggal Ika merupakan landasan penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang menegaskan persatuan dalam keberagaman masyarakat Indonesia. Dalam ranah pendidikan, penguatan nilai kebinekaan menjadi hal yang esensial, namun pelaksanaannya di kalangan pelajar masih menghadapi sejumlah tantangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemahaman pelajar terhadap makna semboyan Bhinneka Tunggal Ika serta mendeskripsikan implementasi nilai-nilai kebinekaan di lingkungan sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas pelajar dan guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan pada jenjang pendidikan menengah. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan studi dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan keabsahan data dijaga melalui teknik triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pelajar telah memiliki pemahaman dasar mengenai Bhinneka Tunggal Ika sebagai prinsip persatuan yang menjunjung tinggi toleransi dan sikap saling menghargai. Meskipun demikian, pemahaman tersebut belum sepenuhnya merata, karena masih terdapat pelajar yang memaknai semboyan tersebut secara terbatas pada tataran simbolik. Implementasi nilai Bhinneka Tunggal Ika di sekolah tampak melalui kegiatan pembelajaran kolaboratif, pola interaksi sosial yang inklusif, serta keterlibatan pelajar dalam berbagai kegiatan sekolah tanpa pembedaan latar belakang. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan pembelajaran yang bersifat kontekstual dan reflektif masih diperlukan agar nilai kebinekaan dapat diinternalisasi secara lebih mendalam dan berkelanjutan dalam kehidupan pelajar.