Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

INOVASI PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI: MENGATASI KURANGNYA MINAT PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DI SEKOLAH DASAR Citra Indri Pramesti Regina; Gilang Surya Leksana; Galang Budi Prakoso; Deni Zein Tarsidi
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 12 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v8i12.7609

Abstract

Minat peserta didik terhadap mata pelajaran Pendidikan Pancasila di Sekolah Dasar seringkali rendah, yang berdampak pada keterlibatan dan motivasi belajar mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengamati dan menganalisis permasalahan terkait kurangnya minat peserta didik, serta mengembangkan inovasi pendekatan pembelajaran berdiferensiasi sebagai solusi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus melalui teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan studi literatur dari guru serta peserta didik. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa kurangnya variasi strategi pengajaran menjadi salah satu penyebab rendahnya minat belajar. Inovasi yang diusulkan meliputi pengelompokan peserta didik berdasarkan kebutuhan individu, penggunaan sumber belajar yang lebih variatif, serta penerapan proyek-proyek yang relevan dengan minat peserta didik. Temuan ini menunjukkan potensi besar pembelajaran berdiferensiasi dalam meningkatkan minat dan partisipasi peserta didik. Inovasi ini memberikan wawasan baru bagi guru untuk menyesuaikan strategi pengajaran guna menciptakan lingkungan belajar yang lebih inklusif dan menarik.
Pembuatan Selai Kulit Pisang Kepok sebagai Inovasi Produk Olahan di Desa Hadiluwih Nur Joan Adi Winata; Herwan Parwiyanto; Addiena Izzatunnisa Hazti; Marshanda Fajar Sabila; Dava Ayu Arum Wulan Safitri; Fauziah Nur Wardhani; Nabilla Noviean Fathrizkya; Nuzulul Luthfi Murtadhoh; Anisah Gina Choirunisa; Diah Ayu Maharani Sri Raharjo; Gilang Surya Leksana
JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 3 No. 5 (2025): September
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/japm.v3i5.6554

Abstract

Kulit pisang kepok umumnya dianggap sebagai limbah, padahal memiliki kandungan serat, pektin, serta senyawa bioaktif yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan pangan. Kegiatan pengabdian masyarakat melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat Desa Hadiluwih dalam pemanfaatan limbah kulit pisang menjadi produk bernilai ekonomi, yaitu selai kulit pisang kepok. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan kelompok ibu rumah tangga. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan masyarakat dalam pengolahan pangan alternatif, pengurangan limbah organik, serta peluang wirausaha berbasis potensi lokal. Dengan adanya program ini, masyarakat memiliki produk inovatif yang dapat dijadikan salah satu alternatif usaha mikro di desa.
Masyarakat Sebagai Mitra Guru: Program Pemberdayaan Pendidikan Berbasis Komunitas untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Siswa Sekolah Dasar Citra Indri Pramesti Regina; Gilang Surya Leksana; Dinda Demes Sagita; Dessy Ayu Artika; Galang Budi Prakoso; Ayyas Yahya
Journal of Golden Generation Abdimas Vol. 1 No. 2 (2025): Desember : Journal of Golden Generation Abdimas
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jgga.v1i2.259

Abstract

Kualitas pembelajaran di sekolah dasar tidak hanya ditentukan oleh kompetensi guru dan kurikulum yang digunakan, tetapi juga oleh dukungan lingkungan sosial di sekitar peserta didik. Masyarakat memiliki potensi besar untuk berperan sebagai mitra strategis guru dalam menciptakan pembelajaran yang kontekstual, bermakna, dan relevan dengan kehidupan nyata siswa. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji dan mendeskripsikan program pemberdayaan pendidikan berbasis komunitas yang menempatkan masyarakat sebagai mitra guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran siswa sekolah dasar. Pendekatan yang digunakan adalah kajian konseptual dan analitis berbasis potensi lokal masyarakat, seperti kearifan lokal, sumber daya alam, pelaku usaha, tokoh masyarakat, serta lingkungan sosial budaya sekitar sekolah. Hasil kajian menunjukkan bahwa kolaborasi antara guru dan masyarakat mampu memperkaya sumber belajar, meningkatkan motivasi belajar siswa, serta menumbuhkan karakter gotong royong dan kepedulian sosial sejak dini. Program pemberdayaan berbasis komunitas juga berkontribusi pada penguatan relevansi pembelajaran dengan konteks kehidupan siswa, sehingga pembelajaran tidak bersifat abstrak, tetapi dekat dengan realitas sehari-hari. Dengan demikian, masyarakat sebagai mitra guru menjadi strategi penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar secara berkelanjutan