Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Musescore Software Training for the Development of TPACK-Based Music Learning in Elementary Schools: Pelatihan Software Musescore untuk Pengembangan Pembelajaran Musik Berbasis TPACK di Sekolah Dasar Karsono; Joko Daryanto; Rukayah; Tri Budiharto; Ayyas Yahya; Mukhlis Anton Nugroho
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2023): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v7i4.14807

Abstract

Digital literacy and the skills of elementary school teachers in choosing and using scoring applications (musical notation) as a medium as well as a learning resource for students are essential to do. Elementary school education is experiencing several problems today, such as the government's inability to provide training on using applications for the learning process. In addition, not all teachers have the confidence in choosing and determining computer application software that can support learning in class, especially in the subject matter of Cultural Arts and Crafts (SBdP) material in the field of music. Elementary school teachers in the Laweyan sub-district of Surakarta do not yet have optimal insight regarding developing music applications to support material delivery in class. This community service activity is focused on training elementary school teachers to use music scoring (notation) software with the Musescore application. The results of this training found the formation of teacher skills using the Musescore music application to support music learning in elementary schools.
Pelatihan Produksi Tekstil Ecoprint dengan Teknik Pounding sebagai Alternatif Karya Projek P5 untuk Guru Sekolah Dasar Daryanto, Joko; Karsono, Karsono; Rukayah; Tri Budiharto; Sri Marwati; Ayyas Yahya
Masyarakat Berdaya dan Inovasi Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33292/mayadani.v6i1.231

Abstract

Proyek kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi budaya dan keterampilan para guru sekolah dasar (SD) di Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, melalui aktivitas memproduksi kain dengan teknik ecoprint menggunakan metode pounding. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan untuk mengatasi tantangan yang dihadapi oleh para guru di SDN Ngombakan 2 dalam pelaksanaan Kurikulum Merdeka, khususnya pada integrasi elemen budaya dan lingkungan ke dalam proyek Profil Pancasila (P5) yang masih kurang mendapatkan akses pelatihan secara nasional. Kesenjangan akses ini menghambat guru untuk mengidentifikasi dan memilih aktivitas yang menggabungkan kekayaan budaya dengan kesadaran ekologis dalam kerangka P5. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini berisi pelatihan yang difokuskan pada penerapan teknik ecoprint pada kain, menggunakan pewarna alami dan metode pounding untuk untuk menghasilkan seni tekstil yang ramah lingkungan dan hemat biaya. Aktivitas ini memiliki potensi pengembangan keterampilan mengintegrasikan ecoprint ke dalam Kurikulum Merdeka, dengan tujuan akhir meningkatkan apresiasi budaya siswa dan kesadaran lingkungan. Luaran yang dihasilkan dari kegiatan pengabdian masyarkaat ini meliputi: (1) pengembangan pengetahuan guru dalam membuat hiasan ecoprint pada kain dengan teknik pounding; (2) pengembangan keterampilan praktis guru dalam membuat hiasan ecoprint pada kain; (3) pengembangan metode pengajaran inovatif, dan (4) karya para guru berupa motif dan ornamen visual yang diwujudkan ke dalam kain fungsional menggunakan teknik ecoprint.Kata Kunci: Proyek P5, Sekolah Dasar, Kriya Tekstil, Ecoprint, Pounding.
Workshop Kreasi Karya Kerajinan Tapestry Sebagai Alternatif Prakarya Bermuatan Pendidikan Karakter Untuk Guru SD Negeri Ngombakan 2 Sukoharjo Karsono, Karsono; Joko Daryanto; Muhammad Ridwan Maulana; Brian Rusty Santosa; Ayyas Yahya; Haffa Islam Mubarok; Sri Marwati
Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2025): Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jompaabdi.v4i3.1842

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi budaya dan keterampilan guru SD dalam membuat karya kerajinan tapestry. Masalah utama yang dihadapi guru di SDN Ngombakan 2 adalah kurangnya pelatihan untuk mengintegrasikan budaya dan lingkungan dalam kreasi prakarya bermuatan karakter. Banyak guru yang belum percaya diri dalam memilih aktivitas yang menggabungkan budaya dan ekologi, serta minimnya wawasan tentang seni ramah lingkungan. Pelatihan ini fokus pada teknik pembuatan karya kerajinan tapestry, yang terjangkau dan mudah diakses oleh guru dan siswa, memungkinkan penerapan pendidikan karakter tanpa biaya tinggi. Diharapkan, guru dapat lebih kreatif mengembangkan aktivitas pembelajaran yang relevan dan berkelanjutan. Luaran yang diharapkan meliputi keterampilan guru dalam membuat karya tapestry, publikasi artikel jurnal ber-ISSN, video dokumentasi, dan publikasi di media massa. Kegiatan ini menggunakan model pembelajaran berbasis proyek (PjBL) yang melibatkan eksplorasi konsep, diskusi, demonstrasi, dan penugasan kolaboratif. Materi pelatihan mencakup teknik dasar pembuatan tapestry, kriya tekstil, dan praktik pembuatan karya, agar guru dapat mengemas aktivitas pembelajaran prakarya bermuatan karakter yang kreatif.
TRANSFORMASI KETERLIBATAN REMAJA DALAM MELESTARIKAN SENI GAMELAN MELALUI PRA PADA KOMUNITAS DESA WARU, KARANGANYAR Ayyas Yahya; Arini, Arini; Aulia Anisa Az-Zahra; Aulia Dwi Ananda Putri; Charunia Putri Banowati; Erina Dewi Fatmasari
JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 4 No. 1 (2026): Januari
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/japm.v4i1.7642

Abstract

Globalisasi dan modernisasi menyebabkan menurunnya minat generasi muda terhadap seni tradisional, termasuk gamelan, sehingga menimbulkan tantangan dalam pelestarian budaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran generasi muda dalam pelestarian gamelan di Desa Waru, Kabupaten Karanganyar, sekaligus merancang strategi pemberdayaan yang relevan dengan karakter mereka. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif partisipatoris dengan kerangka Participatory Rural Appraisal (PRA), di mana remaja berperan sebagai aktor utama dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pengambilan keputusan. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, diskusi reflektif, dan dokumentasi visual, serta metode co-design untuk menentukan jadwal latihan, pembagian instrumen, komposisi gamelan, dan konten digital. Hasil penelitian menunjukkan empat temuan utama: peningkatan partisipasi dan antusiasme remaja, munculnya kedekatan emosional dan makna baru terhadap gamelan, terbentuknya Komunitas Karawitan Remaja secara mandiri, serta pemanfaatan media digital sebagai sarana pelestarian. Temuan ini menegaskan bahwa pelestarian budaya efektif apabila generasi muda dilibatkan sebagai subjek aktif, diberi ruang eksplorasi kreatif, dan didukung secara partisipatoris.
Masyarakat Sebagai Mitra Guru: Program Pemberdayaan Pendidikan Berbasis Komunitas untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Siswa Sekolah Dasar Citra Indri Pramesti Regina; Gilang Surya Leksana; Dinda Demes Sagita; Dessy Ayu Artika; Galang Budi Prakoso; Ayyas Yahya
Journal of Golden Generation Abdimas Vol. 1 No. 2 (2025): Desember : Journal of Golden Generation Abdimas
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jgga.v1i2.259

Abstract

Kualitas pembelajaran di sekolah dasar tidak hanya ditentukan oleh kompetensi guru dan kurikulum yang digunakan, tetapi juga oleh dukungan lingkungan sosial di sekitar peserta didik. Masyarakat memiliki potensi besar untuk berperan sebagai mitra strategis guru dalam menciptakan pembelajaran yang kontekstual, bermakna, dan relevan dengan kehidupan nyata siswa. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji dan mendeskripsikan program pemberdayaan pendidikan berbasis komunitas yang menempatkan masyarakat sebagai mitra guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran siswa sekolah dasar. Pendekatan yang digunakan adalah kajian konseptual dan analitis berbasis potensi lokal masyarakat, seperti kearifan lokal, sumber daya alam, pelaku usaha, tokoh masyarakat, serta lingkungan sosial budaya sekitar sekolah. Hasil kajian menunjukkan bahwa kolaborasi antara guru dan masyarakat mampu memperkaya sumber belajar, meningkatkan motivasi belajar siswa, serta menumbuhkan karakter gotong royong dan kepedulian sosial sejak dini. Program pemberdayaan berbasis komunitas juga berkontribusi pada penguatan relevansi pembelajaran dengan konteks kehidupan siswa, sehingga pembelajaran tidak bersifat abstrak, tetapi dekat dengan realitas sehari-hari. Dengan demikian, masyarakat sebagai mitra guru menjadi strategi penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar secara berkelanjutan