Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGGUNAAN APLIKASI TIKTOK SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN DALAM PENDIDIKAN SENI TARI DILIHAT DARI PERSPEKTIF MANAJEMEN PENDIDIKAN Fitriana Eka Putri
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 5 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v10i5.9118

Abstract

Aplikasi TikTok telah menjadi platform yang populer di kalangan masyarakat, terutama generasi muda. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji potensi penggunaan TikTok sebagai media pembelajaran dalam pendidikan seni tari dengan pendekatan manajemen pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode kajian literatur untuk menganalisis berbagai sumber yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa TikTok dapat menjadi alat inovatif untuk pembelajaran seni tari, dengan memanfaatkan fitur kreatif dan interaktifnya. Namun, implementasi efektif memerlukan strategi manajemen pendidikan yang tepat untuk memastikan keberhasilan integrasinya dalam proses pembelajaran. Dengan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi yang terstruktur, TikTok dapat berkontribusi pada pengembangan keterampilan seni tari sekaligus meningkatkan keterlibatan siswa.
"Amantyajana" Art Performance in the Implementation of the Independent Learning Curriculum at the Presiden's Senior High School Fitriana Eka Putri; Dwi Kusumawardani; Indro Moerdisuroso
International Journal of Studies in International Education Vol. 2 No. 3 (2025): August : International Journal of Studies in International Education
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/ijsie.v2i3.347

Abstract

This study aims to describe the implementation of Merdeka Belajar Curriculum through Amantyajana art performance activities as project-based learning at Presidential High School. Using a qualitative descriptive approach, this study examines in depth the process of planning, implementing, and evaluating art activities developed collaboratively between teachers, students, and school parties. The results show that this art performance is not only a forum for students' artistic expression, but also a medium for character building, strengthening mutual cooperation values, and cross-subject integration in accordance with the Pancasila Student Profile. Amantyajana activities are designed thematically and contextually, involving students in all stages of production, from theme exploration, rehearsals, to public performances. Despite facing obstacles such as limited time, human resources, and infrastructure, this activity is still able to encourage meaningful, creative, and adaptive learning. Evaluation is conducted holistically through process assessment, performance, and student engagement in teamwork. The art performance proved to be a superior practice in actualizing the Merdeka Curriculum, which focuses on the meaningfulness of learning, active student participation, and cross-disciplinary collaboration.
PENDAMPINGAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN MULTIMEDIA TARI UNTUK PENGEMBANGAN KOMPETENSI GURU TARI MENUJU PENDIDIKAN BERKUALITAS Dwi Kusumawardani; Rizki Taufik Rakhman; Selly Oktarini; Farhan Apriadhi Ghazaly; Fitriana Eka Putri; Siti Alsyamsari Abriyanti
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Improving teacher performance in designing, using, and evaluating learning media is a critical need, as teachers face Generation Z and Alpha students who must have digital literacy. This community service activity aims to improve the competency of dance teachers who are members of the DKI Jakarta Senior High School Arts and Culture MGMP as partners, so they can conduct multimedia research and development in their respective schools. The implementation method of the activity uses a mentoring pattern, namely training that does not stop at delivering material, but continues with the application of the material through direct guidance. The activity is carried out through material presentations, interactive discussions, and mentoring in creating multimedia for implementation and evaluation in their respective schools. The results of the activity showed an increase in participants' knowledge regarding the process and practice of multimedia research and development for dance learning. Participants had positive opinions regarding the implementation of the community service. The findings of the activity were that highly committed participants were able to write a framework for the results of the implementation of multimedia research and development in their respective schools correctly. The implications of this activity increased dance teachers' awareness that the multimedia learning that has been created and used is important to evaluate and reflect on through the research process, even at a simple research level. Abstrak Peningkatan kinerja guru dalam merancang, menggunakan dan mengevalusi media pembelajaran menjadi kebutuhan kritis, karena guru menghadapi peserta didik generasi Z dan Alpha yang seharusnya memiliki literasi digital. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru tari anggota MGMP Seni Budaya SMA DKI Jakarta sebagai mitra, untuk dapat melakukan penelitian dan pengembangan multimedia di sekolah masing-masing. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pola pendampingan yaitu pelatihan yang tidak berhenti pada penyampaian materi, tetapi dilanjutkan dengan penerapan materi melalui bimbingan langsung. Kegiatan dilaksanakan melalui penyajian materi, diskusi interaktif, pendampingan membuat multimedia untuk diimplementasikan dan dievaluasi di sekolah masing-masing. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta mengenai proses dan praktik penelitian dan pengembangan multimedia untuk pembelajaran tari. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta pendampingan berpendapat positif terhadap pelaksanaan pengabdian. Temuan kegiatan adalah peserta yang berkomitmen tinggi, bersedia menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan pendampingan, dapat menuliskan outline hasil penerapan penelitian dan pengembangan multimedia di sekolah masing-masing dengan benar. Implikasi dari kegiatan ini menumbuhkan kesadaran guru tari bahwa multimedia pembelajaran yang telah dibuat dan digunakan, penting untuk dilakukan evaluasi dan refleksi melalui proses penelitian meskipun pada tingkat penelitian sederhana.