Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : AL KAUNIYAH

Daya Hambat Perak Nitrat (Agno3) pada Perkecambahan Biji Kacang Hijau (Vigna radiata) Muh. Shofi
Al-Kauniyah: Jurnal Biologi Vol 10, No 2 (2017): Al-Kauniyah Jurnal Biologi
Publisher : Department of Biology, Faculty of Science and Technology, Syarif Hidayatullah State Islami

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (590.188 KB) | DOI: 10.15408/kauniyah.v10i2.4869

Abstract

Abstrak Logam berat banyak digunakan dalam kehidupan manusia, di antaranya Hg, Pb, Cr, Zn, dan Ag. Di antara logam tersebut, logam perak (Ag) banyak digunakan oleh masyarakat untuk kegiatan sehari-hari, seperti dalam fotografi, untuk pembuatan cermin perak, dan sebagai reagen dalam analisis. Logam perak dapat diperoleh dari senyawa AgNO3. Keberadaan logam perak pada tanaman dapat menghambat proses perkecambahan pada tanaman kacang hijau (Vigna radiata), yang ditandai dengan penghambatan pemanjangan sel pada akar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh daya hambat terhadap pertumbuhan kecambah kacang hijau dan mengetahui konsentrasi hambatan (Inhibitory Concentration) dari perak nitrat (AgNO3). Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa terdapat penghambatan pada pembentukan akar dengan rata-rata penghambatan lebih dari 50% pada konsentrasi 462,27 ppm. Hal ditunjukkan pada panjang akar yang lebih pendek seiring dengan tingginya konsentrasi AgNO3. Hal tersebut dapat disimpulkan bahwa konsentrasi AgNO3 berpengaruh pada perkecambahan biji kacang hijau yang ditandai dengan terhambatnya pemanjangan panjang akar kacang hijau.Abstract Heavy metals are widely used in human life, including Hg, Pb, Cr, Zn, and Ag. Among these metals, silver is widely used for human daily activities, such as in photography, for the manufacture of silver mirror, and as reagents in many analysis. Silver metal can be obtained from AgNO3 compounds. The presence of silver metal in a plant may inhibit the germination process in the green bean plant (Vigna radiata) which is characterized by inhibition of cell lengthening in the root. The aims of this research are to investigate the influence of the inhibitory power to green bean growth and the inhibitory concentration of the silver nitrate (AgNO3). The result showed that there was inhibition that occurred in the root formation by more than 50% of average inhibition at the concentration of 462.27 ppm. It was shown that the root was shorter in length along with the high concentration of AgNO3. From that fenomena, it can be assumed that the concentration of AgNO3 influenced the germination of green bean seeds that were characterized by the inhibition on the lengthening of their roots.
Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Kamboja Jepang (Adenium obesum) dan Kamboja Putih (Plumeria acuminata) Muh. Shofi; Fera Suwitasari; Nurul Istiqomah
Al-Kauniyah: Jurnal Biologi Vol 13, No 2 (2020): AL-KAUNIYAH JURNAL BIOLOGI
Publisher : Department of Biology, Faculty of Science and Technology, Syarif Hidayatullah State Islami

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/kauniyah.v13i1.12631

Abstract

AbstrakSenyawa antioksidan adalah senyawa yang dapat menangkal dampak radikal bebas dengan cara menghambat stres oksidatif serta menghentikan kerusakan sel dan induksi penyakit. Tanaman kamboja jepang (Adenium obesum) dan kamboja putih (Plumeria acuminata) termasuk tanaman hias yang memiliki khasiat obat. Tanaman ini banyak mengandung senyawa flavonoid dan senyawa antioksidan alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan ekstrak etanol daun dan bunga tanaman kamboja jepang dan kamboja putih. Ekstrak kamboja diperoleh dengan melakukan maserasi daun dan bunga kamboja dengan menggunakan pelarut etanol 70% dan 96%. Ekstrak kental daun dan bunga kamboja diperoleh dengan cara pemekatan ekstrak menggunakan penangas air. Uji skrining fitokimia ekstrak kental berupa kandungan alkaloid, saponin, tanin, flavonoid, terpenoid, dan steroid secara kualitatif, sementara aktivitas antioksidan diuji dengan metode 2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl (DPPH). Hasil skrining fitokimia ekstrak menunjukkan adanya kandungan alkaloid, tanin, flavonoid, dan saponin dengan nilai IC50 tertinggi ditunjukan oleh ekstrak bunga kamboja putih yang diekstrak dengan etanol 70% yaitu sebesar 98,41 ppm, dan terendah oleh bunga kamboja putih yang diekstrak dengan etanol 96% yaitu 533,13 ppm. Ekstrak etanol tanaman kamboja jepang dan kamboja putih memiliki potensi sebagai antioksidan alami.Abstract Antioxidant compounds are compounds that can counteract the effects of free radicals by inhibiting oxidative stress and stopping cell damage and disease induction. Japanese frangipani plants (Adenium obesum) And white frangipani (Plumeria acuminata), including ornamental plants that have medicinal properties. This plant contains a lot of flavonoid compounds and natural antioxidant compounds. This study aims to determine the antioxidant activity of ethanol extracts of leaves and flowers of japanese frangipani plants  and white frangipani. Frangipani extract is obtained by moderating frangipani leaves and flowers by using 70% and 96% ethanol solvents. Thick extracts of frangipani leaves and flowers are obtained by concentrating the extract using a water bath. Phytochemical screening tests of thick extracts containing alkaloids, saponins, tannins, flavonoids, terpenoids, and steroids qualitatively, while antioxidant activity was tested by the method 2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl (DPPH). Phytochemical screening results showed the presence of alkaloids, tannins, flavonoids, and saponins with the highest IC50 values shown by white frangipani extract extracted with 70% ethanol at 98.41 ppm, and the lowest by white frangipani extracted with 96% ethanol at 533.13 ppm. Ethanol extract of japanese frangipani and white frangipani plants have potential as natural antioxidants.