Patmawaty Taibe
Fakultas Psikologi Universitas Bosowa

Published : 23 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Seberapa Percaya Anda Pada ChatGPT: Uji Mediasi Pada Pengaruh Need of Achievement Terhadap Perilaku Pengguna ChatGPT Andi Fathul Permana Permana; Patmawaty Taibe; Sri Hayati
Jurnal Psikologi Karakter Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Psikologi Karakter, Juni 2026
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/1g2kx464

Abstract

Penggunaan kecerdasan buatan, khususnya ChatGPT, semakin pesat di pendidikan tinggi. Survei global menunjukkan mayoritas mahasiswa memanfaatkannya untuk menulis esai, mencari referensi, dan diskusi akademik. Di Indonesia, data Snapcart–GoodStats (2025) mencatat lebih dari 70% responden menggunakan ChatGPT, menjadikannya AI paling dominan. Meski memberi kemudahan, ChatGPT juga menimbulkan kekhawatiran terkait penurunan berpikir kritis, plagiarisme, dan ketergantungan. Kondisi ini menegaskan perlunya kajian psikologis yang menjelaskan faktor-faktor perilaku pengguna. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh need of achievement terhadap perilaku pengguna ChatGPT dengan kepercayaan sebagai mediator. Metode kuantitatif digunakan dengan kuesioner pada 393 mahasiswa aktif di Kota Makassar, dianalisis melalui JASP dan SPSS 22. Hasil menunjukkan mayoritas responden berada pada kategori sedang untuk semua variabel. Selain itu, kepercayaan terbukti memediasi pengaruh need of achievement dengan perilaku pengguna ChatGPT, meski hanya sebagai partial mediation, sehingga faktor lain di luar kepercayaan masih berperan penting dalam menjelaskan perilaku penggunaan ChatGPT.  
Marriage is Scary: Studi Fenomenologi pada Kecemasan Pernikahan Perempuan Dewasa Awal yang Orang Tuanya Mengalami Perceraian Annisa Maulidiyah Ngangun; Patmawaty Taibe; Andi Nur Aulia Saudi
Jurnal Psikologi Karakter Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Psikologi Karakter, Juni 2026
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/9k36z098

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kecenderungan kecemasan terhadap pernikahan pada perempuan dewasa awal yang orang tuanya mengalami perceraian. Perceraian orang tua dapat menimbulkan dampak psikologis yang mendalam, seperti ketakutan akan kegagalan pernikahan, ketidakstabilan hubungan, dan kekhawatiran akan pengulangan pola trauma dalam kehidupan berkeluarga. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi interpretatif (Interpretative Phenomenological Analysis/IPA) yang melibatkan lima responden perempuan dewasa awal usia 20-40 tahun yang tumbuh dalam keluarga yang bercerai. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecemasan pernikahan yang dialami dipengaruhi oleh pengalaman masa lalu, dinamika keluarga, dan faktor psikologis seperti kepercayaan diri dan komunikasi. Responden menunjukkan kekhawatiran terkait pengulangan kegagalan hubungan orang tua, kesulitan dalam membangun kepercayaan, dan ketidakpastian dalam mempertahankan hubungan. Namun, melalui proses refleksi dan strategi coping, mereka berusaha membangun sikap positif dalam menyikapi masa depan pernikahan. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dan praktis sebagai dasar pengembangan intervensi psikologis untuk mendukung individu dewasa awal yang menghadapi kecemasan pernikahan akibat pengalaman perceraian orang tua.
“Living Between the Cracks” Studi Fenomenologi: Psychological Well Being pada Remaja Akhir yang mengalami Broken Home di Kota Makassar Salsabillah Rukmana Rukmana; Sitti Syawaliah Gismin; Patmawaty Taibe
Jurnal Psikologi Karakter Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Psikologi Karakter, Juni 2026
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/cg4wpe04

Abstract

Psychological well being berkaitan dengan cara seseorang memandang dan memilih hidupnya sendiri, menikmati kehidupannya, serta merujuk pada pendekatan psikologis positif sebagai dasar pengalaman hidup di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami dinamika remaja akhir yang mengalami korban perceraian di Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Partisipan penelitian terdiri dari empat remaja akhir berusia 18–21 tahun yang menjadi korban perceraian orangtuanya di Kota Makassar. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan faktor penunjang kesejahteraan meliputi dukungan sosial, figur pengganti orangtua, figur motivator, dan waktu penerimaan. Selain itu, partisipan merasakan perasaan iri terhadap teman sebaya, mengalami kebingungan menentukan arah hidup, perasaan tertekan, sedih, gangguan mental, pikiran kacau, dan rasa takut terhadap masa depan.