Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Optimalisasi Potensi Desa Kolam Melalui Pengabdian Masyarakat: Pelatihan Hidroponik Sebagai Alternatif Pengembangan Ekonomi Lokal Ridho Azahar; Hana Salsabila Shidiq; Dhea Anisah Putri; Daud Hasian Harahap; Windy Niskya Rahmi Harefa; Fitri Irawati; Lilis Habsari; Debi Rausana Nasution
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 4 No. 4 (2024): Oktober-Desember 2024
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v4i4.1013

Abstract

Desa Kolam memiliki pontensi besar untuk pengembangan ekonomi lokal melalui budidaya tanaman sayuran. Namun, keterbatasan sumber daya lahan dan pengetahuan menjadi tantangan bagi masyarakat. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi dengan memperkenalkan teknik budidaya hidroponik sebagai alternatif pemanfaatan lahan yang dapat mengembangkan ekonomi lokal ramah lingkungan dan efisien. Program ini bekerja sama dengan Rumah Baca Padepokan Iqra sebagai mitra untuk mendukung pelaksanaannya. Program ini dimulai dengan tahap observasi dan identifikasi untuk menilai tantangan lokal, diikuti dengan sesi pelatihan komprehensif tentang hidroponik untuk masyarakat. Metodologi yang digunakan termasuk sosialisasi, pelatihan langsung, dan pembuatan tanaman hidroponik oleh para peserta. Hasil sosialisasi menunjukkan bahwa para peserta memperoleh pemahaman yang kuat tentang prinsip-prinsip hidroponik, mulai dari persiapan media tanam hingga pemeliharaan tanaman. Penerapan hidroponik di desa Kolam diharapkan menghasilkan peningkatan produksi sayuran, dengan tingkat pertumbuhan yang melampaui metode konvensional dan mendorong masyarakat untuk membentuk kelompok tani hidroponik untuk meningkatkan skalabilitas produksi dan jangkauan pasar. Dengan dukungan yang berkelanjutan dari pemerintah dan pemangku kepentingan terkait, hidroponik dapat menjadi strategi yang berkelanjutan untuk pengembangan ekonomi lokal.
Pelatihan dan pendampingan penelitian mahasiswa melalui implementasi cendekia riset camp di Desa Pesisir Ridho Azahar; Cika Faradila; Akehke Rezekine Meidea Naosis; Fitri Irawati; Nurliyah Indah; Diva Nabilah; Alfi Syahri
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27214

Abstract

Abstrak Penelitian merupakan pilar penting pendidikan tinggi di Indonesia yang berperan mengembangkan ilmu pengetahuan dan memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat dengan memecahkan suatu masalah. Namun, kurangnya pemahaman tentang metodologi penelitian dan kurangnya pendampingan menyebabkan kualitas penelitian yang dihasilkan oleh mahasiswa tidak optimal. Cendekia Riset Camp bertujuan membekali mahasiswa Universitas Negeri Medan melalui kegiatan penelitian dan pendampingan untuk meningkatkan pemahaman metodologi penelitian dan karya tulis ilmiah dengan melakukan penelitian di desa pesisir serta terciptanya artikel penelitian yang terpublikasi. Cendekia Riset Camp dilaksanakan secara hybrid pada tanggal 29 Juli 2023 sampai 2 September 2023 di desa Bagan Serdang Kecamatan Pantai Labu Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara. Metode yang digunakan adalah pelatihan dan pendampingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, terbentuknya 18 tim terdiri dari 3-5 orang sebagai peneliti yang diberikan pelatihan dan pendampingan selama 35 hari di bidang pendidikan dan kesehatan, lingkungan, sosial budaya, ekonomi kreatif dan pariwisata. Kedua, terdapat 8 tim menyelesaikan artikel penelitian dan 2 artikel telah terpublikasi di jurnal dan proceeding. Kata kunci: penelitian mahasiswa; cendekia riset camp; desa pesisir. Abstract Research is a crucial pillar of higher education in Indonesia, playing a significant role in advancing knowledge and making tangible contributions to society by solving various problems. However, a lack of understanding of research methodology and insufficient guidance have resulted in suboptimal research quality produced by students. The "Cendekia Riset Camp" aims to equip students at Medan State University through research activities and mentorship to enhance their understanding of research methodology and academic writing by conducting research in coastal villages and producing published research articles. The Cendekia Riset Camp was conducted in a hybrid format from July 29, 2023, to September 2, 2023, in Bagan Serdang Village, Pantai Labu District, Deli Serdang Regency, North Sumatra Province. The methods employed were training and mentorship. The research results indicated the following: First, 18 teams, each consisting of 3-5 members, were formed and provided with training and mentorship for 35 days in the fields of education and health, environment, socio-culture, creative economy, and tourism. Second, 8 teams completed research articles, with 2 articles having been published in journal and proceeding. Keywords: student research; scholar research camp; coastal village.
Peningkatan Kualitas Layanan Pembelajaran Flipped Classroom melalui Penguatan Literasi Digital Pada Dosen Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan, Indonesia Sarwa Sarwa; Ridho Azahar; Ummu Salamah; Heri Franata Sitorus; Ahmad Zulfikar; Riansayah Putra; Al Fatahillah; Liana Atika; Wisnu Prayogo
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 5 (2026): Volume 9 Nomor 5 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i5.25386

Abstract

ABSTRAK Perkembangan teknologi digital menuntut dosen untuk memiliki literasi digital yang memadai dalam mendukung implementasi pembelajaran inovatif, khususnya model flipped classroom. Namun, masih terdapat kesenjangan kemampuan dosen dalam memanfaatkan teknologi pembelajaran secara optimal yang berdampak pada kualitas layanan pembelajaran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital dosen melalui program pelatihan dan pendampingan dalam implementasi flipped classroom pada dosen di Fakultas Teknik, Universitas Negeri Medan. Metode yang digunakan meliputi pelatihan, praktik langsung, serta evaluasi melalui desain pre-test dan post-test. Analisis dilakukan secara deskriptif dan inferensial untuk melihat perubahan sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada literasi digital dosen, dari rata-rata 47,19 ± 5,71 menjadi 83,07 ± 11,47. Uji t berpasangan menunjukkan perbedaan yang sangat signifikan (p 0,001) dengan ukuran efek yang sangat besar (Cohen’s d = 2,70). Selain itu, hasil evaluasi menunjukkan peningkatan kemampuan dosen dalam merancang dan mengimplementasikan pembelajaran flipped classroom secara lebih efektif. Temuan ini menunjukkan bahwa program pelatihan dan pendampingan literasi digital memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas layanan pembelajaran. Kegiatan ini menegaskan pentingnya penguatan kompetensi digital dosen sebagai strategi dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran di era digital serta dapat direplikasi pada konteks institusi lain. Kata Kunci: Literasi Digital, Flipped Classroom, Pengabdian Kepada Masyarakat, Dosen, Peningkatan Kapasitas.  ABSTRACT The rapid development of digital technology requires lecturers to possess adequate digital literacy to support innovative learning models, particularly the flipped classroom approach. However, gaps remain in lecturers’ ability to optimally utilize educational technology, which affects the quality of learning services. This community service program aims to enhance lecturers’ digital literacy through structured training and mentoring in the implementation of flipped classroom practices at the Faculty of Engineering, Universitas Negeri Medan. The methods included training sessions, hands-on practice, and evaluation using a pre-test and post-test design. Data were analyzed using descriptive and inferential approaches to assess changes before and after the intervention. The results indicate a significant improvement in lecturers’ digital literacy, with the mean score increasing from 47.19 ± 5.71 to 83.07 ± 11.47. Paired t-test analysis revealed a highly significant difference (p 0.001) with a very large effect size (Cohen’s d = 2.70). In addition, the evaluation results demonstrate improved lecturer capacity in designing and implementing flipped classroom learning more effectively. These findings confirm that digital literacy training and mentoring have a positive impact on improving the quality of learning services. This program highlights the importance of strengthening lecturers’ digital competencies as a strategic approach to enhancing learning effectiveness in the digital era and provides a replicable model for similar institutional contexts. Keywords: Digital Literacy, Flipped Classroom, Community Service, Lecturer, Capacity Building.