Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Menganalisis Pendekatan Feminisme dalam Legenda Putri Hijau Zaharani, Suci; Nuri, Bulan Dwi; Girsang, Petra Wifara; Nababan, Riamauly; Harahap, Rosmawaty; Wulandary, Widya
Indonesian Journal of Education and Development Research Vol 3, No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/ijedr.v3i1.4714

Abstract

Artikel ini menganalisis pendekatan feminisme dalam cerita rakyat "Putri Hijau" dengan menyoroti peran, kekuatan, dan tantangan yang dialami oleh tokoh perempuan utama dalam narasi tersebut. Melalui perspektif feminis, karakter Putri Hijau ditampilkan sebagai simbol perempuan tangguh dan berani yang menentang dominasi patriarkal serta mempertahankan otonomi atas hidupnya. Cerita ini merepresentasikan tema pemberdayaan perempuan dan ketimpangan gender, menekankan bagaimana Putri Hijau berupaya melawan bentuk-bentuk kekerasan berbasis gender, ketidakadilan sosial, dan pembatasan perempuan dalam pengambilan keputusan. Di samping itu, warna hijau yang melekat pada dirinya memiliki makna simbolis yang melambangkan kekuatan, kesuburan, dan kehidupan, menjadikan Putri Hijau sebagai figur yang menentang stereotip gender. Artikel ini juga menggarisbawahi relevansi kontemporer dari kisah "Putri Hijau" terhadap isu-isu yang dihadapi perempuan saat ini, seperti kekerasan berbasis gender dan upaya mencapai kesetaraan. Oleh karena itu, artikel ini menyimpulkan bahwa "Putri Hijau" bukan hanya sekadar cerita tradisional, tetapi juga narasi yang mencerminkan perjuangan perempuan dalam memperoleh hak-hak mereka di tengah dominasi patriarki, yang terus memberikan inspirasi hingga masa kini.
Analisis Jejak Digital Mahasiswa di Media Sosial: Bentuk dan Faktor yang Memengaruhinya Sitompul, Dwi Anggita; Aritonang, Khesia Metania; Nasution, Widya Faura; Wulandary, Widya; Amalia, Nadra; Sembiring, Sri Ulina
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di era digital saat ini, jejak digital menjadi salah satu aspek penting yang perlu dikelola dengan baik oleh mahasiswa. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk jejak digital mahasiswa di media sosial dan mengidentifikasi faktor yang memengaruhi terbentuknya jejak tersebut, dengan fokus pada pengelolaan jejak digital sebagai bagian dari literasi digital. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif melalui kuesioner. Data yang terkumpul kemudian dianalisis secara statistik sederhana untuk menggambarkan fenomena sebagaimana adanya berdasarkan angka-angka yang diperoleh. Hasil penelitian diharapkan memberikan gambaran nyata tentang perilaku mahasiswa dalam meninggalkan jejak digital, faktor penyebabnya, serta implikasinya terhadap literasi digital.
Analisis Dampak Literasi Digital Terhadap Kemampuan Mahasiswa Universitas Negeri Medan Dalam Mengidentifikasi Berita Palsu Lubis, Nur Annisa; Octari, Merin; Wulandary, Widya; Lubis, Joharis
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v6i1.3139

Abstract

Di era digital, penyebaran berita palsu (hoaks) menjadi tantangan serius yang memengaruhi masyarakat, termasuk mahasiswa sebagai generasi muda yang aktif menggunakan teknologi. Literasi digital memainkan peran penting dalam membekali individu dengan kemampuan untuk mengenali dan menyaring informasi yang tidak valid. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak literasi digital terhadap kemampuan mahasiswa Universitas Negeri Medan dalam mengidentifikasi berita palsu. Metode penelitian menggunakan pendekatan mixed methods, yaitu kuantitatif melalui survei dan tes kemampuan, serta kualitatif melalui wawancara mendalam dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat literasi digital mahasiswa masih bervariasi, dengan beberapa faktor seperti pendidikan formal dan intensitas penggunaan teknologi memengaruhi kemampuan mereka dalam mengenali hoaks. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan literasi digital sebagai strategi untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa dalam menghadapi tantangan informasi di era digital.
Kajian Semantik: Perubahan Makna Kosakata Bahasa Indonesia dalam Cuitan Berita di Aplikasi X Sitompul, Dwi Anggita; Wulandary, Widya; Rajagukguk, Rointan; Sari, Yuliana
Kode : Jurnal Bahasa Vol. 15 No. 1 (2026): Kode: Edisi Maret 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/4c3xvn87

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui jenis-jenis perubahan makna yang terdapat dalam beberapa cuitan berita pada aplikasi X. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, di mana data diambil dari cuitan berita aplikasi X yang kemudian dianalisis secara semantik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa jenis perubahan makna, yaitu generalisasi (perluasan makna), spesialisasi (penyempitan makna), ameliorasi (makna membaik/peninggian makna), peyorasi (makna memburuk/penurunan makna), sinestesia (pertukaran), dan asosiasi (persamaan sifat). Perubahan makna ini dipengaruhi oleh konteks media sosial yang menuntut penggunaan bahasa yang singkat, menarik, dan komunikatif. Kata Kunci: Perubahan Makna, Semantik, Media Sosial, Aplikasi X