Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Analisis Dampak Fenomena Peningkatan Urban Heat Island Kota Semarang Tahun 2024 Radite Ranggi Ananta; Casriyah Casriyah; Moh. Rayya Ilham Rehardiyan; Lovi Nugiantika Pasha
Aliansi: Jurnal Hukum, Pendidikan dan Sosial Humaniora Vol. 2 No. 1 (2025): Aliansi: Jurnal Hukum, Pendidikan dan Sosial Humaniora
Publisher : Asosiasi Peneliti dan Pengajar Ilmu Hukum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/aliansi.v2i1.676

Abstract

Climate change has become a global issue with significant impacts, especially in urban areas, with the Urban Heat Island (UHI) phenomenon being one of its catalysts. This research aims to analyze the effect of the Urban Heat Island phenomenon in Semarang City in 2024, triggered by population growth, urbanization, and land use changes. This research uses spatial analysis methods based on Google Earth Engine (GEE) and Landsat-8 satellite imagery to calculate surface temperature. The sampling technique uses the Purposive Sampling method. The population of this study consists of people residing or staying in the city of Semarang, and the samples are the Garnisun Field area representing South Semarang, the Tugu Muda area representing Central Semarang, and the Old Town area representing North Semarang. The research results show that the highest temperature was recorded in the Tugu Muda area, which was 37.3°C, followed by the Garnisun Field at 36.8°C and the Old Town at 36.4°C. The main factors contributing to the intensity of UHI include the conversion of vegetated land into built-up areas, emissions from motor vehicles, and the lack of green open spaces. The recommended mitigation measures are implementing environmentally friendly technologies such as green roofs, green walls, and high-albedo materials, as well as expanding green spaces in residential and commercial areas.
Analisis Sektor Basis dan Tipologi Sektoral Menggunakan Pendekatan Location Quotient dan Tipologi Klassen di Kabupaten Kebumen Radite Ranggi Ananta; Aura Aulia
CEMERLANG : Jurnal Manajemen dan Ekonomi Bisnis Vol. 4 No. 4 (2024): CEMERLANG : Jurnal Manajemen dan Ekonomi Bisnis
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/cemerlang.v4i4.3265

Abstract

Regional economic development is significant in improving the community's standard of living. The success of this development depends on formulating and implementing policies that prioritize sectors with substantial competitive advantages. This research aims to analyze the base and non-base sectors that comprise the economy and the typology of leading sectors to be developed further in Kebumen Regency. The method used in this research is quantitative descriptive to describe the characteristics of Kebumen Regency's economic sectors systematically. The data used is secondary data obtained from the Central Bureau of Statistics (BPS) in the form of Gross Regional Domestic Product (GRDP) data for Kebumen Regency and Central Java Province in 2023. Three analytical tools are used to analyze the leading sectors: Location Quotient (LQ), Dynamic Location Quotient, and Sectoral Klassen Typology. The research results show that five leading sectors in Kebumen Regency are classified as base and prospective sectors, namely (1) Agriculture, Forestry, and Fisheries, (2) Wholesale and Retail Trade, (3) Transportation and Warehousing, (4) Government Administration, Defense, and Mandatory Social Security, and (5) Health Services and Social Activities.
Identifikasi Sektor Ekonomi Unggulan di Kota Semarang Menggunakan Pendekatan Analisis Location Quotient dan Tipologi Klassen Ananta, Radite Ranggi
Jurnal Riptek Vol 18, No 2 (2024)
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah Kota Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35475/riptek.v18i2.264

Abstract

Pembangunan ekonomi daerah menjadi aspek yang sangat penting dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat. Keberhasilan pembangunan ini bergantung pada perumusan dan implementasi kebijakan yang memprioritaskan sektor-sektor dengan keunggulan kompetitif yang substansial. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis sektor unggulan yang menyusun perekonomian untuk dikembangkan di Kota Semarang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kuantitatif untuk menggambarkan secara sistematis karakteristik sektor-sektor ekonomi di Kota Semarang. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) berupa data Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kota Semarang dan Provinsi Jawa Tengah tahun 2023. Untuk menganalisis sektor-sektor unggulan, digunakan tiga alat analisis, yaitu Location Quotient (LQ) dan Dynamic Location Quotient dan Tipologi Klassen Sektoral. Hasil penelitian menunjukan terdapat tiga sektor unggulan di Kota Semarang yang tergolong basis dan prospektif yaitu (1) Transportasi dan Pergudangan, (2) Jasa Perusahaan, dan (3) Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib. Terdapat tiga sektor yang tergolong potensial untuk dikembangkan, yaitu (1) Konstruksi, (3) Jasa Keuangan dan Asuransi, dan (3) Real Estat.
Penerapan Aplikasi Digital Amartya Berbasis Saas sebagai Strategi Peningkatan Pendapatan UMKM di Kota Semarang dalam Ekonomi Berkelanjutan Radite Ranggi Ananta; Alvito Surya Nugraha; Irsyad Zidan Ar Rifqi
Akuntansi Pajak dan Kebijakan Ekonomi Digital Vol. 1 No. 4 (2024): Akuntansi Pajak dan Kebijakan Ekonomi Digital
Publisher : Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/apke.v1i4.546

Abstract

This research explores the impact of using the application on Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in the city of Semarang in the context of digitalization and the implementation of Artificial Intelligence. (AI). Research data were obtained from a survey of 100 MSME actors and in-depth interviews. The analysis method used is qualitative descriptive. The research results indicate that the application can potentially enhance MSMEs' operational and marketing efficiency through a digital system. However, it still faces the challenge of low digital literacy among MSME actors. The discussion shows that this innovation can improve the competitiveness of business actors in the digital era, especially in understanding consumer behavior and logistics management. The research conclusion emphasizes that implementing the application can be a solution to increase MSME income, help them adapt to market changes, and effectively utilize digital technology.
Analisis Kerusakan Lingkungan Akibat Praktik Pertanian Kentang Intensif terhadap Objek Wisata di Kawasan Dataran Tinggi Dieng Radite Ranggi Anata, Radite Ranggi Anata,
AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian Volume 43, No. 1 Maret 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Farming Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47728/ag.v43i1.588

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak aktivitas pertanian kentang terhadap kerusakan lingkungan di Dataran Tinggi Dieng, yang melibatkan aspek kondisi lahan, praktek pertanian, serta dampaknya terhadap keberlanjutan objek wisata alam. Dataran Tinggi Dieng, yang terletak di Kabupaten Wonosobo dan Banjarnegara, memiliki potensi besar sebagai pusat pertanian kentang, namun aktivitas pertanian yang intensif dan tidak memperhatikan prinsip konservasi lahan telah menyebabkan degradasi lingkungan yang signifikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan analisis kualitatif dan kuantitatif, melibatkan survei terhadap petani dan pengamatan kondisi lingkungan serta objek wisata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola tanam yang terus-menerus tanpa rotasi, penggunaan pupuk kimia berlebihan, dan pembukaan lahan baru di daerah perbukitan menyebabkan erosi, penurunan kesuburan tanah, kerusakan hutan, serta sedimentasi pada telaga yang merupakan objek wisata. Kerusakan hutan lindung yang berfungsi sebagai penampung air hujan memperburuk potensi erosi dan meningkatkan risiko bencana alam seperti tanah longsor. Dampak tersebut mengancam keberlanjutan sektor pertanian dan pariwisata di kawasan ini. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan beberapa langkah mitigasi, antara lain pembuatan teras guludan, rotasi tanaman, pengurangan penggunaan pupuk kimia, serta reboisasi untuk mengembalikan fungsi ekologis hutan. Selain itu, kerjasama antara pemerintah daerah dan masyarakat setempat sangat penting untuk memperbaiki pengelolaan lahan dan melindungi kelestarian objek wisata Dataran Tinggi Dieng.
Proyeksi Kebutuhan Air Berbasis Pemetaan Geohidrologi di Kelurahan Pongangan, Kota Semarang Ananta, Radite Ranggi; Putri, Dinda Rizka; Novemdru, Levin; Brilianti, Kisi
Jurnal Riptek Vol 19, No 1 (2025)
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah Kota Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35475/riptek.v19i1.295

Abstract

Air tanah merupakan sumber daya esensial yang menopang kehidupan dan mendukung berbagai sektor, termasuk kebutuhan domestik, industri, dan pertanian. Kota Semarang menghadapi tantangan signifikan dalam pengelolaan air tanah akibat eksploitasi berlebihan, urbanisasi, serta perubahan iklim. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proyeksi kebutuhan air di Kelurahan Pongangan hingga tahun 2037, serta faktor-faktor yang memengaruhi konsumsi dan kualitas air tanah di wilayah tersebut. Metode yang digunakan meliputi survei lapangan, analisis geospasial, serta pengujian kualitas air secara laboratorium. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pertumbuhan penduduk yang cukup tinggi berkontribusi terhadap peningkatan kebutuhan air di masa mendatang. Analisis pola aliran air tanah mengungkap variasi kedalaman muka air yang dipengaruhi oleh karakteristik hidrogeologi setempat. Pengujian laboratorium mengidentifikasi adanya potensi pencemaran mikrobiologi dan kimiawi pada beberapa sampel air sumur gali. Oleh karena itu, strategi pengelolaan yang berkelanjutan sangat diperlukan untuk memastikan ketersediaan air bersih di masa depan, seperti penerapan sistem konservasi air, pengelolaan sumur yang berkelanjutan, serta pengawasan terhadap aktivitas yang berpotensi mencemari sumber air tanah. 
Strategi Tobacco Control pada Ikatan Pelajar Muhammadiyah Jawa Tengah sebagai Gerakan Pencerdasan Menuju Indonesia Emas 2045 Daei Aljanni; Radite Ranggi Ananta; Abi Umaroh; Syifa Yustiana
Jurnal Silatene Sosial Humaniora Vol. 2 No. 2 (2024): September
Publisher : Suwaib Amiruddin Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53611/asf5h210

Abstract

Indonesia is facing a demographic bonus with peaks expected in 2030 and 2045, which is both an opportunity and a challenge for human resource development. However, this demographic bonus is threatened by the high prevalence of smoking among students, which has an impact on health and the economy. This study aims to analyze the Tobacco Control strategy implemented by the Muhammadiyah Student Association (IPM) Central Java as an intelligence movement towards Indonesia Emas 2045. The research method uses Theory of Change (ToC) and Logical Framework (Logframe) to design, monitor, and evaluate the program. The main programs include Tobacco Control Camp (TCC), Taruna Melati Thematic, and Fortasi, which are designed to educate students about the dangers of smoking, form peer mentors, and create anti-smoking communities. The results showed that the program succeeded in increasing students' awareness about the dangers of smoking, reducing smoking prevalence, and forming change agents at the community level. The expected long-term impact is a reduction in the burden of smoking-related diseases, an improvement in the quality of human resources, and a contribution to the achievement of the 2045 Golden Indonesia vision. This program serves as an effective model for other student organizations in addressing the problem of smoking among adolescents.
Implikasi Konsep Tri Hita Karana terhadap Aktivitas Masyarakat di Desa Panglipuran Ananta, Radite Ranggi; Putri, Dinda Rizka; Azzahra, Muzakia; Cahyana, Kresna Febri; Shintya, Hanik Rahma
Jurnal Silatene Sosial Humaniora Vol. 2 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Suwaib Amiruddin Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53611/v9b94k54

Abstract

Desa Adat Panglipuran merupakan contoh nyata keberhasilan integrasi nilai-nilai budaya dalam kehidupan masyarakat melalui penerapan konsep Tri Hita Karana. Konsep ini menekankan keseimbangan antara individu, alam, dan Tuhan sebagai landasan utama dalam membangun kehidupan yang harmonis dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Tri Hita Karana di Desa Panglipuran serta dampaknya terhadap kesejahteraan sosial, kelestarian lingkungan, dan perkembangan spiritual masyarakat. Metode penelitian yang digunakan meliputi observasi lapangan, wawancara mendalam dengan informan kunci, serta analisis data sekunder dari berbagai sumber yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Tri Hita Karana di Desa Panglipuran tidak hanya berperan dalam mempererat hubungan sosial masyarakat, tetapi juga dalam pelestarian lingkungan melalui praktik pertanian berkelanjutan dan pengelolaan tata ruang yang berbasis hukum adat. Selain itu, dimensi spiritual dari Tri Hita Karana tercermin dalam berbagai ritual dan upacara adat yang dilakukan secara rutin, memperkuat identitas budaya desa. Studi ini menegaskan bahwa integrasi nilai budaya dengan kesadaran lingkungan dapat menjadi strategi efektif dalam menciptakan pembangunan desa yang berkelanjutan dan harmonis. Dengan demikian, konsep Tri Hita Karana memiliki relevansi yang luas dalam berbagai konteks, baik dalam pengembangan masyarakat maupun dalam kajian akademik terkait keberlanjutan sosial dan ekologis.
Peningkatan Kesadaran Gizi Seimbang dan Pencegahan Stunting melalui Edukasi dan Demo Masak di Desa Dieng Aura Aulia; Radite Ranggi Ananta
Masyarakat Mandiri : Jurnal Pengabdian dan Pembangunan Lokal Vol. 2 No. 4 (2025): Oktober: Masyarakat Mandiri : Jurnal Pengabdian dan Pembangunan Lokal
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/masyarakatmandiri.v2i4.2252

Abstract

Malnutrition issues such as stunting remain a serious problem in Dieng Village, despite the area's great potential in the agricultural sector. The main factors causing stunting include a lack of community knowledge about nutrition, low compliance with posyandu activities, and suboptimal food processing. This community service activity aims to increase the knowledge of mothers with stunted toddlers and pregnant women with Chronic Energy Deficiency (CED) about balanced nutrition and stunting prevention efforts. The program targets 18 mothers with stunted toddlers and 2 pregnant women with CED. The activities included counseling sessions on the three types of food, balanced nutrition guidelines, and the importance of posyandu, using leaflets as media, followed by a cooking demonstration on how to make chicken and tofu nuggets as a high-protein menu that is easy to make. Based on the evaluation results, there was a significant increase in participants' knowledge, from an average pre-test score of 65% to 97.5% on the post-test. In addition, the enthusiasm and active participation of participants during the question and answer session showed that the combination of theoretical education and hands-on practice was effective in increasing awareness and understanding of nutrition and stunting prevention.
Transformasi pendidikan dan strategi pembangunan pemuda melalui program pendampingan warga belajar di kabupaten banjarnegara Abi Umaroh; Radite Ranggi Ananta; Syifa Yustiana
Indonesian Journal of Muhammadiyah Studies (IJMUS) Vol. 6 No. 1 (2025): Indonesian Journal of Muhammadiyah Studies
Publisher : Majelis Pembinaan Kader Sumber Daya Insani Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah tingginya angka putus sekolah menjadi tantangan signifikan dalam dunia pendidikan di Indonesia, terutama di daerah rural di Kabupaten Banjarnegara. Penelitian ini berfokus mengkaji dan memberikan rekomendasi pada pelaksanaan Program Pendampingan Warga Belajar sebagai solusi alternatif untuk mengurangi dampak putus sekolah. Dengan pendekatan deskriptif kualitatif yang berlandaskan metode Participatory Action Research (PAR), penelitian ini melibatkan wawancara dan observasi langsung dengan para pemuda serta pemangku kepentingan di sektor pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan nonformal yang disediakan melalui program pendampingan berperan penting dalam meningkatkan akses pendidikan setara bagi masyarakat yang putus sekolah. Selain itu, program ini membekali peserta dengan keterampilan hidup dan soft skills yang mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pembangunan pemuda di wilayah tersebut. Temuan penelitian ini menyimpulkan bahwa program pendampingan belajar tidak hanya efektif dalam mengurangi angka putus sekolah, tetapi juga memberi kontribusi pada pembangunan pemuda berupa penguatan ekonomi masyarakat dan kemandirian peserta.