Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Megaptera

Analisis Ukuran Pertama Kali Tertangkap dan Ukuran Pertama Kali Matang Gonad Ikan Baronang (Siganus Canaliculatus) di Perairan Desa Tesabela Rasdam, Rasdam; Ulat, Muhamad Ali; Siregar, Jhon Septin M.; Sugiono, Sugiono; Mau, Yesaya; Sadir, Edizul Adiwijaya
JURNAL MEGAPTERA Vol 2, No 2 (2023): Jurnal Megaptera (JMTR)
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/jmtr.v2i1.13716

Abstract

Masyarakat Desa Tesabela mayoritas bermata pencaharian sebagai pembudidaya rumput laut. Disamping itu Masyarakat Desa Tesabela menjadikan nelayan sebagai mata pencaharian sampingan guna memenuhi kebutuhan hidup. Di perairan Desa Tesabela banyak terdapat ikan Baronang yang tertangkap menggunakan jaring insang millenium yang mana ikan Baronang tersebut dianggap sebagai hama bagi rumput laut. Perburuan ikan Baronang yang dianggap sebagai hama perlu diperhatikan ukuran layak tangkapnya guna menjaga keseimbangan ekosistem. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Length at first Capture (Lc) dan Length at first Maturity (Lm) ikan Baronang (Siganus canaliculatus) sebagai acuan dalam upaya pengelolaan perikanan berkelanjutan. Metode yang digunakan dalam penelitian menggunakan metode survei dengan cara melakukan pengukuran panjang ikan Baronang dengan mengukur Panjang cagaknya dan juga menganalisis Tingkat Kematangan Gonad berdasarkan ukuran Panjang. Hasil yang didapatkan dari hasil penelitian terkait dengan Length at first Capture (Lc) didapatkan ukuran panjang 13,8 cm dan Length at first Maturity (Lm) pada ukuran Panjang 13,9 cm, mengindikasikan bahwa sebagian besar ikan Baronang yang tertangkap di perairan Tesabela pada ukuran 13,8 cm tersebut ikan Baronang belum matang gonad sehingga layak untuk ditangkap. The majority of the people of Tesabela Village make their living as seaweed cultivators. Apart from that, the people of Tesabela Village use fishing as a side livelihood to meet their living needs. In the waters of Tesabela Village there are many Rabbitfish caught using millennium gill nets, where the Rabbitfish are considered a pest for seaweed. Hunting for Rabbitfish, which is considered a pest, requires attention to the appropriate catch size in order to maintain ecosystem balance. This research aims to analyze the Length at first Capture (Lc) and Length at first Maturity (Lm) of rabbitfish as a reference in sustainable fisheries management efforts. The method used in this research was to measure the length of the rabbitfish by measuring the length of its forks and also analyzing the Gonad Maturity Level based on Length. The results obtained from research results related to Length at first Capture (Lc) showed a length of 13.8 cm and Length at first Maturity (Lm) at a length of 13.9 cm, indicates that the majority of rabbitfish caught in Tesabela waters at a size of 13.8 cm have not yet matured their gonads so they are suitable for catching.
Pengaruh Aspek Teknis Pukat Cincin Terhadap Hasil Tangkapan Ikan Pada KMN. Audy Maega Dalle Yang Berlabuh Di PPPI Oeba, Kupang, Nusa Tenggara Timur Sugiono, Sugiono; Rajab, Resky Amalia; Mau, Yesaya; Olbata, Yandri Ishakh
JURNAL MEGAPTERA Vol 3, No 1 (2024): Jurnal Megaptera (JMTR)
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/jmtr.v2i2.13673

Abstract

Aspek teknis merupakan salah satu faktor yang secara teknis operasional yang mempengaruhi keberhasilan pengoperasian alat tangkap Pukat Cincin dan perolehan hasil tangkapan ikan, beberapa aspek teknis tersebut antara lain, durasi waktu penyinaran lampu pengumpul ikan, durasi waktu pelingkaran jaring dan durasi waktu penarikan tali kerut. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 15 Maret 2023 sampai 23 Mei 2023 di KMN. Audy Maega Dalle berpangkalan di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Oeba Kupang. Analisis deskriptif digunakan mendeskripsikan tentang teknik penangkapan dengan alat tangkap purse seine, pada waktu pelingkaran alat tangkap, penarikan tali kerut dan penggunaan alat bantu lampu pengumpul ikan. Pengaruh aspek teknis pukat cincin terhadap hasil tangkapan. Yaitu lama pelingkaran sebesar 34,12 %. Lama penarikan tali kerut sebesar 40,48%. Lama waktu penyinaran sebesar 0,38%, artinya setiap penambahan 1 menit dalam dua perlakuan tersebut akan terjadi penurunan hasil tangkapan sedangkan pengaruh penyinaran apabila berkurang 1 menit akan terjadi penurunan hasil tangkapan. . Dengan demikian, semakin cepat durasi waktu pelingkaran jaring, waktu penarikan tali kerut dan semakin lama durasi waktu penyinaran lampu pengumpul ikan, maka hasil tangkapan ikan yang diperoleh akan semakin besar.The technical aspect is one of the technically operational factors that influences the successful operation of the purse seine fishing gear and the acquisition of fish catches. Some of these technical aspects include, the duration of the time the fish collector lights are illuminated, the duration of the net circling time and the duration of the time for pulling the crimp line. The research was carried out from March 15, 2023 to May 23, 2023 at KMN. Audy Maega Dalle is based at the Oeba Kupang Fish Landing Base (PPI). Descriptive analysis was used to describe fishing techniques using purse seine fishing gear, when circling the fishing gear, pulling the crimp line and using fish collecting lamps. The influence of technical aspects of purse seining on catch results. That is, the circle length is 34.12%. The length of time to withdraw the crimp rope is 40.48%. The length of the exposure time was 00.38%, meaning that for every additional 1 minute in the two treatments there would be a decrease in catch, while the effect of exposure if it was reduced by 1 minute would result in a decrease in catch. . Thus, the faster the duration of the net circling time, the time for pulling the crimping line and the longer the duration of shining the fish collecting lamp, the greater the fish catch obtained.
PENDUGAAN KELOMPOK UMUR IKAN BARONANG DI PERAIRAN DESA TESABELA DALAM MENUNJANG PERIKANAN BERKELANJUTAN Rasdam, Rasdam; Rajab, Resky Amalia; Ulat, Muhamad Ali; Siregar, Jhon Septin M.; Mau, Yesaya; Sadir, Edizul Adiwijaya
JURNAL MEGAPTERA Vol 4, No 2 (2025): Jurnal Megaptera (JMTR) Issue In Progress
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/jmtr.v4i2.18933

Abstract

Ikan Baronang yang tertangkap di perairan Desa Tesabela rata-rata menggunakan jaring insang millenium. Penangkapan ikan Baronang yang dianggap sebagai hama bagi rumput laut perlu diperhatikan ukuran layak tangkapnya guna menjaga keseimbangan ekosistem. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sebaran frekuensi panjang tiap bulan dan pendugaan kelompok umur ikan Baronang (Siganus canaliculatus) sebagai acuan dalam upaya pengelolaan perikanan berkelanjutan. Metode yang digunakan dalam penelitian menggunakan analisis Kohort berdasarkan data panjang ikan. Hasil analisis kohort diperoleh dua kelompok umur relatif ikan Baronang yaitu: (1) kelompok umur pada kisaran panjang 5,0 – 15,4 cm sebanyak 290 ekor dengan panjang rata-rata 11,91 cm, (2) kelompok umur pada kisaran panjang 15,5 – 23,8 cm sebanyak 47 ekor dengan panjang rata-rata 22,58 cm.