Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM WISATA HUTAN MANGROVE (Analisis Tahapan, Faktor Pendorong, dan Bentuk Partisipasi di Objek Wisata Hutan Mangrove Tongke-Tongke) Amirudin; Umar; Hasdinawati; Akriandi Amin; Sandi
Jurnal Ilmiah Administrasita' Vol. 15 No. 2 (2024): EDISI DESEMBER 2024
Publisher : Program Studi Administrasi Publik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47030/administrasita.v15i2.777

Abstract

Wisata hutan mangrove merupakan salah satu bentuk pariwisata berbasis lingkungan yang memiliki potensi besar, namun partisipasi masyarakat dalam pengembangannya masih kurang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tahapan, faktor pendorong, dan bentuk partisipasi masyarakat dalam pengembangan Objek Wisata Hutan Mangrove Tongke-Tongke, Kabupaten Sinjai. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, melibatkan wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Sampel penelitian terdiri dari masyarakat, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh adat di tiga dusun di Desa Tongke-Tongke. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tahapan partisipasi masyarakat pada objek wisata Hutan Mangrove Tongke-Tongke mencakup empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengambilan manfaat, dan evaluasi namun masih tergolong partisipasi semu. Faktor-faktor yang mendorong partisipasi antara lain rasa kepemilikan dan tanggung jawab, tingkat kesadaran masyarakat tentang pentingnya konservasi lingkungan, dan dorongan eksternal dari pemerintah dan lembaga non-pemerintah. Bentuk partisipasi masyarakat yang ditemukan meliputi partisipasi buah pikiran, tenaga, harta benda, keterampilan, dan partisipasi sosial. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya peningkatan kesadaran masyarakat, penguatan dukungan eksternal, pemberdayaan masyarakat lokal, dan pengembangan mekanisme evaluasi partisipasi masyarakat. Temuan penelitian ini dapat memberikan kontribusi signifikan bagi pengembangan strategi yang berkelanjutan untuk pengelolaan wisata hutan mangrove di kawasan lainnya.
Entrepreneurial Management Development of Tourism Potential to Enhance Community Economic Empowerment: Evidence from Mallenreng Beach, Indonesia Asrul; Makmur; Rusdiana; Dini Ikayanti; Nur Amin; Mochamad Nurdin; Muh Amar; Muhlis Hajar Adiputra; Irmawati; Harianto; Mawar; Muhammad Lutfi; Amiruddin; Akriandi Amin; Mifta Fadhli As’ad
Masterpiece Journal Society Service Insight Vol. 2 No. 1 (2026): February 2026
Publisher : www.amertainstitute.com

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65246/mjssi.v21.499

Abstract

This study examines the development of entrepreneurial management in utilizing tourism potential as a strategy to enhance community economic empowerment, with empirical evidence from Mallenreng Beach, Panaikang Village, Sinjai Regency, Indonesia. Despite possessing significant coastal tourism potential, Mallenreng Beach has faced persistent challenges related to weak management practices, limited human resource capacity, inadequate tourism infrastructure, low marketing capability, and the absence of business legality among local micro, small, and medium enterprises (MSMEs). This research adopts a community-based empowerment approach implemented through the Program for Strengthening Student Organization Capacity (PPK ORMAWA) initiated by the Scientific Writing Student Activity Unit of Universitas Muhammadiyah Sinjai. The program employed participatory methods, including needs assessment, training, mentoring, and monitoring, focusing on tourism management, MSME business legality (Business Identification Number and Halal Certification), product branding and packaging, digital marketing, and village website management. The findings demonstrate a significant improvement in managerial capacity among tourism managers, increased formalization of MSMEs through legal certification, enhanced product attractiveness and marketing reach, and improved digital promotion of village tourism potential. These outcomes contributed to increased community participation, strengthened local economic activities, and improved institutional collaboration between stakeholders. This study contributes to the literature on entrepreneurial tourism management by providing practical evidence that integrated capacity-building interventions can effectively transform local tourism resources into sustainable drivers of community economic empowerment in rural coastal areas