Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)

Pengaruh Konsentrasi NaOH dan Waktu Pemasakan Pada Proses Pembuatan Pulp dari Limbah Bonggol Jagung Manis (Zea Mays Saccharata Sturt) Mahdayani Sinaga, Citra Puspita; Bahri, Syamsul; Zulnazri, Zulnazri; Ginting, Zainuddin; Dewi, Rozanna; Yani, Firda Tirta
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 4 No. 4 (2024): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Agustus 2024
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v4i4.14935

Abstract

Pulp adalah serat yang berbentuk bubur kertas yang dipergunakan dalam membuat lembaran kertas. Bahan dasar untuk penelitian ini adalah limbah bonggol jagung manis Zea Mays Saccharata Sturt, yang digunakan untuk menghasilkan pulp. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana persen NaOH dan waktu pemasakan (menit) berdampak pada kualitas produk pulp. Untuk menghasilkan pulp, jumlah selulosa di atas dari 40% sementara jumlah lignin di bawah dari 18%. Penelitian ini sudah pernah dilakukan sebelumnya, yang belum pernah dilakukan adalah menganalisa pengaruh konsentrasi NaOH serta waktu pemasakan. Pada penelitian ini memiliki variabel bebas yaitu konsentrasi NaOH 4%, 6%, dan 8% serta waktu pemasakan 40 menit, 50 menit, 60 menit, 70 menit, dan 80 menit pada proses delignifikasi dengan proses soda. Hasil terbaik dari penelitian ini adalah konsentrasi NaOH 8% dengan waktu pemasakan 80 menit, yaitu 58%, dan kadar lignin terendah adalah 2%. Kadar air bonggol jagung manis (Zea Mays Saccharata Sturt) berkisar antara 2,22% dan 6,08%.
Tinjauan Komprehensif Katalis dan Mekanisme Hidrodeoksigenasi dalam Konversi Minyak Sawit Menjadi Green diesel Yani, Firda Tirta; Husni Husin; Darmadi
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 5 No. 05 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-October 2025
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v5i05.25300

Abstract

Produksi green diesel melalui proses hidrodeoksigenasi (HDO) minyak sawit merupakan salah satu pendekatan paling menjanjikan dalam pengembangan bahan bakar terbarukan dengan sifat setara diesel fosil. Artikel review ini menguraikan perkembangan terkini terkait mekanisme reaksi HDO yang masing-masing memiliki peran penting dalam menentukan selektivitas terhadap fraksi hidrokarbon C15–C18. Berbagai jenis katalis yang digunakan dalam reaksi HDO mulai dari logam transisi seperti Ni, Co, dan Mo hingga logam mulia seperti Pt dan Pd dibahas berdasarkan aktivitas, stabilitas, dan kecenderungannya dalam mengarahkan jalur reaksi. Selain itu, artikel ini meninjau pengaruh sifat penyangga seperti keasaman, stabilitas termal, dan ketahanannya terhadap pembentukan kokas, yang berperan besar dalam menjaga performa katalis selama reaksi berlangsung. Berbagai metode sintesis heterogen, termasuk impregnasi, sol–gel, hidrotermal, dan deposisi presipitasi, dianalisis untuk menunjukkan bagaimana teknik preparasi memengaruhi dispersi logam, ukuran partikel, interaksi logam–penyangga, dan sifat fisikokimia lainnya. Secara keseluruhan, kajian ini menegaskan bahwa keberhasilan HDO minyak sawit dalam menghasilkan green diesel sangat ditentukan oleh sinergi antara pemilihan katalis, karakter penyangga, serta metode sintesis yang digunakan. Pemahaman mendalam terhadap faktor-faktor tersebut menjadi kunci dalam pengembangan katalis yang lebih efisien, selektif, dan stabil untuk produksi green diesel berkelanjutan.