Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Pendidikan Karakter di Era Digital pada Anak SDN Tapuahi MD, Hisbulla; Pratiwi, Nada Cahya; Taufik, Armita; Al Fitra, Fenty; Lestari, Futry Ayu; Ningsih, Nuratika
INSANIYAH Vol 3, No 1 (2024): Juli 2024
Publisher : IAIN Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/insaniyah.v3i1.10005

Abstract

Pembentukan karakter adalah proses penerapan nilai-nilai etika dan agama kepada siswa melalui ilmu pengetahuan, menerapkan nilai-nilai tersebut pada diri sendiri dan keluarga. Nilai Karakter pada anak harus dibangun sejak dini yang dimulai dari lingkungan keluarga, hingga lingkungan sekolah dan sosial masyarakat. Peran orang tua, pendidik dan orang dewasa untuk membimbing dan mengawasi anak-anak sangatlah penting. Peran masyarakat tidak kalah penting dalam pendidikan karakter, sekolah bersama komite sekolah dan masyarakat secara bersama-sama menyusun suatu kegiatan yang dapat mendukung terwujudnya pembudayaan dan penanaman karakter yang baik bagi seluruh warga sekolah. Salah satu tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk mengetahui bagaimana pendidikan karakter pada anak anak SDN tapuahi di era digital ini. Kata Kunci : Pendidikan Karakter, Anak Sekolah Dasar, Era Digital
Pembelajaran Matematika Menggunakan Kartu Angka Untuk Mengenal Bilangan Pada Siswa Kelas 2 Sekolah Dasar Kartika II-2 Palembang Sari, Dwi Novita; Ardiyanti, Vivin; lestari, Futry Ayu; Silfiani, Humaira
JIMAT: Jurnal Ilmiah Matematika Vol 6 No 2 (2025): Juli - Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63976/jimat.v6i2.884

Abstract

Pembelajaran matematika di tingkat sekolah dasar memiliki peran penting dalam membentuk dasar berpikir logis dan sistematis bagi siswa. Salah satu aspek dasar yang perlu dikuasai oleh siswa kelas rendah adalah pengenalan bilangan. Namun, tidak sedikit siswa yang mengalami kesulitan dalam memahami konsep bilangan secara abstrak. Permasalahan tersebut menjadi perhatian di SD Kartika II-2 Palembang, khususnya pada siswa kelas 2. Dalam upaya mengatasi tantangan ini, pendekatan pembelajaran dengan media kartu angka diperkenalkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penggunaan kartu angka dapat membantu siswa mengenal bilangan secara lebih efektif. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif, melibatkan 22 siswa kelas 2 dengan dua kali pertemuan pembelajaran. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, dokumentasi aktivitas siswa, dan wawancara guru kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan kartu angka mampu meningkatkan pemahaman konsep bilangan siswa secara signifikan. Siswa menjadi lebih antusias, aktif, dan mampu mengenali serta membedakan bilangan satuan hingga puluhan dengan lebih tepat. Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya penggunaan media konkret dalam pembelajaran matematika tingkat dasar. Guru disarankan untuk terus mengeksplorasi media sederhana yang mampu menjembatani pemahaman abstrak siswa ke dalam bentuk nyata yang mudah dipahami.
Pendidikan Karakter di Era Digital pada Anak SDN Tapuahi MD, Hisbulla; Pratiwi, Nada Cahya; Taufik, Armita; Al Fitra, Fenty; Lestari, Futry Ayu; Ningsih, Nuratika
INSANIYAH Vol. 3 No. 1 (2024): Juli 2024
Publisher : IAIN Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/insaniyah.v3i1.10005

Abstract

Pembentukan karakter adalah proses penerapan nilai-nilai etika dan agama kepada siswa melalui ilmu pengetahuan, menerapkan nilai-nilai tersebut pada diri sendiri dan keluarga. Nilai Karakter pada anak harus dibangun sejak dini yang dimulai dari lingkungan keluarga, hingga lingkungan sekolah dan sosial masyarakat. Peran orang tua, pendidik dan orang dewasa untuk membimbing dan mengawasi anak-anak sangatlah penting. Peran masyarakat tidak kalah penting dalam pendidikan karakter, sekolah bersama komite sekolah dan masyarakat secara bersama-sama menyusun suatu kegiatan yang dapat mendukung terwujudnya pembudayaan dan penanaman karakter yang baik bagi seluruh warga sekolah. Salah satu tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk mengetahui bagaimana pendidikan karakter pada anak anak SDN tapuahi di era digital ini. Kata Kunci : Pendidikan Karakter, Anak Sekolah Dasar, Era Digital
Optimalisasi Pemanfaatan Sampah Anorganik Sebagai Media Tanam dalam Upaya Penghijauan Pekarangan Rumah: Studi Kasus Ardiyanti, Vivin; Lestari, Futry Ayu; Sari, Dwi Novita; Silfiani, Humaira
Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (JP-IPA) Vol 6, No 2 (2025): November 2025
Publisher : STKIP HARAPAN BIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/jp-ipa.v6i2.571

Abstract

The problem of inorganic waste management and limited green space in rural areas are important backgrounds in this study. This study aims to analyze the optimization of the use of inorganic waste as a planting medium in efforts to green the yards of houses among women village officials. The research method used is a qualitative case study design on women village officials who have implemented the use of inorganic waste as a planting medium in the greening program. Data collection techniques were carried out through in-depth interviews with women village officials involved in the greening program, observations of the practice of using inorganic waste as a planting medium, and documentation of visual changes in the yards of houses. Data analysis techniques used descriptive qualitative analysis with the stages of data reduction, data presentation, and drawing conclusions to identify patterns and findings from the program implementation. The results of the study indicate that various types of inorganic waste such as used gallons can be optimized into effective planting media. Interviews revealed that the driving factors for the success of this program include community environmental awareness, the presence of assistance from the village government, and the economic value of reducing the purchase of conventional pots. This study concludes that optimizing the use of inorganic waste as a planting medium is a sustainable approach to greening the yards of houses while addressing waste problems in rural areas.
Analisis Sintaksis Teks "Mengurangi, Memakai Ulang, dan Mendaur Ulang Sampah" dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas V SD Widyawati, Widyawati; Nugraheni, Aninditya Sri; Lestari, Futry Ayu; Mujahida, Anni; Qubro, Nia Aulia Khodijatul
Jurnal Simki Pedagogia Vol 9 No 1 (2026): Volume 9 Nomor 1 Tahun 2026
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jsp.v9i1.1261

Abstract

This study aims to analyze syntactic functions in explanatory texts entitled "Reduce, Reuse, and Recycle Waste" for Indonesian language learning in grade V elementary school, focusing on the identification of Subject elements, Predicates, Objects, Complements, and Descriptions (S-P-O-Pel-K). A literature study method with a qualitative descriptive approach is used, involving the analysis of qualitative content from primary texts and secondary sources such as articles, books, and relevant references. The results of the analysis showed variations in sentence structure, ranging from simple patterns (S-P-O, S-P-K) to complex (S-P-O-Pel, S-P-Pel-K, K-S-P-Pel), including fragment sentences (K-O) and compound elements, which supported the clear delivery of cause-and-effect relationships, definitions, and waste management goals. These findings strengthen syntactic understanding and linguistic literacy, although limited to a single text analysis. This research is expected to be a reference for educators to improve students' ability to recognize and compose sentences, as well as support environmental awareness at the elementary school level.
VALUE-BASED CRISIS MANAGEMENT IN ISLAMIC EDUCATION MANAGEMENT: TYPOLOGY, MULTIDIMENSIONAL IMPACTS, AND AN INTEGRATED MODEL Syawal, Ahmad; Agustin, Nadilla Aleyda Maqhfira; Adzillah, Salsabila Nur Imatul; Lestari, Futry Ayu; Musdalifa
Sunan Kalijaga International Journal on Islamic Educational Research Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : Pascasarjana Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/skijier.2025.https://doi.org/10.14421/skijier.2025.91.06

Abstract

This study examines the typology of crises, their multidimensional impacts, and the urgency of crisis management within Islamic Education Management (MPI) from a value-based perspective. The research adopts a qualitative literature review methodology to systematically synthesize theoretical and empirical studies related to crisis management, Islamic educational governance, and budget efficiency. Academic publications indexed in major scholarly databases were analyzed thematically to identify crisis patterns, impact dimensions, and value-oriented management responses. The findings reveal that crises in MPI can be categorized into internal and external types, both of which are shaped by complex interactions between managerial, social, and spiritual factors. Internal crises are closely associated with leadership conflicts, moral deviations, and financial inefficiencies, particularly budget efficiency policies that marginalize core Islamic educational programs, while external crises arise from environmental uncertainty, digital public pressure, natural disasters, and regulatory changes. The impacts of these crises are inherently multidimensional, affecting academic quality, psychological well-being, social trust, and spiritual identity simultaneously. The study highlights that neglecting Islamic values in crisis management risks not only operational disruption but also long-term erosion of institutional identity and legitimacy. Theoretically, this study advances crisis management discourse by positioning spiritual values as a central analytical dimension in faith-based institutions. Practically, it underscores the need for integrated crisis management strategies that align modern managerial practices with Islamic principles. The study is limited by its reliance on secondary data and the absence of empirical case analysis. Future research is recommended to empirically test the proposed integrated model across diverse Islamic education settings and to explore its long-term implications for institutional resilience.
Karakteristik Instrumen Penilaian Psikomotorik Pembelajaran Seni Budaya dan Prakarya Sekolah Dasar Lestari, Futry Ayu; Munira, Bunga Syafiq; Fidia, Salsabila Nurul; Hijrawati, Lika; Shaleh
Elementary: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol 11 No 2 (2025): Elementary: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/8pgyrv62

Abstract

Penilaian pembelajaran di sekolah dasar masih didominasi oleh aspek kognitif, sementara penilaian aspek psikomotorik belum diterapkan secara optimal pada pembelajaran Seni Budaya dan Prakarya (SBdP). Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan karakteristik penilaian psikomotorik yang digunakan dalam pembelajaran SBdP sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Seluruh data dianalisis melalui tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik penilaian psikomotorik dalam pembelajaran SBdP sekolah dasar masih berfokus pada hasil akhir karya, sementara proses keterampilan belum dinilai optimal. Ditinjau dari jenis instrumennya, penilaian psikomotorik SBdP menggunakan bentuk tes dan nontes. Namun pelaksanaannya masih bertumpu pada pengamatan langsung serta pencatatan sederhana, tanpa dilengkapi rubrik penilaian, lembar observasi, maupun skala penilaian yang terstruktur. Kendala utama meliputi keterbatasan waktu, kapabilitas guru, serta kurangnya pemahaman dalam penyusunan instrumen yang valid dan reliabel. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan rubrik, lembar observasi, dan skala penilaian agar penilaian psikomotorik lebih objektif, sistematis, dan autentik.