Mahardika, I Gede Agus
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGGUNAAN MODEL EDUKASI KEWASPADAAN DENGAN METODE TANYA DAN VISUAL LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MEMBACA SISWA KELAS 2 SD NO. 2 TUBAN Mahardika, I Gede Agus; Karmini, Ni Nyoman; Raka, I Nyoman
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 22 No 3 (2024): Edisi Khusus Desember 2024 SULUH PENDIDIKAN: Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v22i3.752

Abstract

Kemampuan membaca dan menulis merupakan keterampilan dasar yang sangat penting bagi keber- hasilan akademik dan sosial anak. Proses penguasaan literasi dimulai sejak usia dini dan dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat. Selain itu, edukasi ke- waspadaan terhadap situasi darurat, seperti bencana alam dan kecelakaan, menjadi hal yang krusial, terutama dalam membantu anak untuk merespons dengan cepat dan tepat. Penelitian ini bertujuan un- tuk menguji apakah penggunaan model edukasi kewaspadaan yang memadukan metode tanya (ques- tioning) dan visual learning dapat meningkatkan hasil belajar membaca siswa kelas 2 di SD No. 2 Tuban. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada kemampuan membaca siswa, dengan persentase siswa yang mencapai Kriteria Ketuntasan Tujuan Pembelajaran (KKTP) mening- kat dari 50% pada pra-siklus menjadi 93% pada siklus II. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa kombinasi metode tanya dan visual learning efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca siswa dalam konteks edukasi kewaspadaan.
PENGGUNAAN KARTU BILANGAN UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA TENTANG NILAI TEMPAT DI KELAS II SD NO. 2 TUBAN Mahardika, I Gede Agus; I Made Sedana; I Putu Suardipa
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.915

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa kelas II SD Negeri 2 Tuban tentang nilai tempat melalui penggunaan kartu bilangan sebagai media pembelajaran. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus, yang masing-masing terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas II SD Negeri 2 Tuban sejumlah 30 orang. Data dikumpulkan melalui tes pemahaman nilai tempat dan observasi aktivitas belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman nilai tempat setelah penerapan kartu bilangan. Rata-rata nilai tes meningkat dari 62,5 pada siklus I menjadi 82,3 pada siklus II. Selain itu, motivasi dan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran juga mengalami peningkatan. Temuan ini sejalan dengan penelitian sebelumnya yang menegaskan bahwa media manipulatif dapat membantu siswa memahami konsep matematika abstrak secara lebih konkret dan menyenangkan (Setyowati, Sari, & Hadi, 2019; Nugraha & Wibowo, 2020). Kesimpulannya, penggunaan kartu bilangan sebagai media pembelajaran efektif dalam meningkatkan pemahaman nilai tempat siswa kelas II SD. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran matematika yang inovatif di sekolah dasar.
IPAS MELALUI METODE STORYTELLING UNTUK MEMBENTUK KESADARAN SOSIAL DAN LINGKUNGAN SISWA KELAS 4 SD NO. 2 TUBAN Mahardika, I Gede Agus; I Ketut Suparya; I Made Ari Winangun
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.941

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi pendidikan karakter dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) melalui metode storytelling guna membentuk kesadaran sosial dan lingkungan siswa kelas 4 SD No. 2 Tuban. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, penelitian ini melibatkan observasi, wawancara, dan analisis dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data. Data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa storytelling secara signifikan meningkatkan partisipasi aktif siswa, memperdalam pemahaman mereka terhadap konsep IPAS, serta menanamkan nilai-nilai karakter terkait kepedulian sosial dan lingkungan. Siswa menjadi lebih reflektif dan kritis dalam mengaitkan isi cerita dengan fenomena di sekitar mereka. Selain itu, wawancara dengan guru dan siswa mengungkapkan bahwa metode ini meningkatkan motivasi belajar dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya storytelling sebagai strategi inovatif dalam pendidikan karakter. Guru disarankan untuk mengintegrasikan metode ini dalam pembelajaran IPAS dengan mempertimbangkan relevansi cerita terhadap konteks sosial dan lingkungan siswa. Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengukur dampak storytelling pada jenjang pendidikan dan mata pelajaran lainnya.
UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN MELALUI METODE BERCERITA BERNUANSA KEARIFAN LOKAL PADA SISWA KELAS 5 SD NO. 2 TUBAN Mahardika, I Gede Agus; I Ketut Sudarsana; Ni Putu Candra Prastya Dewi
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.975

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis karangan naratif melalui metode bercerita bernuansa kearifan lokal pada siswa kelas V SD No. 2 Tuban. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam keterampilan menulis siswa, baik dari segi isi, struktur, ejaan, pilihan kata, maupun kreativitas. Penerapan cerita rakyat yang bernuansa kearifan lokal mampu meningkatkan minat dan partisipasi siswa dalam pembelajaran, yang berujung pada peningkatan kualitas karangan yang ditulis oleh siswa. Metode bercerita ini juga memperkenalkan nilai-nilai budaya lokal yang mendalam, sehingga meningkatkan apresiasi siswa terhadap budaya mereka sendiri. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode bercerita bernuansa kearifan lokal efektif dalam meningkatkan keterampilan menulis karangan naratif pada siswa SD.