Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS CERITA PENDEK DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA SISWA KELAS V SD KRISTEN PATTI R. Romsery, Naomi; Kilikily, Cristianti C.; Ratumanan, Stelie D.
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Volume 8 No. 2 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i2.46460

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan Model Problem Based Learning (PBL) dalam proses pembelajaran dapat meningkatkan keterampilan menulis cerita pendek siswa. Model Penelitian ini menggunakan (PTK) Penelitian Tindakan Kelas yang terdiri dari dua siklus dalam empat kali pertemuan dan setiap siklus meliputi: Perencanaan, Pelaksanaan, Pengamatan dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SD Kristen Patti yang berjumlah 27 orang terdiri dari 12 laki-laki, dan 15 perempuan. Penelitian ini dilaaksanakan pada bulan Mei 2025. Sumber data berasal dari guru dan siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes uraian, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah Analisis Kualitatif. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu rubrik penilaian hasil belajar siswa, dan lembar observasi guru dan lembar observasi siswa. Setelah menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning adanya peningkatan keterampilan menulis cerita pendek. Ketika target ketuntasan. Hasil penelitian menunjukan bahwa kemampuan setela kegiatan pembelajaran setelah kegiatan pembelajaran tes awal adalah 54,85% kemudian kegiatan pembelajaran siklus I. Kemampuan menulis cerita pendek meningkat dengan rata-rata 65,33%, selanjutnya pada kegiatan penyempurnaan pada pembelajaran siklus II kemampuan menulis cerita pendek meningkat menjadi rata-rata 83,07%. Dengan demikian, berdasarkan analisis yang dilakukan menunjukan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning meningkatkan kemampuan menulis cerita pendek pada siswa SD Kristen Patti.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS CERITA PENDEK DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM CENTERED LEARNING (PCL) PADA SISWA KELAS V SD KRISTEN KIERA Oraplean, Yosina Yokbet; Ririhena, Ribka L.; Kilikily, Cristianti C.
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 In Press
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.33597

Abstract

This study aims to find out the improvement in the skill of writing short stories on students of class V SD Kristen Kiera on the material of daily life events using the Problem Centered Learning (PCL) Model. This study is a classroom action research. The location used for this research is SD Kristen Kiera. The subjects of this research are the students of class V SD Kristen Kiera, amounting to 12 students. The improvement in the skill of writing short stories using the Problem Centered Learning (PCL) model occurred in cycle I but has not yet reached its maximum with the lower category, so it was continued to cycle ll, and there was a significant improvement in the very good category.
Pemberdayaan Masyarakat Desa Werwaru Melalui Program Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa PSDKU Universitas Pattimura Sugiarto, Sigit; Souhoka, Renny; Wattimury, Ince; Kilikily, Cristianti C.; Johansz, Dovila; Umarella, Melati I.S.
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 3 No. 4 (2024): November
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/7v8rdz95

Abstract

Kehadiran mahasiswa melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) diharapkan dapat membantu menyelesaikan isu-isu yang ada dalam masyarakat. Selain itu, terutama diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat mlealui pemanfaatan sumber daya lokal agar bernilai jual tinggi. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini berupa KKN yang dilakukan oleh mahasiswa beserta Dosen Pendamping Lapangan (DPL) di Desa Werwaru pada tanggal 13 Juli – 13 September 2023. Program kerja mahasiswa KKN terbagi atas 3, yaitu program prioritas, program unggulan, dan program pendampingan. Tingkat keterlaksanaan program kerja mahasiswa KKN diukur melalui angket Tingkat Kepuasan Masyarakat (TKM) yang diisi oleh 10 orang perwakilan masyarakat. Pelaksanaan KKN ini terdiri atas observasi awal, penyampaian rencana program kerja, pelaksanaan program kerja, dan evaluasi. Program kerja mahasiswa KKN di desa Werwaru berjalan dengan baik sesuai dengan harapan masyarakat. Hal ini berdasarkan nilai Tingkat Kepuasan Masyarakat terhadap keterlaksanaan program kerja mahasiswa KKN di desa Werwaru. Program kerja mahasiswa KKN dapat membantu masyarakat dalam menyelesaikan isu-isu yang ada dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sosialisasi Pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) bagi Guru Sekolah Dasar di Wilayah Pulau-Pulau Kecil Perbatasan: Kasus Pulau Damer Johansz, Dovila; Souhoka, Renny; Septory, Jekriel; Kilikily, Cristianti C.; Rumtutuly, Fransheine; Sugiarto, Sigit; Sopacua, Jems; Kempa, Titin
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/k37rrj13

Abstract

Guru sekolah dasar di wilayah pulau-pulau kecil perbatasan menghadapi keterbatasan akses terhadap kegiatan pengembangan profesional yang berkelanjutan, sehingga pemahaman terhadap pendekatan pembelajaran inovatif masih relatif terbatas. Salah satu pendekatan yang mulai diperkenalkan dalam kebijakan pendidikan adalah pembelajaran mendalam yang menekankan pada pemahaman konseptual, keterlibatan aktif peserta didik, serta pengembangan kemampuan berpikir kritis. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman guru sekolah dasar mengenai konsep dan penerapan pendekatan pembelajaran mendalam. Kegiatan dilaksanakan pada hari Sabtu, 22 November 2025, di Pulau Damer dengan melibatkan tujuh orang guru yang berasal dari tiga sekolah, yaitu SD Negeri Wulur, SD Kristen Wulur, dan SD Kristen Kehli. Metode pelaksanaan meliputi penyampaian materi, diskusi interaktif, serta refleksi terhadap praktik pembelajaran yang telah diterapkan oleh peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru terhadap konsep pembelajaran mendalam, khususnya terkait karakteristik pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, pentingnya pemahaman konseptual, serta penerapan aktivitas pembelajaran yang mendorong berpikir kritis dan reflektif. Implikasi dari kegiatan ini adalah meningkatnya kesadaran guru akan pentingnya merancang pembelajaran yang lebih bermakna dan kontekstual bagi peserta didik, khususnya pada konteks pendidikan di wilayah pulau-pulau kecil perbatasan.