Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Manajemen Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kinerja Tenaga Kependidikan di SDN 337 Salotengnga Herlina, Besse; Sumarni, Sumarni; Pasrah, Megawati; Hasridah, Hasridah; Saputri, Lili; Sulastri, Erna; Nurahma, Unin; Parioga, Hesti; Dewi, Ratna; Arni, Esti; Febrianti, Nurul
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 1 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i1.431

Abstract

Penelitian ini membahas tentang Manajemen Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kinerja Tenaga Kependidikan di SDN 337 Salotengnga. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan manajemen kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja tenaga kependidikan di SDN 337 Salotengnga. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan lokasi penelitian di SDN 337 Salotengnga. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen kepala sekolah mampu meningkatkan kinerja tenaga kependidikan berdasarkan penerapan fungsi manajemen perencanaan kepala sekolah dinilai baik dalam meningkatkan kinerja tenaga kependidikan melalui merencanakan program dan memfasilitasi untuk mengikuti diklat dan workshop. Manajemen pengorganisasian dinilai baik dalam meningkatkan kinerja tenaga kependidikan dengan cara memberikan job atau pekerjaan sesuai kompetensinya. Manajemen pengarahan dinilai baik dalam meningkatkan kinerja tenaga kependidikan dengan cara mengarahkan agar fokus pada tugas yang ada. Manajemen pengawasan dinilai baik dalam meningkatkan kinerja tenaga kependidikan dengan cara mengawasi secara intensif dengan menggunakan metode andragogi. Kepala sekolah menilai kinerja tenaga kependidikan dari beberapa faktor yaitu tanggung jawab, kualitas, kuantitas, dan disiplin.
Implementasi Komunikasi Interpersonal Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Administrasi Guru SMP Negeri 2 Sajoanging Kec. Sajoanging Kab. Wajo Edi, Baso Bambang Juni; Basir, Sutrisman; Sumarni, Sumarni; Arni, Esti; P, Erna Sulastri; Reski, Baso Muhammad; Arafah, Muhammad; Irfandi, Rizal
JOEAI (Journal of Education and Instruction) Vol. 7 No. 2 (2024): JOEAI (Journal of Education and Instruction)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joeai.v7i2.12546

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan implementasi komunikasi interpersonal kepala sekolah dalam meningkatkan administrasi guru di SMP Negeri 2 Sajoanging Kecamatan Sajoanging Kabupaten Wajo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara keseluruhan, kepemimpinan Ibu SD selaku kepala sekolah di SMP Negeri 2 Sajoanging menunjukkan implementasi yang efektif dari indikator-indikator komunikasi interpersonal termasuk 1) Keterbukaan, Ibu Kepala Sekolah menciptakan lingkungan yang nyaman bagi guru untuk berbagi ide, solusi, dan masalah, termasuk masalah administrasi. Ini menunjukkan keterbukaan yang memungkinkan guru berpendapat secara jujur dan terbuka. 2) Empati, Ibu Kepala Sekolah menunjukkan empati tinggi terhadap kebutuhan dan perasaan guru dengan mendengarkan dan peduli terhadap masalah mereka, termasuk administrasi guru. 3) Dukungan, Ibu Kepala Sekolah memberikan dukungan kepada guru, memperhatikan perkembangan dan kelengkapan administrasi mereka. Dukungan ini memotivasi guru dan meningkatkan efektivitas pekerjaan mereka. 4) Rasa Positif, Ibu Kepala Sekolah membangun hubungan baik melalui komunikasi positif, yang meningkatkan kepercayaan, kolaborasi, dan motivasi, sehingga meningkatkan efektivitas administrasi guru dan 5) Kesetaraan, Ibu Kepala Sekolah menunjukkan kesetaraan dengan bersikap adil dan tidak membeda-bedakan guru, yang membuat mereka merasa dihargai dan dapat meningkatkan efektivitas administrasi guru. Adapun kesimpulan dari penelitian ini bahwa secara keseluruhan, kepemimpinan Ibu SD selaku kepala sekolah di SMP Negeri 2 Sajoanging menunjukkan implementasi yang efektif dari indikator-indikator komunikasi interpersonal, termasuk keterbukaan, empati, dukungan, rasa positif, dan kesetaraan dalam meningkatkan administrasi guru di SMP Negeri 2 Sajoanging. Kata kunci: Implementasi, Administrasi Guru, Kepala Sekolah, Komunikasi Interpersonal.