Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : MOTION

Analisis Pengaruh Tekanan Air, Kondisi Pipa, Lokasi Geografis, dan Waktu Penggunaan terhadap Debit Air dan Flow Rate menggunakan Orthogonal Array L18(63) Bhadar Fajar Riyanto; Ferry Ramadhan; Firdhan Pratama; Naufal Abiyyu Farras; Reginald Felix; Sujana, I Made Ivan Wiyarta Cakra
Jurnal MOTION ( Manufaktur, Otomasi, Otomotif, dan Energi Terbarukan) Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal MOTION: Mei
Publisher : UNHASY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/motion.v3i02.8216

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh beberapa faktor terhadap debit air dan flow rate dalam sistem distribusi air menggunakan desain percobaan Orthogonal Array L18(63). Empat faktor utama yang dianalisis adalah tekanan air (A), kondisi pipa (B), lokasi geografis (C), dan waktu penggunaan (D). Percobaan dilakukan untuk berbagai kombinasi faktor dengan hasil pengukuran debit air dalam satuan liter per jam (L/jam) dan flow rate dalam satuan meter kubik per jam (m³/jam). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tekanan air dan kondisi pipa memiliki pengaruh yang signifikan terhadap debit dan flow rate, dengan tekanan tinggi dan kondisi pipa baik menghasilkan aliran air yang lebih besar. Lokasi geografis juga mempengaruhi hasil percobaan, di mana dataran rendah cenderung memberikan debit yang lebih besar dibandingkan dataran tinggi. Waktu penggunaan juga berperan, dengan aliran tertinggi terjadi pada siang hari. Penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih baik mengenai interaksi antar faktor dalam sistem distribusi air, yang dapat digunakan untuk merencanakan dan mengelola sumber daya air secara lebih efisien.
Analisis Pengaruh Tekanan Air, Kondisi Pipa, Lokasi Geografis, dan Waktu Penggunaan terhadap Debit Air dan Flow Rate menggunakan Orthogonal Array L18(63) Bhadar Fajar Riyanto; Ferry Ramadhan; Firdhan Pratama; Naufal Abiyyu Farras; Reginald Felix; Sujana, I Made Ivan Wiyarta Cakra
Jurnal MOTION ( Manufaktur, Otomasi, Otomotif, dan Energi Terbarukan) Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal MOTION: Mei
Publisher : UNHASY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/motion.v3i02.8216

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh beberapa faktor terhadap debit air dan flow rate dalam sistem distribusi air menggunakan desain percobaan Orthogonal Array L18(63). Empat faktor utama yang dianalisis adalah tekanan air (A), kondisi pipa (B), lokasi geografis (C), dan waktu penggunaan (D). Percobaan dilakukan untuk berbagai kombinasi faktor dengan hasil pengukuran debit air dalam satuan liter per jam (L/jam) dan flow rate dalam satuan meter kubik per jam (m³/jam). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tekanan air dan kondisi pipa memiliki pengaruh yang signifikan terhadap debit dan flow rate, dengan tekanan tinggi dan kondisi pipa baik menghasilkan aliran air yang lebih besar. Lokasi geografis juga mempengaruhi hasil percobaan, di mana dataran rendah cenderung memberikan debit yang lebih besar dibandingkan dataran tinggi. Waktu penggunaan juga berperan, dengan aliran tertinggi terjadi pada siang hari. Penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih baik mengenai interaksi antar faktor dalam sistem distribusi air, yang dapat digunakan untuk merencanakan dan mengelola sumber daya air secara lebih efisien.
ANALISA SIMULASI PADA DESAIN KNEE BRACE ALAT BANTU JALAN PASIEN CEDERA LUTUT YANG TERINTEGRASI DENGAN ROTARY DAMPER Sujana, I Made Ivan Wiyarta Cakra; Firdaus, Thursina Rafi; Satrio, Toura Bimo; Ryan Miguel; Antoinus Alecandra Baha Demo; Stephen Gabe Samosir; Caesar Ravi Syahputra; I Made Ivan Wiyarta Cakra Sujana
Jurnal MOTION ( Manufaktur, Otomasi, Otomotif, dan Energi Terbarukan) Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal MOTION: November 2025
Publisher : UNHASY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/motion.v4i1.10384

Abstract

Cedera Anterior Cruciate Ligament (ACL) merupakan cedera serius yang membutuhkan alat rehabilitasi efektif untuk memulihkan stabilitas lutut. Penelitian ini mengembangkan desain inovatif Knee Brace with Rotary Damper yang mengintegrasikan mekanisme artikulasi terkendali untuk memberikan stabilitas dinamis selama rehabilitasi. Tujuan penelitian adalah menganalisis kekuatan struktural desain melalui simulasi Finite Element Analysis (FEA). Metode yang digunakan adalah eksperimen komputasi dengan simulasi pembebanan pada dua komponen utama: Lower Leg Support (beban 500 N) dan Rotary Vane (beban 10 N) menggunakan material Aluminium 6061. Parameter yang dianalisis meliputi tegangan (von Mises stress), regangan (strain), dan perpindahan (displacement). Hasil simulasi menunjukkan bahwa Lower Leg Support mengalami tegangan maksimum 4,683 × 10⁷ N/m², perpindahan 0,2347 mm, dan regangan 6,995 × 10⁻⁴. Pada Rotary Vane, tegangan maksimum mencapai 4,61 × 10⁷ N/m², perpindahan 0,1893 mm, dan regangan 2,416 × 10⁻³. Kedua nilai tegangan masih di bawah batas luluh material (5,0 × 10⁷ N/m²), menunjukkan keamanan desain secara keseluruhan. Simpulan penelitian menyatakan bahwa desain Knee Brace memenuhi kriteria keamanan struktural, namun diperlukan optimalisasi pada Rotary Vane untuk mengurangi konsentrasi regangan. Desain ini berpotensi menjadi solusi rehabilitasi lutut yang lebih efektif dibandingkan knee brace konvensional.
PERANCANGAN DAN ANALISIS PROTOTIPE SMART CANE BERBASIS SENSOR ULTRASONIK UNTUK PENYANDANG TUNANETRA Sujana, I Made Ivan Wiyarta Cakra; Nur, Muhammad Iqbal Ataurrahman; Nuzaman, Muhammad Xisco; Kania, Nazwa; Amanda, Viona Dea; Akbar, Reski
Jurnal MOTION ( Manufaktur, Otomasi, Otomotif, dan Energi Terbarukan) Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal MOTION: November 2025
Publisher : UNHASY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/motion.v4i1.10390

Abstract

Mobilitas yang aman dan mandiri merupakan kebutuhan mendasar bagi penyandang disabilitas tunanetra. Tongkat putih konvensional yang selama ini digunakan memiliki keterbatasan mendasar karena hanya mampu mendeteksi rintangan pada permukaan tanah, sementara hambatan di ketinggian sering terlewat dan berpotensi membahayakan pengguna. Penelitian ini bertujuan merancang prototipe Smart Cane berbasis sensor ultrasonik HC-SR04 untuk mengatasi keterbatasan tersebut. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan pendekatan rekayasa, meliputi analisis kebutuhan, perancangan sistem, serta simulasi struktur menggunakan Finite Element Analysis (FEA). Hasil perancangan menunjukkan bahwa Smart Cane mampu mendeteksi rintangan hingga jarak 400 cm, baik di permukaan tanah maupun di ketinggian, dengan umpan balik berupa getaran dan suara. Simulasi tegangan material Aluminium 6061 sebagai batang utama menghasilkan tegangan maksimum 8,76 MPa, jauh di bawah yield strength 275 MPa, dengan faktor keamanan 31,4. Deformasi maksimum tercatat hanya 0,16 mm, menunjukkan struktur yang kokoh dan aman. Dengan demikian, prototipe Smart Cane yang dikembangkan berpotensi meningkatkan keselamatan, kemandirian, dan kepercayaan diri penyandang tunanetra dalam bermobilitas.