Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Kombinasi Breast Care dan Acupressure Points for Lactation untuk Meningkatkan Kecukupan Air Susu Ibu (ASI) bagi Bayi Nana Usnawati; Astin Nur Hanifah; Triana Septianti Purwanto
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES 2022
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf.v13i0.1600

Abstract

Acupressure points for lactation is to provide acupressure on specific meridian points in the breast area for optimization of prolactin and oxytocin receptors. The purpose of this study was to analyze the effectiveness of the combination method of "Breast care" and "Acupressure points for lactation" on the adequacy of breast milk for infants. This study applied a one group post test design. The sample in this study were all post partum mothers and their babies at PMB Ny. “W”, RB Bunda Panekan, PMB Sr. Jabung and PMB Snt Selotinatah, Magetan from May to August 2020. The sample size was 30, which was taken by consecutive sampling. Data were collected through interviews about the adequacy of breast milk for infants, then analyzed descriptively. Based on the criteria for the adequacy of breast milk, most of the respondents met the 10 criteria for adequacy, which were included in the sufficient category. Furthermore, it was concluded that the combination of "breast care" and "accupressure point for lactation" was effective in increasing the adequacy of breast milk for infants.Keywords: breast care; accupressure points for lactation; combination; sufficient breast milk; baby ABSTRAK Acupressure points for lactation adalah memberikan akupresur pada titik-titik meridian khusus di daerah payudara untuk optimalisasi reseptor prolaktin dan oksitosin. Tujuan penelitian adalah menganalisis efektifitas metode kombinasi “Breast care” dan “Acupressure points for lactation” terhadap kecukupan ASI bagi bayi. Penelitian ini menerapkan one group post test design. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh ibu post partum dan bayinya di PMB Ny. “W”, RB Bunda Panekan, PMB Sr. Jabung dan PMB Snt Selotinatah, Magetan pada bulan Mei sampai Agustus 2020. Besar sampel adalah 30, yang diambil secara consecutive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara  tentang kecukupan air susu ibu bagi bayi, selanjutnya dianalisis secara deskriptif. Berdasarkan kriteria kecukupan air susu ibu, sebagian besar responden memenuhi 10 kriteria kecukupan, yakni termasuk dalam kategori cukup. Selanjutnya disimpulkan bahwa kombinasi “Breast care” dan “Accupressure point for lactation” efektif untuk meningkatkan kecukupan air susu ibu bagi bayi.Kata kunci: breast care; accupressure point for lactation; kombinasi; kecukupan air susu ibu; bayi
Video SAVASIK sebagai Media yang Efektif untuk Menumbuhkan Minat Wanita Usia Subur untuk Mengikuti Pemeriksaan IVA Rahayu, Yunita Diah; Sumasto, Hery; Purwanto, Triana Septianti; Usnawati, Nana
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 15, No 2 (2025): April-Juni2025
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/2trik15202

Abstract

Women's reproductive health problems have a broad impact and affect various aspects of life. Based on data from the Visual Inspection with Acetic Acid (IVA) Program of Ngujung Health Center, in 2021 Ngujung Health Center had five women suspected of having cervical cancer, and was ranked 7th out of 22 health centers in Magetan Regency with a figure of 0.2%. The purpose of this study was to determine the effectiveness of educational media in the form of SAVASIK videos in fostering the interest of women of childbearing age to undergo IVA examinations in the Ngujung Health Center area. This study was an analytical study with a pretest-posttest with control group design. The subjects of this study were 96 women of childbearing age in the Ngujung Health Center area, Magetan, who were selected using the cluster sampling technique. The subjects were divided into a treatment group that received education with the SAVASIK video as a medium and the rest were a control group that was given education using leaflets, each consisting of 48 women of childbearing age. In the pre- and post-intervention phases, the interests of women of childbearing age were measured by filling out a questionnaire. Furthermore, a comparative analysis of interest between the two groups was conducted using the McNemar test. The results of the analysis in this study obtained a p value <0.001, which means that there was a difference in the interest of women of childbearing age to undergo IVA examination between the group that received education using the SAVASIK video and leaflets, with higher achievement in the treatment group. Thus, it could be concluded that the SAVASIK video is effective in increasing the interest of women of childbearing age to undergo IVA examination. The SAVASIK video is expected to be used as an innovation by the Ngujung Health Center as a means of health promotion.Keywords: women of childbearing age; visual inspection of acetic acid (IVA), educational video; interest ABSTRAK Permasalahan kesehatan reproduksi perempuan mempunyai dampak yang luas dan mempengaruhi berbagai aspek kehidupan. Berdasarkan data Program pemeriksaan inspeksi visual asam asetat (IVA) Puskesmas Ngujung, pada tahun 2021 Puskesmas Ngujung mempunyai lima orang wanita suspek kanker serviks, dan menduduki peringkat ke 7 dari 22 puskesmas di Kabupaten Magetan dengan angka 0,2%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas media edukasi berupa video SAVASIK dalam menumbuhkan minat wanita usia subur untuk menjalani pemeriksaan IVA di wilayah Puskesmas Ngujung. Penelitian ini merupakan studi analitik dengan rancangan pretest-posttest with control group. Subyek penelitian ini adalah 96 wanita usia subur di wilayah Puskesmas Ngujung, Magetan yang dipilih dengan teknik cluster sampling. Subyek dibagi menjadi kelompok perlakuan yang mendapatkan edukasi dengan video SAVASIK sebagai media dan selebihnya adalah kelompok kontrol yang diberi edukasi menggunakan leaflet, yang masing-masing terdiri atas 48 wanita usia subur. Pada fase sebelum dan sesudah intervensi pada kedua kelompok dilakukan pengukuran minat wanita usia subur melalui pengisian kuesioner. Selanjutnya dilakukan analisis perbandingan minat di antara kedua kelompok, menggunakan uji McNemar. Hasil analisis pada penelitian ini mendapatkan nilai p <0,001 yang berarti bahwa ada perbedaan minat wanita usia subur untuk menjalani pemeriksaan IVA antara kelompok yang mendapatkan edukasi menggunakan video SAVASIK dan leaflet, dengan pencapaian lebih tinggi pada kelompok perlakuan. Dengan demikian bisa disimpulkan bahwa video SAVASIK efektif untuk meningkatkan minat wanita usia subur guna menjalani pemeriksaan IVA. Video SAVASIK diharapkan dapat dijadikan sebagai inovasi Puskesmas Ngujung sebagai sarana promosi kesehatan.Kata kunci: wanita usia subur; inspeksi visual asam asetat (IVA), video edukasi; minat
Platform E-Learning Belajar Kesga Kelas Ibu Balita berhasil Meningkatkan Pengetahuan Ibu Mengenai Pertumbuhan dan Perkembangan Anak Herlina, Tutiek; Nisrina, Salsabilla; Ngestiningrum, Ayesha Hendriana; Purwanto, Triana Septianti
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 14, No 3 (2024): Juli-September 2024
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/2trik14302

Abstract

The Mother Toddler Class program facilitates parents in monitoring their children's growth and development. During the pandemic, the Mother Toddler Class program cannot be implemented, but independent monitoring of children's growth and development can be carried out using the e-learning platform Belajar Kesga. This study aims to determine the effect of the e-learning platform Belajar Kesga Mother Toddler Class on mothers' knowledge of child growth and development. This study used a non-equivalent control group design, involving 88 mothers of toddlers selected using the cluster sampling method, divided into two groups: a treatment group and a control group, each with 44 people. Knowledge was measured in both groups, both before and after the intervention, using Google Forms. Data were then analyzed using the Wilcoxon test and the Mann-Whitney test. In the treatment group, a p-value of 0.000 was obtained, indicating a significant difference in knowledge levels before and after the intervention. In the control group, a p-value of 0.443 was obtained, indicating no significant difference in knowledge levels before and after the intervention. The comparison test of the final knowledge levels between the two groups yielded a p-value of 0.000, indicating a difference in knowledge levels between the two groups, with higher levels in the treatment group. In conclusion, the e-learning platform "Learning Kesga" successfully increased the knowledge of mothers of toddlers regarding child growth and development. Therefore, it is hoped that the use of the e-learning platform "Learning Kesga" can be encouraged.Keywords: toddlers; growth; development; e-learning platform; mothers' knowledge ABSTRAK Kegiatan kelas ibu balita menjadikan orangtua terfasilitasi dalam mendeteksi pertumbuhan dan perkembangan anak. Di masa pandemi, kegiatan kelas ibu balita tidak dapat terlaksana, namun dapat dilakukan pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak secara mandiri dengan menggunakan platform e-learning belajar kesga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh platform e-learning belajar kesga kelas ibu balita terhadap pengetahuan ibu mengenai pertumbuhan dan perkembangan anak. Penelitian ini menggunakan rancangan non-equivalent control group, yang melibatkan 88 ibu balita yang dipilih menggunakan metode cluster sampling, yang dibagi menjadi dua untuk kelompok perlakuan dan kelompok kontrol, masing-masing 44 orang. Pada kedua kelompok dilakukan pengukuran pengetahuan, baik pada fase sebelum maupun sesudah intervensi, menggunakan Google Form. Selanjutnya data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon dan uji Mann-Whitney. Pada kelompok perlakuan didapatkan nilai p = 0,000 yang bisa dimaknai bahwa ada perbedaan tingkat pengetahuan secara signifikan antara sebelum dan sesudah intervensi. Pada kelompok kontrol didapatkan nilai p = 0,443 yang bisa dimaknai bahwa ada tidak perbedaan tingkat pengetahuan secara signifikan antara sebelum dan sesudah intervensi. Pada uji perbandingan tingkat pengetahuan akhir antara kedua kelompok didapatkan nilai p = 0,000, yang bisa dimaknai bahwa ada perbedaan tingkat pengetahuan antara kedua kelompok, dengan tingkat yang lebih tinggi pada kelompok perlakuan. Sebagai kesimpulan, platform e-learning belajar kesga berhasil meningkatkan pengetahuan ibu balita mengenai pertumbuhan dan perkembangan anak, sehingga diharapkan penggunaan platform e-learning belajar kesga dapat digalakkan.Kata kunci: balita; pertumbuhan; perkembangan; platform e-learning; pengetahuan ibu