Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : DEVICE

PENGARUH HEAT TREATMENT T6 TERHADAP STRUKTUR MIKRO DAN CORROSION RESSISTANCE PADA DISSIMILAR MATERIALS WELDING ANTARA AA5083-H112 DAN AA6063 Setyawan, Hendra; Fitri, Triani Aulya; Fahlovi, Oldy; Alfarizi, Tito; kurnia, Ganjar
Device Vol 15 No 1 (2025): Mei
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FASTIKOM) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/device.v15i1.9245

Abstract

Paduan aluminium AA5083-H112 dan AA6063 banyak digunakan dalam transportasi darat, laut, dan udara karena sifatnya yang ringan, tahan korosi, mudah dibentuk, dan mudah dilas. Proses penyambungan umumnya dilakukan dengan Gas Metal Arc Welding (GMAW), namun pengelasan dapat memengaruhi struktur mikro, sifat mekanik, dan ketahanan korosi sambungan. Penelitian ini mengevaluasi pengaruh perlakuan panas T6 terhadap struktur mikro dan ketahanan korosi sambungan las dissimilar material antara AA5083-H112 dan AA6063. Perlakuan T6 terdiri dari solution treatment pada 540 °C selama 6 jam, quenching air, dan artificial aging pada 158 °C, 200 °C, dan 230 °C selama 6 jam. Uji korosi dilakukan dengan metode potensiodinamik sesuai ASTM G102. Hasil menunjukkan bahwa perlakuan T6 meningkatkan ketahanan korosi secara signifikan. Variasi suhu aging tidak memberikan pengaruh berarti, begitu pula letak fasa β. Namun, kemunculan dan jenis fasa β presipitat berkontribusi signifikan terhadap ketahanan korosi sambungan
PEMANFAATAN LIMBAH SEA WATER DAN ENGINE OIL PADA INDUSTRI PETROKIMIA UNTUK PROSES QUENCHING PADA BAJA S45C Alfarizi, Tito; Setyawan, Hendra; Fahlovi, Oldy; Kurnia, Ganjar; Atmoko, Nugroho Tri
Device Vol 15 No 1 (2025): Mei
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FASTIKOM) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/device.v15i1.9256

Abstract

Studi tentang penggunaan baja karbon S45C pada industri manufaktur telah mengalami perkembangan yang peesat. Tidak hanya pemanfaatan pada komponen dan peralatan industri, namun upaya peningkatan sifat material melalui berbagai metode termasuk perlakuan panas juga semakin menarik bagi para peneliti. Penelitian tentang media quenching air laut (sea water) dan engine oil menjadi salah satu pilihan bagaimana peningkatan kekerasan material pada baja karbon S45C. Namun studi tentang pemanfaatan media quenching sea water dan engine oil dari limbah industri Petrokimia belum banyak dilakukan. Pada penelitian ini perngaruh media quenching berupa limbah sea water dan engine oil terhadap perubahan kekerasan material pada baja karbon S45C. Dari hasil pengujian yang dilakukan didapatkan penggunaan media sea water dalam proses quenching memberikan hasil nilai kekerasan yang lebih tinggi yaitu sebesar HVN 754,10 pada bagian tepi material dibandingkan dengan media quenching engine oil yang memiliki kekerasan tepi sebesar HVN 320,97. Pemanfaatan limbah pada industri petrokimia ini mendukung penerapan industri yang lebih berkelanjutan