Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Muslim Character Values in Cartoon Sulukiyyat Al-Muslim Al-Shaghir Based on Roland Barthes’ Semiotic Perspective Munawwarah, Madinatul; Yurisa, Penny Respati
Arabiyatuna: Jurnal Bahasa Arab Vol. 7 No. 2 November (2023)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/jba.v7i2.8516

Abstract

This study aims to reveal the denotation and connotation levels in cartoon Sulukiyyat al-Muslim al-Shaghir based on Roland Barthes' semiotic perspective and to reveal the values of Muslim character in that cartoon. This article is motivated by the phenomenon of people who are less concerned or even apathetic about the surrounding environment even though they live in an Islamic majority environment. This research type is qualitative. The data are taken from the cartoon Sulukiyyat al-Muslim al-Shaghir produced by Caartonile on YouTube. The data are collected using the watch and note technique. The data are validated by increasing persistence and discussing them with peers and experts. The data are analyzed using descriptive analysis techniques consisting of data presentation, data analysis, and conclusion drawing. The results show that the Muslim character values in cartoon Sulukiyyat al-Muslim al-Shaghir based on Roland Barthes' theory at the denotation and connotation levels are moral and social values. Moral values consist of four, namely ethics of giving advice, ethics of speaking, ethics of visiting, patience, and forgiveness. In the meantime, social values consist of three, namely respecting elders, not being wasteful, and maintaining public facilities.
ALIH KODE DAN CAMPUR KODE PADA NOVEL ‘LAUT BERCERITA’ KARYA LEILA SALIKHA CHUDORI Septiani, Ghana Aldila; Munawwarah, Madinatul; Hasanah, Ummi; Satria Wibawa, I Dewa Made; Wirmansyah, Aulia Fadhila
Aksara Vol 36, No 2 (2024): AKSARA, EDISI DESEMBER 2024
Publisher : Balai Bahasa Provinsi Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29255/aksara.v36i2.4313.373-386

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengungkap bentuk dan penyebab alih kode dan campur kode yang digunakan dalam interaksi antar tokoh dalam novel Laut Bercerita karya Leila Salikha Chudori. Alih kode dan campur kode yang ada di dalam novel ini melibatkan tiga bahasa sekaligus, yaitu bahasa Indonesia, bahasa Inggris dan bahasa Jawa. Penelitian ini menggunakan pendekatan sosiolinguistik dengan metode analisis kualitatif. Teknik pengambilan data menggunakan teknik baca-catat, dan dianalisis dengan tahapan identifikasi data, sajian data serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua jenis alih kode pada novel Laut Bercerita  yaitu alih kode internal yaitu bahasa Indonesia dan Jawa dan eksternal yaitu bahasa Indonesia dan Inggris dan campur kode yang terdiri dari aspek pengulangan, kata, frasa, dan kalusa. Sedangkan penyebab yang melatarbelakangi terjadinya alih kode dan campur kode pada novel adalah kemampuan berbahasa tokoh,  penyesuaian penggunaan bahasa dengan bahasa mitra tutur, dan perubahan sitausi tutur. This article aims to reveal the forms and causes of code switching and code mixing used in interactions between characters in the novel Laut Bercerita by Leila Salikha Chudori. The code switching and code mixing in this novel involves three languages at once, namely Indonesian, English and Javanese. This research uses a sociolinguistic approach with qualitative analysis methods. The data collection technique uses reading and note-taking techniques, and is analyzed using the stages of data identification, data presentation and drawing conclusions. The results showed that there are two types of code switching in the Laut Bercerita novel, namely internal code switching, namely Indonesian and Javanese, and external, namely Indonesian and English, and code mixing which consists of aspects of repetition, words, phrases and clauses. Meanwhile, the causes behind the occurrence of code switching and code mixing in novels are the characters' language skills, adapting language use to the language of the speaking partner, and changes in speech situations.
Penanggulangan Penyebaran Hoax dan Hate Speech di Media Sosial Bailusi, Putri Juliyanti Magfira; Syauqiyah, Nabila; David, Anindita Dwi Saputri; Munawwarah, Madinatul; Anggowa, Siti Nahdah Fadhillah; Renyaan, Rahmatia; Asyla, Keisya Rafeyfa; Rahim, Andini Khaerani; Wahyudi, Salza Risky; Efendi, Firmansyah Koesyono
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 3 No. 4 (2025): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Desember 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v3i4.1384

Abstract

Media sosial mempermudah komunikasi, tetapi juga menjadi saluran utama penyebaran hoaks dan hate speech yang berdampak pada kohesi sosial, stabilitas politik, dan kesehatan psikologis masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi penanggulangan hoaks dan hate speech melalui literasi digital, regulasi konten, dan peran aktif masyarakat dalam memverifikasi informasi. Metode yang digunakan adalah studi literatur dari jurnal, laporan resmi, dan penelitian terdahulu terkait fenomena ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebaran hoaks dan hate speech dipengaruhi oleh rendahnya literasi digital, algoritma platform yang menonjolkan konten viral, serta faktor sosial dan psikologis pengguna. Strategi penanggulangan meliputi edukasi literasi digital, penggunaan situs cek fakta resmi, regulasi konten oleh pemerintah dan platform, serta peningkatan kesadaran masyarakat untuk berpikir kritis sebelum membagikan informasi. Penelitian ini menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, platform digital, dan masyarakat dalam menciptakan ekosistem informasi yang sehat dan bertanggung jawab.