Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Studi Regulatif dan Relasinya dengan Formulasi Kurikulum Pendidikan Agama Islam Era Revolusi Industri 4.0 Abdul Muqtadir. S; Ade Hastuty; Baharuddin; Hasmuddin; Jaswan; Andi Fitriani Djollong
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (April–Mei 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i1.844

Abstract

Revolusi Industri 4.0 telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam bidang pendidikan. Pendidikan Agama Islam (PAI) sebagai salah satu elemen fundamental dalam sistem pendidikan nasional tidak terlepas dari dampak transformasi ini. Regulasi pendidikan memiliki peran krusial dalam menyesuaikan kurikulum agar tetap relevan dengan perkembangan zaman, terutama dalam menghadapi tantangan digitalisasi, otomasi, dan globalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji regulasi yang mengatur kurikulum PAI serta menganalisis relasinya dengan formulasi kurikulum yang adaptif terhadap era Revolusi Industri 4.0. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research), di mana berbagai dokumen regulatif seperti Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional, Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, serta kebijakan terkait kurikulum PAI dianalisis secara mendalam. Selain itu, penelitian ini juga mengkaji konsep-konsep terkait Revolusi Industri 4.0 dan implikasinya terhadap pendidikan Islam.Hasil penelitian menunjukkan bahwa regulasi pendidikan memiliki peran sentral dalam menentukan arah dan substansi kurikulum PAI. Dalam konteks Revolusi Industri 4.0, kurikulum PAI dituntut untuk lebih fleksibel dan inovatif dengan mengakomodasi teknologi digital, kecerdasan buatan, serta model pembelajaran berbasis daring dan hybrid. Regulasi yang ada saat ini sebagian besar masih berorientasi pada pola konvensional, sehingga diperlukan pembaruan yang lebih progresif agar kurikulum PAI dapat menyiapkan peserta didik yang tidak hanya memiliki pemahaman agama yang kuat, tetapi juga mampu beradaptasi dengan dinamika global yang semakin kompleks. Penelitian ini merekomendasikan adanya sinergi antara pemangku kebijakan, pendidik, dan akademisi dalam merancang kurikulum PAI yang berbasis teknologi, tanpa menghilangkan esensi nilai-nilai Islam. Implementasi pendidikan berbasis digital, penguatan kompetensi guru dalam teknologi pendidikan, serta integrasi nilai-nilai keislaman dalam era digital menjadi langkah strategis dalam menjawab tantangan Revolusi Industri 4.0. Dengan demikian, regulasi pendidikan harus terus berkembang agar dapat mengakomodasi perubahan zaman, tanpa mengurangi esensi ajaran Islam dalam kurikulum PAI.
Implementasi Permendagri Nomor 77 Tahun 2020 Tentang Pengelolaan Keuangan Daerah pada Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah Provinsi Sulawesi Barat Hasmuddin; Najmi Kamariah; Deasy Mauliana
El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam Vol. 5 No. 10 (2024): El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/elmal.v5i10.5472

Abstract

The implementation of Permendagri Number 77 of 2020 is an important step to ensure more transparent, accountable, and efficient regional financial management. However, the challenges faced in this implementation are quite complex, especially related to governance, information technology, and the quality of human resources of the apparatus. The purpose of this study is to analyze the implementation of Permendagri Number 77 of 2020 on the role of governance, information technology, and the quality of human resources of the apparatus to improve the performance of fund disbursement at the Regional Revenue and Financial Management Agency of West Sulawesi Province. The method used is a qualitative approach, with data collection methods through data collection, data collection instruments, data collection techniques and data analysis techniques. The results of the study have found that Governance in Regional Financial Management must be transparent in financial management starting from Financial Management documents, Budget Preparation documents to Audit Report Documents by the BPK and this can be easily accessed by the Public. Information technology (IT) has a very significant role in the modernization of regional financial management which has implemented SIPD in its entirety in presenting regional financial information. Human Resources (HR) play a crucial role in regional financial management, especially in the context of supporting applications such as SIPD. The process of disbursing funds in financial management requires compliance with strict procedures, from submitting applications to reporting accountability.