Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PELAKSANAAN TUGAS PENYIAPAN AGENDA PIMPINAN DI BAGIAN PROTOKOL SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN SIKKA Ritkalivan, Maria; Retu, Markus Kristian; Mustafa, Intan
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v6i2.10409

Abstract

The implementation of leaders’ agenda management is a strategic function in supporting the effectiveness of local government administration. The Protocol Section of the Regional Secretariat of Sikka Regency plays an important role in managing leaders’ agendas through planning, coordination, protocol implementation, as well as documentation and publication of leaders’ activities. This study aims to describe and analyze the implementation of leaders’ agenda management in the Protocol Section of the Regional Secretariat of Sikka Regency and to identify the constraints encountered in its implementation. This research employs a qualitative approach with a descriptive method. Data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation, with informants selected purposively from officials directly involved in managing leaders’ agendas. The results indicate that the implementation of leaders’ agenda management has generally been carried out in accordance with the duties and functions of the Protocol Section, particularly in scheduling, protocol implementation, and coordination of leaders’ activities. However, several constraints were identified, including sudden changes in agendas, limited human resources, suboptimal inter-agency coordination, and limited information technology support This study concludes that strengthening human resource capacity, improving coordination among regional agencies, and optimizing the use of information technology are necessary to enhance the effectiveness of leaders’ agenda management within the Government of Sikka Regency. ABSTRAK Pelaksanaan tugas agenda pimpinan merupakan salah satu fungsi strategis dalam mendukung kelancaran penyelenggaraan pemerintahan daerah. Bagian Protokol Sekretariat Daerah Kabupaten Sikka memiliki peran penting dalam mengelola agenda pimpinan melalui perencanaan, koordinasi, pelaksanaan keprotokolan, serta dokumentasi dan publikasi kegiatan pimpinan daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pelaksanaan tugas agenda pimpinan di Bagian Protokol Sekretariat Daerah Kabupaten Sikka serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, dengan informan yang dipilih secara purposive dari aparatur yang terlibat langsung dalam pengelolaan agenda pimpinan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan tugas agenda pimpinan pada dasarnya telah berjalan sesuai dengan tugas dan fungsi Bagian Protokol, khususnya dalam penyusunan jadwal, pelaksanaan keprotokolan, serta koordinasi kegiatan pimpinan. Namun demikian, masih ditemukan beberapa kendala, seperti perubahan agenda secara mendadak, keterbatasan sumber daya manusia, koordinasi lintas perangkat daerah yang belum optimal, serta keterbatasan sarana pendukung berbasis teknologi informasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan kapasitas aparatur, penguatan koordinasi, dan optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi diperlukan untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas agenda pimpinan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sikka.
AKTIVITAS HUMAS POLRES SIKKA MELALUI MEDIA SOSIAL @humas_polressikka UNTUK MENINGKATKAN KEPERCAYAAN MASYARAKAT Ndolu, Claudia Ndana; Mustafa, Intan; Retu, Markus Kristian
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v6i2.10413

Abstract

This study aims to analyze the public relations activities of the Sikka Police Resort (Polres Sikka) through social media @humas_polressikka in enhancing public trust. This research employs a qualitative approach with a descriptive research design. Data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation. The research informants consisted of public relations officers of Polres Sikka and social media users from the community. Data analysis was conducted using an interactive model, including data reduction, data display, and conclusion drawing, while data validity was ensured through triangulation techniques. The results of the study indicate that the public relations activities of Polres Sikka through social media include dissemination of public information, legal education, interaction with the community, and issue clarification. These activities contribute to building a positive image of the police institution and increasing public trust through information transparency, communicative closeness, and institutional responsiveness. However, the study also identifies several obstacles, such as limited human resources, challenges in managing public interaction, and the potential spread of negative information on social media. This study concludes that social media is a strategic communication instrument for police public relations in building public trust. Therefore, strengthening structured and professional digital communication strategies is necessary to ensure that public relations activities through social media can be more effective in enhancing public trust. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aktivitas humas Polres Sikka melalui media sosial @humas_polressikka dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari personel humas Polres Sikka dan masyarakat pengguna media sosial. Analisis data dilakukan dengan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji melalui teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas humas Polres Sikka melalui media sosial meliputi penyebaran informasi publik, edukasi hukum, interaksi dengan masyarakat, serta klarifikasi isu. Aktivitas tersebut berkontribusi dalam membangun citra positif institusi kepolisian dan meningkatkan kepercayaan masyarakat melalui transparansi informasi, kedekatan komunikasi, dan responsivitas institusi. Namun, penelitian ini juga menemukan beberapa hambatan, seperti keterbatasan sumber daya manusia, tantangan pengelolaan interaksi publik, dan potensi penyebaran informasi negatif di media sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media sosial merupakan instrumen komunikasi yang strategis bagi humas kepolisian dalam membangun kepercayaan publik. Oleh karena itu, diperlukan penguatan strategi komunikasi digital yang terstruktur dan profesional agar aktivitas humas melalui media sosial dapat berjalan lebih efektif dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat.