Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Strategi Komunikasi Humas Polres Sikka Pada Website Tribratanewssikka.com Dalam Meningkatkan Citra Institusi Anselmia, Maria; Sedu, Viktor Ariestyan; Retu, Markus Kristian
JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 5 No. 1 (2026): JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jupeis.Vol5.Iss1.2530

Abstract

This study aims to analyze the communication strategy of the Public Relations division of Sikka Police Resort through the TribrataNewsSikka.com website in enhancing institutional reputation and online image management. This research is situated within the field of Communication Studies, focusing on Cyber Public Relations, particularly on reputation building and online image management of public institutions. The study employs a qualitative descriptive method. Data were collected through website content observation, interviews with public relations officers, and documentation of digital publications. Data analysis was conducted by linking the findings to Cyber Public Relations principles, including information management, message consistency, transparency, and responsiveness in shaping a positive online image. The results indicate that TribrataNewsSikka.com functions as a strategic digital platform for strengthening institutional reputation by disseminating information on police activities, public services, and issue clarification to maintain public trust. Nevertheless, enhancing interactivity and two-way communication remains necessary to optimize online image management.
STRATEGI KOMUNIKASI PROTOKOLER DALAM MENYIKAPI PERUBAHAN AGENDA PIMPINAN DAERAH PADA BAGIAN PROTOKOL DAN KOMUNIKASI PIMPINAN SEKRETARIS DAERAH Subang, Donatus Bernald; Mustafa, Intan; Retu, Markus Kristian
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v6i2.9340

Abstract

Changes in the schedule of regional leaders are an inevitable part of the dynamic nature of local government administration. This condition requires the Protocol and Leadership Communication Division to implement effective, adaptive, and well-coordinated communication strategies to ensure that protocol duties are carried out optimally. This study aims to analyze protocol communication strategies in responding to changes in regional leaders’ agendas, identify the obstacles encountered, and examine the efforts undertaken to overcome these challenges. This research employs a qualitative approach using a case study design and was conducted at the Protocol and Leadership Communication Division of the Regional Secretariat of Sikka Regency. Data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation, with informants selected using purposive sampling. Data analysis was carried out using the interactive model of Miles and Huberman, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that protocol communication strategies in addressing changes in regional leaders’ agendas are implemented through strengthened internal coordination, intensive vertical communication with regional leaders, and ethical and professional external communication with relevant stakeholders. The main obstacles identified include time constraints, differences in perceptions among related parties, and limitations in human resources. To address these challenges, efforts are made to enhance communication intensity, conduct routine evaluations, clarify task distribution, and improve the competence of protocol officers. This study concludes that adaptive and well-coordinated protocol communication strategies play a crucial role in ensuring the smooth implementation of regional leaders’ agendas amid dynamic changes. ABSTRAK Perubahan agenda pimpinan daerah merupakan fenomena yang tidak terpisahkan dari dinamika penyelenggaraan pemerintahan daerah. Kondisi tersebut menuntut Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan untuk memiliki strategi komunikasi yang efektif, adaptif, dan terkoordinasi agar pelaksanaan tugas keprotokolan tetap berjalan optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi protokoler dalam menyikapi perubahan agenda pimpinan daerah, mengidentifikasi hambatan yang dihadapi, serta upaya yang dilakukan untuk mengatasinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus, yang dilaksanakan di Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kabupaten Sikka. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, dengan informan yang dipilih secara purposive. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi protokoler dalam menyikapi perubahan agenda pimpinan daerah dilakukan melalui penguatan koordinasi internal, komunikasi vertikal yang intensif dengan pimpinan daerah, serta komunikasi eksternal yang beretika dan profesional dengan para pemangku kepentingan. Hambatan utama yang dihadapi meliputi keterbatasan waktu, perbedaan persepsi antar pihak terkait, serta keterbatasan sumber daya manusia. Untuk mengatasi hambatan tersebut, dilakukan upaya peningkatan intensitas komunikasi, evaluasi rutin, pembagian tugas yang jelas, serta peningkatan kompetensi aparatur protokoler. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi komunikasi protokoler yang adaptif dan terkoordinasi memiliki peran penting dalam menjaga kelancaran pelaksanaan ag enda pimpinan daerah di tengah perubahan yang dinamis.
Pemberdayaan Kelompok Tenun Ikat Mbola So melalui Social Media Marketing untuk Meningkatkan Kemandirian Ekonomi di Desa Hewuli Kabupaten Sikka Propinsi NTT Mustafa, Intan; Dince, Maria Nona; Retu, Markus Kristian
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 2 (2026): JAMSI - Maret 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2191

Abstract

Tenun ikat Mbola So di Desa Hewuli, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur merupakan salah satu warisan budaya dengan keunikan pewarna alam yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Namun, keterbatasan akses pemasaran membuat produk ini kurang dikenal luas dan berdampak pada rendahnya kemandirian ekonomi kelompok penenun. Kegiatan PKM ini dilaksanakan dengan tujuan memberdayakan kelompok tenun melalui pemanfaatan social media marketing sebagai strategi pemasaran modern. Metode yang digunakan meliputi pelatihan pemanfaatan media sosial, pembuatan akun bisnis, praktik pembuatan konten berbasis storytelling informatif dan persuasif, serta pendampingan manajemen digital branding. Pada aspek kemampuan merancang pemasaran melalui media sosial sebelum dilakukan sosialisasi hanya sekitar 12% diantara mereka yang memiliki pengetahuan yang baik terkait pemanfaatan media sosial sebagai alat pemasaran digital, namun setelah pelaksanaan kegiatan sosialisasi dan pelatihan terjadi peningkatan 100% pemahaman kelompok Tenun Ikat Mbola So terkait pemahaman tentang media sosial, pemanfaatan media sosial dalam pemasaran digital dan juga pengetahuan tentang manajemen koperasi simpan pinjam, dan juga terdapat peningkatan produksi sarung dari 1-2 sarung dan setelah mendapatkan bantuan alat meningkat menjadi 5 – 6 sarung.
Efektivitas Komunikasi Organisasi dalam Pengelolaan Arsip Dinamis pada Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sikka Dasion, Caesilia Apriliani; Retu, Markus Kristian; Mustafa, Intan; Sedu, Viktor Ariestyan
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i1.2216

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas komunikasi organisasi dalam pengelolaan arsip dinamis pada Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sikka dengan menggunakan perspektif Teori Sistem Organisasi (Systems Theory) yang dikemukakan oleh Katz dan Kahn. Dalam kerangka ini, organisasi dipahami sebagai sistem terbuka yang bergantung pada proses komunikasi sebagai mekanisme utama dalam mengelola input, transformasi, dan output. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap aparatur yang terlibat dalam pengelolaan arsip dinamis. Analisis data dilakukan secara deskriptif-analitis dengan menelaah alur komunikasi internal, koordinasi antarunit kerja, mekanisme umpan balik, serta adaptasi organisasi terhadap kebijakan kearsipan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi organisasi dalam pengelolaan arsip dinamis telah berfungsi sebagai subsistem pendukung yang relatif efektif, terutama melalui komunikasi formal dan struktur birokrasi. Namun, efektivitas sistem masih menghadapi hambatan berupa kurang optimalnya arus informasi, keterbatasan sumber daya manusia, dan lemahnya umpan balik antar subsistem organisasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan fungsi public relations internal, sebagai pengelola komunikasi sistemik, berperan penting dalam menjaga keseimbangan sistem organisasi dan meningkatkan efektivitas pengelolaan arsip dinamis.
Praktik Komunikasi Penyiaran dalam Membangun Kepercayaan Pendengar Parilibak, Alexander Agung Putra; Mustafa, Intan; Retu, Markus Kristian
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i1.2249

Abstract

Radio sebagai media informasi publik masih memiliki peran penting dalam membangun kepercayaan pendengar, khususnya pada konteks radio pemerintah daerah. Kepercayaan pendengar tidak hanya ditentukan oleh isi pesan, tetapi juga oleh praktik komunikasi penyiar dalam proses siaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis praktik komunikasi penyiaran dalam membangun kepercayaan pendengar di Radio Suara Sikka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui observasi siaran, dokumentasi program, dan catatan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepercayaan pendengar dibangun melalui kesesuaian gaya penyiaran dengan jenis program, pola penyampaian pesan, serta bentuk interaksi dengan pendengar. Program interaktif memberikan ruang kedekatan emosional antara penyiar dan pendengar, sementara program berita menekankan akurasi informasi dan pembawaan yang formal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kepercayaan pendengar pada radio publik merupakan hasil dari praktik komunikasi penyiaran yang konsisten, kontekstual, dan selaras dengan batasan kelembagaan radio pemerintah daerah.
Strategi Komunikasi Public Relations dalam Penyelesaian Sengketa Tanah di Kantor Pertanahan Kabupaten Sikka Sedu, Viktor Ariestyan; Bhoko, Fransiska Kartini; Retu, Markus Kristian
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i1.2252

Abstract

Sengketa tanah merupakan permasalahan publik yang kompleks dan berpotensi menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pertanahan apabila tidak dikelola melalui komunikasi yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi Public Relations dalam penyelesaian sengketa tanah di Kantor Pertanahan Kabupaten Sikka, khususnya dalam membangun kepercayaan dan legitimasi publik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap aparatur Kantor Pertanahan serta masyarakat yang terlibat dalam proses penyelesaian sengketa. Analisis data dilakukan secara deskriptif-analitis dengan mengacu pada teori Public Relations dan konsep komunikasi pelayanan publik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi Public Relations diwujudkan melalui komunikasi persuasif, transparansi informasi, pendekatan dialogis, serta pelayanan yang responsif terhadap keluhan masyarakat. Strategi tersebut berperan penting dalam mereduksi konflik, meningkatkan pemahaman publik, serta membangun kepercayaan dan legitimasi institusi pertanahan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan penyelesaian sengketa tanah tidak hanya ditentukan oleh aspek administratif dan hukum, tetapi juga oleh efektivitas strategi komunikasi Public Relations dalam konteks pelayanan publik.
Strategi Komunikasi Public Relations dalam Implementasi Program Pendaftaran Nomor Pokok Perpustakaan (NPP) di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Sikka Retu, Markus Kristian; Setu, Theresia Yohanesta; Sedu, Viktor Ariestyan
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i1.2258

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi Public Relations dalam implementasi Program Pendaftaran Nomor Pokok Perpustakaan (NPP) di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Sikka. Program NPP merupakan inovasi layanan perpustakaan yang bertujuan meningkatkan pendataan dan akses masyarakat terhadap layanan perpustakaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan fokus pada komunikasi organisasi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan informan kunci, observasi langsung terhadap aktivitas komunikasi, serta studi dokumentasi. Analisis penelitian ini menggunakan Teori Public Relations Two-Way Symmetrical dari Grunig dan Hunt sebagai kerangka utama untuk melihat pola komunikasi timbal balik antara institusi dan masyarakat, serta Teori Difusi Inovasi dari Rogers untuk memahami proses penyebaran dan penerimaan program NPP oleh masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi Public Relations yang diterapkan menekankan dialog dua arah, keterbukaan informasi, serta penyesuaian pesan berdasarkan umpan balik publik. Selain itu, proses difusi inovasi program NPP berlangsung melalui tahapan pengetahuan, persuasi, keputusan, dan adopsi, dengan peran aktif komunikator sebagai agen perubahan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan komunikasi dua arah yang simetris berkontribusi positif terhadap efektivitas implementasi Program NPP dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam layanan perpustakaan daerah.
Dinamika Komunikasi Publik dalam Fenomena Pungutan Liar di Destinasi Wisata Pantai Koka Maumere Fenge, Fransiska Aprilia; Retu, Markus Kristian; Mustafa , Intan
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i1.2401

Abstract

Fenomena pungutan liar (pungli) di destinasi wisata merupakan persoalan sosial yang tidak hanya berdampak pada citra pariwisata, tetapi juga mencerminkan dinamika komunikasi antara pengelola, masyarakat lokal, wisatawan, dan pemerintah. Pantai Koka Maumere sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Sikka tidak terlepas dari praktik pungutan liar yang memicu beragam respons publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika komunikasi publik dalam fenomena pungutan liar di destinasi wisata Pantai Koka Maumere, dengan menelaah pola interaksi, persepsi, serta alur komunikasi antaraktor yang terlibat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan masyarakat lokal, wisatawan, pengelola wisata, serta aparat pemerintah terkait, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik pungutan liar muncul akibat lemahnya komunikasi kebijakan, kurangnya sosialisasi aturan resmi, serta perbedaan pemahaman antara masyarakat lokal dan wisatawan mengenai sistem pengelolaan wisata. Dinamika komunikasi publik ditandai oleh komunikasi informal, penyampaian informasi yang tidak terstruktur, serta minimnya ruang dialog partisipatif antara pemangku kepentingan. Kondisi ini memicu kesalahpahaman, konflik laten, dan menurunnya kepercayaan publik terhadap pengelolaan destinasi wisata. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan komunikasi publik yang transparan, partisipatif, dan berbasis kearifan lokal menjadi kunci dalam menekan praktik pungutan liar serta membangun tata kelola pariwisata yang berkelanjutan di Pantai Koka Maumere.
STRATEGI KOMUNIKASI PROTOKOLER DALAM MENYIKAPI PERUBAHAN AGENDA PIMPINAN DAERAH PADA BAGIAN PROTOKOL DAN KOMUNIKASI PIMPINAN SEKRETARIS DAERAH Subang, Donatus Bernald; Mustafa, Intan; Retu, Markus Kristian
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v6i2.9340

Abstract

Changes in the schedule of regional leaders are an inevitable part of the dynamic nature of local government administration. This condition requires the Protocol and Leadership Communication Division to implement effective, adaptive, and well-coordinated communication strategies to ensure that protocol duties are carried out optimally. This study aims to analyze protocol communication strategies in responding to changes in regional leaders’ agendas, identify the obstacles encountered, and examine the efforts undertaken to overcome these challenges. This research employs a qualitative approach using a case study design and was conducted at the Protocol and Leadership Communication Division of the Regional Secretariat of Sikka Regency. Data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation, with informants selected using purposive sampling. Data analysis was carried out using the interactive model of Miles and Huberman, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that protocol communication strategies in addressing changes in regional leaders’ agendas are implemented through strengthened internal coordination, intensive vertical communication with regional leaders, and ethical and professional external communication with relevant stakeholders. The main obstacles identified include time constraints, differences in perceptions among related parties, and limitations in human resources. To address these challenges, efforts are made to enhance communication intensity, conduct routine evaluations, clarify task distribution, and improve the competence of protocol officers. This study concludes that adaptive and well-coordinated protocol communication strategies play a crucial role in ensuring the smooth implementation of regional leaders’ agendas amid dynamic changes. ABSTRAK Perubahan agenda pimpinan daerah merupakan fenomena yang tidak terpisahkan dari dinamika penyelenggaraan pemerintahan daerah. Kondisi tersebut menuntut Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan untuk memiliki strategi komunikasi yang efektif, adaptif, dan terkoordinasi agar pelaksanaan tugas keprotokolan tetap berjalan optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi protokoler dalam menyikapi perubahan agenda pimpinan daerah, mengidentifikasi hambatan yang dihadapi, serta upaya yang dilakukan untuk mengatasinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus, yang dilaksanakan di Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kabupaten Sikka. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, dengan informan yang dipilih secara purposive. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi protokoler dalam menyikapi perubahan agenda pimpinan daerah dilakukan melalui penguatan koordinasi internal, komunikasi vertikal yang intensif dengan pimpinan daerah, serta komunikasi eksternal yang beretika dan profesional dengan para pemangku kepentingan. Hambatan utama yang dihadapi meliputi keterbatasan waktu, perbedaan persepsi antar pihak terkait, serta keterbatasan sumber daya manusia. Untuk mengatasi hambatan tersebut, dilakukan upaya peningkatan intensitas komunikasi, evaluasi rutin, pembagian tugas yang jelas, serta peningkatan kompetensi aparatur protokoler. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi komunikasi protokoler yang adaptif dan terkoordinasi memiliki peran penting dalam menjaga kelancaran pelaksanaan ag enda pimpinan daerah di tengah perubahan yang dinamis.
IMPLEMENTASI STRATEGI PEMASARAN JASA PERHOTELAN PADA CAPA RESORT MAUMERE UNTUK MENINGKATKAN ANIMO PENGUNJUNG Radja, Stephani Prisla Helena; Retu, Markus Kristian; Mustafa, Intan
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v6i2.10406

Abstract

This study aims to determine and analyze the implementation of hotel service marketing strategies at Capa Resort Maumere in increasing visitor interest. The service marketing strategies studied include the application of the service marketing mix (7Ps), namely product, price, place, promotion, people, process, and physical evidence. This study uses a qualitative research method with a descriptive approach. Data collection techniques were carried out through observation, interviews, and documentation of management, employees, and visitors to Capa Resort Maumere. The results show that Capa Resort Maumere has implemented service marketing strategies quite effectively, especially in the aspects of promotion through digital media, improving service quality, and providing facilities that support guest comfort. These strategies contribute to increasing visitor interest and satisfaction. However, there are several obstacles faced, including limited human resources, less than optimal use of digital marketing technology, and the influence of external factors such as visiting seasons and economic conditions. The conclusion of this study is that the implementation of appropriate and sustainable hotel service marketing strategies can increase visitor interest at Capa Resort Maumere. Therefore, it is recommended that management continue to evaluate and innovate marketing strategies to increase the competitiveness and sustainability of the hotel business. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis implementasi strategi pemasaran jasa perhotelan pada Capa Resort Maumere dalam meningkatkan animo pengunjung. Strategi pemasaran jasa yang dikaji meliputi penerapan bauran pemasaran jasa (7P), yaitu produk, harga, tempat, promosi, orang, proses, dan bukti fisik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap pihak manajemen, karyawan, serta pengunjung Capa Resort Maumere. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Capa Resort Maumere telah mengimplementasikan strategi pemasaran jasa secara cukup efektif, khususnya dalam aspek promosi melalui media digital, peningkatan kualitas pelayanan, serta penyediaan fasilitas yang mendukung kenyamanan tamu. Strategi tersebut berkontribusi terhadap peningkatan minat dan kepuasan pengunjung. Namun, terdapat beberapa kendala yang dihadapi, antara lain keterbatasan sumber daya manusia, belum optimalnya pemanfaatan teknologi pemasaran digital, serta pengaruh faktor eksternal seperti musim kunjungan dan kondisi ekonomi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa implementasi strategi pemasaran jasa perhotelan yang tepat dan berkelanjutan dapat meningkatkan animo pengunjung Capa Resort Maumere. Oleh karena itu, disarankan agar pihak manajemen terus melakukan evaluasi dan inovasi strategi pemasaran guna meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha perhotelan.