Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Analisis Postur Kerja Karyawan PT.XYZ Menggunakan Metode Ovako Work Posture Analysis Sistem (Owas) Meri, Mufrida; Linda, Rozza; Rahayu, Popi Gusti
Prosiding Seminar Nasional Teknik Industri Vol. 1 (2021): Prosiding Seminar Nasional Teknik Industri: Meneguhkan Peran Perguruan Tinggi dalam P
Publisher : Universitas Ma Chung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (706.27 KB) | DOI: 10.33479/snti.v1i.191

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan kategori risiko sikap kerja karyawan pada PT.XYZ dengan menggunakan metode ovako work posture analysis system (OWAS). Berdasarkan hasil observasi awal terhadap sejumlah karyawan ternyata terdapat keluhan-keluhan yang dirasakan oleh pekerja pada anggota tubuh tertentu seperti leher, tulang punggung, pinggang, kaki dan bahu. Aktivitas kerja yang sering dilakukan oleh karyawan dilantai produksi PT.XYZ adalah gerakan membungkuk, jongkok, berdiri, selama satu hari kerja (8 jam) yang bisa menyebabkan keluhan musculoskeletal disorder (MSDs) yang merupakan penyakit atau gangguan pada jaringan lunak (otot, sendi, ligament, tendon, tulang rawan) dan sistem saraf. Dengan adanya keluhan – keluhan yang dirasakan karyawan maka penelitian ini menggunakan metode ovako work posture analysis system (OWAS) yang merupakan metode untuk menilai pembebanan pada postur tubuh saat bekerja. Penerapan dari metode ini dapat memberikan suatu hasil yang baik, yang dapat meningkatkan kenyamanan kerja, sebagai peningkatan kualitas produksi, setelah dilakukannya perbaikan sikap kerja. Dari penelitian ini didapat hasil kategori risiko yang paling banyak adalah kategori risiko no.2 yaitu sikap kerja ini berbahaya pada sistem musculoskeletal disorder ( sikap kerja mengakibatkan pengaruh ketegangan yang signifikan) perlu perbaikan segera mungkin.
PENGUKURAN WAKTU BAKU SEBAGAI DASAR PEMBERIAN UPAH INSENTIF DI PABRIK TAHU TM KAMBANG Rozza Linda; Mufrida Meri; Hary Fandeli; Domi Hidayat
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 6, No 3 (2023): October 2023
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v6i3.1491

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan waktu baku pada proses produksi tahu di Pabrik Tahu TM Kambang Kec. Lengayang Pesisir Selatan yang sesuai dengan kemampuan karyawan, untuk menerapkan pemberian upah insentif berdasarkan waktu baku di Pabrik Tahu TM Kambang Kec. Lengayang Pesisir Selatan. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data primer yang diperoleh secara langsung dari pengukuran yang dilakukan. Sedangkan metode analisis data menggunakan metode studi waktu (time study). Jumlah sampel sebesar 18 orang pekerja di pabrik tahu TM kambang kec. Lengayang pesisir selatan. Metode yang digunakan adalah metode stopwatch time study, setelah diketahui waktu standarnya, kemudian dilakukan perbaikan berdasarkan waktu standar yang diperoleh sebelumnya, mengurangi gerakan-gerakan yang tidak efektif, dan mengurangi waktu yang terbuang sehingga dapat diketahui tingkat produktivitasnya. Dari hasil penelitian yang dilakukan proses produksi tahu Di Pabrik Tahu TM Kambang Kec. Lengayang Pesisir Selatan mulai dari proses pemanasan air sampai ke proses pemotongan tahu membutuhkan waktu baku selama 326, 486 menit atau 5, 43 jam. Berdasarkan data waktu perelemen kerja proses produksi tahu Di Pabrik Tahu TM Kambang Kec. Lengayang Pesisir Selatan di temukan pemberian insentif adalah dari output standar yang berlebihan, output standar Di Pabrik Tahu TM Kambang adalah 12 unit (karung), sehingga pemberian insentif selama 1 bulan kerja (23 hari) sebesar Rp 1.555.000,- dengan upah dasar perhari Rp. 60.000,-.
Evaluasi  dan Sosialisasi Kesehatan Keselamatan Kerja Pada IKM Cahaya Mulia Bakery Kota Padang Linda, Rozza; Juwita, Isna; Meri, Mufrida; Irmayani, Irmayani; Fandeli, Hary; Desriyenti, Desriyenti
Interaksi : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2024): Interaksi - Juni
Publisher : PT. Faaslib Serambi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan kesehatan dan keselamatan kerja (K3) pada industri kecil dan menengah (IKM) sangat penting dalam memastikan lingkungan kerja yang aman dan produktif. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi K3 di Cahaya Mulia Bakery, sebuah IKM di Kota Padang, Sumatera Barat. Berdasarkan observasi dan wawancara, ditemukan bahwa IKM ini menghadapi berbagai tantangan terkait pemahaman dan pelaksanaan K3. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa Cahaya Mulia Bakery telah mempertahankan kebersihan, sanitasi, dan pengelolaan limbah yang baik, serta menyediakan ventilasi dan pencahayaan yang memadai. Penggunaan alat pelindung diri (APD) dan prosedur keselamatan lainnya juga diterapkan dengan benar, yang ditunjukkan oleh minimnya insiden kecelakaan kerja. Namun, ada kebutuhan untuk terus meningkatkan kesadaran pekerja terhadap K3 dan mengadopsi teknologi baru untuk mengurangi risiko. Program pelatihan K3 yang berkelanjutan dan evaluasi berkala juga diidentifikasi sebagai langkah penting ke depan. Secara keseluruhan, Cahaya Mulia Bakery telah menunjukkan komitmen yang signifikan terhadap praktik K3, yang telah menghasilkan lingkungan kerja yang lebih aman dan efisien. Namun, perhatian lebih lanjut diperlukan dalam aspek peningkatan fasilitas, pelatihan berkelanjutan, dan keterlibatan pekerja dalam keputusan terkait K3 untuk lebih memperkuat implementasi K3 di masa mendatang.
Pengembangan Pestisida Nabati sebagai Alternatif Ramah Lingkungan dalam Pengendalian Hama Pertanian (PKM di Nagari Lubuk Pandan) Linda, Rozza; Juwita, Isna; Desriyenti, Desriyenti; Meri, Mufrida
Interaksi : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2024): Interaksi - Desember
Publisher : PT. Faaslib Serambi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam upaya untuk mengembangkan solusi pengendalian hama yang ramah lingkungan, penelitian ini mengkaji penggunaan pestisida nabati yang terbuat dari campuran daun pepaya (Carica papaya), daun jambu biji (Psidium guajava), dan daun meniran (Phyllanthus niruri), dengan tambahan Effective Microorganisms 4 (EM 4) dan deterjen bubuk. Daun pepaya mengandung senyawa papain, karpain, saponin, dan tanin yang bersifat antibakteri dan antifungi, serta efektif dalam merusak sistem pencernaan hama. Daun jambu biji memiliki tanin, flavonoid, saponin, dan asam oleanolat dengan kemampuan antimikroba dan repelan serangga, sedangkan daun meniran mengandung flavonoid, tanin, dan saponin yang dapat merusak membran sel patogen. Penambahan EM 4 dalam formulasi pestisida nabati ini membantu memperbaiki struktur tanah, meningkatkan efektivitas penguraian bahan organik, serta mendukung proses detoksifikasi, sehingga memperkuat kemampuan pengendalian hama. Selain itu, deterjen bubuk digunakan sebagai surfaktan untuk meningkatkan daya sebar pestisida dan meningkatkan penetrasi bahan aktif ke dalam sistem hama. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan alternatif pengendalian hama yang efektif dan aman bagi lingkungan, serta mendukung praktik pertanian berkelanjutan.
Analisis Postur Kerja Operator Las di Bengkel Las Sasongko Jambi Menggunakan Metode Ovako Work Analysis System (OWAS) dan Nordic Body Map (NBM) Meri, Mufrida; Linda, Rozza; Irmayani, Irmayani; Widi, Daniel
Fusion : Journal of Research in Engineering, Technology and Applied Sciences Vol. 1 No. 2 (2024): Fusion - Oktober
Publisher : PT. Faaslib Serambi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Didalam dunia industtri peranan manusia sebagai sumber tenaga kerja masih dominan dalam menjalankan proses produksi terutama kegiatan yang bersifat manual. Aktivitas manual ini juga dapat menumbulkan keluhan musculoskeletal. Bengkel las sasongko merupakan perusahan yang bergerak pada bidang pembuatan atau  jasa. Pada pengerjaannya masih menggunakan tenaga manusia. Proses manual yang masih membutuhkan manusia sering menimbulkan kelelahan kerja karena tidak memperhatikan postur tubuh yang ideal. Pengukuran postur tubuh pada penelitian ini dilakukan dengan metode ovako work analisys system (owas) serta untuk mengukur rasa sakit otot pada pekerja dibutuhkan metode nordic body map (NBM). Hasil dari perhitungan nilai OWAS terhadap 4 operator di bengkel las sasongko. Kategori 3 (perlu perbaikan segera mungkin) sebanyak 3 orang operator dan kategori 4 (perlu perbaikan saat ini) sebanyak 2 orang, hasil dari rekapitulasi kuesioner nordic body map tingkat keluhan yang banyak dikeluhkan para operator adalah keluhan musculoskeletal dibagian pinggang dengan tingkat resiko 2 (Sakit),  rekomendasi perbaikan adalah pemberian fasilitas pembantu seperti meja dan kursi sesuai bentuk postur tubuh operator, melakukan peregangan otot sebelum melakukan aktivitas pekerjaan, dan rotasi pekerjaan.
Analisis Postur Kerja Operator Mesin Pemanen Padi (Combine Harvester) Dengan Metode OWAS di UMKM Heka Family Sijunjung Meri, Mufrida; Alkadri, Dzamroni Rizki; Linda, Rozza
Fusion : Journal of Research in Engineering, Technology and Applied Sciences Vol. 1 No. 1 (2024): Fusion - April
Publisher : PT. Faaslib Serambi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit terkait postur kerja merupakan masalah kesehatan yang signifikan di kalangan pekerja di Indonesia, dengan sekitar 40,5% penyakit pekerja disebabkan oleh postur kerja yang salah atau tidak alamiah. Pada tahun 2013, prevalensi keluhan muskuloskeletal tertinggi dikaitkan dengan pekerjaan di sektor pertanian, khususnya pada petani. Penelitian lebih lanjut menunjukkan bahwa pekerja di sektor ini rentan terhadap gangguan seperti Muskuloskeletal Disorder (MSDs), kardiovaskular, gangguan syaraf, pernafasan, dan THT. UMKM Heka Family, sebuah usaha kecil menengah di bidang jasa pertanian, memberikan kontribusi penting dalam meningkatkan produktivitas petani di Nagari Pematang Panjang, namun, pekerja operator mesin combine harvester menghadapi risiko kesehatan yang tinggi akibat postur kerja yang tidak ergonomis. Analisis postur kerja menggunakan metode OWAS dilakukan untuk mengevaluasi risiko ini dan memperbaiki kondisi kerja pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi resiko postur kerja operator mesin combine harvester di UMKM Heka Family Sijunjung dengan tujuan utama untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya ergonomi dalam pekerjaan sehari-hari dan mengurangi risiko cedera serta meningkatkan kinerja pekerja. Manfaatnya mencakup tambahan pengetahuan ilmiah dalam bidang ergonomi, peningkatan keselamatan dan kesehatan kerja bagi petani, serta pengembangan metode penilaian postur kerja menggunakan metode OWAS.
Identifikasi Kriteria dan Pemilihan Pemasok Benang pada Industri Tekstil dengan Metode Analytical Hierarchy Process Fandeli, Hary; Meri, Mufrida; Desrian, Tommy
Fusion : Journal of Research in Engineering, Technology and Applied Sciences Vol. 1 No. 1 (2024): Fusion - April
Publisher : PT. Faaslib Serambi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemilihan pemasok yang tepat dapat menjamin kelancaran operasional industri manufaktur. Pemasok  berperan dalam dalam menentukan bahan baku yang berkualitas, jumlah yang tepat dan pengiriman yang aman.  Industri manufaktur perlu melakukan evaluasi terhadap pemasoknya dengan cermat dan berkelanjutan. Biaya bahan baku dan komponen pendukung merupakan bagian dari biaya sebuah produksi yang harus dikelola dengan baik. Pengambilan keputusan tentang kriteria dan pemilihan pemasok yang tepat penting dalam upaya untuk meningkatkan kepuasan konsumen. Penelitian ini menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk melakukan identifikasi kriteria dan pemilihan pemasok benang pada industri tekstil PT.Taltex Industry. Proses pengambilan keputusan dimulai dengan menyusun hirarki AHP, penilaian perbandingan berpasangan untuk kriteria dan alternatif, pengujian konsistensi dan pembobotan supplier. Kriteria yang diidentifikasi dalam proses pemilihan pemasok di PT.Taltex Industry adalah kualitas, harga, pengiriman, pelayanan dan adaptif. Terdapat 3 alternatif supplier yang akan dipilih, setiap alternatif dinilai oleh pakar dalam bentuk kuesioner AHP. Hasilnya, urutan prioritas kriteria yang dipertimbangkan dalam pemilihan supplier adalah adalah kriteria harga (29,2%), kualitas (27,5%), adaptif (19,0%), pelayanan (12,7%), dan pengiriman (11,6%). Berdasarkan kriteria-kriteria tersebut secara keseluruhan pemasok CV. Sentosa dinilai sebagai pemasok  terbaik dengan nilai 53,5%. CV. Sentosa unggul pada semua kriteria dibandingkan dengan dua pemasok lainnya.
Pengaruh Kualitas Dan Inovasi Layanan Terhadap Kepuasan Pasien (Studi Kasus : Puskesmas Parit Kecamatan Koto Balingka) Desriyenti, Desriyenti; Haqqi, Arinal; Meri, Mufrida
Fusion : Journal of Research in Engineering, Technology and Applied Sciences Vol. 2 No. 1 (2025): Fusion - April
Publisher : PT. Faaslib Serambi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Puskesmas merupakan fasilitas pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan upaya kesehatan masyarakat dan upaya kesehatan perseorangan tingkat pertama, dengan lebih mengutamakan upaya promotive dan preventif, untuk mencapai derajat Kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas dan inovasi layanan terhadap kepuasan pasien di Puskesmas Parit Kecamatan Koto Balingka Pasaman Barat Sumatera Barat. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode Slovin dengan jumlah sampel sebanyak 66 pasien. Metode pengolahan dan analisis data menggunakan uji instrumen penelitian, uji asumsi klasik, dan regresi linier berganda dan uji hipotesis dengan menggunakan program SPSS Versi 19 dimana variabel yang digunakan meliputi kualitas layanan, inovasi layanan dan kepuasan Pasien. Hasil penelitian ini diperoleh bahwa nilai F hitung sebesar 5,538 > F tabel sebesar 2,211 dengan tingkat signifikan 0,000 < 0,05 ini menunjukkan bahwa variabel (Tangibles, Reliabilitity, Responsiveness, Emphaty, Assurance), Penggunaan Teknologi, Interaksi dengan Pasien, dan Pengembangan Layanan Baru secara simultan dan signifikansi berpengaruh terhadap variabel Kepuasan Pasien. Besar pengaruh yang ditimbulkan secara bersama-sama yaitu 43,7% sedangkan 56,3% lainnya dipengaruhi oleh variabel lain diluar objek penelitian ini. Kesimpulan dari penelitian ini terbukti bahwa kualitas layanan dan inovasi layanan berpengaruh secara parsial dan simultan terhadap kepuasan Pasien. Sehingga dapat dijelaskan bahwa semakin tinggi kualitas layanan dan inovasi layanan maka kepuasan Pasien semakin meningkat.
Penyuluhan Pengaruh Bahaya Gadget Terhadap Kesehatan Dan Mental Anak di SD Negri 02 2x11 Enam Lingkung Korong Balai Satu Nagari Lubuk Pandan Linda, Rozza; Meri, Mufrida; Juwita, Isna; Irmayani , Irmayani; Desriyenti, Desriyenti
Interaksi : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2025): Interaksi - Juni
Publisher : PT. Faaslib Serambi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan gadget yang tidak terkontrol pada anak usia sekolah dasar dapat berdampak negatif terhadap kesehatan fisik dan mental, seperti gangguan tidur, menurunnya kemampuan bersosialisasi, serta risiko gangguan emosional. Kegiatan penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa, orang tua, dan guru mengenai bahaya penggunaan gadget yang berlebihan, serta mendorong terbentuknya pola penggunaan teknologi yang sehat. Kegiatan dilaksanakan di SD Negeri 02 2x11 Enam Lingkung, Korong Balai Satu, Nagari Lubuk Pandan, dengan melibatkan 90 siswa, 27 orang tua, 11 guru, serta dosen dan mahasiswa KKN dari Universitas Ekasakti (UNES) sebagai penyuluh. Metode kegiatan meliputi presentasi edukatif, diskusi interaktif, pemutaran video edukasi, simulasi peran, dan pembagian lembar edukasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap dampak negatif gadget dan munculnya komitmen bersama untuk menerapkan kebiasaan digital yang sehat. Penyuluhan ini terbukti efektif dan relevan sebagai langkah preventif dalam membentuk kesadaran serta perilaku bijak dalam penggunaan gadget pada anak usia dini.    
Pengaruh Intensitas Cahaya Terhadap Kualitas Tampilan Informasi Dari Proyektor Dalam Ruang Kelas di Fakultas Teknik dan Perencanaan Universitas Ekasakti Padang Desriyenti; Meri, Mufrida
Ekasakti Jurnal Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 1 (2024): Ekasakti Jurnal Penelitian & Pegabdian (November 2024 - April 2025)
Publisher : LPPM Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/ejpp.v5i1.1246

Abstract

Jika intensitas cahaya di ruang kelas terlalu terang dan terlalu sedikit akan menyebab terjadinya kesilauan dan kelelahan pada mata sehingga mahasiswa tidak optimal melihat informasi yang ditampilkan dari layar proyektor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pencahayaan yang optimal agar mahasiswa dapat melihat refleksi proyektor di layar dengan jelas. Metode yang digunakan metode eksperimental. Data penelitian diperoleh dari checklist yang disebarkan kepada responden di ruang kelas Fakultas Teknik. Metode pengolahan data yaitu rata-rata, modus, teknik analisis yang digunakan adalah uji regresi berganda. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 93 responden. Alat yang digunakan yaitu lux meter dengan merek Sanfix. Hasil pengolahan data dengan nilai rata-rata tertinggi pada variabel Ketajaman Tulisan (X1) yaitu 3,78 pada intensitas cahaya 250 lux, variabel Kesilauan (X2) rata-rata tertinggi sebesar 3,78 pada intensitas cahaya 300 lux sedangkan variabel Kelelahan Pada Mata (X3) sebesar 3,85 yang terdapat pada intensitas cahaya 300 lux. Analisis Regresi Berganda menunjukan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel Ketajaman Tulisan (X1), variabel Kesilauan (X2) dan variabel Kelelahan Pada Mata (X3) terhadap Kualitas Tampilan Informasi dari Proyektor (Y). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pencahayaan yang optimal untuk ruang kelas yaitu 250 lux karena dengan intensitas cahaya ini dapat melihat ketajaman tulisan dengan jelas, tidak terlalu silau (normal) dan responden juga tidak terlalu mengalami kelelahan pada mata dengan kondisi cahaya 250 lux.