Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

PENGUKURAN WAKTU BAKU SEBAGAI DASAR PEMBERIAN UPAH INSENTIF DI PABRIK TAHU TM KAMBANG Rozza Linda; Mufrida Meri; Hary Fandeli; Domi Hidayat
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 6, No 3 (2023): October 2023
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v6i3.1491

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan waktu baku pada proses produksi tahu di Pabrik Tahu TM Kambang Kec. Lengayang Pesisir Selatan yang sesuai dengan kemampuan karyawan, untuk menerapkan pemberian upah insentif berdasarkan waktu baku di Pabrik Tahu TM Kambang Kec. Lengayang Pesisir Selatan. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data primer yang diperoleh secara langsung dari pengukuran yang dilakukan. Sedangkan metode analisis data menggunakan metode studi waktu (time study). Jumlah sampel sebesar 18 orang pekerja di pabrik tahu TM kambang kec. Lengayang pesisir selatan. Metode yang digunakan adalah metode stopwatch time study, setelah diketahui waktu standarnya, kemudian dilakukan perbaikan berdasarkan waktu standar yang diperoleh sebelumnya, mengurangi gerakan-gerakan yang tidak efektif, dan mengurangi waktu yang terbuang sehingga dapat diketahui tingkat produktivitasnya. Dari hasil penelitian yang dilakukan proses produksi tahu Di Pabrik Tahu TM Kambang Kec. Lengayang Pesisir Selatan mulai dari proses pemanasan air sampai ke proses pemotongan tahu membutuhkan waktu baku selama 326, 486 menit atau 5, 43 jam. Berdasarkan data waktu perelemen kerja proses produksi tahu Di Pabrik Tahu TM Kambang Kec. Lengayang Pesisir Selatan di temukan pemberian insentif adalah dari output standar yang berlebihan, output standar Di Pabrik Tahu TM Kambang adalah 12 unit (karung), sehingga pemberian insentif selama 1 bulan kerja (23 hari) sebesar Rp 1.555.000,- dengan upah dasar perhari Rp. 60.000,-.
Analisis Postur Kerja Operator Las di Bengkel Las Sasongko Jambi Menggunakan Metode Ovako Work Analysis System (OWAS) dan Nordic Body Map (NBM) Meri, Mufrida; Linda, Rozza; Irmayani, Irmayani; Widi, Daniel
Fusion : Journal of Research in Engineering, Technology and Applied Sciences Vol. 1 No. 2 (2024): Fusion - Oktober
Publisher : PT. Faaslib Serambi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66341/fusion.v1i2.47

Abstract

Didalam dunia industtri peranan manusia sebagai sumber tenaga kerja masih dominan dalam menjalankan proses produksi terutama kegiatan yang bersifat manual. Aktivitas manual ini juga dapat menumbulkan keluhan musculoskeletal. Bengkel las sasongko merupakan perusahan yang bergerak pada bidang pembuatan atau  jasa. Pada pengerjaannya masih menggunakan tenaga manusia. Proses manual yang masih membutuhkan manusia sering menimbulkan kelelahan kerja karena tidak memperhatikan postur tubuh yang ideal. Pengukuran postur tubuh pada penelitian ini dilakukan dengan metode ovako work analisys system (owas) serta untuk mengukur rasa sakit otot pada pekerja dibutuhkan metode nordic body map (NBM). Hasil dari perhitungan nilai OWAS terhadap 4 operator di bengkel las sasongko. Kategori 3 (perlu perbaikan segera mungkin) sebanyak 3 orang operator dan kategori 4 (perlu perbaikan saat ini) sebanyak 2 orang, hasil dari rekapitulasi kuesioner nordic body map tingkat keluhan yang banyak dikeluhkan para operator adalah keluhan musculoskeletal dibagian pinggang dengan tingkat resiko 2 (Sakit),  rekomendasi perbaikan adalah pemberian fasilitas pembantu seperti meja dan kursi sesuai bentuk postur tubuh operator, melakukan peregangan otot sebelum melakukan aktivitas pekerjaan, dan rotasi pekerjaan.
Analisis Postur Kerja Operator Mesin Pemanen Padi (Combine Harvester) Dengan Metode OWAS di UMKM Heka Family Sijunjung Meri, Mufrida; Alkadri, Dzamroni Rizki; Linda, Rozza
Fusion : Journal of Research in Engineering, Technology and Applied Sciences Vol. 1 No. 1 (2024): Fusion - April
Publisher : PT. Faaslib Serambi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit terkait postur kerja merupakan masalah kesehatan yang signifikan di kalangan pekerja di Indonesia, dengan sekitar 40,5% penyakit pekerja disebabkan oleh postur kerja yang salah atau tidak alamiah. Pada tahun 2013, prevalensi keluhan muskuloskeletal tertinggi dikaitkan dengan pekerjaan di sektor pertanian, khususnya pada petani. Penelitian lebih lanjut menunjukkan bahwa pekerja di sektor ini rentan terhadap gangguan seperti Muskuloskeletal Disorder (MSDs), kardiovaskular, gangguan syaraf, pernafasan, dan THT. UMKM Heka Family, sebuah usaha kecil menengah di bidang jasa pertanian, memberikan kontribusi penting dalam meningkatkan produktivitas petani di Nagari Pematang Panjang, namun, pekerja operator mesin combine harvester menghadapi risiko kesehatan yang tinggi akibat postur kerja yang tidak ergonomis. Analisis postur kerja menggunakan metode OWAS dilakukan untuk mengevaluasi risiko ini dan memperbaiki kondisi kerja pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi resiko postur kerja operator mesin combine harvester di UMKM Heka Family Sijunjung dengan tujuan utama untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya ergonomi dalam pekerjaan sehari-hari dan mengurangi risiko cedera serta meningkatkan kinerja pekerja. Manfaatnya mencakup tambahan pengetahuan ilmiah dalam bidang ergonomi, peningkatan keselamatan dan kesehatan kerja bagi petani, serta pengembangan metode penilaian postur kerja menggunakan metode OWAS.
Identifikasi Kriteria dan Pemilihan Pemasok Benang pada Industri Tekstil dengan Metode Analytical Hierarchy Process Fandeli, Hary; Meri, Mufrida; Desrian, Tommy
Fusion : Journal of Research in Engineering, Technology and Applied Sciences Vol. 1 No. 1 (2024): Fusion - April
Publisher : PT. Faaslib Serambi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66341/fusion.v1i1.16

Abstract

Pemilihan pemasok yang tepat dapat menjamin kelancaran operasional industri manufaktur. Pemasok  berperan dalam dalam menentukan bahan baku yang berkualitas, jumlah yang tepat dan pengiriman yang aman.  Industri manufaktur perlu melakukan evaluasi terhadap pemasoknya dengan cermat dan berkelanjutan. Biaya bahan baku dan komponen pendukung merupakan bagian dari biaya sebuah produksi yang harus dikelola dengan baik. Pengambilan keputusan tentang kriteria dan pemilihan pemasok yang tepat penting dalam upaya untuk meningkatkan kepuasan konsumen. Penelitian ini menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk melakukan identifikasi kriteria dan pemilihan pemasok benang pada industri tekstil PT.Taltex Industry. Proses pengambilan keputusan dimulai dengan menyusun hirarki AHP, penilaian perbandingan berpasangan untuk kriteria dan alternatif, pengujian konsistensi dan pembobotan supplier. Kriteria yang diidentifikasi dalam proses pemilihan pemasok di PT.Taltex Industry adalah kualitas, harga, pengiriman, pelayanan dan adaptif. Terdapat 3 alternatif supplier yang akan dipilih, setiap alternatif dinilai oleh pakar dalam bentuk kuesioner AHP. Hasilnya, urutan prioritas kriteria yang dipertimbangkan dalam pemilihan supplier adalah adalah kriteria harga (29,2%), kualitas (27,5%), adaptif (19,0%), pelayanan (12,7%), dan pengiriman (11,6%). Berdasarkan kriteria-kriteria tersebut secara keseluruhan pemasok CV. Sentosa dinilai sebagai pemasok  terbaik dengan nilai 53,5%. CV. Sentosa unggul pada semua kriteria dibandingkan dengan dua pemasok lainnya.
Pengaruh Kualitas Dan Inovasi Layanan Terhadap Kepuasan Pasien (Studi Kasus : Puskesmas Parit Kecamatan Koto Balingka) Desriyenti, Desriyenti; Haqqi, Arinal; Meri, Mufrida
Fusion : Journal of Research in Engineering, Technology and Applied Sciences Vol. 2 No. 1 (2025): Fusion - April
Publisher : PT. Faaslib Serambi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66341/fusion.225

Abstract

Puskesmas merupakan fasilitas pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan upaya kesehatan masyarakat dan upaya kesehatan perseorangan tingkat pertama, dengan lebih mengutamakan upaya promotive dan preventif, untuk mencapai derajat Kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas dan inovasi layanan terhadap kepuasan pasien di Puskesmas Parit Kecamatan Koto Balingka Pasaman Barat Sumatera Barat. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode Slovin dengan jumlah sampel sebanyak 66 pasien. Metode pengolahan dan analisis data menggunakan uji instrumen penelitian, uji asumsi klasik, dan regresi linier berganda dan uji hipotesis dengan menggunakan program SPSS Versi 19 dimana variabel yang digunakan meliputi kualitas layanan, inovasi layanan dan kepuasan Pasien. Hasil penelitian ini diperoleh bahwa nilai F hitung sebesar 5,538 > F tabel sebesar 2,211 dengan tingkat signifikan 0,000 < 0,05 ini menunjukkan bahwa variabel (Tangibles, Reliabilitity, Responsiveness, Emphaty, Assurance), Penggunaan Teknologi, Interaksi dengan Pasien, dan Pengembangan Layanan Baru secara simultan dan signifikansi berpengaruh terhadap variabel Kepuasan Pasien. Besar pengaruh yang ditimbulkan secara bersama-sama yaitu 43,7% sedangkan 56,3% lainnya dipengaruhi oleh variabel lain diluar objek penelitian ini. Kesimpulan dari penelitian ini terbukti bahwa kualitas layanan dan inovasi layanan berpengaruh secara parsial dan simultan terhadap kepuasan Pasien. Sehingga dapat dijelaskan bahwa semakin tinggi kualitas layanan dan inovasi layanan maka kepuasan Pasien semakin meningkat.
Budidaya Jamur Tiram Dalam Upaya Peningkatan Pendapatan Keluarga di Nagari Tanjung Alai Linda, Rozza; Juwita, Isna; Meri, Mufrida; Rauf, Rosnita; Desriyenti, Desriyenti
Journal Of Indonesian Social Society (JISS) Vol. 1 No. 3 (2023): JISS - Oktober
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/jiss.v1i3.198

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi dan implementasi budidaya jamur tiram sebagai strategi pengembangan ekonomi masyarakat di Nagari Tanjung Alai, Kecamatan X Koto Singkarak. Melalui pendekatan penyuluhan dan pelatihan, kami berusaha meningkatkan pemahaman masyarakat tentang teknik budidaya yang efektif, dengan harapan dapat meningkatkan pendapatan keluarga secara berkelanjutan. Metode penelitian mencakup serangkaian kegiatan penyuluhan, pelatihan praktis, dan pendampingan teknis kepada petani dan masyarakat setempat. Informasi diperoleh melalui survei partisipatif, observasi lapangan, dan wawancara dengan petani. Data yang terkumpul dianalisis untuk mengevaluasi dampak program terhadap peningkatan produksi jamur tiram dan pendapatan keluarga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi budidaya jamur tiram memberikan kontribusi positif terhadap pendapatan keluarga di Nagari Tanjung Alai. Peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam budidaya jamur tiram secara signifikan berpengaruh terhadap produktivitas dan kualitas hasil panen. Selain itu, adopsi teknik budidaya yang baik juga mendorong terbentuknya jaringan kerjasama antarpetani, memperkuat aspek sosial ekonomi masyarakat. Penelitian ini memberikan gambaran praktis tentang potensi budidaya jamur tiram sebagai alternatif pengembangan ekonomi lokal. Implikasi dari penelitian ini adalah bahwa dengan dukungan pemerintah, lembaga pendidikan, dan pihak terkait lainnya, budidaya jamur tiram dapat menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Nagari Tanjung Alai dan daerah sekitarnya. Dengan meningkatnya partisipasi masyarakat dan pemangku kepentingan, diharapkan program ini dapat diterapkan dan dikembangkan lebih lanjut dalam rangka mendukung pembangunan berkelanjutan.
Analisis Waktu Baku dan Kapasistas Produksi dalam Proses Pembuatan Mesin Perontok Jagung di CV. Citra Dragon Priatama, Agung; Linda, Rozza; Meri Z, Mufrida; Juwita, Isna
INVENTORY: Industrial Vocational E-Journal On Agroindustry Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : Politeknik ATI Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52759/inventory.v2i2.55

Abstract

This study aims to calculate the standard time to produce the right time in producing corn thresher machine, so that the production capacity in one month is obtained at CV. Citra Dragon. Observations was made in the manufacture of corn threshing machine. Working time data was collected using stopwactch time study and adjustment method used was Westinghouse. The research method use was to analyze the work done by operators in the manufacture of corn thresher machine, and calculate the operator’s working time per work element. The result showed that the standard time needed in the process of making 1 unit of corn thresher machine is 78.603 second (21 hours) and the production capacity per month is 7 units of corn thresher machine.
Analisis Pemilihan Pemasok Bahan Baku Karet Menggunakan Metode Analitycal Hierarchy Process Irmayani; Fandeli, Hary; Meri. Z, Mufrida; Zulia Ramadhani, Ratih Zulia
Jurnal Sains dan Teknologi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknologi Industri Vol. 25 No. 1 (2025): Regular Issue
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI INDUSTRI PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36275/53cy9h88

Abstract

Manajemen rantai pasok merupakan salah satu perencanaan strategis perusahaan. Tahapan kegiatan untuk mendapatkan bahan mentah menjadi barang setengah jadi dan barang jadi, hingga kegiatan pendistribusian produk ke konsumen yang melibatkan produsen, pemasok, distributor, pengecer, dan pelanggan merupakan salah satu mata rantai kegiatan terpenting perusahaan agar sirkulasi produksi yang efektif dan menguntungkan terjamin.  PT Lembah Karet bergerak pada pengolahan karet mentah menjadi karet setengah jadi, (karet remah), yaitu Crumb Rubber SIR 2.  Permasalahan pasokan bahan baku seperti keterlambatan dan perbedaan jumlah yang diterima dengan jumlah yang diorder menjadi permasalahan di lantai produksi hingga bagian pemasaran. Hal ini menyebabkan perusahaan harus menetapkan urutan kriteria penting dalam pemilihan pemasok agar dapat menetapkan pemasok yang tepat.  Pada penelitian ini digunakan metoda Analytical Hierarchy Process (AHP) dengan software expert choice dan MS processing dalam menentukan urutan kriteria untuk menetapkan pemasok yang tepat di PT. Lembah Karet Padang.  Hasil penelitian menunjukkan variable kualitas merupakan prioritas pertama dalam pemilihan pemasok (33,6%), selanjutnya variable adaptif (21,7%), harga (15,9%), pengiriman (15,2%), dan pelayanan (13,6%). 
Pendampingan dan Analisis Beban Kerja Mental Karyawan UMKM Tahu AB Padang Menggunakan Metode NASA-TLX sebagai Upaya Peningkatan Produktivitas Jasmaili Putri; Meri, Mufrida; Irmayani, Irmayani; Desriyenti, Desriyenti
Interaksi : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): Interaksi - Desember
Publisher : PT. Faaslib Serambi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66341/interaksi.v2i2.281

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menganalisis tingkat beban kerja mental pada karyawan UMKM Tahu AB Padang menggunakan metode NASA Task Load Index (NASA-TLX). Analisis ini dilakukan untuk mengidentifikasi tingkat tekanan mental yang dialami karyawan selama proses produksi dan menemukan faktor-faktor utama yang mempengaruhinya. Metode NASA-TLX digunakan karena mampu menilai beban kerja dari enam dimensi utama, yaitu mental demand, physical demand, temporal demand, performance, effort, dan frustration level. Kegiatan dilakukan melalui tahapan observasi lapangan, wawancara, pengisian kuesioner NASA-TLX, serta analisis data menggunakan pembobotan dan perhitungan skor akhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat beban kerja mental karyawan berada pada kategori sedang hingga tinggi, dengan skor NASA-TLX berkisar antara 49,33 hingga 74,00. Faktor yang paling berpengaruh terhadap tingginya beban kerja mental adalah kebutuhan mental, usaha, dan kebutuhan fisik, terutama pada bagian pencetakan dan pengantaran tahu. Berdasarkan hasil tersebut, tim pengabdi merekomendasikan beberapa langkah perbaikan, seperti penyesuaian jadwal kerja, rotasi tugas, peningkatan ergonomi lingkungan kerja, serta pelatihan manajemen stres. Kegiatan ini memberikan manfaat nyata bagi mitra dalam meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang pentingnya pengelolaan beban kerja mental, yang berdampak positif terhadap produktivitas dan kesejahteraan karyawan di lingkungan UMKM.
Analisis Penentuan Harga Pokok Produksi  dan Harga Jual Udang Menggunakan Metode Full Costing dan Cost Plus Pricing di Tambak Udang Fiqri Ragustu Linda, Ilma Permata; Meri, Mufrida; Irmayani, Irmayani; Desriyenti, Desriyenti
Fusion : Journal of Research in Engineering, Technology and Applied Sciences Vol. 2 No. 2 (2025): Fusion - Oktober
Publisher : PT. Faaslib Serambi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66341/fusion.v2i2.280

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penentuan harga pokok produksi (HPP) dan harga jual udang vaname pada Tambak Fiqri Ragustu yang berlokasi di Desa Kantarok. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode Full Costing untuk menghitung seluruh komponen biaya produksi, meliputi biaya tenaga kerja, biaya bahan baku, dan biaya overhead. Selain itu, metode Cost Plus Pricing digunakan untuk menentukan harga jual berdasarkan HPP ditambah dengan tingkat keuntungan yang diharapkan. Berdasarkan hasil analisis, diperoleh total biaya produksi sebesar Rp1.539.140.000 dengan harga jual minimal Rp102.000/kg untuk mencapai titik impas (break-even point). Sementara itu, dengan penerapan metode Cost Plus Pricing dan target keuntungan sebesar 50%, harga jual yang ideal ditetapkan sebesar Rp155.000/kg. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan kedua metode tersebut memberikan gambaran yang komprehensif terhadap struktur biaya dan strategi penetapan harga yang efektif dalam usaha budidaya udang vaname. Dengan demikian, hasil kajian ini dapat menjadi acuan bagi pelaku usaha perikanan dalam menentukan harga jual yang kompetitif dan berkelanjutan, serta menjadi referensi bagi penelitian selanjutnya terkait analisis biaya produksi di sektor perikanan.