Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Analisis Postur Kerja Karyawan PT.XYZ Menggunakan Metode Ovako Work Posture Analysis Sistem (Owas) Meri, Mufrida; Linda, Rozza; Rahayu, Popi Gusti
Prosiding Seminar Nasional Teknik Industri Vol. 1 (2021): Prosiding Seminar Nasional Teknik Industri: Meneguhkan Peran Perguruan Tinggi dalam P
Publisher : Universitas Ma Chung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (706.27 KB) | DOI: 10.33479/snti.v1i.191

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan kategori risiko sikap kerja karyawan pada PT.XYZ dengan menggunakan metode ovako work posture analysis system (OWAS). Berdasarkan hasil observasi awal terhadap sejumlah karyawan ternyata terdapat keluhan-keluhan yang dirasakan oleh pekerja pada anggota tubuh tertentu seperti leher, tulang punggung, pinggang, kaki dan bahu. Aktivitas kerja yang sering dilakukan oleh karyawan dilantai produksi PT.XYZ adalah gerakan membungkuk, jongkok, berdiri, selama satu hari kerja (8 jam) yang bisa menyebabkan keluhan musculoskeletal disorder (MSDs) yang merupakan penyakit atau gangguan pada jaringan lunak (otot, sendi, ligament, tendon, tulang rawan) dan sistem saraf. Dengan adanya keluhan – keluhan yang dirasakan karyawan maka penelitian ini menggunakan metode ovako work posture analysis system (OWAS) yang merupakan metode untuk menilai pembebanan pada postur tubuh saat bekerja. Penerapan dari metode ini dapat memberikan suatu hasil yang baik, yang dapat meningkatkan kenyamanan kerja, sebagai peningkatan kualitas produksi, setelah dilakukannya perbaikan sikap kerja. Dari penelitian ini didapat hasil kategori risiko yang paling banyak adalah kategori risiko no.2 yaitu sikap kerja ini berbahaya pada sistem musculoskeletal disorder ( sikap kerja mengakibatkan pengaruh ketegangan yang signifikan) perlu perbaikan segera mungkin.
PENGUKURAN WAKTU BAKU SEBAGAI DASAR PEMBERIAN UPAH INSENTIF DI PABRIK TAHU TM KAMBANG Rozza Linda; Mufrida Meri; Hary Fandeli; Domi Hidayat
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 6, No 3 (2023): October 2023
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v6i3.1491

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan waktu baku pada proses produksi tahu di Pabrik Tahu TM Kambang Kec. Lengayang Pesisir Selatan yang sesuai dengan kemampuan karyawan, untuk menerapkan pemberian upah insentif berdasarkan waktu baku di Pabrik Tahu TM Kambang Kec. Lengayang Pesisir Selatan. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data primer yang diperoleh secara langsung dari pengukuran yang dilakukan. Sedangkan metode analisis data menggunakan metode studi waktu (time study). Jumlah sampel sebesar 18 orang pekerja di pabrik tahu TM kambang kec. Lengayang pesisir selatan. Metode yang digunakan adalah metode stopwatch time study, setelah diketahui waktu standarnya, kemudian dilakukan perbaikan berdasarkan waktu standar yang diperoleh sebelumnya, mengurangi gerakan-gerakan yang tidak efektif, dan mengurangi waktu yang terbuang sehingga dapat diketahui tingkat produktivitasnya. Dari hasil penelitian yang dilakukan proses produksi tahu Di Pabrik Tahu TM Kambang Kec. Lengayang Pesisir Selatan mulai dari proses pemanasan air sampai ke proses pemotongan tahu membutuhkan waktu baku selama 326, 486 menit atau 5, 43 jam. Berdasarkan data waktu perelemen kerja proses produksi tahu Di Pabrik Tahu TM Kambang Kec. Lengayang Pesisir Selatan di temukan pemberian insentif adalah dari output standar yang berlebihan, output standar Di Pabrik Tahu TM Kambang adalah 12 unit (karung), sehingga pemberian insentif selama 1 bulan kerja (23 hari) sebesar Rp 1.555.000,- dengan upah dasar perhari Rp. 60.000,-.
Analisis Postur Kerja Operator Mesin Pemanen Padi (Combine Harvester) Dengan Metode OWAS di UMKM Heka Family Sijunjung Meri, Mufrida; Alkadri, Dzamroni Rizki; Linda, Rozza
Fusion : Journal of Research in Engineering, Technology and Applied Sciences Vol. 1 No. 1 (2024): Fusion - April
Publisher : PT. Faaslib Serambi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit terkait postur kerja merupakan masalah kesehatan yang signifikan di kalangan pekerja di Indonesia, dengan sekitar 40,5% penyakit pekerja disebabkan oleh postur kerja yang salah atau tidak alamiah. Pada tahun 2013, prevalensi keluhan muskuloskeletal tertinggi dikaitkan dengan pekerjaan di sektor pertanian, khususnya pada petani. Penelitian lebih lanjut menunjukkan bahwa pekerja di sektor ini rentan terhadap gangguan seperti Muskuloskeletal Disorder (MSDs), kardiovaskular, gangguan syaraf, pernafasan, dan THT. UMKM Heka Family, sebuah usaha kecil menengah di bidang jasa pertanian, memberikan kontribusi penting dalam meningkatkan produktivitas petani di Nagari Pematang Panjang, namun, pekerja operator mesin combine harvester menghadapi risiko kesehatan yang tinggi akibat postur kerja yang tidak ergonomis. Analisis postur kerja menggunakan metode OWAS dilakukan untuk mengevaluasi risiko ini dan memperbaiki kondisi kerja pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi resiko postur kerja operator mesin combine harvester di UMKM Heka Family Sijunjung dengan tujuan utama untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya ergonomi dalam pekerjaan sehari-hari dan mengurangi risiko cedera serta meningkatkan kinerja pekerja. Manfaatnya mencakup tambahan pengetahuan ilmiah dalam bidang ergonomi, peningkatan keselamatan dan kesehatan kerja bagi petani, serta pengembangan metode penilaian postur kerja menggunakan metode OWAS.
Analisis Waktu Baku dan Kapasistas Produksi dalam Proses Pembuatan Mesin Perontok Jagung di CV. Citra Dragon Priatama, Agung; Linda, Rozza; Meri Z, Mufrida; Juwita, Isna
INVENTORY: Industrial Vocational E-Journal On Agroindustry Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : Politeknik ATI Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52759/inventory.v2i2.55

Abstract

This study aims to calculate the standard time to produce the right time in producing corn thresher machine, so that the production capacity in one month is obtained at CV. Citra Dragon. Observations was made in the manufacture of corn threshing machine. Working time data was collected using stopwactch time study and adjustment method used was Westinghouse. The research method use was to analyze the work done by operators in the manufacture of corn thresher machine, and calculate the operator’s working time per work element. The result showed that the standard time needed in the process of making 1 unit of corn thresher machine is 78.603 second (21 hours) and the production capacity per month is 7 units of corn thresher machine.
ANALISIS RISIKO ERGONOMI POSTUR KERJA KARYAWAN DENGAN METODE REBA DAN NBM DI PT. MMZ Meri, Mufrida; Linda, Rozza; Risky, Ari
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 2 (2025): May 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i2.2969

Abstract

Abstract: Intensive manual handling activities in the spice processing industry often lead to musculoskeletal complaints among workers. This study aims to analyze the working posture of employees at the cinnamon wood unloading station at PT. MMZ using the Rapid Entire Body Assessment (REBA) and Nordic Body Map (NBM) methods. The REBA method is used to assess posture-related risk and provide improvement recommendations, while the NBM method identifies body parts experiencing discomfort. The results of the study indicate that the majority of workers fall into the high-risk category based on REBA analysis, with non-ergonomic postures such as bending, twisting the body, and lifting heavy loads being the main contributing factors. Additionally, the NBM findings show that most workers experience discomfort in the neck, shoulders, back, and waist. The conclusion of this study highlights the importance of ergonomic posture adjustments to reduce the risk of musculoskeletal injuries and improve worker well-being. Keyword: Working Posture; Musculoskeletal; REBA; NBM; Ergonomics. Abstrak: Kegiatan manual handling yang intens di industri pengolahan rempah-rempah sering kali menyebabkan keluhan muskuloskeletal pada pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis postur kerja karyawan di stasiun pembongkaran kayu kulit manis di PT. MMZ menggunakan metode Rapid Entire Body Assessment (REBA) dan Nordic Body Map (NBM). Metode REBA digunakan untuk menilai risiko postur kerja dan memberikan rekomendasi perbaikan, sedangkan metode NBM digunakan untuk mengidentifikasi bagian tubuh yang mengalami keluhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pekerja berada dalam kategori risiko tinggi berdasarkan analisis REBA, dengan postur kerja yang tidak ergonomis seperti membungkuk, memutar tubuh, dan mengangkat beban berat menjadi faktor utama. Selain itu, hasil NBM menunjukkan bahwa sebagian besar pekerja mengalami keluhan pada leher, bahu, punggung, dan pinggang. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan pentingnya penyesuaian postur kerja yang ergonomis untuk mengurangi risiko cedera muskuloskeletal dan meningkatkan kesejahteraan pekerja. Kata kunci: Postur Kerja; Muskuloskeletal; REBA; NBM; Ergonomi.
Evaluasi  dan Sosialisasi Kesehatan Keselamatan Kerja Pada IKM Cahaya Mulia Bakery Kota Padang Rozza Linda; Isna Juwita; Mufrida Meri; Irmayani Irmayani; Hary Fandeli; Desriyenti Desriyenti
Interaksi : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2024): Interaksi - Juni
Publisher : PT. Faaslib Serambi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66341/interaksi.v1i1.24

Abstract

Pengelolaan kesehatan dan keselamatan kerja (K3) pada industri kecil dan menengah (IKM) sangat penting dalam memastikan lingkungan kerja yang aman dan produktif. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi K3 di Cahaya Mulia Bakery, sebuah IKM di Kota Padang, Sumatera Barat. Berdasarkan observasi dan wawancara, ditemukan bahwa IKM ini menghadapi berbagai tantangan terkait pemahaman dan pelaksanaan K3. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa Cahaya Mulia Bakery telah mempertahankan kebersihan, sanitasi, dan pengelolaan limbah yang baik, serta menyediakan ventilasi dan pencahayaan yang memadai. Penggunaan alat pelindung diri (APD) dan prosedur keselamatan lainnya juga diterapkan dengan benar, yang ditunjukkan oleh minimnya insiden kecelakaan kerja. Namun, ada kebutuhan untuk terus meningkatkan kesadaran pekerja terhadap K3 dan mengadopsi teknologi baru untuk mengurangi risiko. Program pelatihan K3 yang berkelanjutan dan evaluasi berkala juga diidentifikasi sebagai langkah penting ke depan. Secara keseluruhan, Cahaya Mulia Bakery telah menunjukkan komitmen yang signifikan terhadap praktik K3, yang telah menghasilkan lingkungan kerja yang lebih aman dan efisien. Namun, perhatian lebih lanjut diperlukan dalam aspek peningkatan fasilitas, pelatihan berkelanjutan, dan keterlibatan pekerja dalam keputusan terkait K3 untuk lebih memperkuat implementasi K3 di masa mendatang.
Pengembangan Pestisida Nabati sebagai Alternatif Ramah Lingkungan dalam Pengendalian Hama Pertanian (PKM di Nagari Lubuk Pandan) Rozza Linda; Isna Juwita; Desriyenti Desriyenti; Mufrida Meri
Interaksi : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2024): Interaksi - Desember
Publisher : PT. Faaslib Serambi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66341/interaksi.v1i2.46

Abstract

Dalam upaya untuk mengembangkan solusi pengendalian hama yang ramah lingkungan, penelitian ini mengkaji penggunaan pestisida nabati yang terbuat dari campuran daun pepaya (Carica papaya), daun jambu biji (Psidium guajava), dan daun meniran (Phyllanthus niruri), dengan tambahan Effective Microorganisms 4 (EM 4) dan deterjen bubuk. Daun pepaya mengandung senyawa papain, karpain, saponin, dan tanin yang bersifat antibakteri dan antifungi, serta efektif dalam merusak sistem pencernaan hama. Daun jambu biji memiliki tanin, flavonoid, saponin, dan asam oleanolat dengan kemampuan antimikroba dan repelan serangga, sedangkan daun meniran mengandung flavonoid, tanin, dan saponin yang dapat merusak membran sel patogen. Penambahan EM 4 dalam formulasi pestisida nabati ini membantu memperbaiki struktur tanah, meningkatkan efektivitas penguraian bahan organik, serta mendukung proses detoksifikasi, sehingga memperkuat kemampuan pengendalian hama. Selain itu, deterjen bubuk digunakan sebagai surfaktan untuk meningkatkan daya sebar pestisida dan meningkatkan penetrasi bahan aktif ke dalam sistem hama. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan alternatif pengendalian hama yang efektif dan aman bagi lingkungan, serta mendukung praktik pertanian berkelanjutan.
Penyuluhan Pengaruh Bahaya Gadget Terhadap Kesehatan Dan Mental Anak di SD Negri 02 2x11 Enam Lingkung Korong Balai Satu Nagari Lubuk Pandan Rozza Linda; Mufrida Meri; Isna Juwita; Irmayani Irmayani; Desriyenti Desriyenti
Interaksi : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2025): Interaksi - Juni
Publisher : PT. Faaslib Serambi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66341/interaksi.v2i1.258

Abstract

Penggunaan gadget yang tidak terkontrol pada anak usia sekolah dasar dapat berdampak negatif terhadap kesehatan fisik dan mental, seperti gangguan tidur, menurunnya kemampuan bersosialisasi, serta risiko gangguan emosional. Kegiatan penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa, orang tua, dan guru mengenai bahaya penggunaan gadget yang berlebihan, serta mendorong terbentuknya pola penggunaan teknologi yang sehat. Kegiatan dilaksanakan di SD Negeri 02 2x11 Enam Lingkung, Korong Balai Satu, Nagari Lubuk Pandan, dengan melibatkan 90 siswa, 27 orang tua, 11 guru, serta dosen dan mahasiswa KKN dari Universitas Ekasakti (UNES) sebagai penyuluh. Metode kegiatan meliputi presentasi edukatif, diskusi interaktif, pemutaran video edukasi, simulasi peran, dan pembagian lembar edukasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap dampak negatif gadget dan munculnya komitmen bersama untuk menerapkan kebiasaan digital yang sehat. Penyuluhan ini terbukti efektif dan relevan sebagai langkah preventif dalam membentuk kesadaran serta perilaku bijak dalam penggunaan gadget pada anak usia dini.    
Pengaruh Intensitas Cahaya Terhadap Kualitas Tampilan Informasi Dari Proyektor Dalam Ruang Kelas di Fakultas Teknik dan Perencanaan Universitas Ekasakti Padang Desriyenti; Mufrida Meri
Ekasakti Jurnal Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 1 (2024): Ekasakti Jurnal Penelitian dan Pengabdian
Publisher : LPPM Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/ejpp.v5i1.1246

Abstract

Jika intensitas cahaya di ruang kelas terlalu terang dan terlalu sedikit akan menyebab terjadinya kesilauan dan kelelahan pada mata sehingga mahasiswa tidak optimal melihat informasi yang ditampilkan dari layar proyektor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pencahayaan yang optimal agar mahasiswa dapat melihat refleksi proyektor di layar dengan jelas. Metode yang digunakan metode eksperimental. Data penelitian diperoleh dari checklist yang disebarkan kepada responden di ruang kelas Fakultas Teknik. Metode pengolahan data yaitu rata-rata, modus, teknik analisis yang digunakan adalah uji regresi berganda. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 93 responden. Alat yang digunakan yaitu lux meter dengan merek Sanfix. Hasil pengolahan data dengan nilai rata-rata tertinggi pada variabel Ketajaman Tulisan (X1) yaitu 3,78 pada intensitas cahaya 250 lux, variabel Kesilauan (X2) rata-rata tertinggi sebesar 3,78 pada intensitas cahaya 300 lux sedangkan variabel Kelelahan Pada Mata (X3) sebesar 3,85 yang terdapat pada intensitas cahaya 300 lux. Analisis Regresi Berganda menunjukan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel Ketajaman Tulisan (X1), variabel Kesilauan (X2) dan variabel Kelelahan Pada Mata (X3) terhadap Kualitas Tampilan Informasi dari Proyektor (Y). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pencahayaan yang optimal untuk ruang kelas yaitu 250 lux karena dengan intensitas cahaya ini dapat melihat ketajaman tulisan dengan jelas, tidak terlalu silau (normal) dan responden juga tidak terlalu mengalami kelelahan pada mata dengan kondisi cahaya 250 lux.
Pendampingan dan Analisis Beban Kerja Mental Karyawan UMKM Tahu AB Padang Menggunakan Metode NASA-TLX sebagai Upaya Peningkatan Produktivitas Jasmaili Putri; Mufrida Meri; Irmayani Irmayani; Desriyenti Desriyenti
Interaksi : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): Interaksi - Desember
Publisher : PT. Faaslib Serambi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66341/interaksi.v2i2.281

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menganalisis tingkat beban kerja mental pada karyawan UMKM Tahu AB Padang menggunakan metode NASA Task Load Index (NASA-TLX). Analisis ini dilakukan untuk mengidentifikasi tingkat tekanan mental yang dialami karyawan selama proses produksi dan menemukan faktor-faktor utama yang mempengaruhinya. Metode NASA-TLX digunakan karena mampu menilai beban kerja dari enam dimensi utama, yaitu mental demand, physical demand, temporal demand, performance, effort, dan frustration level. Kegiatan dilakukan melalui tahapan observasi lapangan, wawancara, pengisian kuesioner NASA-TLX, serta analisis data menggunakan pembobotan dan perhitungan skor akhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat beban kerja mental karyawan berada pada kategori sedang hingga tinggi, dengan skor NASA-TLX berkisar antara 49,33 hingga 74,00. Faktor yang paling berpengaruh terhadap tingginya beban kerja mental adalah kebutuhan mental, usaha, dan kebutuhan fisik, terutama pada bagian pencetakan dan pengantaran tahu. Berdasarkan hasil tersebut, tim pengabdi merekomendasikan beberapa langkah perbaikan, seperti penyesuaian jadwal kerja, rotasi tugas, peningkatan ergonomi lingkungan kerja, serta pelatihan manajemen stres. Kegiatan ini memberikan manfaat nyata bagi mitra dalam meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang pentingnya pengelolaan beban kerja mental, yang berdampak positif terhadap produktivitas dan kesejahteraan karyawan di lingkungan UMKM.