Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Budidaya Jamur Tiram Dalam Upaya Peningkatan Pendapatan Keluarga di Nagari Tanjung Alai Linda, Rozza; Juwita, Isna; Meri, Mufrida; Rauf, Rosnita; Desriyenti, Desriyenti
Journal Of Indonesian Social Society (JISS) Vol. 1 No. 3 (2023): JISS - Oktober
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/jiss.v1i3.198

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi dan implementasi budidaya jamur tiram sebagai strategi pengembangan ekonomi masyarakat di Nagari Tanjung Alai, Kecamatan X Koto Singkarak. Melalui pendekatan penyuluhan dan pelatihan, kami berusaha meningkatkan pemahaman masyarakat tentang teknik budidaya yang efektif, dengan harapan dapat meningkatkan pendapatan keluarga secara berkelanjutan. Metode penelitian mencakup serangkaian kegiatan penyuluhan, pelatihan praktis, dan pendampingan teknis kepada petani dan masyarakat setempat. Informasi diperoleh melalui survei partisipatif, observasi lapangan, dan wawancara dengan petani. Data yang terkumpul dianalisis untuk mengevaluasi dampak program terhadap peningkatan produksi jamur tiram dan pendapatan keluarga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi budidaya jamur tiram memberikan kontribusi positif terhadap pendapatan keluarga di Nagari Tanjung Alai. Peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam budidaya jamur tiram secara signifikan berpengaruh terhadap produktivitas dan kualitas hasil panen. Selain itu, adopsi teknik budidaya yang baik juga mendorong terbentuknya jaringan kerjasama antarpetani, memperkuat aspek sosial ekonomi masyarakat. Penelitian ini memberikan gambaran praktis tentang potensi budidaya jamur tiram sebagai alternatif pengembangan ekonomi lokal. Implikasi dari penelitian ini adalah bahwa dengan dukungan pemerintah, lembaga pendidikan, dan pihak terkait lainnya, budidaya jamur tiram dapat menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Nagari Tanjung Alai dan daerah sekitarnya. Dengan meningkatnya partisipasi masyarakat dan pemangku kepentingan, diharapkan program ini dapat diterapkan dan dikembangkan lebih lanjut dalam rangka mendukung pembangunan berkelanjutan.
Analisis Waktu Baku dan Kapasistas Produksi dalam Proses Pembuatan Mesin Perontok Jagung di CV. Citra Dragon Priatama, Agung; Linda, Rozza; Meri Z, Mufrida; Juwita, Isna
INVENTORY: Industrial Vocational E-Journal On Agroindustry Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : Politeknik ATI Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52759/inventory.v2i2.55

Abstract

This study aims to calculate the standard time to produce the right time in producing corn thresher machine, so that the production capacity in one month is obtained at CV. Citra Dragon. Observations was made in the manufacture of corn threshing machine. Working time data was collected using stopwactch time study and adjustment method used was Westinghouse. The research method use was to analyze the work done by operators in the manufacture of corn thresher machine, and calculate the operator’s working time per work element. The result showed that the standard time needed in the process of making 1 unit of corn thresher machine is 78.603 second (21 hours) and the production capacity per month is 7 units of corn thresher machine.
Analisis Pemilihan Pemasok Bahan Baku Karet Menggunakan Metode Analitycal Hierarchy Process Irmayani; Fandeli, Hary; Meri. Z, Mufrida; Zulia Ramadhani, Ratih Zulia
Jurnal Sains dan Teknologi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknologi Industri Vol. 25 No. 1 (2025): Regular Issue
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI INDUSTRI PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36275/53cy9h88

Abstract

Manajemen rantai pasok merupakan salah satu perencanaan strategis perusahaan. Tahapan kegiatan untuk mendapatkan bahan mentah menjadi barang setengah jadi dan barang jadi, hingga kegiatan pendistribusian produk ke konsumen yang melibatkan produsen, pemasok, distributor, pengecer, dan pelanggan merupakan salah satu mata rantai kegiatan terpenting perusahaan agar sirkulasi produksi yang efektif dan menguntungkan terjamin.  PT Lembah Karet bergerak pada pengolahan karet mentah menjadi karet setengah jadi, (karet remah), yaitu Crumb Rubber SIR 2.  Permasalahan pasokan bahan baku seperti keterlambatan dan perbedaan jumlah yang diterima dengan jumlah yang diorder menjadi permasalahan di lantai produksi hingga bagian pemasaran. Hal ini menyebabkan perusahaan harus menetapkan urutan kriteria penting dalam pemilihan pemasok agar dapat menetapkan pemasok yang tepat.  Pada penelitian ini digunakan metoda Analytical Hierarchy Process (AHP) dengan software expert choice dan MS processing dalam menentukan urutan kriteria untuk menetapkan pemasok yang tepat di PT. Lembah Karet Padang.  Hasil penelitian menunjukkan variable kualitas merupakan prioritas pertama dalam pemilihan pemasok (33,6%), selanjutnya variable adaptif (21,7%), harga (15,9%), pengiriman (15,2%), dan pelayanan (13,6%). 
Pendampingan dan Analisis Beban Kerja Mental Karyawan UMKM Tahu AB Padang Menggunakan Metode NASA-TLX sebagai Upaya Peningkatan Produktivitas Jasmaili Putri; Meri, Mufrida; Irmayani, Irmayani; Desriyenti, Desriyenti
Interaksi : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): Interaksi - Desember
Publisher : PT. Faaslib Serambi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menganalisis tingkat beban kerja mental pada karyawan UMKM Tahu AB Padang menggunakan metode NASA Task Load Index (NASA-TLX). Analisis ini dilakukan untuk mengidentifikasi tingkat tekanan mental yang dialami karyawan selama proses produksi dan menemukan faktor-faktor utama yang mempengaruhinya. Metode NASA-TLX digunakan karena mampu menilai beban kerja dari enam dimensi utama, yaitu mental demand, physical demand, temporal demand, performance, effort, dan frustration level. Kegiatan dilakukan melalui tahapan observasi lapangan, wawancara, pengisian kuesioner NASA-TLX, serta analisis data menggunakan pembobotan dan perhitungan skor akhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat beban kerja mental karyawan berada pada kategori sedang hingga tinggi, dengan skor NASA-TLX berkisar antara 49,33 hingga 74,00. Faktor yang paling berpengaruh terhadap tingginya beban kerja mental adalah kebutuhan mental, usaha, dan kebutuhan fisik, terutama pada bagian pencetakan dan pengantaran tahu. Berdasarkan hasil tersebut, tim pengabdi merekomendasikan beberapa langkah perbaikan, seperti penyesuaian jadwal kerja, rotasi tugas, peningkatan ergonomi lingkungan kerja, serta pelatihan manajemen stres. Kegiatan ini memberikan manfaat nyata bagi mitra dalam meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang pentingnya pengelolaan beban kerja mental, yang berdampak positif terhadap produktivitas dan kesejahteraan karyawan di lingkungan UMKM.
Analisis Penentuan Harga Pokok Produksi  dan Harga Jual Udang Menggunakan Metode Full Costing dan Cost Plus Pricing di Tambak Udang Fiqri Ragustu Linda, Ilma Permata; Meri, Mufrida; Irmayani, Irmayani; Desriyenti, Desriyenti
Fusion : Journal of Research in Engineering, Technology and Applied Sciences Vol. 2 No. 2 (2025): Fusion - Oktober
Publisher : PT. Faaslib Serambi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penentuan harga pokok produksi (HPP) dan harga jual udang vaname pada Tambak Fiqri Ragustu yang berlokasi di Desa Kantarok. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode Full Costing untuk menghitung seluruh komponen biaya produksi, meliputi biaya tenaga kerja, biaya bahan baku, dan biaya overhead. Selain itu, metode Cost Plus Pricing digunakan untuk menentukan harga jual berdasarkan HPP ditambah dengan tingkat keuntungan yang diharapkan. Berdasarkan hasil analisis, diperoleh total biaya produksi sebesar Rp1.539.140.000 dengan harga jual minimal Rp102.000/kg untuk mencapai titik impas (break-even point). Sementara itu, dengan penerapan metode Cost Plus Pricing dan target keuntungan sebesar 50%, harga jual yang ideal ditetapkan sebesar Rp155.000/kg. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan kedua metode tersebut memberikan gambaran yang komprehensif terhadap struktur biaya dan strategi penetapan harga yang efektif dalam usaha budidaya udang vaname. Dengan demikian, hasil kajian ini dapat menjadi acuan bagi pelaku usaha perikanan dalam menentukan harga jual yang kompetitif dan berkelanjutan, serta menjadi referensi bagi penelitian selanjutnya terkait analisis biaya produksi di sektor perikanan.