Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Pendampingan Penerapan Ergonomi Kerja melalui Analisis Beban Kerja Mental Menggunakan Metode NASA-TLX pada CV. Rempah Sari Mufrida Meri; Irmayani Irmayani; Desriyenti Desriyenti; Alifya Salsabilla
Interaksi : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): Interaksi - Juni
Publisher : PT. Faaslib Serambi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66341/interaksi.v3i1.363

Abstract

Rempah Sari merupakan perusahaan pengolahan dan eksportir kayu manis yang terus meningkatkan kapasitas produksi untuk memenuhi kebutuhan pasar nasional dan internasional. Peningkatan aktivitas produksi berpotensi meningkatkan beban kerja mental pekerja sehingga diperlukan penerapan prinsip ergonomi kerja sebagai upaya menjaga kesehatan, keselamatan, dan produktivitas kerja. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman pekerja mengenai ergonomi kerja serta memberikan pendampingan dalam mengidentifikasi beban kerja mental menggunakan metode NASA Task Load Index (NASA-TLX). Kegiatan dilaksanakan pada bulan Mei 2026 di area Gudang Broken and Clean CV. Rempah Sari dengan melibatkan 12 orang pekerja. Metode pelaksanaan meliputi koordinasi dengan mitra, observasi lapangan, sosialisasi ergonomi kerja, pelatihan penggunaan instrumen NASA-TLX, pendampingan pengisian kuesioner, analisis hasil, serta penyusunan rekomendasi perbaikan ergonomi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh peserta mampu memahami konsep ergonomi kerja dan mengaplikasikan metode NASA-TLX dalam mengidentifikasi beban kerja mental. Hasil evaluasi menunjukkan sebanyak 8 pekerja (66,67%) berada pada kategori beban kerja mental sedang dan 4 pekerja (33,33%) berada pada kategori rendah. Berdasarkan hasil pendampingan, diberikan rekomendasi berupa pengaturan rotasi kerja, optimalisasi waktu istirahat, peningkatan komunikasi antara supervisor dan pekerja, serta pelaksanaan evaluasi beban kerja secara berkala. Kegiatan ini memberikan manfaat berupa meningkatnya kapasitas mitra dalam menerapkan prinsip ergonomi kerja dan menyediakan dasar bagi perusahaan dalam menyusun strategi peningkatan produktivitas serta menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman, sehat, dan ergonomis.  
Identifikasi Kriteria dan Pemilihan Pemasok Benang pada Industri Tekstil dengan Metode Analytical Hierarchy Process Hary Fandeli; Mufrida Meri; Tommy Desrian
Fusion : Journal of Research in Engineering, Technology and Applied Sciences Vol. 1 No. 1 (2024): Fusion - April
Publisher : PT. Faaslib Serambi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66341/fusion.v1i1.16

Abstract

Pemilihan pemasok yang tepat dapat menjamin kelancaran operasional industri manufaktur. Pemasok  berperan dalam dalam menentukan bahan baku yang berkualitas, jumlah yang tepat dan pengiriman yang aman.  Industri manufaktur perlu melakukan evaluasi terhadap pemasoknya dengan cermat dan berkelanjutan. Biaya bahan baku dan komponen pendukung merupakan bagian dari biaya sebuah produksi yang harus dikelola dengan baik. Pengambilan keputusan tentang kriteria dan pemilihan pemasok yang tepat penting dalam upaya untuk meningkatkan kepuasan konsumen. Penelitian ini menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk melakukan identifikasi kriteria dan pemilihan pemasok benang pada industri tekstil PT.Taltex Industry. Proses pengambilan keputusan dimulai dengan menyusun hirarki AHP, penilaian perbandingan berpasangan untuk kriteria dan alternatif, pengujian konsistensi dan pembobotan supplier. Kriteria yang diidentifikasi dalam proses pemilihan pemasok di PT.Taltex Industry adalah kualitas, harga, pengiriman, pelayanan dan adaptif. Terdapat 3 alternatif supplier yang akan dipilih, setiap alternatif dinilai oleh pakar dalam bentuk kuesioner AHP. Hasilnya, urutan prioritas kriteria yang dipertimbangkan dalam pemilihan supplier adalah adalah kriteria harga (29,2%), kualitas (27,5%), adaptif (19,0%), pelayanan (12,7%), dan pengiriman (11,6%). Berdasarkan kriteria-kriteria tersebut secara keseluruhan pemasok CV. Sentosa dinilai sebagai pemasok  terbaik dengan nilai 53,5%. CV. Sentosa unggul pada semua kriteria dibandingkan dengan dua pemasok lainnya.
Analisis Postur Kerja Operator Las di Bengkel Las Sasongko Jambi Menggunakan Metode Ovako Work Analysis System (OWAS) dan Nordic Body Map (NBM) Mufrida Meri; Rozza Linda; Irmayani Irmayani; Daniel Widi
Fusion : Journal of Research in Engineering, Technology and Applied Sciences Vol. 1 No. 2 (2024): Fusion - Oktober
Publisher : PT. Faaslib Serambi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66341/fusion.v1i2.47

Abstract

Didalam dunia industtri peranan manusia sebagai sumber tenaga kerja masih dominan dalam menjalankan proses produksi terutama kegiatan yang bersifat manual. Aktivitas manual ini juga dapat menumbulkan keluhan musculoskeletal. Bengkel las sasongko merupakan perusahan yang bergerak pada bidang pembuatan atau  jasa. Pada pengerjaannya masih menggunakan tenaga manusia. Proses manual yang masih membutuhkan manusia sering menimbulkan kelelahan kerja karena tidak memperhatikan postur tubuh yang ideal. Pengukuran postur tubuh pada penelitian ini dilakukan dengan metode ovako work analisys system (owas) serta untuk mengukur rasa sakit otot pada pekerja dibutuhkan metode nordic body map (NBM). Hasil dari perhitungan nilai OWAS terhadap 4 operator di bengkel las sasongko. Kategori 3 (perlu perbaikan segera mungkin) sebanyak 3 orang operator dan kategori 4 (perlu perbaikan saat ini) sebanyak 2 orang, hasil dari rekapitulasi kuesioner nordic body map tingkat keluhan yang banyak dikeluhkan para operator adalah keluhan musculoskeletal dibagian pinggang dengan tingkat resiko 2 (Sakit),  rekomendasi perbaikan adalah pemberian fasilitas pembantu seperti meja dan kursi sesuai bentuk postur tubuh operator, melakukan peregangan otot sebelum melakukan aktivitas pekerjaan, dan rotasi pekerjaan.
Pengaruh Kualitas Dan Inovasi Layanan Terhadap Kepuasan Pasien (Studi Kasus : Puskesmas Parit Kecamatan Koto Balingka) Desriyenti Desriyenti; Arinal Haqqi; Mufrida Meri
Fusion : Journal of Research in Engineering, Technology and Applied Sciences Vol. 2 No. 1 (2025): Fusion - April
Publisher : PT. Faaslib Serambi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66341/fusion.225

Abstract

Puskesmas merupakan fasilitas pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan upaya kesehatan masyarakat dan upaya kesehatan perseorangan tingkat pertama, dengan lebih mengutamakan upaya promotive dan preventif, untuk mencapai derajat Kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas dan inovasi layanan terhadap kepuasan pasien di Puskesmas Parit Kecamatan Koto Balingka Pasaman Barat Sumatera Barat. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode Slovin dengan jumlah sampel sebanyak 66 pasien. Metode pengolahan dan analisis data menggunakan uji instrumen penelitian, uji asumsi klasik, dan regresi linier berganda dan uji hipotesis dengan menggunakan program SPSS Versi 19 dimana variabel yang digunakan meliputi kualitas layanan, inovasi layanan dan kepuasan Pasien. Hasil penelitian ini diperoleh bahwa nilai F hitung sebesar 5,538 > F tabel sebesar 2,211 dengan tingkat signifikan 0,000 < 0,05 ini menunjukkan bahwa variabel (Tangibles, Reliabilitity, Responsiveness, Emphaty, Assurance), Penggunaan Teknologi, Interaksi dengan Pasien, dan Pengembangan Layanan Baru secara simultan dan signifikansi berpengaruh terhadap variabel Kepuasan Pasien. Besar pengaruh yang ditimbulkan secara bersama-sama yaitu 43,7% sedangkan 56,3% lainnya dipengaruhi oleh variabel lain diluar objek penelitian ini. Kesimpulan dari penelitian ini terbukti bahwa kualitas layanan dan inovasi layanan berpengaruh secara parsial dan simultan terhadap kepuasan Pasien. Sehingga dapat dijelaskan bahwa semakin tinggi kualitas layanan dan inovasi layanan maka kepuasan Pasien semakin meningkat.
Analisis Penentuan Harga Pokok Produksi  dan Harga Jual Udang Menggunakan Metode Full Costing dan Cost Plus Pricing di Tambak Udang Fiqri Ragustu Ilma Permata Linda; Mufrida Meri; Irmayani Irmayani; Desriyenti Desriyenti
Fusion : Journal of Research in Engineering, Technology and Applied Sciences Vol. 2 No. 2 (2025): Fusion - Oktober
Publisher : PT. Faaslib Serambi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66341/fusion.v2i2.280

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penentuan harga pokok produksi (HPP) dan harga jual udang vaname pada Tambak Fiqri Ragustu yang berlokasi di Desa Kantarok. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode Full Costing untuk menghitung seluruh komponen biaya produksi, meliputi biaya tenaga kerja, biaya bahan baku, dan biaya overhead. Selain itu, metode Cost Plus Pricing digunakan untuk menentukan harga jual berdasarkan HPP ditambah dengan tingkat keuntungan yang diharapkan. Berdasarkan hasil analisis, diperoleh total biaya produksi sebesar Rp1.539.140.000 dengan harga jual minimal Rp102.000/kg untuk mencapai titik impas (break-even point). Sementara itu, dengan penerapan metode Cost Plus Pricing dan target keuntungan sebesar 50%, harga jual yang ideal ditetapkan sebesar Rp155.000/kg. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan kedua metode tersebut memberikan gambaran yang komprehensif terhadap struktur biaya dan strategi penetapan harga yang efektif dalam usaha budidaya udang vaname. Dengan demikian, hasil kajian ini dapat menjadi acuan bagi pelaku usaha perikanan dalam menentukan harga jual yang kompetitif dan berkelanjutan, serta menjadi referensi bagi penelitian selanjutnya terkait analisis biaya produksi di sektor perikanan.
Analisis Pemilihan Pemasok Bahan Baku Karet Menggunakan Metode Analitycal Hierarchy Process Irmayani; Hary Fandeli; Mufrida Meri. Z; Ratih Zulia Zulia Ramadhani
Jurnal Sains dan Teknologi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknologi Industri Vol. 25 No. 1 (2025): Regular Issue
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI INDUSTRI PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36275/53cy9h88

Abstract

Manajemen rantai pasok merupakan salah satu perencanaan strategis perusahaan. Tahapan kegiatan untuk mendapatkan bahan mentah menjadi barang setengah jadi dan barang jadi, hingga kegiatan pendistribusian produk ke konsumen yang melibatkan produsen, pemasok, distributor, pengecer, dan pelanggan merupakan salah satu mata rantai kegiatan terpenting perusahaan agar sirkulasi produksi yang efektif dan menguntungkan terjamin.  PT Lembah Karet bergerak pada pengolahan karet mentah menjadi karet setengah jadi, (karet remah), yaitu Crumb Rubber SIR 2.  Permasalahan pasokan bahan baku seperti keterlambatan dan perbedaan jumlah yang diterima dengan jumlah yang diorder menjadi permasalahan di lantai produksi hingga bagian pemasaran. Hal ini menyebabkan perusahaan harus menetapkan urutan kriteria penting dalam pemilihan pemasok agar dapat menetapkan pemasok yang tepat.  Pada penelitian ini digunakan metoda Analytical Hierarchy Process (AHP) dengan software expert choice dan MS processing dalam menentukan urutan kriteria untuk menetapkan pemasok yang tepat di PT. Lembah Karet Padang.  Hasil penelitian menunjukkan variable kualitas merupakan prioritas pertama dalam pemilihan pemasok (33,6%), selanjutnya variable adaptif (21,7%), harga (15,9%), pengiriman (15,2%), dan pelayanan (13,6%). 
Analisis Pemilihan Pemasok Bahan Baku Karet Menggunakan Metode Analitycal Hierarchy Process Irmayani; Hary Fandeli; Mufrida Meri. Z; Ratih Zulia Zulia Ramadhani
Jurnal Sains dan Teknologi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknologi Industri Vol. 25 No. 1 (2025): Regular Issue
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI INDUSTRI PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36275/53cy9h88

Abstract

Manajemen rantai pasok merupakan salah satu perencanaan strategis perusahaan. Tahapan kegiatan untuk mendapatkan bahan mentah menjadi barang setengah jadi dan barang jadi, hingga kegiatan pendistribusian produk ke konsumen yang melibatkan produsen, pemasok, distributor, pengecer, dan pelanggan merupakan salah satu mata rantai kegiatan terpenting perusahaan agar sirkulasi produksi yang efektif dan menguntungkan terjamin.  PT Lembah Karet bergerak pada pengolahan karet mentah menjadi karet setengah jadi, (karet remah), yaitu Crumb Rubber SIR 2.  Permasalahan pasokan bahan baku seperti keterlambatan dan perbedaan jumlah yang diterima dengan jumlah yang diorder menjadi permasalahan di lantai produksi hingga bagian pemasaran. Hal ini menyebabkan perusahaan harus menetapkan urutan kriteria penting dalam pemilihan pemasok agar dapat menetapkan pemasok yang tepat.  Pada penelitian ini digunakan metoda Analytical Hierarchy Process (AHP) dengan software expert choice dan MS processing dalam menentukan urutan kriteria untuk menetapkan pemasok yang tepat di PT. Lembah Karet Padang.  Hasil penelitian menunjukkan variable kualitas merupakan prioritas pertama dalam pemilihan pemasok (33,6%), selanjutnya variable adaptif (21,7%), harga (15,9%), pengiriman (15,2%), dan pelayanan (13,6%). 
Analisis Beban Kerja Mental Pada Pekerja UMKM Tahu Mtb Menggunakan Metode NASA-TLX Mufrida Meri; Hary Fandeli; Rozza Linda; Irmayani Irmayani; Rio Febrian
Journal Of Indonesian Social Society (JISS) Vol. 1 No. 1 (2023): JISS - Februari
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.509 KB) | DOI: 10.59435/jiss.v1i1.24

Abstract

Kinerja karyawan sangat berpengaruh dalam penentuan produktivitas suatu perusahaan. Apabila kinerja karyawan di sebuah perusahaan baik, maka produktivitas perusahaan tersebut akan meningkat dan hal ini dapat menyebabkan keuntungan pada perusahaan tersebut bertambah. Begitu pula sebaliknya, apabila kinerja karyawan tersebut buruk, maka produktivitas perusahaan tersebut akan menurun. Salah satu hal yang mempengaruhi kinerja karyawan tersebut yaitu beban kerja mental. Beban kerja mental merupakan sesuatu keadaan yang dialami oleh seseorang yang memberi tekanan dalam hidupnya. Semakin tinggi tekanan yang dirasakan karyawan itu, maka semakin rendah kinerja yang bisa dicapainya. Salah satunya yaitu pada pekerja-pekerja di Pabrik Tahu MTB. Berdasarkan data-data perbandingan nilai rata-rata tiap faktor untuk menghitung beban kerja mental dapat disimpulkan bahwa faktor beban kerja mental yang paling berpengaruh yaitu performansi kerja yang menyatakan tingkat kepuasan yang dirasakan terhadap kinerja yang telah dilakukan yaitu sebesar 85. Rata-rata nilai kebutuhan mental dan kebutuhan fisik bernilai sama yaitu sebesar 80.5 yang menyatakan bahwa beban kerja para pekerja yang membutuhkan fisik dan mental bernilai sama .Terdapat 6 faktor yang mempengaruhi beban kerja para pekerja yaitu Mental Demand,Physical Demand, Temporal Demand,Performance,Frustation, Effort. Berdasarkan hasil dari perhitungan dapat diketahui jumlah karyawan yang memiliki tingkat beban kerja mental kategori tinggi sekali dengan rata-rata WWL 85.66 yang berjumlah 4 orang dan kategori tinggi dengan rata-rata WWL 71.22 yang berjumlah 6 orang.
Budidaya Jamur Tiram Dalam Upaya Peningkatan Pendapatan Keluarga di Nagari Tanjung Alai Rozza Linda; Isna Juwita; Mufrida Meri; Rosnita Rauf; Desriyenti Desriyenti
Journal Of Indonesian Social Society (JISS) Vol. 1 No. 3 (2023): JISS - Oktober
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/jiss.v1i3.198

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi dan implementasi budidaya jamur tiram sebagai strategi pengembangan ekonomi masyarakat di Nagari Tanjung Alai, Kecamatan X Koto Singkarak. Melalui pendekatan penyuluhan dan pelatihan, kami berusaha meningkatkan pemahaman masyarakat tentang teknik budidaya yang efektif, dengan harapan dapat meningkatkan pendapatan keluarga secara berkelanjutan. Metode penelitian mencakup serangkaian kegiatan penyuluhan, pelatihan praktis, dan pendampingan teknis kepada petani dan masyarakat setempat. Informasi diperoleh melalui survei partisipatif, observasi lapangan, dan wawancara dengan petani. Data yang terkumpul dianalisis untuk mengevaluasi dampak program terhadap peningkatan produksi jamur tiram dan pendapatan keluarga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi budidaya jamur tiram memberikan kontribusi positif terhadap pendapatan keluarga di Nagari Tanjung Alai. Peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam budidaya jamur tiram secara signifikan berpengaruh terhadap produktivitas dan kualitas hasil panen. Selain itu, adopsi teknik budidaya yang baik juga mendorong terbentuknya jaringan kerjasama antarpetani, memperkuat aspek sosial ekonomi masyarakat. Penelitian ini memberikan gambaran praktis tentang potensi budidaya jamur tiram sebagai alternatif pengembangan ekonomi lokal. Implikasi dari penelitian ini adalah bahwa dengan dukungan pemerintah, lembaga pendidikan, dan pihak terkait lainnya, budidaya jamur tiram dapat menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Nagari Tanjung Alai dan daerah sekitarnya. Dengan meningkatnya partisipasi masyarakat dan pemangku kepentingan, diharapkan program ini dapat diterapkan dan dikembangkan lebih lanjut dalam rangka mendukung pembangunan berkelanjutan.
Rancang Bangun Sistem Informasi Toko Online untuk UMKM Febri Dristyan; Mardalius Mardalius; Mufrida Meri
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v2i2.1074

Abstract

Abstract: Community Service aims to transfer or share knowledge from a lecturer to the community. The PKM took place at the Kirana Kisaran Batik Store with the title Design and Build an Online Store Information System for UMKM. The activity was carried out for 2 days with material and practical activities. It is hoped that with this activity, UMKM actors can take advantage of technology to support the process of selling products and purchasing raw materials so that they get the expected benefits. Keywords: community service; online store; UMKM  Abstrak: Pengabdian Kepada Masyarakat bertujuan untuk mentransferkan atau berbagi ilmu dari seorang Dosen ke Masyarakat. PKM yang dilakukan bertempat di Toko Batik Kirana Kisaran dengan judul Rancang Bangun Sistem Informasi Toko Online untuk UMKM. Kegiatan dilakukan selama 2 hari dengan kegiatan pemberian materi dan praktek. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah dapat memanfaatkan teknologi untuk menunjang proses penjualan produk dan pembelian bahan baku nya sehingga mendapatkan keuntungan yang diharapkan. Kata kunci: pengabdian masyarakat; toko online; UMKM