Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Analisis Kerawanan Tanah Longsor Berbasis Sistem Informasi Geografis di Kecamatan Panjalu Kabupaten Ciamis Sony Stiyadi; Salma Pajriyani Khoerunnisa; Muhammad Nadhif Ranasuria; Siti Fadjarajani; Cahya Darmawan
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 5 (2025): Oktober - November 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bencana alam merupakan fenomena yang tidak dapat diprediksi dan dapat terjadi kapan saja, sehingga penting untuk melakukan analisis wilayah yang berpotensi mengalami bencana seperti tanah longsor. Kecamatan Panjalu, Kabupaten Ciamis, memiliki potensi rawan tanah longsor akibat kondisi geografisnya yang berbukit dan curah hujan yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kerawanan longsor dengan menggunakan metode Sistem Informasi Geografis (SIG) berbasis parameter-parameter seperti curah hujan, jenis batuan, kemiringan lereng, tutupan lahan, dan jenis tanah. Data yang digunakan berupa peta tematik dan data curah hujan yang diolah dengan perangkat lunak ArcGIS. Hasil analisis berupa peta kerawanan longsor yang menunjukkan tingkat kerawanan di tiap wilayah desa di Kecamatan Panjalu, yang dikategorikan menjadi rendah, sedang, tinggi, dan sangat tinggi. Temuan ini dapat digunakan sebagai dasar perencanaan mitigasi bencana, pengelolaan lahan, dan peningkatan kesiapsiagaan masyarakat untuk mengurangi risiko bencana longsor di wilayah tersebut
Analisis Ketimpangan Pembangunan Fasilitas Kesehatan di Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya Rahmawati Rahmawati; Yolan Salma Hanifa; Danu Juliansyah; Siti Fadjarajani; Cahya Darmawan
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 2 No. 5 (2025): Oktober
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v2i5.6812

Abstract

Pembangunan fasilitas kesehatan merupakan aspek penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, namun ketimpangan distribusinya masih menjadi permasalahan di berbagai daerah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat ketimpangan pembangunan fasilitas kesehatan di Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif dengan analisis Indeks Williamson untuk mengukur tingkat ketimpangan antar desa, serta pemetaan spasial untuk melihat sebaran fasilitas kesehatan. Data yang digunakan meliputi jumlah penduduk dan jumlah fasilitas kesehatan di setiap desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai Indeks Williamson sebesar 0,33 yang mengindikasikan tingkat ketimpangan sedang. Ketimpangan ini disebabkan oleh perbedaan jumlah penduduk, kondisi geografis, dan kebijakan pembangunan yang lebih terpusat pada wilayah dengan aksesibilitas tinggi. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam pemerataan pembangunan fasilitas kesehatan secara berkeadilan.
Optimalisasi Potensi Tonjong Canyon dalam Pengembangan Ekowisata Berbasis Media Sosial Salwa Azkia; Wulan Mustika Gustiane; Rani Nuraeni; Cahya Darmawan
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 5 (2025): Oktober - November 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tonjong Canyon di Desa Nagrog, Kabupaten Tasikmalaya, merupakan destinasi alam potensial dengan karakteristik geologi, bentang alam, dan budaya lokal yang khas, namun pemanfaatannya sebagai kawasan ekowisata belum optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi ekowisata Tonjong Canyon serta peran media sosial dalam mendukung pengembangan dan promosi destinasi secara berkelanjutan. Menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kajian ini menekankan triangulasi sumber untuk meningkatkan validitas temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tonjong Canyon memiliki daya tarik ekologis berupa tebing batu purba, aliran sungai jernih, dan jalur trekking, yang diperkuat oleh atraksi budaya lokal seperti musik tradisional dan kesenian kuda lumping. Masyarakat berperan melalui penyediaan layanan wisata dan produk lokal, sementara pemerintah desa mendukung melalui alokasi anggaran, regulasi, fasilitas publik, dan promosi digital. Media sosial berkontribusi signifikan dalam meningkatkan visibilitas destinasi melalui konten visual dan interaksi partisipatif. Meski demikian, terdapat tantangan seperti keterbatasan infrastruktur, SDM pariwisata, serta pengelolaan konten digital. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi berbasis community-based tourism dan pemanfaatan media sosial secara terarah berpotensi menjadikan Tonjong Canyon destinasi unggulan ekowisata berkelanjutan yang mengintegrasikan fungsi konservasi, pemberdayaan masyarakat, dan peningkatan ekonomi lokal.
DAMPAK URBANISASI TERHADAP TATA RUANG DAN KEHIDUPAN PERKOTAAN DI JAKARTA  Salma Pajriyani Khoerunnisa; Suci Indah Sari; Fadilla Kamal; Siti Fadjarajani; Cahya Darmawan
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 5 (2025): Oktober - November 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Urbanisasi merupakan fenomena global yang semakin pesat di Indonesia, khususnya di Jakarta sebagai pusat ekonomi dan pemerintahan nasional. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak urbanisasi terhadap tata ruang kota dan dinamika kehidupan perkotaan di DKI Jakarta menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi literatur dari jurnal ilmiah, laporan BPS, dan publikasi pemerintah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa migrasi penduduk pedesaan ke kota menyebabkan transformasi lahan secara intensif, penurunan ruang terbuka hijau hingga hanya 10,2%, munculnya permukiman kumuh di tepi sungai, serta urban sprawl ke wilayah Jabodetabek. Dampak negatif seperti kepadatan penduduk 20.000 jiwa/km², kemacetan lalu lintas, banjir akibat berkurangnya resapan air, dan kesenjangan sosial semakin meningkat, meskipun urbanisasi mendorong pertumbuhan ekonomi melalui sektor industri dan jasa. Faktor pendorong meliputi peluang kerja, fasilitas pendidikan-kesehatan, dan infrastruktur modern, sementara hambatan seperti biaya transportasi dan adaptasi budaya masih membatasi migrasi. Penelitian menyimpulkan perlunya strategi pengelolaan kota terpadu yang berkelanjutan, termasuk penguatan RTRW, pengembangan RTH sesuai UU No. 26/2007, dan pengendalian alih fungsi lahan untuk meminimalkan dampak negatif sambil memaksimalkan potensi ekonomi urbanisasi.
Peran Analisis Dampak Mengenai Lingkungan dalam Mewujudkan Tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) Ega Saputra; Nida Annisa; Muhammad Rizky; Cahya Darmawan
SOSIAL : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPS Vol 3 No 4 (2025): SOSIAL: Jurnal Ilmiah Pendidikan IPS
Publisher : Asosiasi Peneliti Dan Pengajar Ilmu Sosial Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/sosial.v2i4.1375

Abstract

Rapid infrastructure development in Indonesia poses significant environmental risks, necessitating effective control instruments like the Environmental Impact Assessment (AMDAL). This study analyzes the strategic role of AMDAL in supporting the achievement of Sustainable Development Goals (SDGs), particularly regarding water security, sustainable cities, climate action, and ecosystem conservation. Using a qualitative method with a literature review approach, this research evaluates regulations and academic sources from 2020 to 2025. The findings reveal that AMDAL serves as a critical preventive tool that aligns industrial activities with SDG 6, SDG 11, SDG 13, SDG 14, and SDG 15 through the internalization of ecological costs and strict mitigation hierarchies. Furthermore, AMDAL functions as an essential baseline data source for government monitoring. However, the study identifies substantial barriers to implementation, including a deficit in meaningful public participation, weak law enforcement that renders AMDAL a mere administrative formality, and regulatory dynamics post-Job Creation Law (UUCK) which shifted to a risk-based approach. The study concludes that while AMDAL is theoretically robust as a safeguard for sustainability, its practical implementation requires strengthening in transparency and supervision to effectively bridge economic interests with ecological preservation.
Analisis Literatur Tentang Pengaruh Limbah Domestik Terhadap Indeks Keanekaragaman Ikan di Perairan Tawar Tropis Asia Tenggara Esta Rendra RS; Cahya Darmawan
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan tekanan limbah domestik terhadap ekosistem perairan tawar tropis di Asia Tenggara telah menjadi perhatian serius dalam kajian ekologi akuatik kontemporer. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan mensintesis literatur ilmiah terkait pengaruh limbah domestik terhadap indeks keanekaragaman ikan melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR) berbasis protokol PRISMA. Dari 309 artikel yang teridentifikasi, sebanyak 10 literatur memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis secara komprehensif. Hasil sintesis mengungkapkan bahwa parameter polutan utama meliputi detergen, beban nutrien berlebih, BOD, COD, dan logam berat yang secara sinergis memicu eutrofikasi, penurunan oksigen terlarut, serta kerusakan organ vital ikan. Danau-danau tropis berskala kecil dengan kapasitas asimilasi terbatas menunjukkan tingkat kerentanan tertinggi terhadap akumulasi polutan. Faktor moderator berupa intensitas penggunaan lahan, variabilitas musiman, dan ketiadaan infrastruktur pengolahan limbah yang memadai terbukti memperparah laju degradasi keanekaragaman hayati akuatik. Penelitian ini merekomendasikan pengelolaan limbah domestik berbasis watershed dan pemantauan ekologis berkelanjutan sebagai strategi mitigasi utama.